Indonesia
NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

Mobil hitam milik Alex berhenti mendadak di depan pintu IGD rumah sakit keluarga Vasillo. Pintu mobil bahkan belum sepenuhnya terbuka ketika Alex sudah keluar lebih dulu. Kenzi masih berada dalam gendongannya. Napas anak itu terdengar berat dan tidak teratur.

“Dokter!” teriak Alex dengan suara keras yang menggema di lobi IGD.

“Perawat! Cepat ke sini!”

Beberapa orang di ruang tunggu langsung menoleh. Begitu melihat siapa yang berdiri di sana, para perawat dan dokter jaga terlihat terkejut.

“Tuan Alex…” Alex tidak peduli pada reaksi mereka.

“Bawa dia ke IGD sekarang!” bentaknya tajam.

“Berikan perawatan penuh!”

Namun, bukannya langsung bergerak, beberapa perawat dan dokter justru masih terpaku. Tatapan mereka berpindah dari Alex ke Kenzo yang berdiri di sampingnya. Wajah keduanya, rahang dan tatapan mata. Kemiripannya begitu mencolok. Mereka benar-benar terlihat seperti ayah dan anak.

Karena terlalu terkejut, beberapa orang bahkan tidak memperhatikan kondisi Kenzi yang masih kesulitan bernapas. Alex langsung menyadari itu, seketika rahangnya mengeras.

“Apa kalian tuli?!” bentaknya dingin.

“Kenapa kalian hanya berdiri di sana?!” Suara Alex yang penuh tekanan itu langsung membuat semua orang tersadar.

“Maaf, Tuan!” Seorang perawat segera mendorong ranjang dorong mendekat. Kenzi dengan cepat dipindahkan ke atasnya lalu didorong menuju ruang IGD.

“Cepat!”

Pintu IGD terbuka.

Beberapa dokter langsung mulai menangani Kenzi di dalam. Kenzo yang sejak tadi panik langsung berlari mengikuti mereka.

“Kenzi!”

Pintu IGD tertutup di belakang mereka.

Sementara itu di lobi, beberapa perawat resepsionis mulai berbisik pelan.

“Apa itu anak Tuan Alex?”

“Wajah mereka sangat mirip…”

Perawat lain menggeleng. “Tapi menurut berita dua hari ini…”

Ia berbisik pelan.

“Pewaris keluarga Vasillo itu belum menikah.”

“Apalagi punya anak.”

Bisikan itu terdengar cukup jelas di telinga Alex.

Pria itu berdiri diam di tengah lobi.

Tangannya masih mengepal sedikit setelah menggendong Kenzi tadi. Ia mengangkat kepalanya sedikit, menatap pintu IGD yang tertutup. Lalu, tanpa sadar sudut bibirnya membentuk senyum tipis. Senyum yang penuh tanda tanya.

'Apa sebenarnya hubungan aku dengan bocah kembar itu…' Pikiran Alex mulai berputar. Terutama saat mengingat wajah Kenzo, tatapan anak itu. Bentuk rahangnya, kemiripan mereka terlalu jelas untuk disebut kebetulan. Bahkan, sebuah kemungkinan aneh sempat muncul di pikirannya.

'Apa mungkin … anak-anak itu adalah cucu dari salah satu kerabat keluarga yang pernah disembunyikan oleh kakekku…'

Namun, semakin ia memikirkannya, semakin terasa tidak masuk akal. Tetap saja tatapan Alex kembali ke pintu IGD.

Sementara itu.

Ruang keamanan perusahaan Vasillo Group yang sejak siang dipenuhi ketegangan akhirnya berubah menjadi riuh, hingga sore hari.

Monitor-monitor besar yang sebelumnya dipenuhi peringatan merah kini kembali normal. Garis-garis kode yang sempat kacau kini tersusun rapi di layar.

Beberapa staf IT saling menepuk bahu.

“Berhasil!”

“Sistemnya sudah kembali stabil!”

“Firewall utama aktif lagi!” Suara sorakan kecil memenuhi ruangan.

Beberapa bahkan terlihat lega sampai menyandarkan punggung ke kursi mereka.

