Kehilangan semua nya membuat dia menjadi orang yang berbeda, setelah kehilangan harga dirinya karena sebuah kesalahan, dia pun kehilangan orang tua nya disaat yang bersamaan, setelah itu pun dia harus kehilangan semua harta bendanya termasuk orang yang sangat ia cintai.
Kehilangan orang-orang tersayang membuat ia bertekad untuk membalas semua orang yang menyakiti dan mengambil semua yang berarti bagi dirinya.
Akan kah ia menuntaskan balas dendam nya?
Simak terus yah novel ini, author berharap para reader semua menyukai cerita ini. ya meskipun masih belajar dan jauh dari kata sempurna untuk menulis. ditunggu like, koment sama vote juga share nya yang cayang-cayang ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anet59, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KERJASAMA
Di sisi lain nara yang sedang packing barang-barang yang akan dibawa ke Surabaya untuk seminar dan seminggu untuk mengikuti konferensi bedah jantung di korea selatan. Dia mempersiapkan 2 buah koper, 1 koper kecil untuk ke surabaya dan koper yang besar untuk dia 1 minggu berada di negeri ginseng. Setelah membereskan persiapan untuk berangkat, Nara mendapatkan pesan dari orang yang tidak dikenalnya yang hanya menampilkan deretan angka saja.
“HEY PENCURI KECIL,, JANGAN KAU PERCAYA AYAHMU”
bunyi dari pesan yang nara dapat malam itu membuat nara bertanya-tanya, apakah masalah ayah dan bunda nya ada hubungan nya dengan ini semua,,,? Nara yakin ada sesuatu yang ayah dan bunda nya sembunyikan. Nanti setelah dari korea aku akan menanyakannya. Nara yang memang sudah lelah karena aktifitas seharian bersama bundanya membuatnya terlelap.
Sekitar jam 4 Subuh nara menggerakkan tubuhnya dan bangun dari tidur lelapnya, ia segera membersihkan dirinya dan melaksanakan kewajibannya karena nara yang memang tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktunya meskipun dia tidak berhijab tapi dia memang orang yang sangat taat pada agamanya. Setelah selesai dia menuju ke dapur untuk membuat sandwich untuk sarapannya sendiri karena dia akan berangkat ke bandara sekitar jam 5.30 pagi.
“Sayang kamu sedang apa?” Tanya ayah dan bunda yang keluar kamar bersama karena memang bunda akan mempersiapkan sarapan pagi untuk mereka.
“eh bunda,,, ayah,,, ini lagi buat sandwich,,, maaf ya bun nara buatnya cuman buat nara aja, dikira bunda sama ayah belum mau keluar kamar,,,,, kayaknya ada yang udah damai nih,,,” ledek Nara.
“Kamu ini,,,” ucap ayah…
‘Tuh keliatan,,,, sambil menunjuk kearah rambut mereka berdua sambil bernyanyi,,,”
“Basah,,,, basah,,,, basah,,, seluruh tubuh,,,, ah..ah…ah… mandi madu….” Ledek nara kembali sambil berjoget dan tersenyum.
Bunda yang merah merona karena tingkah anaknya tidak menanggapinya hanya berlalu ke dapur untuk membuat sarapan pagi mereka.
“Kamu itu sayang,,,, tau aja,,, tuh bunda sampe malu gitu,,” ucap ayahnya.
“apaan sih kalian ini masih pagi juga,,,, sayang kamu sudah siap? Pesawatnya jam berapa berangkat?” Tanya bundanya.
“Udah siap bun, pesawatnya jam 7.00 pagi” jawab nara.
“sayang,,, kamu mau kemana?” Tanya ayahnya.
“Nara mau ke Surabaya ayah, ada seminar ke fakultas-fakultas kedokteran di beberapa universitas disana, kebetulan nara yang ditugaskan, setelah dari Surabaya nara akan ke korea untuk 1 minggu ayah, nara terpilih sebagai perwakilan dokter bedah jantung dari Indonesia, dan nara adalah dokter termuda yang terpilih.” Ucapnya dengan bangga.
“Alhamdulillah sayang,,, kamu memang anak ayah yang sangat hebat, ayah bangga sama kamu nak,,,, maafkan ayah sayang, karena sudah mengingkari janji kemarin untuk berlibur bersama,,, ayah janji nanti setelah kamu pulang dari korea kita akan pergi bersama yah…” ucap ayah.
“iya ayah, nara sudah memaafkan ayah,,, nara sayang ayah,,,” sambil memeluknya.
“Duuuhhh,,, anak gadis ayah ini ternyata udah besar yah, udah waktunya punya pendamping kamu itu sayang,,,, ayah keburu tua untuk ngemong cucu,,,,” ucap nya.
“ah ayah,,, nanti juga jodoh mah datang sendiri kalau sudah waktunya ayah,,, jadi jangan takut yah,,,” balas nara.
“Kalau tidak ada usaha sama juga bohong sayang, jodoh memang pasti datang, tapi kita juga harus berusaha mendekatinya…” ucap ayahnya.
“Tenang aja yah, bunda kemarin sudah dapat lamaran dari temen bunda”ucapnya.
“Waaahhh,,, asik nih ayah bakal cepet dapat mantu.” Ucapnya.
“100 buat ayah” ucap bundanya.
“yeee, nara kan belum tentu mau bun” balas nara.
“Pasti mau,,,,” ucap bundanya.
“Bun, nanti siang ayah mau ke perusahaan AIM Corporation,,,, ayah mau mengadakan kerjasama dengan perusahaan tersebut, sudah hampir satu bulan ini ayah berusaha menghubingi CEO AIM Corp. untuk bertemu dengan owner nya. Namun hasilnya nihil, susah sekali untuk bertemu dengan owner nya. Kayaknya dia super sibuk” ucap ayahnya.
Nara yang mendengar cerita ayahnya langsung tersedak, karena memang nara sedang memakan sandwich buatannya.
Uhukk,,,uhuk,,,uhukk,,,
“Pelan pelan sayang,,, nih minum dulu” ucap ayahnya.
“sejak kapan ayah ingin bekerjasama dengan mereka? Bukannya perusahaan ayah sudah termasuk perusahaan yang berada diatas” ucap anaknya.
“iya sayang, ayah hanya ingin lebih mengembangkan perusahaan kita saja, dan kita mau bekerjasama dengan mereka untuk proyek yang ada di Bali kemarin, karena proyek disana menjanjikan selain untuk pembanguan hotel, kita juga mau bekerjasama untuk membangun taman hiburan atau pusat perbelanjaan, ucapnya.
“Kayaknya ayah akan segera mendapatkan kabar baik dari AIM Corp. kalau memang sudah hampir 1 bulan ayah menghubungi CEO nya.” Jawab nara.
Bunda yang mendengarkan jawaban anaknya hanya tersenyum.
“Sabar ya ayah, semoga dengan secepatnya ayah dapat kabar baiknya dari perusahaan Na,, maksudnya perusahaannya, “ ucap bunda yang hampir keceplosan.
Nara pun tersenyum melihat bundanya yang hampir keceplosan.
“semoga saja yah bun, karena setiap doa istri akan membawa kesuksesan buat suaminya, dan ayah yakin doa tulus bunda akan membawa kesuksesan buat ayah dan keluarga kita.” Jawab ayah.
“ayah,,,, bunda,,, nara ke kamar dulu mau siap-siap sebentar lagi taksi nara sampai di depan.” Ucapnya.
“iya sayang,,, jangan sampai ada yang ketinggalan sayang.” Ucap bunda.
“Siap Bun, semua udah nara siapin kok,,, tinggal berangkat aja.” Jawab nara sambil berlalu ke kamarnya.
“Bun, minggu depan kita ke jogja yu bun,,? Sambil mengenang masa-masa muda kita,,, itung-itung second honeymoon, mau gak bun?” ajak ayahnya.
“Boleh mas,,,, lagian kita Cuma berdua kalau nara di korea 1 minggu. Itu juga kalau mas gak ke bogor,, ya kalau mas ke bogor bunda sendirian disini” Jawab bunda.
“enggak kok bun, mas gak akan ke bogor, mas mau menebus kesalahan mas sama kamu dan nara.” Ucapnya.
Tak lama nara yang turun dari kamarnya membawa koper segera berpamitan dengan ayah dan bunda nya.
“Ayah,,, Bunda,,, Nara berangkat ke Surabaya dulu yah bun,,,? Nanti setelah dari Surabaya nara pulang dulu kesini
kok,,,, nanti hari senin nara baru pergi ke korea” ucap nara.
“iya sayang hati-hati disana, jaga kesehatan jangan lupa makan kamu,,,,” ucap ayahnya.
