Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Idiot Sang Jenderal

Istri Idiot Sang Jenderal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:309.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Seluruh keluarga menganggap Ashlyn adalah anak pembawa sial. Sejak kecil ia dihina dan dipukuli hanya karena tak memiliki kecerdasan seperti anak kecil pada umumnya. Demi menyingkirkan Ashlyn untuk selamanya, sang ibu tiri membuang Ashlyn di perbatasan dan berbohong bahwa suami Ashlyn adalah Jenderal Ethan Harold, seorang jenderal perang yang terkenal dingin, kejam, dan tak tersentuh.
Mereka yakin Ashlyn akan dibunuh saat berani mengaku sebagai istri sang jenderal.
"Suami mu adalah Jenderal Ethan Harold."
"Suami Ashlyn?" tanya Ashlyn dengan polosnya.
"Iya, kalau kamu tersesat, cari saja dia. Katakan bahwa kamu adalah istrinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IISJ Bab 18 - Benar-benar Bahaya

Kepala pelayan yang berdiri beberapa langkah di belakang mereka langsung tersedak begitu mendengar pertanyaan Ashlyn.

"Uhuk! Uhuk!" Suara batuk itu membuat Ashlyn menoleh dengan bingung. Sementara Ethan justru memejamkan mata sejenak, mengumpulkan kesabaran untuk menghadapi situasi yang semakin sulit dijelaskan.

"Maaf, Jenderal," ucap kepala pelayan buru-buru setelah berhasil mengendalikan batuknya. Wajah wanita paruh baya itu memerah karena malu. Ia tidak bermaksud menguping pembicaraan mereka, tetapi tentu saja pertanyaan Ashlyn tadi terlalu jelas untuk tidak terdengar.

Ethan tidak menjawab. Tatapannya kembali tertuju kepada Ashlyn yang masih menunggu jawaban dengan penuh harap.

Gadis itu sama sekali tidak merasa telah mengatakan sesuatu yang aneh. Baginya, Ethan adalah suaminya. Jika mereka mandi bersama, tentu saja itu bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan.

Ethan akhirnya mengembuskan napas panjang, kemudian berjongkok di hadapan Ashlyn agar posisi mata mereka sejajar.

"Ashlyn."

"Iya, Suamiku."

"Kita tidak mandi bersama sekarang."

Senyum Ashlyn perlahan menghilang. "Kenapa?"

Ethan sudah menduga pertanyaan itu akan muncul. Karena itu, ia segera mencari cara paling sederhana agar Ashlyn dapat menerima jawabannya tanpa membuat gadis itu kembali menangis.

"Kita akan mandi bersama kalau kamu sudah menjadi istri yang pintar," jelas Ethan.

Ashlyn langsung berkedip. "Istri pintar?"

"Iya."

"Ashlyn harus pintar dulu?"

Ethan mengangguk pelan. "Harus."

Mata Ashlyn mulai berbinar lagi. "Kalau Ashlyn sudah pintar, Suami mau mandi bersama Ashlyn?"

Ethan terdiam sepersekian detik sebelum akhirnya mengangguk. "Iya."

Ethan tahu dirinya sedang memberikan janji lain yang mungkin akan sulit dijelaskan di kemudian hari. Namun untuk saat ini, Ethan hanya membutuhkan Ashlyn agar mau menerima kenyataan bahwa mereka tidak bisa melakukan hal tersebut.

"Besok akan ada beberapa guru yang datang untuk mengajarimu."

"Guru?"

"Iya."

Ashlyn tampak senang. "Guru akan mengajari Ashlyn?"

"Benar."

"Apa guru itu akan mengajari Ashlyn menjadi pintar?"

Ethan mengangguk. "Mereka akan membantumu belajar banyak hal."

Tentu saja Ethan tidak mengatakan bahwa orang-orang yang akan datang besok bukan sekadar guru biasa. Ada dokter dan psikiater yang sudah ia minta untuk membantu menangani kondisi Ashlyn.

Ethan ingin memahami keadaan gadis ini dengan lebih baik. Ia ingin Ashlyn mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang sesuai dengan usianya. Selama dua puluh tahun hidupnya, Ashlyn tidak pernah mendapatkan kesempatan itu.

Ia dididik untuk takut.

Diajari untuk patuh.

Dibuat percaya bahwa dirinya tidak berharga.

Dan kini Ethan ingin perlahan mengubah semuanya. Bukan dengan memaksa, tetapi dengan memberinya kesempatan untuk belajar.

"Ashlyn mau belajar," jawab Ashlyn penuh semangat.

"Bagus."

"Kalau Ashlyn sudah pintar, Suami akan mandi bersama Ashlyn."

Ethan kembali terdiam, Ia mulai merasa bahwa keputusan memberikan janji tersebut mungkin bukan keputusan terbaik. Namun sebelum Ethan sempat menarik kembali perkataannya, Ashlyn sudah tersenyum sangat bahagia.

