Indonesia
NovelToon NovelToon
Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu

Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Romansa pedesaan / Cewek Gendut / Cerai / Tamat
Popularitas:125.8k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Mireya Ananta diceraikan suaminya karena tubuhnya yang gemuk.

Terusir tanpa harta, ia hanya memiliki uang dua puluh ribu rupiah dan terpaksa mencari pekerjaan.

Sebuah lowongan membawanya ke kediaman Arven Zarreti, tuan tanah bengis yang memiliki perkebunan luas di sebuah desa.

Arven membutuhkan seseorang untuk mengasuh Elden, putranya yang berusia lima tahun dan menolak sekolah karena takut bertemu orang lain.

Awalnya, Arven menguji Mireya terlebih dahulu, apakah benar di bisa membuat Elden makan tanpa harus dipaksa. Ternyata, berbekal pengalaman mengasuh anak kakak iparnya, Mireya dengan mudah membuat Elden menikmati makannya.

Keesokan hari, Penghulu datang ke rumah itu.

"Kita menikah!"

Jadi lah, beberapa hari usai cerai, Mireya langsung menjadi istri pria bernama Arven.

Mireya menjadi ibu sambung bagi Elden, dan mengurus lahan pertanian milik Arven. Bagaimana kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Mengalahkan Pesona Cleopatra

Mireya menatap Arven. Arven menatap balik.

Beberapa detik berlalu hingga akhirnya Mireya menguarkan suara. “Kalau Tu—eh maksudku Mas tidak mau ikut dengan kami, juga tidak apa-apa.”

Arven mengangguk. “Benar.”

“Besok biar saya dan Elden seperti biasa saja.”

Arven langsung mengernyit. “Kenapa?”

Mireya tampak bingung. “Bukankah Tuan tidak mau ikut?”

Arven terdiam.

Elden kembali mengeluarkan tawanya. "Kenapa Ayah semakin hari semakin banyak bingung?" tanya Elden dengan polos.

Pak Can menundukkan kepala lagi. Pertanyaan polos Elden, sungguh sangat tepat sasaran. 'Sepertinya pesona baru Nyonya telah mengalahlan pesona Cleopatra,' batin Pak Can yang berada di sisi Arven.

Arven mengetukkan jemarinya di meja. “Sepertinya, aku berubah pikiran.”

Mireya mengernyitkan dahinya. "Kok tiba-tiba?"

Arven terdiam memikirkan jawaban dengan cepat. "Ah, tadi dipaksa Elden."

Mireya menatap Elden yang terkikik makin keras. “Baik lah.”

Elden mengkat tangan yang menggenggam sendok. “Asiiik, besok Elden, Ibu dan Ayah akan berkebun sama-sama.”

Arven hanya menatap kaku, merasa sedikit terjebak. Padahal tak ada yang menjebaknya. “Pukul berapa mulainya?”

“Pagi.”

“Jam berapa?”

“Setelah sarapan.”

Arven mengangguk pasrah. “Baik.” Sebenarnya, ini bukan lah pekerjaannya. Dia hanyalah Tuan Tanah yang menyediakan lahan untuk diolah pekerja. Namun, entah dorongan apa yang membuatnya ingin ikut dalam aliansi ibu dan anak itu.

Mireya kembali melanjutkan makan.

Arven ikut makan.

Namun baru beberapa suap, Mireya berkata, “Mmmasss.”

“Hm?”

“Kalau ikut berkebun, jangan memakai sepatu mahal.”

Arven melihat sepatunya. “Kamu pikir aku ini orang kota?”

Mireya tersenyum kikuk. “Ya, takut nanti sepatunya kotor.”

Elden tersenyum puas.

“Horeeee... Ayah tak boleh bohong ya. Besok ikut kami main-main sama tanah!”

Arven menatap putranya. 'Jadi, berkebun dalam pikiran Elden adalah mengaduk-aduk tanah.'

Tiba-tiba Arven merasa geli sendiri dengan tingkah putranya yang semakin banyak bicara. Lalu ia hanya berdehem sejenak dan melanjutkan menyuapi makanannya.

Kemudian menatap Mireya yang kini menyuapi Elden.

Ia menyadari perubahan kecil, rumah yang biasanya sunyi itu mulai terasa berbeda.

Meskipun ia menyukai ketenangan, teyapi ia tidak membencinya kehebohan kecil ini.

.

.

Siang harinya, Arven berada di ruang kerjanya. Sebuah map terbuka di atas meja. Matanya membaca kembali isi kontrak pernikahan yang ia buat sendiri.

Ia menemukan satu kalimat.

Tidak ada kewajiban untuk mengganggu kehidupan pribadi masing-masing.

Arven mengetukkan jari ke meja. Kemudian membaca kalimat berikutnya.

Mireya tidak berkewajiban mencampuri urusan pekerjaan Arven.

Keningnya berkerut. “Ini masalahnya.”

Ia mengambil pena.

Lalu mencoret bagian tersebut.

Namun, saat akan menulis ulang, terdengar suara dari luar.

“Ayah!”

Arven langsung berhenti. Pintu terbuka. Elden masuk bersama Mireya.

Anak itu membawa sesuatu di tangannya. “Ayah lihat!”

Arven menatap benda tersebut. Sebuah cangkul kecil.

“Apa itu?”

“Punya Ibu.”

Arven mengangkat alis. “Kau membawa cangkul ke ruang kerja Ayah?”

Elden mengangguk. “Ibu bilang besok Ayah harus memakai ini.”

Arven menatap Mireya.

Mireya terlihat sama sekali tidak merasa bersalah. “Saya tidak pernah bilang begitu.”

Elden tertawa. “Aku bohong!”

Lalu ia berlari keluar. Mireya mengejarnya.

Namun sebelum pergi, ia berhenti di ambang pintu. “Masss.”

“Apa?”

“Besok jangan terlambat.”

Arven mengangkat alis. “Berani sekali kau menyuruhku?”

Mireya tersenyum tipis. “Bukan menyuruh. Saya hanya mengingatkan.”

Setelah itu ia pergi. Arven kembali menatap kontrak di mejanya. Pena masih berada di tangannya.

Perlahan, ia mencoret satu kalimat lagi. Lalu bergumam,

“Sepertinya kontrak ini memang harus diubah.”

Kali ini bukan karena ia ingin mendekati Mireya. Bukan juga karena ia membutuhkan seorang istri.

Melainkan karena untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, Arven ingin ada seseorang yang menunggunya pulang.

'Tak enak rasanya saat pulang, ternyata tak ada yang menyambut.'

Bagi Vote dong Kakak, Bunda, Bundir..

Masih Senin, masih ngemis 😂

*bersambung*

1
Yulvita Darnel
waw... masa dari 50% turun bebas menjadi 35% ada-ada saja mireya.
Dewi Habibah
bagus ceritanya
SoVay: terima kasih kk 🍅🍅🙏
total 1 replies
Yulvita Darnel
gara-gara kelaparan akhirnya lolos jadi kandidat ibu tiri, bagus juga tuh taktik.
Yulvita Darnel
ada-ada aja Thor masa iya ada pekerjaan jadi ibu tiri, boleh daftar nggak 🤣🤣🤣🤣
SoVay: tapi lowongan sudah teriso 🤣
total 1 replies
Wati Anja
semoga mireya dan keluarga barunya bahagia
Yulya Muzwar
cerita yang menarik.
SoVay: makasih kak 🍅🍅
total 1 replies
Esther
Terima kasih untuk ceritanya thor👍👍.
Ditunggu cerita selanjutnya
SoVay: yuk kakakku, mampir cerita baru aku
total 1 replies
@Tie
kq arven diem aja gk belain mireya
Sri Widiyarti
terbaik buat author bagus ceritanya 🥰
SoVay: terima kasih kakakku 🍅🍅🍅
total 1 replies
Sri Widiyarti
akhirnya selesai juga banyak pelajaran yang kita petik dari novel ini makasih banyak author semangat trus berkarya...
Yumna Attaya
bagus, ringan , mudah di ikuti
SoVay: terima kasih kakakku 🍅🍅🍅
total 1 replies
mimief
wahhhh...
ini cerita tee realistis yg pernah aku baca di sepanjang baca pernovelan si.
kenapa?
karena untuk bahagia itu sebenarnya sederhana.
kita ga perlu merubah orang lain atau memaksa keadaan yg penuh problematika biar lepas dr masa lalu.
cukup jadi diri sendiri dan merubah mindset kita sendiri si.
terimakasih atas cerita indah nya Thor.
mungkin Se savage aku mesti belajar jadi orang woles yaa🤣🤣
SoVay: udah mayan banyak nih kak episodenya 🤣
total 7 replies
mimief
wah...mang kita harus belajar Ama mireya ya ngadepin segala sesuatu nya pake kepala dingin
kalau aku udah bertanduk itu...
tapi ga bikin puas ya
kalau begini mereka yg malu sendiri
SoVay: biar kincep sendiri 🤣🤣
total 1 replies
Esther
Yang mandul Syahzan, yang dituduh Mireya.
Sekarang kalau mereka tahu Mireya hamil....bakalan heboh.
SoVay: terima kasih kakakku udah menemani sampai ke cerita ini. 🍅🍅🍅🍅
total 1 replies
Sri Widiyarti
lanjut thor semangat up-nya...
Aidil Kenzie Zie
ibunya bakalan syok kalo tau Mireya hamil dan ternyata yang mandul adalah anaknya sendiri 🤭🤭🤭
SoVay: ayuk kakakku, mampir cerita terbaru aku yuuukk
total 2 replies
Ummee
brarti syahzan tau dirinya mandul...
kira² gmn reaksi keluarga mantan jika tau mireya hamil?
SoVay: terimakasih Ummmiii...🍅🍅🍅
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
bukannya mereka membagikan tomat dekat rumah tor 🤔🤔🤔trus naik mobil mau pulang kemana 🤔🤔🤔
SoVay: di jalan raya kak, jadi kan ada jalan masuk juga. emang gak terlalu jauh, tapi memilih naik mobil. itu haluku 🤣
total 1 replies
Ummee
ternyata syahzan mandul, pantas 5 thn menikah dgn mireya, mireya gk hamil²
mimief
ya ampun
bahagia itu sederhana ya ven
gaya hidup lu yg dulu,yg bebas bisa ga ngasih kebahagiaan kyk gini?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!