Indonesia
NovelToon NovelToon
Kehormatan Di Balik Noda

Kehormatan Di Balik Noda

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / One Night Stand / Cinta Terlarang / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Emma Shu

Sebagai anak konglomerat, Kaisar dipandang melarat, dianggap sampah dan dicela. Ia dipaksa menikah dengan Khanza, gadis bar-bar yang galak akibat tragedi nahas malam itu.
Tidak ada yang mengetahui status Kaisar, termasuk Khanza yang menolak dinikahkan dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengumuman Dari Kaisar

Kaisar mendekati Subrata, dia setengah membungkuk supaya mulutnya berada di dekat telinga mertua palsunya itu. “Pak, ijinkan aku berbicara sebentar di depan semua orang.  Ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan.”

“Katakan saja!”  Subrata tampak malas menanggapi.  Terlihat pasrah dan menyerah sehingga tak peduli dengan apa yang dilakukan oleh Kaisar.

Kaisar melangkah menuju ke meja di mana dia tadi mengucap ijab qabul.  Mengambil mikropon dan menyalakan benda itu.  “Selamat pagi bapak- bapak ibu ibu yang hadir di acara ini!”

Sejurus pandangan langsung tertuju ke arah Kaisar yang berdiri memegangi mike.

“Sebelumnya saya ingin menyampaikan beberapa hal terkait pernikahan saya.  Seperti yang bapak- bapak dan ibu- ibu ketahui, bahwa saya dikabarkan sempat digerebek warga bersama dengan Khanza di kamar kontarkan saya.  Tidak perlu saya jelaskan bahwa itu hanyalah sebuah kesalah pahaman, sebab penjelasan saya tidak akan mengubah apa pun dalam pikiran bapak- bapak dan ibu- ibu, mengingat saya tidak menyediakan bukti apa pun.  Tapi intinya, sejauh ini, saya menikahi Khanza bukan karena saya mengakui bahwa saya sudah berzina dengan Khanza, melainkan karena ini adalah harga kehormatan yang saya berikan kepada keluarga Pak Subrata.”

Kaisar mengedarkan pandangan di hadapan tetua yang ada.  Mereka memandang kaisar dengan tatapan memahami.  Mungkin karena selama ini Kaisar berperilaku sopan dan baik terhadap warga, sehingga masih ada sebagian orang yang mendengar ucapannya.  

Namun tak sedikit pula yang mencibir, menganggap Kaisar terlalu munafik, peampilan baik namun kelakuan busuk.

“Saya tidak lari dari pernikahan ini, saya tidak mau bersembunyi.  Saya bertanggung jawab atas masalah ini.  Meski demikian, saya akan tetap mencari tahu apa yang sebenarnya telah terjadi di balik peristiwa ini sehingga kesalah pahaman ini bisa terjadi.  Baik, itu saja yang saya sampaikan. Suatu saat nanti, ketika sebuah bukti terungkap, semoga ucapan saya ini akan mengingatkan bapak dan ibu.”  Kaisar menyudahi pembicaraannya.  Ia kemudian melangkah meninggalkan ruangan.

Tak tahu entah kemana, ia memasuki ruangan lain.  Yang ternyata di sana ia malah ketemu dengan para gadis yang tengah menyusun bunga di dalam baskom.

Para gadis tampak salah tingkah ketika Kaisar menyembul ke ruangan itu.  masing- masing merapikan rambut, jilbab dan pakaian mereka.

Apakah segini hebatnya kharisma seorang kaisar sehingga mereka sampai tak peduli dengan status Kaisar yang sekarang dianggap sudah beristri, meski istri bohongan.  Juga sudah dianggap membuat cacat moral.

“Apa kalian tahu dimana posisi kamar kecil?” tanya Kaisar yang bingung harus kemana.  Lebih baik mencari alasan untuk ke kamar kecil saja.

“Lurus terus, belok kiri.  Ada pintu warna biru.  Di sana, Mas,” jawab salah seorang gadis.

“Nggak nanyain bunga ini untuk hiasan apa, Mas?” gadis lain menyeletuk.

Kaisar menoleh, tidak menanggapi.

