Indonesia
NovelToon NovelToon
Dimana Papaku, Ma?

Dimana Papaku, Ma?

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / CEO / Mafia
Popularitas:36.1k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

"Dimana Papaku, Ma?"

Pertanyaan seorang bocah cilik bernama Arka Daru Hutama itu membuat wanita dewasa bagaikan tersambar petir. Raut wajah perempuan bernama Ariska Sandra Hutami seketika pucat karena mendengar pertanyaan sederhana itu. Pada akhirnya pertanyaan itu takkan pernah mendapatkan jawaban pasti sampai takdir kembali mempertemukan Ariska dengan sosok seorang laki-laki yang mirip dengan Arka.

Siapakah sosok laki-laki itu? Apakah pertemuan mereka itu bisa menguak cerita masa lalu yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mall 2

"Ayo kita makan," ajak Papa Bayu pada Arka dan Azura.

"Kalian mau makan apa?" tanya Mama Anisa dengan antusiasnya. Ini adalah makan siang pertama bersama dengan cucunya.

"Mau tempe sama sayul asem aja, Oma." seru Azura dengan antusiasnya.

Pletakk...

"Ini di mall ya. Masa udah jauh ke mall begini makannya sayul asem dan tempe,"

Arka geregetan dengan keinginan Azura yang ingin tempe dan sayur asem sampai menjitak dahi temannya itu. Padahal mereka sudah jauh-jauh ke mall tapi malah permintaan Azura seperti itu. Jika hanya minta sayur asem atau tempe, mereka bisa pergi ke warung makan. Yang harganya jauh lebih murah. Papa Bayu dan Mama Anisa tersenyum mendengar permintaan dari Azura. Sedangkan Azura raut wajahnya begitu polos. Dia sudah terbiasa makan sayur asem dan tempe setiap hari. Jadi dia bingung kalau ditanya mau makan apa di mall ini. Dia pun tidak tahu apa saja yang dijual di mall ini.

"Ndak papa dong, Alka. Enak lho sayul asem dan tempe itu. Makanan sehali-hali," seru Azura sambil menghela nafasnya pelan.

"Bagaimana kalau ayam goreng crispy, sushi, atau seafood aja?" tanya Mama Anisa mengalihkan pembicaraan. Dia sedikit terenyuh setiap kali mendengar ucapan Azura tentang kehidupannya.

"Ciput memang bisa dimakan? Itu kan kain dalaman keludung bial lambutnya ndak kelual," tanya Azura dengan polosnya.

"Seafood itu makanan laut, ompong dua. Bukan ciput dalaman keludung,"

"Astaga... Flustasi Alka lasanya belteman sama ompong dua," ucap Arka yang kemudian merentangkan kedua tangannya ke arah Papa Bayu.

Hahaha...

Papa Bayu dan Mama Anisa tertawa melihat bagaimana frustasinya Arka menghadapi celotehan Azura. Mereka tak bisa membayangkan jika Arka nanti pindah pergi bersama Papa kandungnya. Pasti Azura akan sangat kehilangan Arka. Apalagi persahabatan mereka itu terlihat sangat erat. Belanjaan mereka sudah dibawa beberapa pengawal yang memang mengikuti. Arka tadi sempat bertanya pada Oma dan Opanya tentang keberadaan pengawal itu.

"Oh... Beda to," Azura hanya menganggukkan kepalanya tanpa merasa bersalah sama sekali.

"Dasal si ompong menyebalkan. Ndak usah lagi besok-besok ajak dia pelgi," gerutu Arka dengan pelan membuat Papa Bayu yang menggendongnya tertawa.

"Nanti kalau jauh-jauh dari Azura, kamu kehilangan lho. Kalian kan tidak bisa terpisahkan," goda Papa Bayu sambil terkekeh geli kemudian segera membawa Arka pergi untuk makan. Sedangkan Azura digendong oleh Mama Anisa.

"Dia ndak ada duanya, Opa. Ngeyel kali kalau dibilangin, sebal sekali Alka ini. Tapi dia baik, ndak pelnah lewel kalau ditinggal Tante Lina bekelja. Kasihan sekali lho si ompong dua itu, Opa. Masih beluntung Alka ini ada Mama. Si ompong udah ndak ada Mama dan Papa," ucap Arka menceritakan sekilas tentang kehidupan Azura.

"Kamu sebagai sahabatnya harus menjaga dan membantunya. Jangan suka mengejek atau menghinanya," ucap Papa Bayu memberikan pesan pada Arka.

"Kemalin Alka diejek Papanya ndak jelas lho, Opa." adu Arka yang sampai saat ini masih kesal sama Ichal.

"Siapa yang berani ejek cucunya Opa?" tanya Papa Bayu dengan raut wajah penuh emosi.

Papa Bayu kesal pada orang yang mengejek cucunya itu. Tak disangka kalau ternyata cucunya mendapatkan perlakuan tidak baik dari oranglain. Namun dalam hati Papa Bayu, dia merasa bersalah karena semua ini ulah dari anaknya yang membuat calon menantu dan cucunya seperti ini. Dia tak bisa sepenuhnya menyalahkan orang yang mengejek Arka. Hampir semua orang pasti akan mempertanyakan dimana keberadaan Papa dari Arka. Namun sebisa mungkin jangan sampai mengatakan sesuatu yang menyakiti atau mengejek.

