Indonesia
NovelToon NovelToon
Single Daddy

Single Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Cintamanis
Popularitas:327.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kolom Pena

Menjadi Single Daddy tak pernah terbayangkan oleh Adrian Malvero. Karena memang dia belum pernah menikah, ataupun memiliki anak.

Hanya saja, dia terpaksa menerima gelar itu untuk menggantikan orang tua bayi mungil yang baru saja berumur satu tahun. Bayi itu adalah anak kakanya, yang meninggal bersama istrinya saat mengalami kecelakaan tunggal.

Dari kecelakaan itu, hanya anak mereka yang selamat, dan keluarga dari istri kakaknya juga menolak kehadiran bayi tak berdosa itu. Apakah Adrian mampu merawat seorang bayi, atau malah menyerah dan mencarikan orang tua adopsi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kolom Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SD - 17. Mencoba Jujur

"Bagaimana Abiyan? Apakah dia sudah tidur, dan bisa melupakan Sekar sejenak?" tanya Adrian yang masih sangat khwatir.

Adrian ingin sekali masuk kedalam, menenangkan Abiyan. Tapi, sayangnya Abiyan menolak kehadiran Adrian dengan alasan jika Adrian jahat dengan Sekar. Sebab itu Sekar gak mau pulang ke rumah.

"Sudah tidur kok, Om. Tadi tante Sekar aku hubungi, dan Abiyan bebicara dengan tante Sekar. Setelah bicara, Abiyan tidur langsung. Tapi, itupun dengan bujukan yang sangat extra," jawab Ica. Setelah itu Ica menghampiri Andre, dan duduk di sebelah kekasihnya itu.

"Syukurlah, setidaknya malam ini dia tidur."

Adrian pun juga ikut duduk. Di salam ruangan itu juga gak ada yang berani bersuara, hingga Ica mengajukan pertanyaan. Ica sangat penasaran, apa yang akan di bicarakan Sekar besok.

"Emm ... Om, boleh aku bertanya?" tanya Ica sedikit gugup. Ica takut Adrian marah, jika dirinya ingin tau lebih dalam tentang dirinya.

"Boleh, silahkan!"

"Tadi saat tante Sekar berbicara dengan Abiyan, tante Sekar bilang, akan menjelaskan segalanya besok pagi. Kalau boleh tau, hubungan kalian itu seperti apa, Om?" tanya Ica yang membuat Adrian terdiam membisu.

Adrian tak menyangka, jika Sekar akan jujur dengan Abiyan besok tanpan berunding terlebih dahulu. Adrian merasa Sekar akan melepaskan tanggung jawabnya, dan pergi begitu saja.

"Maaf ya, Om. Tapi benar kata Ica. Sebenarnya hubungan kalian seperti apa, kenapa kalian berpisah. Apakah ada sesuatu yang gak kami tau?" Kini Andre yang ikut bicara. Jujur, Andre juga penasaran dengan hubungan Adrian dan Sekar. Tapi, semua tergantung Adrian. Apakah dia mau jujur, atau tidak.

"Baiklah, karena Sekar ingin mengungkapkan semua. Maka aku juga akan mencoba jujur pada kalian, dan mengungkapkan apa yang sedang terjadi. Tapi aku mohon, jangan sampai orang lain mendengar ini semua." Adrian memohon pada Ica.

"Baiklah, Om. Ucapanku bisa di pegang, dan aku gak mungkin mengungkapkan ini pada siapapun," balas Ica sambil mengangkat kedua jarinya. Adrian pun menghembuskan napas sangat kasar, dan mulai menceritakan semuanya.

"Abiyan itu bukan anakku dan Sekar, Abiyan sebenarnya anak kak Aditya dan kak Susi. Karena kecelakaan kakak meninggal, hingga Abiyan aku yang urus." Cerita Adrian.