“Ini bunga hiasan untuk kasur pengantin baru.”  Gadis itu melanjutkan kalimatnya.

Kaisar berlalu pergi tanpa menanggapi perkataan gadis itu.  dia bukanlah pengantin sungguhan di sini.  Semua orang harus tertipu dalam pernikahan ini.  Kaisar sebenarnya merasa bersalah.  Tapi apa yang bisa ia lakukan selain ini?  Posisinya sulit.  

Ketika ia ditekan dan difitnah, maka tak ada salahnya ia membela diri meski secara tak langsung sudah membohongi banyak orang.

Kaisar sudah berada di dalam kamar kecil.  Ia mencuci muka saja.  Menundukkan kepala.  Berpikir tentang apa yang harus ia lakukan saat statusnya sudah berubah seperti ini.

Mungkin sekitar lima belas menit Kaisar mencium aroma wangi pengharum ruangan di kamar kecil, yang untungnya di ruangan sempit itu, ia tidak mengeluarkan angin mamiri yang bisa saja membuat pernapasannya menjadi tercekik karena udara yang hanya mutar- mutar di ruangan sempit itu.

Kaisar keluar menuju ke teras samping rumah, kemudian berjalan menuju ke depan.  Ternyata persiapan akad nikah begitu matang meski hanya disiapkan dalam beberapa hari saja.  Tenda besar dipasang di depan rumah.  Makanan pun tersaji di meja panjang seperti sedang diadakan pesta rakyat.

Kaisar mengedarkan pandangan ke sekeliling, mencari Beno dan Ganda.  Tapi tidak menemukan mereka.  Di dalam rumah pun tidak ada.  Entah dimana muka penuh dosa itu berada.  Mereka sama sekali tidak muncul disaat begini.

***

Bersambung

Jangan lupa klik tombol like dan permintaan update di bawah. Semakin banyak yg minta update, artinya ada banyak yg nungguin update. Emma udah crazy update setiap hari loh, gk ada yg bersemangat buat next bab gitu?

1
Sri Hartini
Luar biasa
Edy Sulaiman
ceritanya dk sip lagi, kabur ah...
Edy Sulaiman
waduh tebakanku semuanya salah!", bisa2nya othor mengkondisikan begini...hhh..malu aku .!".
Edy Sulaiman
he...he...bakal heboh pk Subrata muncul.
Edy Sulaiman
Bakal heboh nih ada mertua dtg , siap2 tuh Kaisar!"
Edy Sulaiman
Semangat Khanza, suka gk suka Kaisar adalahn suamimu secara agsma sah...oke kalau cinta perjuangkan.
Edy Sulaiman
Khanza dunia tk selebar daun kelor, ingat itu dan sadari..
Edy Sulaiman
rupanya Kaisar tdk sehebat namanya, kalah sama Subrata dan Khanza,mertua n istrinya...hhhh
Edy Sulaiman
runyam nich jadinya, sawah belum dicocok tanam sdh kacau, duh othor mengapa bgini jadinya...
Edy Sulaiman
menarik sekali ini cerita, ngopi thor!"
Edy Sulaiman
macam-macam aja tuh kerjaan author nich pasti...hhhh..!"
Edy Sulaiman
mungkinkah yg menjebak Kaisar sama Khanza adalah suruhan ortu Kaisar,?"
Edy Sulaiman
segitiga bermuda...hhh, hajar Kaisar!"
Edy Sulaiman
nmpak lucu tapi menggemaskan!"
Edy Sulaiman
cukup menghibur.
Edy Sulaiman
Buruk
Edy Sulaiman
per chafter durasinya pndek betul thor..!"
Edy Sulaiman
Kades nyo oon. harusnya ditanya juga warganya, libatkan tuh tetua adat dan perangkat Desa ,tokoh masyarakat dan pemuka Agama baru ambil keputusan.
Edy Sulaiman
Tebakan aky pk Subrata dalangnya...hhh
Edy Sulaiman
gak ditanya tuh pk Kades sama warga yg pertama kali ngajak Gerebek Kaisar sama Khanza taunya darimana.!"?"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!