Indonesia
NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12

Dustin tersenyum dan mengacak acak rambut Indira . "Tidak usah khawatir kita tidak akan ketinggalan bukankah ini baru mau menjelang malam ,pertandingan akan dimulai jam 8 nanti ,kita cari makan dulu ya" ucap Dustin.

     "Tapi jika kita ketinggalan gimana?" ucap Indira lagi,Dustin mengelengkan kepalanya "tidak usah khawatir ,kita ambil motorku dulu setelah itu kita makan malam " ucap Dustin lagi.

    Indira mengangguk "Baiklah kalau begitu" ucap Indira pada akhirnya.

    Beberapa menit kemudian dustin sudah sampai di mansion ya, "kamu tidak mau masuk dulu?" tanya dustin ,Indira mengelengkan kepalanya "Tidak ,lain kali saja aku ingin segera menonton balap motor "jawab Indira.

Dustin pun mengambil motornya di bagasi . Sedangkan Indira masih berdiri di gerbang mansion Dustin.Tin tin (suara klakson mobil), Indira melihat ke arah mobil yang datang.

",Loh nak Indira kok ada di sini ,ayo masuk dulu" ucap Brian ayah dustin.Indira tersenyum dan mencium tangan Brian ,"Halo om,iya Indira lagi nungguin Dustin ambil motor di dalam ,lain kali Indira mampir om,kalau sekarang belum bisa " jawab Indira.

"Kalau kamu mau masuk pasti kakek dan bibi Dustin akan senang melihatmu " ucap ayah Dustin."Maaf ya om lain kali Indira mampir lagi" jawab Indira dan dianggukki ayah Dustin.

Dustin datang dengan membawa motornya dan tangan satunya memegang helm untuk Indira."Nih dipakai dulu" ucap Dustin pada Indira,Indira menurut lalu memakai helm pemberian Dustin walaupun agak kebesaran.

"Kalian mau kemana malam malam begini?" tanya ayah Dustin, "Kami mau nonton pertandingan balap motor ayah" jawab Dustin . "Nanti pulangnya jangan malam malam Lo ya,kamu bawa anak gadis tidak boleh pulang terlalu larut malam" nasihat ayah Dustin.

"Iya iya ,nanti sebelum jam 10 Dustin usahain pulang " jawab Dustin dan menarik pelan tangan Indira agar segera naik ke atas motornya .

Setelah Indira naik ke atas motor Dustin,Dustin mengandarai motornya meninggalkan mansion nya ."Dustin kenapa kamu buru buru berangkat sih,kan aku belum berpamitan pada ayahmu " ucap Indira kesal pada Dustin.

"Bukannya kamu yang menyuruhku untuk buru buru agar tidak ketinggalan pertandingan " jawab Dustin.

"Iya sih,tapi kan tadi ayahmu sedang mengobrol masa langsung ditinggal sih ,kan jadi tidak enak aku" jawab Indira .Dustin tersenyum .

Beberapa menit kemudian dustin menghentikan motornya di depan angkringan pinggir jalan .Indira mengerutkan dahinya ,"Kenapa kita kesini ,ini tempat apa?" tanya Indira.Dustin mengelengkan kepalanya "Kamu belum pernah kesini ,padahal ini surga dunia,semua makanan enak ada di sini" jawab Dustin.

Namun Indira masih terlihat tidak nyaman dengan situasi di angkringan itu,karena angkringan itu cukup ramai pembeli.Dustin menyuruh Indira duduk di samping tenda angkringan tersebut ,"Kamu mau makan apa aku pesankan ,kamu duduk di karpet ini dulu nanti aku Bawakan makananmu" ucap Dustin.

"Memangnya ada makanan apa saja?" tanya indira."Banyak sih " jawab Dustin."Kalau begitu aku ikut ke dalam ,aku mau pilih makananku sendiri" ucap Indira lalu diangguki Dustin.

Indira berjalan di belakang Dustin sambil matanya melihat ke arah makanan yang berjejer ,"Pilihlah yang kamu suka ,atau kamu bisa pesan makanan lainnya " ucap Dustin.

Indira mengangguk dan mulai memilih sate satean yang sangat unik di mata Indira.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!