Sedangkan Ica dan Andre langsung terperangah mengedar semua itu. Ica jadi ingat lima tahun lalu, dia di kasih tau ayahnya jika Aditya meninggal karena kecelakaan. Hanya saja, ayahnya gak pernah bilang kalau Aditya ada anak.

"Terus kok bisa ada, tante Sekar?" Kini Andre yang mulai bertanya.

"Sekar sebenarnya Sekretaris, Om. Kami melakukan perjanjian, untuk merawat Abiyan sampai besar nanti. Karena di dalam surat wasiat, Abiyan harus berumur 21 tahun, agar mewarisi harta kak Aditya."

Diam, Ica dan Andre langsung terdiam. Mereka baru paham sekarang, kenapa orang tua Abiyan tak bisa memberikan adik, apalagi mau tidur satu kamar bertiga.

Mereka juga gak mengira, hubungan palsu ini bertahan lima tahun. Tanpa ada yang tau, jika bukan karena Abiyan yang ingin seorang adik, semua gak akan pernah terbongkar.

"Ternyata serumit ini, aku jadi bingung." Jelas Andre. Isi kepala Andre tiba-tiba, gak ada ide sama sekali. Padahal tadinya dia memiliki rencana yang jitu, tapi setelah tau hubungan mereka gimana, mendadak Andre hilang ingatan.

"Tapi ini gak bisa di teruskan, Om. Abiyan juga butuh kejelasan, setidaknya Abiyan memiliki orang tua yang lengkap. Bukan seperti ini. Sama saja Abiyan di besarkan dengan banyak kebohongan, menjanjikan janji palsu yang gak akan mungkin kalian lakukan. Contohnya dia ingin adik, apakah kalian bisa memberikan adik? Enggak kan?" tanya Ica dengan hati meledak-ledak.

Ica sadar dirinya belum cukup umur. Tapi, Ica sangat kesal dengan Adrian. Tega membohongi anak kecil, dan memberikan harapan palsu.

"Ca, kita bisa selesaikan tanpa otot. Ingat jangan pakek otot, karena gak akan selesai jika pakek otot." Tegur Andre. Andre gak mau Ica kebawa emosi, dan semakin memperkeruh keadaan.

"Tapi, Dre—"

"Shuut! Aku bilang jangan pakek otot, karena semua gak akan cepat dapat solusi jika di pikirkan dengan kepala panas. Kita rileks dulu, jangan kebawa emosi sesaat." Ica pun akhirnya diam. Di pikir-pikir lagi benar kata Andre, jika pakek otot maka ngak akan selesai masalahnya.

Setelah itu Ica lebih memilih mendengarkan saja, dan tak mau bersuara. Jika Ica bersuara maka gak akan bisa terkontrol lagi, jika mendengar kejujuran Adrian.

"Om, aku mau tanya lagi. Om kan dah lama sama tante Sekar, apakah selama itu Om gak pernah jatuh hati sama tante Sekar?" tanya Andre sangat penasaran, karena waktu lima tahun bukanlah waktu yang sedikit. Sejenak Adrian terdiam. Adrian memikirkan perkataan Andre, apakah dia ada rasa atau tidak dengan Sekar.

"Aku gak tau, Dre. Tapi saat dekat dengan Sekar, aku merasa tenang dan nyaman. Selebihnya adalah rasa aneh aja, apakah itu cinta?"

Andre dan Ica langsung terperangah. Bagaimana orang yang lebih tua darinya gak tau arti cinta, dan rasanya cinta. Sedangkan Mereka yang lebih mudah, paham apa itu cinta.

"Om, jangan ngada-ngada deh. Memang Om gak pernah tuh pacaran, sebelumnya? Apa gitu, atau melakukan Making Love dengan wanita lain?" tanya Ica penasaran. Entah kenapa pembicaraan ini sangat menarik bagi Ica.