Di tengah semua itu, Tasya perlahan menarik tangannya dari keyboard. Ia menghela napas panjang. Pekerjaan itu tidak mudah, tetapi baginya tetap bukan sesuatu yang mustahil.

Mario yang berdiri di belakangnya sejak tadi memperhatikan layar terakhir yang menampilkan status sistem.

Mario mengangguk pelan, ia lalu melangkah mendekat.

“Terima kasih, Nona Tasya.” Nada suaranya tulus.

“Tanpa Anda, mungkin butuh waktu berhari-hari bagi tim kami untuk memulihkan sistem ini.”

Beberapa staf IT di sekitar mereka ikut mengangguk setuju. Tasya berdiri dari kursinya namun ekspresinya tetap datar.

Mario melanjutkan dengan nada sopan,

“Jika boleh jujur … kemampuan Anda sangat luar biasa.” Ia berhenti sejenak sebelum berkata,

“Apa mungkin Anda bersedia bergabung dengan Vasillo Group?”

Beberapa staf yang mendengar itu langsung menoleh.

Mario berkata lagi,

“Saya bisa berbicara langsung dengan Boss saya.”

Namun, jawaban Tasya datang tanpa ragu.

“Saya tidak tertarik.”

Ruangan itu langsung kembali sunyi, Tasya menatap Mario dengan tenang.

“Saya memperbaiki sistem keamanan ini bukan karena ingin bekerja di Vasillo.”

Nada suaranya dingin.

“Tapi karena anak saya ditahan oleh pria itu.”

Beberapa staf IT saling melirik canggung, Tasya melanjutkan dengan nada tegas,

“Dan satu hal lagi.” Tatapannya tajam.

“Saya tidak sudi punya bos seperti Tuan Alex Roman Vasillo.”

Mario terdiam beberapa detik tetapi ia tidak terlihat tersinggung. Sebaliknya, ia mengangguk kecil.

“Saya mengerti.” Ia memang bisa memahami perasaan Tasya. Mario masih memiliki satu pertanyaan yang sejak tadi mengganggu pikirannya. Ia menatap Tasya lebih serius sekarang.

“Nona Tasya.”

Tasya mengangkat alis sedikit, Mario berkata dengan nada hati-hati,

“Saya boleh bertanya sesuatu?”

“Apa?”

Mario berhenti sejenak sebelum bertanya,

“Di mana ayah dari kedua anak Anda?”

Tasya langsung terdiam, Mario melanjutkan pelan,

“Maaf jika ini terdengar terlalu pribadi.” Ia menatap Tasya dengan tenang.

“Tapi selama ini saya tidak pernah melihat adanya sosok ayah di dekat mereka.”

Suasana ruangan terasa lebih hening sekarang, Mario sebenarnya memiliki satu tujuan. Ia ingin mengetahui kebenaran tentang kedua anak itu. Tentang Kenzo, tentang Kenzi. Dan tentang kemungkinan yang sejak tadi terus mengganggu pikirannya apakah mereka ada hubungannya dengan Alex.

