Eps.01 Langit Yang Indah

Seperti biasa Winter si Barista Handal dan Autumn si Professional Decor Cake, Cashier  yang sangat Cantik juga Ramah. mereka berdua membuka Cold Sweet Cafe dengan sangat Semangat sekali.

Autumn Yang Sedang Mengecek mesin cashier melihat ke Arah Lagit

"kak winter, pagi ini langit Sangat indah bukan...?"

"tpi kenapa mimpi ku semalam sangat menyeramkan ya..."

"aku melihat seseorang keluar dari mobil hitam dan langsung menculikku"

"dan ia bilang aku harus menjadi miliknya.. Miliknya selamanya"

"aku takut kak" Autumn menagis

Winter segera memeluk dan menghapus air mata adiknya.

"Cup... Cup... Atumn tidak apa - apa kakak selalu ada untuk mu" momo khawatir

"kenapa mimpi ku sama dengan mimpi Autumn, sudahlah winter itu mungkin hanya kebetulan saja" dalam hati Winter

Winter segera mengambil susu dikulkas dan memberikannya pada Autumn.

"Autumn kamu Minum susu ini dulu ya dek" Winter membujuk Autumn

"Makasii kak, udah pengertian baget sama aku" Autum Berdiri dan langsung memeluk Winter

"Autumn... Ada apa lagi, Ayo diminum susunya dulu" Winter mengelus wajah Autumn

Autumn meminum susunya, di saat Winter sedang ke Toilet sebentar, ada seorang pria Misterius Masuk Cafe dengan membawa sebuah kalung emas yang bertuliskan Winter.

"maaf nona, apa kamu kenal dengan pemilik kalung ini...?" pria itu bertanya pada Autum

"itu kan, kalung kak Winter. Mengapa bisa Ada di orang itu" dalam hati Autumn

"emm... Itu kalung sangat sama seperti yang di pakai kakak ku 4 thn yang lalu" Autumn menjawab pertanyaan Pria itu

"siapa nama mu, dan mengapa kalung itu ada padamu" Autumn Bertanya kembali

"aku menemukanya di jalan, dan kau bisa panggil aku Closer" tersenyum ke Autumn

Closer segera pergi meninggalkan cafe dengan mobil warna hitam yang ia kendarai. Winter keluar dari toilet dan melihat Autumn yang sedang berteriak

"hey.... apa itu namamu?" Autumn berteriak ke arah Closer

"Autumn kamu berteriak pada siapa?"

"kak lihat ini dia mempunyai kalung mu yang hilang...!!" Autumn heran

"mana Autumn, coba kakak lihat sebentar" Winter mengeceknya dengan Sangat teliti

"benar Autumn ini kalung kakak, syukurlah sudah ketemu. Aku pikir sudah tidak dapat menemukannya lagi" Winter sangat senang sekali

"tpi kenapa dia bisa tau kau ada disini ya...? Aku heran kak" Autum Berfikir dengan keras

"mungkin tuhan ingin aku memiliki kalung ini lagi, dan itu juga kebetulan autumn" winter memegang tangan Autumn untuk mencoba meyakinkanya

"aneh mana mungkin kebetulan, bisa seperti ini" dalam hati Autumn

"kak aku mau izin ketemu sahabatku di Taman boleh ya hanya 30 menit saja" autumn sudah janjian sama sahabatnya

"bertemu sahabatmu yang sering kamu bilang itu bukan...?"

"Baiklah, hati-hati ya Autumn. Dan pulang tepat waktu" winter berbisik pada Autumn

"kakak ini apa-apa sih, pake bisik-bisik segala. Ya udah aku pergi dulu bye..." Autumn segera pergi menuju taman

DI TAMAN

ada Sahabat Autumn yang sedang duduk di bangku taman menunggu Autumn datang

Mengunakan pakaian kemeja warna putih celana hitam, blazer abu-abu di tangannya ada bucket 100 bunga mawar merah prancis.

Autumn berlari kearah shabatnya dengan senyuman idahnya rambut lurus yang mengurai tertiup angin Sahabatnya pun langsung berdiri menyembunyikan bunga di belakanya da ia semakin terpesona pada Autumn.

"hey Han..." Autumn tersenyum ke arah Sahabatnya

"maaf membuat mu menunggu 2 jam"  Autumn menepuk bahunya da Han pun Gugup

"tidak Autumn aku juga baru sampai tadi" Han merona melihat Autumn

"Han Apa yang kau sembunyikan itu, Apa itu untuk ku...?" Autumn penasaran

"apa yang dia Bawa itu, apa itu kue yang manis atau ia membelikanku alat decor cake yang terbaru, tidak... Tidak... Mana mungkin ia tau alat baking!"

Han yang Kaku Memberanikan diri menyatakan perasaannya, Han dengan grogi langsung menunjukan bunganya pada Autumn dan berkata

"Autumn mau kah kamu menjadi pacar Ku"

"aku sagat menyukai mu dari pertama kali kamu datang ke kota ini" han memohon pada Autumn

Autumn langsung kaget dan Binggung dengan ucapan Han tersebut

"apa Han, kau mencintai ku sejak lama?"

"kau bilang kita hanya sahabat sejati selamanya...?"