"Ashlyn akan belajar setiap hari, Ashlyn tidak akan malas. Ashlyn akan menjadi istri yang pintar."

Ethan mengangguk tipis. "Kalau begitu sekarang kamu harus mandi."

Ashlyn langsung mengangguk dan Ethan kemudian menoleh kepada kepala pelayan. "Bawa dia mandi."

"Baik, Jenderal."

Namun Ashlyn tiba-tiba kembali memegang tangan Ethan. "Suamiku."

"Apa?"

"Suami tidak ikut?"

"Tidak."

Ashlyn tampak sedikit kecewa, tetapi kali ini tidak Ashlyn menangis. Ia mengingat perkataan Ethan bahwa dirinya harus menjadi istri yang pintar terlebih dahulu, barulah mereka bisa mandi bersama.

"Kalau begitu Ashlyn mandi dengan Bibi," ucap Ashlyn kemudian.

Kepala pelayan hampir kembali tersedak mendengar panggilan tersebut, tetapi kali ini ia berhasil menahannya. "Baik, Nona. Mari kita ke kamar."

Ashlyn berdiri dari sofa, tetapi sebelum benar-benar pergi ia kembali menatap Ethan. "Suamiku."

"Hm?"

"Besok Ashlyn belajar."

"Iya."

"Dan kalau Ashlyn pintar..."

Ethan sudah tahu ke mana arah pembicaraan ini.

"...kita mandi bersama," timpal Ashlyn.

Ethan menghela napas pelan. "Iya."

Ashlyn tersenyum puas. "Baik!"

Kepala pelayan segera menggandeng tangan Ashlyn dan membawanya menuju kamar. Gadis itu berjalan dengan langkah riang, bahkan beberapa kali menoleh ke belakang untuk memastikan Ethan masih berada di ruang tengah.

Ethan tetap berdiri di tempatnya sampai sosok Ashlyn menghilang di balik koridor.

Barulah Ethan bisa mengembuskan napas panjang. "Hah..."

Ethan merasa baru saja lolos dari sebuah situasi yang sangat sulit. Ia mengusap wajahnya pelan, kemudian menatap ke arah koridor tempat Ashlyn pergi.

"Anak itu benar-benar bahaya," gumam Ethan.

1
Beni Kayla
Ethan nikahi aja Ashlyn ..supaya mahu apa²in bisa🤭
Dini Rachmawati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ashlyn Ashlyn....
bisa aja kamu kepikiran akan hal itu ... sampai sampai membuat seorang Ethan tertawa terbahak bahak karena kepolosan kamu ....
Dini Rachmawati
Keintiman itu makin membuat Ethan dan Ashlyn makin dekat... dan si Ethan mulai ingin yang lebih dari Ashlyn termasuk mencium bibirnya 🤭🤭🤭
Dini Rachmawati
Lhaaa si Ethan mulai nggak bisa nahan hasratnya nih lama lama kalau berdekatan dengan Ashlyn...
Dini Rachmawati
untuk itu nanti aja Lyn nagihnya ya ... jangan sekarang... Ethan pasti akan cepat membuat kamu memiliki anak 🤭🤭🤭
Syavira Vira
lanjut
Dini Rachmawati
Ealahhhh ternyata Ashlyn mengajak mandi bareng di kolam renang toh bukan di kamar mandi 🤣🤣🤣🤣 ini namanya mah berenang bareng Lyn bukan mandi bersama 😄😄😄
Dini Rachmawati
dug dug dug dug ... gitu ya than rasanya 😄😄😄
Dini Rachmawati
🤣🤣🤣🤣🤣
Sander kena semprot Ethan karena tahu kalau Ethan kepanasan nih 🤭🤭🤭
umi FAZ
sander 😲
Tuti Tyastuti
𝘥𝘪 𝘤𝘪𝘶𝘮 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘵𝘳𝘶𝘮 𝘢𝘱𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘦𝘯 𝘺𝘨 𝘤𝘪𝘶𝘮 𝘭𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬🤣🤣🤣🤣
Margaretha Indrayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dicium ethan seperti kesetrum
Tika
aku gak berenti ngakak🤣🤣🤣🤣
kesampaian juga ethan ,,no pendam pendam🤣🤣
kesetrum bibir,,kalo lama lagi bisa2 pengen pipis(trgsng)🤣🤣
Tika
waduh gawat ashlyn...suamimu minta bibir...ntar pengen ngajari bikin anak juga dia...udah tegang ituh🤣🤣🤣
Margaretha Indrayani
ethan ya mana bisa nahan kkarena ashlyn sangat cantik dan ethan mulai mencintainya 😍😍😍😍😍
Shee_👚
mati karena merasakan tersetrum berulang kali😂
Shee_👚
nah dah pengakuan seperti ini, ethan masih belum mau mengakui kalau dia bener² jatuh cinta sama ashlyn
Shee_👚
tegang gaesss😄
Shee_👚
setan sesat lyn yang nempel🤣
Shee_👚
sabar sebentar lagi 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!