"Tetangga. Padahal Alka selalu bilang kalau Papanya Alka itu ada lho," ucap Arka mengadukan semuanya.

"Sabar ya. Sebentar lagi Papamu pasti akan segera menemukanmu dan Mama. Papamu sedang menyelesaikan tantangan dari Opa untuk mengurus perusahaan. Masa nanti Papamu itu datang pada kalian saat perusahaannya bangkrut. Perusahaan Papamu sedang ada masalah sehingga dia harus menyelesaikannya dulu. Suatu saat nanti, kita akan buktikan dan bungkam mulut orang-orang yang mengejekmu itu." ucap Papa Bayu dengan yakin.

"Wah... Apa gala-gala Alka ambil uang selatus libu itu, Opa?" tanya Arka dengan polosnya.

"Bukan. Tidak mungkin hanya seratus ribu sudah membuat Papamu bangkrut,"

Papa Bayu tertawa mendengar pemikiran dari cucunya itu. Ini murni kesalahan dari Frans, bukan karena uang seratus ribu yang diambil. Frans terlalu memikirkan Ariska sehingga tidak fokus bekerja. Padahal ada banyak orang yang bergantung padanya. Jika perusahaan itu bangkrut, dapat dipastikan banyak orang yang kena imbasnya. Papa Bayu tidak akan membiarkan Ariska dan Arka ditemukan jika Frans dalam keadaan terpuruk. Ternyata Arka ini masih membutuhkan banyak pengertian dari orang dewasa. Walaupun dia sudah mengetahui banyak hal lewat kepintarannya dalam dunia IT.

"Itu Nyonya Anisa dan Tuan Bayu sedang bersama siapa? Kok wajah anak laki-laki itu mirip sekali dengan Tuan Bayu dan Frans" gumam seseorang yang baru saja bertemu dengan client di restorant dalam mall.

***

"Kamu kenapa, Mbak?" tanya Nana pada Ariska yang sedari tadi melihat ke arah luar toko.

"Ini Arka dan Azura kok belum balik ya? Padahal udah waktunya makan siang. Mereka makan apa belum? Apa nggak ngrepotin di mall?" ucap Ariska dengan pertanyaan beruntun.

Walaupun tadi Mama Anisa sudah mengabari kondisi Arka dan Azura yang sedang makan, tapi tetap saja Ariska khawatir. Lina pun begitu tapi tak diperlihatkannya. Dalam hatinya, dia was-was kalau sampai Azura minta banyak jajanan. Dia bingung harus menggantinya dengan apa. Apalagi jajanan di mall itu harganya mahal-mahal dan Azura pasti penasaran dengan berbagai makanan yang dijual.

"Kan tadi Mbak Ariska udah ada foto Arka dan Azura lagi makan. Mungkin sebentar lagi, mereka juga pulang. Lebih baik Mbak makan dulu karena habis ini Nana ada kuliah jadi nggak bisa bantu. Nanti malah pingsan kalau cuma ngerjain kerjaan banyak tapi hanya berdua saja dengan Mbak Lina," suruh Nana agar Ariska tak terlalu mengkhawatirkan Arka dan Azura.

"Mbak, itu nanti saya ganti makan siangnya Azura gimana ya? Apa saya minta gajiannya duluan? Tapi saya baru kerja dua hari," tanya Lina dengan raut wajah khawatirnya.

Ha?

Nana dan Ariska terkejut mendengar ucapan dari Lina. Ternyata gadis itu memikirkan cara membayar makanan yang dimakan oleh Azura. Apalagi setelah melihat foto yang dikirimkan Mama Anisa. Harga makanan yang dimakan Azura itu lumayan mahal. Harganya dua kali gaji sehari dia bekerja.

"Nggak usah pikirkan bayar itu, Mbak Lina. Kalau Tante Anisa minta ganti bayar, nanti biar aku saja. Lagi pula tadi sudah ditransfer seratus juta dari Om Bayu. Itu kita udah untung banyak, padahal harganya nggak sampai puluhan juta." ucap Ariska menenangkan.

Huft...

1
Novita Sari
Ichal alka azula 😄😄😄
Puspa Sella
Carlo jadi calo tiket 🤣🤣 arka
Muft Smoker
astgaaaa ,, Altis kolol molol yx🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
Sani Srimulyani
perjuanganmu masih panjang Frans.....
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
Muft Smoker
waaaah bkal ad bentrokan gangster niih🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Elizabeth
kenapa cuma 100rb harusnya 100milyar🤣🤣🤣
susi mulhayatii
lanjut ka
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣sabar carlo
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣ajiibbb👍👍👍👍
ririen handayani
wah bagal jd musuh bebuyutan nih🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 hancur suasana harunya
Daplun Kiwil
🤣🤣🤣🤣,,
tia
Tamba lagi thor updatenya
ririen handayani
😄😄😄😄👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 pitnes itu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 maksud tuh kata2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!