1
frida
good job Thor terus lah berkarya
echa purin
👍
Ari Sawitri
bukannya sdh 9bulan ya di bab sebelumnya kok prematur ?🤔🤔
Ari Sawitri
team keamanan tp bukan buat istri dan anak anaknya. begitu kejadian br ada team keamanan. ini orang kaya bener bukan sebenarnya 🤔🤭😅
Sri Wulandari
akhirnya karma sdh menantimu kini giliran qm & istrimu yg akan menanggung smua perbuatan mu d masa lalu Arlond siap² sj qm mendapatkan hukuman yg setimpal dg apa yg telah qm lakukan pd kakakmu sendiri Arland
Sri Wulandari
gara² ingin hidup lebih baik qm rela kehilangan cinta pertama mu & menikah dg Merlin & qm lebih memilih mencintainya dlm diam tp lihat sprti apa hidupmu skrng hanya d manfaatkan sj sm klrg istrimu bahkan anak yg d kandung istrimu bkn anakmu & keserakahan tlh menghancurkan hidup kalian smua
Sri Wulandari
senjata makan tuan karma lngsng d byr lewat putri mu dulu qm membunuh Arlan & istrinya skrng qm akan mengulangi lg perbuatan kalian itu & putrimu & calon bayinya jg merasakan akibat dr k jahatan kalian bahkan akibatnya bakal lebih fatal
Sri Wulandari
knp qm g mencoba mencari tau apa yg sbnrnya terjadi dg klrg mu Tasya karna smua saling berhubungan termasuk tentang k matian k dua orang tuamu jg dendam 2klrg hingga saat ini
Sri Wulandari
harusnya qm jg curiga & waspada dg sikap Arlond kakek Rockhi karna selama ini dia yg sllu berusaha keras menyakiti Tasya siapa tau dia jg terlibat dg Jessy
Sri Wulandari
semakin qm berusaha menjauhkan Alex dr Tasya hubungan mereka akan semakin dlm & terikat... Jessy
Sri Wulandari
harusnya kakek buyut takut dg keturunannya yg ini mereka bs sj menghancur perusahaan mu jg bs menstabilkan kembal begitu jg dg mommynya
Sri Wulandari
menghadapi orang sprti tuan Vasillo qm mmng harus bersikap tegas & berani klu tdk qm akan d tindas & d remehkan apalagi dendam antara klrg kalian yg blm bs d lupakan oleh sm² k dua klrg & qm skrng ibaratnya masuk k sarang harimau kembali g bs maju pun mati
Sri Wulandari
kasian Tasya g punya tempat yg aman utknya & twins....kakek Vasillo bs menerima twins tp tdk dg Tasya apalagi klu tau Tasya cucu kakek Rockhi
Sri Wulandari
seandainya dr awal kakek Rockhi mau menceritakan smua sm Tasya pasti g akan ada k salah pahaman sprti ini sedangkan Arlond dia sprti kompor meleduk yg siap membakar apa sj supaya smua lebih membara
Sri Wulandari
Alex sdh menduga klu kakek Rockhi pasti tdk akan tinggal diam membiarkan cucunya Tasya menikah dgnya....
mslh Alex semakin rumit yg satu perjodohan yg d tentukan kakek Vasillo yg satu pernikahannya dg Tasya akan d pisahkan oleh kakek Rockhi d tambah k datangan Arlond yg akan membawa mslh buat Tasya & twins😔
Sri Wulandari
kakek Vasilo datang makanya Tasya & twins d pulangkan k rumah kakek Rocki tp d sana justru tdk aman ada pamannya yg jahat dtng utk bls dendam smoga Alex bs melindungi Tasya & twins dr pamannya yg jahat & serakah itu....
klu kakek Vasilo aq rasa g akan mslh dg kehadiran Tasya & twins mungkin dia akan sangat bahagia karna ternyata dia memiliki 2 penerus .... marahnya mungkin hanya sementara karna penerusnya itu ternyata msh k turunan musuh bebuyutannya jd rumit tp.... kedatangan Arlond mungkin akan membuka rahasia penyebab dendam antara 2 klrg Vasilo & kakek Rockhi
Sri Wulandari
untung Tasya & twins sdh pindah k rumahnya Alex klu tdk dia pasti ketakutan lg melihat kedatangan pamannya yg hampir menjualnya dulu waktu d Berlin
Sri Wulandari
membuka hati utk daddy twins beri dia kesempatan sebenarnya Alex tdk sejahat seperti yg qm pikirkan dia hanya sedikit sombong & keras kepala sm sprti Kenzo....Alex bersikap keras karna dia punya banyak musuh yg siap menghancurkannya kpn sj makanya hidupnya g suka d usik siapapun apalagi dia pernah mengalami trauma kehilangan orang tua sprti qm makanya instingnya utk melindungi diri & klrg sangat kuat
Sri Wulandari
qm khan seorang peretas Tasya harusnya qm bs melacak Dion lewat perangkat elektronik yg dia gunakan atau melacak keberadaan mobilnya atau apalah yg bs d lacak lewat internet....lha ini qm sprti kehilangan kecerdasan mu....panik boleh tp bodoh jngn😔
Sri Wulandari
apakah itu suara Dion 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!