Saya akan mendaki gunung hari ini dengan 5 teman saya .... Ini adalah gunung yang tinggi sehingga kami tidak dapat mendaki ke puncak hanya dalam sehari ... Kami sedang mencari kabin yang telah kami pesan hari sebelumnya
Setelah mencari beberapa waktu kami menemukan kabin, itu adalah terbuat dari kayu tua dengan tempat tidur, lemari kecil dan kamar mandi kayu .... Tidak begitu mewah
Tapi di depan kabin ada kabin lain tetapi terlihat berbeda dan agak terlihat tidak digunakan, kami tidak memikirkannya pada awalnya dan hanya membersihkan kabin kami berdebu dan mengeluarkan kantong tidur kami,
Kami ragu untuk tidur di sana karena kasurnya yang sangat kotor, setelah kami bersenang-senang minum dan bercanda sekitar 5 dari kami akhirnya pingsan karena kelelahan, sekitar jam 2 atau 3 pagi saya terbangun oleh suara gedebuk besar (Bruk!).
Saya pikir itu salah satu teman saya pergi ke kamar mandi karena kabin terbuat dari kayu tua akan ada suara jika Anda berjalan cepat ...
Setelah memenangkan diri tidak ada yang perlu dikhawatirkan saya kembali tidur saya belum sempat tidur ketika saya mendengar bunyi itu lagi tetapi kali ini datang dengan pintu kayu kriket dibuka kemudian ditutup dengan keras (THUK!)
Saya bangun dan melihat semua teman saya pingsan (tertidur lelap) di kantong tidur mereka, saya merasa tidak nyaman. Saya akan pergi ke luar kabin untuk berjalan-jalan sebentar untuk membuang perasaan ini hilang dan aku relax saja dulu.
Tapi di samping pintu ada jendela kecil yang menghadap langsung ke kabin seberang, yang membuatnya aneh adalah, lampu kabin itu menyala tapi saya yakin ketika kami tiba tidak ada orang dari kabin di seberang.
Merasa sedikit panik, saya membangunkan semua teman saya dan menyuruh mereka berkemas dan turun dan kita bisa memanjat lain kali, mereka pertama kali ragu turun tetapi setelah mendengar bunyi gedebuk lagi
Kami semua kabur dari sana dan menelepon polisi begitu kami tiba di trotoar, mereka segera tiba 10 menit kemudian dan mencari di kabin yang kami dengar suara-suara itu.
Ternyata ada seorang pembunuh berantai di sana yang sedang memutasi tubuh seorang wanita yang polisi mengidentifikasi, sebagai salah satu dari penjaga gunung yang terbunuh dalam tugasnya untuk mengamankan gunung.
Polisi mengatakan kami beruntung karena pembunuh berantai tersebut tidak tahu seseorang telah memesan kabin seberang dan jika dia tahu dia akan membunuh kami karena tingginya 8 kaki dan kami hanya sekelompok 6 lelaki tinggi 6kaki dan kita berukuran normal sedangkan si pembunuh berantai jauh berisi dan dia juga memilik senjata tajam.
Sampai hari ini teman-teman saya berterima kasih karena saya yang sangat paranoid dan menyuruh memesan keluar dari sana, kami semua tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi jika kami hanya tinggal di sana sebentar lagi ...
mungkin saja bukan korban yang si pembunuh berantai itu habisi saja bisa saja bertambah 6 orang kami yang badan nya di cincang cincang menjadi halus....
sejak saat itu aku dan kawan ku tidak pernah mendaki di gunung tersebut juga untuk ber berapa bulan kami tidak pergi mendaki sebab trauma mengetahui jika saja kita tinggal lebih lama aku bisa saja tidak berada disini menceritakan kalian kisah ku.
... terima kasih ...
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments