Pernikahan yang didasari cinta belum tentu selamanya akan abadi. Akan ada badai yang akan menghampiri, apakah sang nahkoda bisa mengatasinya atau tidak tergantung kesiapan diri.
Begitu juga dengan rumah tangga Ima, kebahagian yang ia nikmati hancur lebur saat suaminya punya Wanita lain dan lebih menyakitkan mertuanya ikut andil atas pengkhianatan putranya.
Ima yang sakit hati bertekad dalam hati akan membalas semua pengkhianatan suami dan mertuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
Renovasi untu resto milik Ima tekah tampung, tinggalkan acara pembukaan. Pembukaan resto baru Ima akan berlangsung sekitar jam sepuluh hari ini. Semua karyawan sudah bersiap menyambut kedatangan Ima dan ibunya.
Ima tampil sangat cantik dengan dress selutut bewarna navi, rambut yang biasanya di kuncir asal asalan kini du biarkan tergerai.
Tepuk tangan meriah saat Ima melakukan pemotongan pita sebagai simbolis resto resmi beoperasi. Tak lupa memberikan sepatah dua patah kata sebagai kata sambutan. Di lanjutkan dengan pembacaan doa selamat serya diakhiri dengan pemotongan tumpeng untuk di nikmati oleh seluruh karyawan resto.
Jauh - jauh hari Ima juga sudah menebar brosur promo ke kapada pejalan kaki yang melintas di depan resto dan juga melalui medsos agar jangakauanya lebih luas.
Dalam hitungan menit resto milik Ima di serbu oleh pengunjung yang penasran dengan menu - menu yang di tawarkan serta promo - promo yang menarik. Para karyawan di buat kewalahan saking membludaknya pengunjung.
"Selamat Ima, cita cita kamu akhirnya terwujud. Ibu harap kedepanya kamu bakal sukses jadi pengusaha kuliner."
"Aamiin, makasih bu. Ibi tak lepas dari bantuan ibu." Ima tersenyum lebar, ada rasa bahagia menyelusup ke dalam hatinya. Wanita yang dulu begitu ia benci dia lah yang kini menolongnya bangkit dari keterpurukan.
"Kamu itu tak boleh sedih lagi, harus lebih semangat. Ibu yakin reston kamu ini akan menjadi pesaing terbesar dari resto milik suamimu."
"Moga saja doa ibu di ijabah Tuhan."
"Kapan kamu akan mengakhiri ini semua? Apa kamu masih mau tinggal di rumah neraka itu?" tanya ibu dengan nada kesel. Sudah tau dikhianati maish saja bertahan.
"Tunggu sebentar lagi, bu. Aku mau liat dari dekat bagaimana paniknya mas Aldi saat pesaingnya jauh lebih unggul dari resto miliknya." Ima tertawa ringan membayangkan ekpresi kesal suaminya dan keluarganya.
"Nanti kalau kqmu mau, biar ibu yang urus semuanya. Kamu tinggal beres saja." bu Ambar dengan mudah menyuruh pengacaranya untuk mengurus perceraian Ima dan Aldi.
"Iya, bu."
Ima dan ibunya berkeliling sebentar melihat keadan resto baru setelah itu mereka masuk keruangan kantor khusus untuk Ima. Keduanya terlibat obrolan mulai yang ringan hingga yang sulit.
Sementara itu tak jauh dari resto milik Ima, resto yang suami jadi lenggang dari biasanya. Aldi tak habis pikir ada apa dengan hari ini.
"Ana." Panggil Aldi pada manajer resto.
"Ya, ada apa pak?" tanya Ana saat sudah berdiri di hadapan Aldi.
"Kamu tau kenapa resto hari ini lenggang?" tanya Aldi.
"Ooh itu mungkin karna ada pembukaan resto baru di tikungan sana, pak. " jawab Ana.
"Apa? Pembukaan resto baru."
"Betul pak, orang - orang pada kesana karna promo besar besaran. Di sana juga ada live musik serta wifi gratis." jelas Ana.
"Kamu tau itu milik siapa?" tanya Aldi.
"Kurang tau juga sih, pak. Tapi dengar - dengar pemiliknya seorang perempuan muda."
"Ya sudah, kamu kembali bekerja." usir Aldi. Nafas Aldi memburu karna emosi. Ia tak rela jika restonya ada pesaing, ia harus mencari cara bagaimana menyingkirkan pesaingnya itu pelan - pelan.
Aldi tidak tau jika pesaingnya adalah istrinya sendiri, Ima. Bagaimana jika Aldi rau jika resto pesaingnya milik Ima?
...****************...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya kk 🙏🙏😘