Kisah Beauty And The Beast
hidup seorang duda dengan tiga putri. Dari tiga putri itu, yang paling cantik adalah si bungsu bernama Beauty. Selain cantik, Beauty juga pandai, ramah, dan baik hati kepada semua orang.
Sedangkan dua kakaknya memiliki wajah tak cantik. Mereka juga memiliki sifat buruk, iri dan dengki. Si kakak memperlakukan Beauty seperti seorang pembantu di rumahnya sendiri. Saat sang ayah pergi, Beauty menjadi pelampiasan kemarahan dan kedengkian sang kakak. Dalam novel ini, tak ada tokoh Gaston, jagoan desa Villeneuve.
Sebelum pergi, sang ayah menanyakan kepada anak-anaknya ingin dibawakan oleh-oleh apa. Si kakak meminta gaun yang indah dan perhiasan. Sedangkan si bungsu, Beauty hanya minta dibawakan setangkai mawar merah.
Setelah beberapa lama pergi, sang ayah pun kembali. Namun dalam perjalanan, rombongan terjebak badai salju. Sang ayah mencari tempat perlindungan hingga tiba di sebuah istana asing. Di istana ini terdapat bunga mawah yang sangat indah. Teriangat akan permintaan putri bungsunya, sang ayah lantas memetik bunga itu.
Sayang, tindakkannya diketahui sang pemilik istana, Beast. Setelah dijelaskan, akhirnya Beast bersedia memberikan bunga mawar itu tetapi dengan syarat, dia harus memerintahkan Beauty tinggal di istana Beast. Sementara, si ayah disandera sebagai jaminan, anggota rombongan mengantarkan bunga itu ke Beauty. Jika Beauty tak ke istana, sang ayah harus mati.
Khawatir akan nasib sang ayah, Beauty pun berangkat ke istana Beast. Tiba di istana, dia disambut Beast yang wajah dan tubuhnya menyeramkan. Awalnya Beauty sangat ketakutan. Namun lama kelamaan, Beauty tahu jika Beast memiliki hati yang baik. Beast pun jatuh cinta kepada Beauty.
Namun, Beauty selalu menolak saat Beast memintanya menjadi istri. Anehnya, setiap malam Beauty bermimpi tentang sosok pangeran gagah dan tampan. Ternyata, Beast merupakan seorang pangeran. Dia dikutuk oleh tukang sihir dan kembali ke wujud asli jika ada gadis yang mencintainya dengan tulus.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments