Rencana Pembalasan dendam kepada paman dan bibinya serta orang yang memakai identitasnya
Atas pembunuhan dan penggunaan identitas asli, dengan penuh rencana matang dan menghukum sesuai dengan hukum di negara tempat tinggalnya
Ketika tujuannya tercapai, apakah semuanya sudah selesai? benarkah?apa mungkin mereka hanya akan menerima tanpa melakukan apapun?
Bagaimana dengan organisasi menanamkan chip di tubuh Dion dll?
Bagaimana dengan rahasia orang tua ibunda angkat Kayla?
Bagaimana dengan kisah cintanya? apakah Kayla akan membuka hati untuk Abi?
Terus dukung Author dengan Like, Coment and Vote kalian agar Author selalu semngat meneruskan cerita Kayla ini👍✍️🫶🥰🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anaisal "47", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
144. Kemungkinan
Setelah mengetuk pintu, Reza turun untuk sarapan, dia tak mencurigai apapun karena tidak mengetahui bahwa Abi datang kesini. Di ruang makan barulah dia mengetahui bahwa Abi ada disini karena dia melihat Jack yang bergabung di meja makan
"Kapan kak Abi datang?" tanya Reza kepada Jack
"Bos dateng semalem" jawab Jack
"Jadi dimana sekarang kak Abi?" tanya Reza, semua diam tidak ada yang menjawab
"Disini" ucap Abi yang baru sampai keruang makan
"Kak Abi tidur dikamar mana?" tanya Reza yang melihatnya turun dari lantai atas
"Ekhem, lebih baik kita mulai sarapan" ucap Abi salah tingkah
"Mencurigakan, apa kak Abi tidur di kamar kakak?, jangan jangan" ucap Reza dalam hati
"Kak Abi tidur di kamar kakak" ucap polos Reza
"Khuk khuk" Abi yang tersedak makanannya
"Hati-hati kak" ucap Reza
"Tidak bagus mengobrol sambil makan" jawab Abi
"Jadi benar?" tanya Reza dengan menggoda Abi
"Selesaikan sarapan mu dan berangkat" ucap Kayla yang baru turun
"Siap kak" ucap Reza yang tertawa kecil lucu melihat tingkah yang tak biasa dari Abi dan Kayla
Setelah sarapan selesai Haris, Vian, Dion dan Angga pergi ke tempat kerja mereka dan Reza pergi berangkat sekolah. Tersisa Jack, Abi, Indra, Arya dan Kayla di meja makan
"Apa yang mau kamu lakukan dengan mereka yang kamu tolong?" tanya Abi
"Aku membebaskan mereka jika mereka ingin pergi dan jika tidak maka aku akan menjadikan mereka pasukan" jawab Kayla
"Bagaimana dengan efek cairan energi pada mereka, apa tidak masalah?" tanya Abi
"Hanya satu orang diantara mereka yang efeknya lebih parah, yang lainnya tidak masalah hanya saja mereka harus terus berobat secara rutin untuk menyembuhkan racun dalam tubuh mereka" jawab Kayla
"Nona, bolekah aku bertanya?" ucap indra
"Boleh" jawab Kayla
"Saya, Dion dan yang lainnya pernah disuntik dengan cairan energi itu, apakah kami juga terkena efeknya?" tanya indra
"Dulu ya, tapi sekarang sudah tidak, setelah olahraga secara rutin racun dalam tubuh kalian melemah secara perlahan" jawab Kayla
"Bagaimana rasanya setelah disuntik cairan energi itu?" tanya Arya yang penasaran
"Aku ingat sekali rasanya panas, pembuluh darah seakan pecah dan otot dalam tubuh semuanya menjadi tegang. Aku bahkan pernah mengalami kejang ketika pertama kali disuntikkan cairan energi itu, tapi untuk suntikan kedua dan seterusnya tidak separah suntikan selanjutnya" jawab Indra
"Suntikan pertama adaptasi dan suntikan yang selanjutnya konfirmasi, berapa banyak cairan energi yang pernah kamu dapatkan?" tanya Kayla yang memiliki sebuah pemikiran
"Emm mungkin lima kali suntikan dalam jeda waktu sekitar lima tahun" jawab Indra
"Berarti umur pertama kali menggunakan cairan energi adalah penentu dari seberapa besarnya efek yang diterima, semakin terbiasa sejak kecil maka tubuh juga terbiasa untuk menguraikan racunnya" ucap Kayla yang menerima jawaban lain bagaimana minimalisir efek dari cairan energi itu
"Tapi tubuh mereka juga sudah terbiasa menggunakan obat itu secara rutin" ucap Abi
"Itu benar, Dra apakah sudah lima tahun semenjak kamu menerima suntikan terakhir?" tanya Kayla
"Emmm 7, 12, 17, 22, 27 dan umurku sekarang sekitar 32, sepertinya sudah lima tahun" jawab Indra
"Apa kamu tidak merasakan apa-apa?" tanya Arya
"Seperti biasanya, tidak ada yang aneh" jawab Indra