"Om gak pernah pacaran. Om hanya memikirkan untuk memajukan bisnis kak Aditya, dan aku ingin membalas kebaikan dia. Keluarga kak Aditya orang baik, hingga mau mengadopsi gelandang seperti aku ini. Jadi mana sempat pacar, atau cari wanita lain. Mungkin hanya cium-cium Sekar saja, saat khilaf."

Doeng ....

Tanpa sengaja Adrian mengungkapkan jika dirinya pernah mencium Sekar. Ica yang mendengar itu hanya tersenyum geli, karena mendengar penuturan Adrian.

"Eh, Om. Waktu cium tante, ada getaran di hati gak?" tanya Andre yang membuat Adrian semakin terpojok.

"Ah, sudah lupakan. Jangan bahas ini, bikin malu saja. Cepat sana kalian tidur, besok jangan lupa bangun pagi." Adrian berusaha mengalihkan pembicaraan. Entah kenapa dia jadi salah tingkah, karena ucapannya tadi. Dengan muda dia keceplosan masalah ciuman dengan Sekar, padahal itu hanya rahasia mereka berdua.

"Loh, Om. Belum selesai cerita kok kabur sih! Jangan-jangan benar ini, Om menaruh hati pada tante. Cie ... Om tua jatuh cinta, ciee ...." Ledek Ica berkali-kali hingga membuat Adrian kesal.

Tanpa memperdulikan mereka, Adrian langsung menaiki tangga dan menyusul Abiyan. Adrian gak mau dekat-dekat dengan mereka, karena mereka berdua pintar sekali memancing kejujuran Adrian.

Sungguh memalukan. Bisa-bisanya aku keceplosan seperti itu, pasti mereka mikir aku ada rasa sama Sekar. Tapi entahlah, ini rasa suka atau apa. Tapi aku sudah bersumpah pada diriku sendiri, gak akan pernah menikah sebelum Abiyan berusia 21 tahun. Semoga saja, di masa tua ku nanti ada wanita yang mau sama lelaki bangkotan. gumam Adrian sambil tersenyum geli. Setelah itu Adrian masuk kedalam kamar mandi, dan membersihkan dirinya terlebih dahulu.

.

.

.

Happy Reading

1
Wied Indah Widyastuti
Susi kmn
Queen Tdewa
dri kecil udah d ajarkan buat menghajar org rupanya
vi
Baru baca..... sepertinya menarik.... lanjut thor
Nurul Eny
iya ni Thor,padahal ceritanya seru lho
Katherina Ajawaila
thour ko blm ada kelanjutannya🙏
Katherina Ajawaila
udh nikah lah biar ada baby utk bantu obatin Abiyan thour plase
Katherina Ajawaila
mantap surantap, oi anjut thour
Katherina Ajawaila
bini edan
Katherina Ajawaila
semoga aja baik hasilnya
Katherina Ajawaila
ya udh bsk nikah nya, org gampang ngk usah pesta yg penting sah nya aja
Katherina Ajawaila
ko jadi tebolak y thour
Katherina Ajawaila
sasmi Edan, somnong arogan, kapok usir suami padahal dia msh butuh.
Katherina Ajawaila
seru jadi nya tapi bagus kebongkar bobronya Maria sm anaknya yg sok kegantengan. ribet to cowo
Katherina Ajawaila
liat bu mirna mau anaknya di bikin mesin cetak anak 🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
next thour
Katherina Ajawaila
pusing liat bu mirna mmg nya blm tau kalau anak bu Maria udh ada istri, dasar
Katherina Ajawaila
seru biar Adriisn aja blng sm mm mertua kalau iiffan udh ada istri ngk mungkin mau anaknya di madu di bikin mesin cetak anak. emang enak
Katherina Ajawaila
udh punya aby aja thour, dr pd punya nenek tapi jahat. ngk berkah malah
Katherina Ajawaila
ya udah ka bisr tes utk transflasi sumsum tulang belakang biar cepat thour kasian anak kecil aby
Katherina Ajawaila
heran ada nenek yg nyagkal cucu padahal anaknya yg perempuan. tega banget y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!