Runtuhan
Seperti biasa, hari yang sudah lama aku tunggu tunggu adalah hari sabtu, dimana aku bisa bersantai dengan keluargaku, menonton tv dan main game sepuasnya, tidak banyak hal yang kulakukan saat hari sab
0
0
Sepucuk Surat dari Bapak (Part 1)
“Plak…!!” Begitu kerasnya tamparan yang mendarat di pipiku, kepalang bukan main sakitnya, terasa perih, panas dan pegal tentunya. Pipiku langsung merah lebam. Tapi aku tidak peduli dengan kondisi fisi
0
0
Vanilla Untuk Ayah
Banyak yang bilang surga kita dibawah telapak kaki ibu. Lalu bagaimana dengan Ayah? Ayah juga turut andil dan mempunyai peran untuk keluarganya, anak istrinya. Mempunyai peran yang sangat penting bahk
0
0
Kado Malam Natal
Tulang-tulang di badan terlihat menyembul seperti mau copot dari kulit, karena saking kurusnya. Tiap sore badan yang hanya seberat empat puluh kilogram itu harus memikul berpuluh-puluh karung beras ke
0
0
Melati
Semenjak ranti meninggalkan sukri, kini mela tak lagi tinggal dengan ayahnya. Ibunya sudah membawanya dia pergi entah kemana, Semenjak saat itu sukri menjadi murung sendiri. Kegiatannya akhir akhir in
0
0
Jejak Si Bungsu
Bersama dengan mereka adalah hal yang sangat menyenangkan. Walau tak banyak hal yang aku ceritakan. Hanya bersama dalam satu tempat yang sama, baginya itu sudah lebih dari cukup. Hari ini, aku memutus
0
0
Harta, Tahta, Keluarga
Ketika semua orang dapat berbagi cerita berbagai hal-hal indah dalam keluarganya, memiliki sepasang orangtua yang hebat dan keluarga yang utuh, disaat itu pula Dinda merasa sedih dan terpuruk. Pada ke
0
0
Melawan Harapan Keluarga
“Pokoknya aku gak mau ma” Aku pun pergi menuju ke kamarku, rasanya lelah setiap kali aku harus bertemu lalu beradu mulut dengan Mama, aku tahu tujuannya untuk membantuku tapi sebagai remaja yang selal
0
0
Bekerja Di Sekolah
Masa lulus SMA telah tiba, Aku merasa gugup dan canggung untuk melangkah kemana setelah lulus SMA ini. entah mau melanjutkan ke dunia pendidikan yang lebih tinggi di bangku kuliah atau memilih bekerja
0
0
Aksara Cinta Tanpa Tinta (Part 2)
Sesampainya di rumah aku meminta maaf pada ibu, “Maaf yah bu, Jinan udah buat ibu khawatir, dan pergi begitu saja tanpa mendengar penjelasan ibu dan om Surya,” aku memeluk ibu sambil menangis. “Iya na
0
0
Dia, Ayahku
Awan mendung yang tebal menutupi cahaya matahari. Hembusan angin pun semakin lama terasa semakin kencang, pertanda akan turun hujan. Namun gadis berambut panjang itu masih asik berlarian di halaman ru
0
0
Merahnya Hari Itu (Part 2)
Setelah waktu yang lama dilarutkan dalam diam. Mobil mereka sampai di depan pemakaman umum. Walau heran namun Joe yakin ini adalah jalan yang Linn minta. “Disini?” Linn menjawab singkat “Iya, tolong t
0
0
Undian
Aku terus berlari menerpa hujan, tak peduli bajuku sudah basah dan kakiku yang kotor terciprat lumpur. Siapa yang akan peduli dalam keadaan begini, aku baru saja menang undian. Aku masih teringat keja
0
0
Si Buncis
“Aku lelah dengan semua ini ya tuhan, mengapa semuanya terjadi padaku…” gerutunya di dalam kamar seorang diri dengan balutan selimut yang sudah tak layak itu. Ya dia si malang buncis yang sebatang kar
0
0
Mother’s Day
Langit sore terhampar seumpama permadani. Pendar kekuningan memenuhi setiap penjuru ruang. Cicit kenari pada dahan pohon depan kamar perlahan lekas berganti dengan lengang. Hanya menyisakan satu dua b
0
0
Buta (Part 5)
“Yo, kayaknya minus kakak kamu nambah, deh?” cerita kak angel yang sedang merapikan kembali penampilan gue. Ya, sebelumnya gue sudah mencoba berdandan, istilah bagi perempuan. Tapi karena gue tidak bi
0
0
Ingin Cerai
Ketika itu, langit Jakarta sudah gelap. Hujan deras tidak berhenti sejak sore tadi. Walaupun begitu, jutaan manusia tetap menjalankan aktivitasnya. Hidup tidak bisa berhenti hanya karena hujan tiba. S
0
0
Aila, Mama dan Bunga Matahari
Gadis remaja berlari kecil memasuki rumahnya. Matanya memancarkan kebahagiaan tak terkira. “Mama! Mama!” panggil gadis itu. Mendengar suara putrinya, seorang wanita paruh baya menghampiri ruang tamu.
0
0
Tuhan, Aku Lelah!
Rangga mendekap kaleng racun serangga yang isinya nyaris habis tak bersisa, sementara itu seekor kecoak di hadapannya menari gembira. — Hari ini adalah awal semester ganjil. Rangga melangkahkan kakiny
0
0
Telepon dari Toko Roti
Apa kau mengingat suatu memori masa kecil? Pasti semua orang mengingatnya atau beberapa mungkin tidak. Begitupun aku. Aku hanya punya satu momen masa kecil yang selalu teringat di otakku. Tapi perlaha
0
0