“iya ayah,,, bunda,,, nara sayang kalian,,, nara pergi dulu yah bun, yah,,, taksinya udah di depan Assalamualaikum” pamitnya sambil mencium tangan kedua orang tuanya.
“Iya sayang,,, wa’alaikumsalam” jawab ayah dan bunda bersamaan.
*****
Dua hari berlalu,,,, setelah selesai melakukan tugasnya menjadi pembicara dalam seminar kesehatan di fakultas - fakultas kedokteran di universitas ternama, nara langsung pulang ke rumahnya dengan penerbangan malam, ketika di bandara nara bertemu dengan seseorang yang ia kenal, dia adalah nyonya Aline.
“Dokter Aisha…? Anda ada disini?” Tanya nyonya Aline.
“Eh,,, Nyonya Aline,,, apa kabar? Iya saya baru pulang dari seminar nyonya” jawabnya.
“oh,,, seminar apa dok…?” Tanya nyonya aline kembali.
“Seminar kesehatan di universitas nyonya, kebetulan saya diundang untuk menjadi pembicara, apa nyonya sendirian saja..?” tanyanya.
“oh begitu,,, hebat yah kamu,,,, saya bersama suami tapi beliau sedang pergi sebentar, Apa hari selasa depan dokter ada praktek? kebetulan jadwal kontrol saya," ucap nyonya aline.
"Kebetulan minggu depan saya sedang berada di korea untuk mengikuti konferensi bedah jantung selama 1 minggu, maaf nyonya mungkin nyonya bisa bertemu dengan dokter hilda biar nanti saya hubungi beliau, atau kalau mau besok anda bisa ke rumah sakit, saya besok ada jadwal siang nyonya." ucapnya
"Oh begitu yah dok, anda benar - benar dokter yang sangat hebat,, baiklah besok saya akan menyempatkan diri untuk check up,,, adduuuhhh kemana nih, lama banget mana mau ke toilet lagi" gumam nyonya aline yang memang masih terdengar oleh nara.
“Dikabarin saja nyonya pesawat juga masih lama, masih bisa untuk ke toilet. Mari saya antar, saya pun sama mau kesana.” Ucap nara.
“Iya yah,,, aku kasih kabar aja kali yah biar dia gak nyari,,, tunggu sebentar dok” ucapnya.
Setelah nyonya aline memberi kabar,mereka pun pergi ke toilet bersama.Setelah kembali ke toilet nara menghentikan langkahnya, karena melihat seseorang yang sangat ia kenal. Dia melihat orang itu sedang bercanda ria bersama 2 orang laki – laki yang satu ia kenal dan yang satunya lagi pria berumur seusia ayahnya. Tapi biar lah mungkin mereka dengan rekan bisnisnya. Disisi lain nyonya aline pun tertegun ketika dia melewati foodcort setelah dari toilet, nara yang melihat nyonya aline bengong sambil memegang dadanya pun bertanya.
“Nyonya,,, nyonya kenapa..? apa ada yang anda rasakan?” Tanya nara.
“eh… eng—enggak kok ayo dok kita kesana” jawabnya sambil mengelus-ngelus dadanya.
“Mau saya periksa dulu nyonya…?”Tanya nara.
“Tidak usah dok,,, saya hanya merasa tidak nyaman saja.” Ucapnya.
“Ya sudah,, mari nyonya” ucapnya.
Mereka pun kembali ke ruang tunggu pesawat hingga panggilan untuk check in pun terdengar, baru suaminya menghampirinya.
“Maaf sayang,,, tadi ketemu teman lama sampe gak inget waktu,,,,” ucapnya sambil mengusap tangan istrinya.
“Kenalkan ini dokter aisha, dokter yang merawat saya selama ini, kebetulan kami bertemu.” Ucapnya sambil mengenalkan suaminya kepada nara.
“Aisha Tuan,, senang bertemu dengan anda” ucap nara.
“Darma Dirgantara” balas suami nyonya aline.
“Ya sudah mari pesawat kita sudah dipanggil nyonya,, tuan,,,,” ucap nara.
“iyah mari dok” ucap nyonya alien.
*
*
*
TBC
*** JANGAN LUPA VOTE\, LIKE SAMA
KOMEN NYA YA READER
semoga author nya tetap semangat ya.
makin banyak reader yg ngasih like, hadiah dan vote buat author
ini jenis bawang apa yaaaaa
ada yang mau marah dan kesal juga gak ?
persis sifat tamak serakah nya
semangat menerbitkan karya hebat berikut nya ya Thor