"Aku tidak mendapatkan data tentang kalian, jeda waktu lima tahun dan umur pertama kali kamu dapat suntikan hanya sebuah perkiraan, jadi kemungkinan ada efek lain setelah pemberhentian masih ada kemungkinan" ucap Kayla yang melihat kepada indra begitupun yang lainnya
"Kita coba hubungi yang lain" ucap Kayla yang pergi menuju ruang rapat disusul Abi, Jack, Arya juga Indra
Sesampainya di ruang rapat Kayla menghubungi Dion, Angga, Vian, Max dan Dimas
"Halo nona" ucap Max yang bergabung pertama kali
"Halo" jawab Kayla
"Max, Kamu tidak menyapa kita juga" ucap Indra
"Apa perlu disapa" ucap Max
"Apa itu tuan Abi?" tambah Max
"Halo, halo.....apa ada rapat dadakan nona?" ucap Vian yang juga bergabung dan tak lama disusul oleh Angga
"Ya ada hal penting yang harus ditanyakan kepada kalian" jawab Kayla
"Apa itu nona" ucap Angga
"Biarkan kita kumpul semua dulu" ucap Kayla
"Apakah terlambat, maaf nona tadi ada pasien dulu" ucap Dion yang Barung bergabung
"Tidak apa, jika ada pasien darurat kamu bisa menangani pasien dulu" ucap Kayla
"Tidak apa nona, sudah dialih tugaskan untuk sementara, apa ada sesuatu nona?" tanya Dion
"Kita tinggal tunggu Dimas" ucap Kayla
"Max, dimana Dimas kenapa dia belum bergabung?" tanya Arya
"Sepertinya dia sedang istirahat, soalnya dia sakit dari kemarin" jawab Max
"Sakit apa?" tanya Kayla
"Katanya cuma demam biasa, rencananya malam akan ke apartemen dia buat ngecek kondisinya" jawab Max
"Coba hubungi asistennya, suruh dia buat bangunin Dimas" ucap Kayla
"Baik nona" ucap Max
"Jangan terlalu khawatir bisa saja karena kecapean" ucap Abi
"emm" Kayla yang mengiyakan
Dimas terhubung.....
"Maaf nona aku tidak menyadari jika ada panggilan" ucap Dimas
"Kamu sakit apa?" tanya Kayla
"Sakit biasa, sepertinya kecapean" jawab Dimas
"Apa kamu merasa ada yang aneh dari tubuh kamu sekarang?" tanya Kayla
"Tidak nona, apakah ada sesuatu nona?" tanya balik Dimas
"Dra coba kamu yang jelasin ke mereka" ucap Kayla
"Begini kawan, tadi kita ngebahas tentang cairan energi yang dimasukkan ke tubuh kita. Setelah di analisis kita menemukan kemungkinan adanya efek yang akan timbul setelah kita tidak menggunakan cairan energi lagi, jadi nona perlu mengetahui kapan kalian terakhir disuntikkan cairan energi itu" ucap Indra
"Terakhir...." ucap mereka yang sedang mengingat kembali
"Sepertinya aku sama dengan mu dra, kita bertemu pertama kali di laboratorium, dari sejak itu kita berteman. Jadi suntikan terakhir kita juga sama mungkin sekitar lima tahun kurang" ucap Jawab Dion
"Bukannya lebih?" tanya Indra
"Tidak tidak belum genap lima tahun, kamu ingat garis pagar yang aku buat" tanya Dion
"Ya aku ingat" ucap Indra
"Garis pagar yang aku buat pertama kali adalah hari dimana mereka menyuntikkan cairan energi ke dua, karena aku tidak mau merasakan sakitnya lagi jadi aku menghitung jeda waktu kita menerima suntikan itu" ucap Dion
"Jadi jika 5 tahun sekali energi itu disuntikan, berapa hari lagi jadwal suntikan itu?" tanya Kayla
"4 tahun 11 bulan 1 hari, jadi sisa 29 hari nona" jawab Dion setelah dia menghitungnya
"Ok 29 hari, bagaimana yang lain?" tanya Kayla
"Aku tidak tau nona, mungkin Angga tau karena dia sudah ada sebelum aku datang" ucap Vian
"Jujur saja aku tidak kepikiran sama sekali masalah waktu, yang aku pikirkan saat itu bagaimana aku bisa bertahan, jadi aku pun tidak tau. Yang aku ingat hanya satu Dion, indra, max dan dimas sudah ada sebelum aku datang" ucap Angga
"Jangan tanya aku tidak ingat" ucap Indra
"Sepertinya sekitar dua minggu setelah aku datang" ucap Dion yang ragu karena dia membuat garis pagar setelah suntikan kedua bukan pertama kali dia datang
"26 hari Dion dan Indra datang setelah aku, 34 hari Max datang setelah aku, 40 hari Angga datang setelah aku, sedangkan Vian datang 65 hari setelah aku" ucap Dimas
Setelah mendengar penjelasan dari Dimas, masing-masing mereka mencoba menghitung jadwal mendapat suntikan cairan energi sedangkan Kayla sudah melihat ke arah Dimas dan memperhatikannya
"Sepertinya mungkin" ucap Kayla dalam hati
__________________________
Ayo yang pintar matematika kita kira berapa hari lagi mereka genap 5 tahun?....
Jangan lupa like 👍 Komen ✍️ dan Rate-nya ✨ Happy Reading guys