Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM PIJATAN PENAKLUK RATU IBLIS

SISTEM PIJATAN PENAKLUK RATU IBLIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Penyelamat / Romansa Fantasi
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Setelah dipecat secara tidak hormat dari istana akibat fitnah keji, Arya harus menghadapi kenyataan pahit sebagai tukang pijit yang kehilangan mata pencaharian utamanya. Namun, nasibnya berputar drastis saat ia tak sengaja menemukan seorang wanita dengan luka parah di tengah hutan gelap yang ternyata adalah Vanya, sang Ratu Iblis paling ditakuti. Sentuhan pijatan pertamanya pada tubuh wanita itu bukan hanya menahan pendarahan, melainkan memicu aktifnya Sistem Pijatan Penakluk Ratu Iblis yang mengubah hubungan mereka dari mangsa dan predator menjadi ikatan absurd penuh intrik di tengah kejaran pasukan kerajaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

Gedebuk...

Suara tubuh Jenderal Barata yang pingsan menghantam reruntuhan dinding batu kuil dengan keras.

Arya menghela napas panjang sambil merebahkan punggungnya di lantai altar yang dingin.

"Hampir saja tulang rusukku patah gara-gara ikut terseret angin amukannya tadi," keluh Arya lemas.

Vanya berjalan mendekati Arya dengan langkah anggun tanpa suara.

Ia menatap telapak tangan Arya yang sempat terluka karena membantunya tadi.

"Kamu tidak apa-apa? Lukamu tidak terbuka lagi kan?" tanya Vanya dengan nada suara yang sedikit melunak.

Arya menoleh sekilas ke arah Vanya sambil tersenyum tipis meledek.

"Wah, tumben banget ratu iblis yang galak ini nanyain keadaanku, kesambut apa nih?" goda Arya.

Wajah Vanya langsung berubah merah padam karena malu ketahuan perhatian.

"Jangan kegeeran! Aku bertanya karena tidak mau kamu mati konyol dan membuatku kerepotan!" elak Vanya sewot.

"Iya deh iya, ampun Yang Mulia Ratu yang paling gengsian sedunia," balas Arya terkekeh.

Vanya mendengus kesal sambil melipat kedua tangannya di dada.

Namun sudut bibirnya sempat terangkat membentuk senyuman kecil yang tidak disadari Arya.

"Tapi kita tidak bisa lama-lama tinggal di sini," kata Vanya mengubah topik pembicaraan.

Arya mengernyitkan dahi, menatap Vanya dengan ekspresi serius.

"Maksudmu karena jenderal tadi sudah kalah, istana bakal kirim pasukan yang lebih banyak?" tebak Arya.

"Tentu saja, panglima terkuat mereka dihina dan dikalahkan di tempat terbuka," jawab Vanya dingin.

"Raja dan tabib tua itu pasti akan mengerahkan seluruh kekuatan penuh untuk memburu kita," lanjut Vanya menjelaskan.

Arya mendengus berat sambil bangkit berdiri dengan susah payah.

"Sialan, hidupku benar-benar kayak buronan kelas kakap padahal aku cuma tukang pijit biasa," keluh Arya merutuki nasib.

"Makanya jangan suka menolong orang sembarangan di hutan waktu itu," sindir Vanya tajam.

"Kalau waktu itu aku nggak nolongin kamu, mungkin kamu sudah jadi santapan serigala hutan," balas Arya tidak mau kalah.

Vanya terdiam seribu bahasa mendengar ucapan telak dari mulut Arya.

Ia tahu betul bahwa nyawanya memang benar-benar terselamatkan berkat ulah tukang pijit tengil itu.

"Sudahlah, ayo kita bereskan barang-barang sebelum bala bantuan istana datang," ajak Arya.

Arya mengambil tas usangnya yang berisi botol minyak pijit dan beberapa keping uang.

"Kita mau lari ke mana lagi sekarang? Seluruh negeri pasti sudah memasang poster buronan kita," tanya Vanya.

Arya mengetuk-ngetuk dagunya berpikir keras mencari tempat persembunyian yang aman.

"Bagaimana kalau kita menyamar masuk ke ibu kota kerajaan seberang?" usul Arya.

Vanya mengangkat sebelah alisnya mendengar ide nekat tersebut.

"Masuk ke kandang singa? Itu sama saja bunuh diri," komentar Vanya.

"Justru di tempat paling dekat dengan pusat musuh, orang-orang tidak akan curiga kalau kita bersembunyi di sana," jelas Arya logis.

Vanya merenung sejenak, mencerna rencana yang diucapkan oleh manusia di depannya itu.

"Baiklah, aku ikuti rencana gilamu itu," setuju Vanya akhirnya.

Sementara itu, di dalam ruang singgasana istana utama...

Brak...

Suara hantaman keras meja giok menggema ke seluruh ruangan megah tersebut.

Raja duduk di singgasananya dengan wajah merah padam menahan amarah yang meledak-ledak.

Tabib Agung berlutut gemetar di lantai marmer putih dengan keringat dingin bercucuran.

"Bagaimana bisa Jenderal Barata kalah telak dari seorang tukang pijit dan wanita iblis?!" bentak Raja murka.

"M-Maafkan kami, Baginda... kekuatan Ratu Iblis itu tiba-tiba pulih secara misterius," lapor Tabib Agung terbata-bata.

"Aku tidak mau tahu alasannya! Kerahkan seluruh pasukan bayangan kerajaan sekarang juga!" perintah Raja menggelegar.

"Tangkap mereka hidup-hidup dan bawa kepalanya ke hadapanku!" teriak Raja penuh amarah.

Kembali ke kuil tua, Arya dan Vanya sudah siap dengan tas kecil masing-masing.

"Semuanya sudah beres, saatnya kita cabut dari kuil sialan ini," kata Arya memegang tasnya.

Vanya mengnodongkan kepala pelan, bersiap melangkah keluar meninggalkan bangunan kuno tersebut.

Tiba-tiba, suara dengungan khas sistem berputar kencang di dalam kepala Arya tanpa peringatan.

[Sistem Pijatan Penakluk Ratu Iblis mendeteksi peningkatan level hubungan.]

[Mendapatkan bonus skill baru: Pijatan Anti-Deteksi untuk menyamarkan aura tubuh.]

Arya tertegun sejenak membaca notifikasi transparan yang melayang di depan matanya.

"Skill baru lagi? Sistem ini makin lama makin berguna saja," batin Arya senang.

"Ada apa lagi dengan wajahmu itu, kenapa senyum-senyum sendiri?" tanya Vanya curiga.

"Bukan apa-apa, dapat skill bonus biar kita nggak gampang dilacak musuh," jawab Arya santai.

Vanya mendengus pelan, lalu melangkah keluar mendahului Arya melewati gerbang kuil.

"Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo berangkat sebelum pasukan bayangan itu tiba," ajak Vanya.

Mereka berdua berjalan berdampingan meninggalkan reruntuhan kuil tua menuju petualangan baru yang lebih berbahaya.

1
gofur
mantap kaka karya kamu🥰
Anton barly
💟💟💟💟
Shinta geol
🥰🥰🥰🥰🥰
nurul khusna
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Antoni gergio
💞💓💗💖💝
samuel df
😍🤩🤩🤩🤩
Jangkar pion
iblis yg cantik😘
yudi permana
🌟🌟🌟🌟🌟🌟
nabila
🤩🌹😘😍🥰
putri andini
😍🥰
asyifa fauziah
🌹😘🥰😘
setiawan
pijatan yang mematikan sang ratu
yani
keren kaka semangat berkarya🥰
sasa
💞💕💞💞💞💞💞
fitri
🥰😘🥰😘🥰🤩🤩
pricilia
🌹🌹🌹🌹🌹
Angel
🌟🥳🤠
clara
hebatkaka
Yono Haryono
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!