"apa maksudmu itu...?" Autumn dengan sangat heran

"Autumn, aku sudah mencoba tapi tidak bisa mengagap mu seperti sahabat"

"setiap aku melihatmu hatiku, langsung berdetak sangat kencang"

"dan aku sangat ingin selalu berada di sisi mu Autumn"

Han berusaha menyakinkan Autumn tapi...

Autumn pergi berlari sekencang mungkin menjauh dari Han menuju Cafe kembali

"Autumn tunggu Aku" Han berlari mengikuti Autumn namun Dia sudah Naik Taxi dan tidak terkejar

"apa Salah ku, apa dia sudah memiliki orang yang Sangat ia cintai...?" Han lemas dan kembali menuju mobil di Parkiran

Autum yang melihat ke luar jendela Taxi sedang menangis dan menghapus air matanya"lagit "hari ini cerah sekali, tapi kenapa menjadi hari yang buruk bagi ku" dalam hati

Setelah tiba di Cafe Autumn berpura-pura tersenyum seakan tidak ada masalah, Autumn melihat dari luar Cafe yang sangat ramai pengunjung membuat Winter sangat sibuk.

"kak maafkan aku, seharunya aku tidak meninggalkan mu sendirian melayani banyak pelanggan cafe" Autumn segera masuk ke cafe membantu winter

Dan ia tidak sengaja menumpahkan smoothies ke meja salah satu pelanggan

"kau nona, apa kau buta?"

"tidak lihat istri ku sedang menikmati makaannya"

"apa kau tau aku ini siapa, aku boss di toko electronik"

"apa kamu ingin ku tuntut di pengadilan...?" pelanggan tersebut marah

Winter yang melihat kericuhan tersebut langsung menuju Autumn dan menyuruhnya pulang kerumah tapi Autum tidak mau.

"maaf pak... maaf ini semua kesalahan saya, saya sudah menyuruhnya banyak pekerjaan"

"sehingga ia sangat lelah" winter meminta maaf pada pelanggan tersebut

"tapi kak tadi kakiku yang disandung oleh istrinya, ya salah istrinya sendiri" Autumn membela diri

"klo kejadiaanya seperti itu, silahkan bapak pergi dari cafe ini" Winter marah karena Autumn di tuduh

Karena pelanggan itu malu ia langsung ingin menampar Autumn tiba-tiba Lee eun datang dan langsung menahan tangan pelanggan tersebut.

"jika kau tidak ingin berakhir di kantor polisi, pergi sekarang dari sini"

"sebelum ku hitung sampai tiga"

"satu... Dua... Dan..."

Pelanggan itu dan istrinya langsung pergi dari cafe itu

"Autumn Apa kau baik-baik saja?" dengan tatapan yang dingin Lee eun menanyakan keadaan Autumn

"terimakasih kau telah membantu kami barusan, dan Autumn apa dia pacar baru mu...?" winter bertanya pada Autumn

"bukan kak dia bukan pacarku" Autumn ngambek beejalan menuju cashier

Winter geleng-geleng kepala sambil tersenyum melihat adiknya yang sedang ngambek

"lucu sekali bukan dia" berbicara pada Lee eun

"benar dia lucu sekali" lee eun menjawab tanpa sadar

"apa kau menyukainya...?"

"Jujur lah pada ku aku tidak akan bilang padanya kalau kau benar-benar menyukainya" Winter menyindir Lee Eun

"ya... Aku sangat menyukainya dari pertama kali kami bertemu" tersenyum melihat ke arah Autumn

lee eun mempercayai winter memegang Rahasia bahwa dia mencintai Autumn

"karena kau telah menyelamatkan kami, hari ini kau bisa pilih kopi mana saja Gratis" winter menawarkan kopi pada lee eun

"terimakasih, tidak perlu aku akan membayar kopi yang ku pesan"

"aku pesan iced Americano satu" lee eun tidak memalingkan matanya dari Autumn

"Anak ini Sombong sekali, Autumn... Autumn... Aku binggung dengan kisah cinta kalian"

"baiklah Iced Americano 1, sebelumnya siapa namamu" winter bertanya

"namaku Lee Eun" dengan sombong menjawab pertanyaan winter

Winter segera menuju mesin coffee dan berkata dalam hati

"dia benar-benar mencintai adikku Autumn"

Beberapa menit kemudian Closer datang dan duduk di sebelah meja Lee eun

"ini iced Americano pesnan mu" winter mengantar ke meja Lee eun

"terimakasih, ini uangnya. Dan bonnya buang saja aku tidak butuh itu" dengan ngocol berbicara pada winter

"terimakasih..." winter menuju cashire tapi tiba-tiba Closer menggegam tangan winter

Winter kebinggungan dan bertanya

"apa yang sedang kau lakukan, lepaskan tanganku sakit"

"siapa dirimu" winter melihat pada  Closer

Episode Selanjutnya>>>>

Hot

Comments

Chance Meritt

Chance Meritt

hai! tertarik untuk menulis di platform kami dan mendapatkan banyak pembaca juga pemasukan lebih? tinggalkan informasi emailmu nanti aku akan menghubungimu

2022-04-06

0

See all
Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play