Indonesia
NovelToon NovelToon
Rayuan Sang Mafia

Rayuan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:114
Nilai: 5
Nama Author: alendra rivero

Dari utara Italia, Fiorella diculik dan dijual ke sebuah klub gelap di Rusia—dunia tempat para mafia, polisi korup, dan pengusaha berkuasa membeli tubuh perempuan seperti membeli barang. Gadis tujuh belas tahun yang dulu punya sejuta mimpi kini hanya punya satu: bertahan hidup.

Lalu ia dibeli oleh Burian, bos mafia Rusia yang dingin, kejam, dan tergila-gila padanya sejak pandangan pertama. Di tangan Burian, Fiorella menemukan neraka sekaligus gairah yang tak pernah ia mengerti—cinta dan kebencian yang saling membakar, membelenggu keduanya lebih erat daripada rantai mana pun.

Tapi pengkhianatan, darah, dan luka mengubah segalanya. Ketika Fiorella akhirnya lolos dari cengkeraman sang mafia, ia tak kembali sebagai korban. Ia kembali sebagai Sang Ratu Putih—dan kali ini, dialah yang datang untuk menagih setiap utang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alendra rivero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

JUDUL: TAKUT PADA HAL-HAL ASING.

Fiorella

Kami tiba di sebuah gedung, di kawasan hunian di Moskow, salah satu tempat yang dihuni orang-orang kaya. Aku memandangnya dengan takjub. Seingatku, belum pernah kulihat tempat semewah ini. Lampu-lampunya berkilau di tengah kegelapan, memberi kesan indah dan berkelas.

Kami turun dari mobil, dan Mijail menuntunku masuk ke dalam gedung sambil merangkulku. Kami naik lift, dan ia menekan tombol ke lantai teratas. Ketika lift berhenti dan pintunya terbuka, kulihat sebuah penthouse yang menakjubkan, serta dua perempuan di ruang tamu yang luas.

Keduanya menatapku dari kepala sampai kaki, dan aku merasa kami takkan pernah jadi teman baik.

Bagus, dua jalang baru untuk merecoki hidupku!

"Buat dirimu nyaman, anak serigala," kata Mijail. "Malam ini kita akan bercinta dengan hebat. Kalian bertiga akan kugarap sekaligus."

Aku terdiam seribu bahasa.

Bagaimana mungkin satu lelaki melayani tiga perempuan sekaligus?

Aku tak paham itu!

Tapi makin kupikirkan, telapak tanganku makin berkeringat, apalagi kakiku, yang gemetar seperti agar-agar.

Burian

Aku baru tiba dari Italia. Sekarang pukul empat dini hari, dan hal pertama yang kupikirkan adalah dia. Sepanjang bulan ini aku tak bisa mengusirnya dari benakku. Ia bersarang di sana seolah jadi bagian dari kepalaku.

"Antar aku ke klub Serigala Malam," kataku gelisah kepada sopirku.

"Sayang, aku capek, aku mau pulang," rengek Tais.

"Diam kau, tolol," sergah Magdalena. "Dia bilang kita akan ke sana. Dia tak minta izinmu."

"Sialan!" bentakku. "Diam kalian berdua. Dan kau, Tais, kalau tak mau kembali kerja di klub itu, lebih baik kau tutup mulut. Jangan salah menempatkan diri. Kau bukan istriku atau apa pun semacam itu. Bersikaplah sesuai apa dirimu sebenarnya, salah satu pelacurku."

Astaga, kedua perempuan ini menghabiskan sebulan penuh cuma bertengkar. Kutiduri keduanya, kubelikan segala yang mereka mau, dan tetap saja mereka tak berhenti merecokiku.

Aku menarik napas panjang lalu naik ke mobilku, dan kedua perempuan gila itu ikut naik bersamaku. Sekadar memikirkan bahwa aku harus bertemu Miya saja sudah membuat kepalaku sakit.

Seharusnya aku tak menuruti kata-katanya. Seharusnya aku membawa serta si gadis Italia bersamaku.

Ketika kami duduk di dalam mobil, sopirku memandangku lewat kaca spion dan menyadari betapa gelisahnya aku, lalu ia mulai menyetir dengan cepat.

Anak buahku mengenalku betul dan tahu betapa menyebalkannya aku bisa jadi, dan karena itu kami tiba nyaris seketika.

Aku turun dari mobil dan masuk ke klub tanpa memandang siapa pun. Kucari Vladimir, tapi tak kutemukan.

"Tuan Burian, selamat datang," sapa Sonya.

"Bawa si gadis Italia ke kamarku. Aku ingin melihatnya."

"Tapi, Tuan Burian, ada hal penting yang harus kusampaikan."

"Nanti saja kaubilang."

Begitu bertemu Sonya, kusuruh ia membawa si gadis Italia ke kamarku, lalu aku bergegas pergi. Aku sangat ingin bersamanya. Beberapa hari ini aku bersama banyak perempuan, tapi rasanya tak sama. Gadis itu membuatku gila, sampai ke titik menumpulkan akal sehatku.

Aku tiba di kamar dan masuk sambil melucuti pakaianku. Tubuhku terbakar seperti neraka. Tapi setelah menidurinya sepanjang malam terkutuk ini, ia akan kubawa pulang bersamaku dan menjadi ratu di rumahku.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!