Indonesia
NovelToon NovelToon
Do'A Ibu Yang Sederhana

Do'A Ibu Yang Sederhana

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dinda Febrianti

kisah hidup seseorang wanita yang berasal dari kampung, kini merantau di luar kota, dengan memiliki cita-cita yang akan selalu membahagiakan orang tuanya.

namun seiring berjalannya waktu, banyak sekali cobaan yang selalu menghampiri ku.
hingga suatu hari, akhirnya aku bisa memenuhi impian Ibu ku.
namun tidak berhenti di situ, kini timbul konflik yang membuat diriku merasa penuh banyak masalah.

apakah ini akan berujung hingga anakku besar nanti, atau kah, harus berpisah dan cukup garis merah yang membatasi rumah tangga..??
yuk ikuti terus ceritanya ☺️🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinda Febrianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Otw Surabaya

setelah beberapa Minggu, kini tanggal cuti sudah di umumkan dan akan di libur kan selama 5 hari dengan di mulai hari Jum'at.

"Ria, akhirnya yang kita tunggu-tunggu sudah tiba, aku seneng banget bisa cuti 5 hari, ya .. meskipun nggak 1 Minggu," ucapnya dengan hati gembira.

"iya nih Win, aku juga seneng, dengan cuti ku ini akan ku gunakan untuk pulang kampung dengan mas Yunus,"

"tapi kenapa kamu dengan mas yunus?" tanya dengan heran.

"dia pernah ngomong dengan ku, kalau aku ada cuti dia mengajakku untuk ke Surabaya, karena ingin bertemu dengan ibuku," jelas ku.

"hmm bau-bau calon minta restu nih .." tukasnya dengan terkekeh.

"hmm apaan si kamu itu!" sahut ku dengan tersenyum malu.

Di saat sudah siap untuk pulang kerja, aku berpamitan dengan Wina.

***

sampai di rumah, seperti biasa langsung masuk ke rumah dan segera mandi lalu sholat ashar mumpung masih ada waktu.

sholat ashar sudah selesai aku ke depan halaman untuk menyapu halaman luar, setelah selesai menyapu aku menyiram seluruh halaman depan dan bunga-bunga yang ada di pot bunga.

selesai sudah semaunya, aku bergegas masuk rumah, karena sudah mau adzan Maghrib.

aku segera ke kamar mandi untuk bersih-bersih dan mengambil air wudhu lalu sholat magrib di rumah.

"masyaalloh, setiap hari ku lakukan semua untuk ibu yang jauh dari ku, namun tidak sia-sia, kini aku akan pulang kampung bersama dengan mas Yunus, semoga dengan kedatangan mas Yunus kami berdua bisa menjalin hubungan dengan restu ibuku." ucapku dengan penuh rasa syukur.

aku pergi ke dapur untuk merebus mie, entah nggak ada hujan nggak ada angin, tiba-tiba aja pengen makan mie, dan sembari menonton film favorit ku.

setelah sudah matang aku bawah ke ruang tengah yang dekat dengan kamarku, kebetulan ponsel ku sedang aku cas di sebelah tv.

di tengah waktu aku menikmati aroma dan rasa dari mie ku, ponsel ku berdering.

"KRIING"

"KRINGGG "

setelah aku lihat ternyata telpon dari mas yunus, kebetulan ada sesuatu yang ingin ku omongin dengannya.

'Halo assalamu'alaikum mas,' ucapku di ujung telepon.

'waalaikumsalam Ria, kamu sedang apa sekarang?' sahut di dalam ponsel.

' nyantai aja, oh ya maaf kebetulan mas telpon Ria,' kataku.

'emang ada Ria?,' tukasnya yang penasaran.

'jadi begini, aku mulai besok sudah cuti kerja, mesky cutinya nggak banyak, cuman 5 hari, apakah mas mau ikut ke Surabaya denganku?' jelasku ke mas Yunus.

'oh jadi kamu sudah dapat cuti kerja, kalau mas belum tau, tapi akan aku usahakan cuti beberapa hari saja, dan aku akan ikut kamu ke Surabaya,' sambungnya.

'tapi .., kalau mas nggak ada cuti ya jangan di paksakan nanti kalau orang kantor marah gimana?' titahku ke mas Yunus.

' hhh nggak kok, kamu tenang saja nggak akan ada yang marah kok, besok atau nanti malam aku akan izin sama sekertaris ku dan orang tua ku, kalau aku mau ke Surabaya ada urusan penting,' ungkapnya dengan suara lantang.

'' ya sudah, kalau mau mas seperti itu, pokoknya Ria sudah mengingatkan mas', pekik ku di ujung telepon.

' iya, mas paham kok,' pukas nya yang singkat dan tersenyum di luar telepon.

'mas, makasih ya sudah meluangkan waktu buat ku, kalau gini aku jadi merepotkan kamu lagi,' ucap ku penuh ke sopanan.

'nggak kok, udah kamu tenang saja yah .., ya sudah mas mau sholat isya dulu ya, kamu jangan lupa sholat, assalamu'alaikum,' tukasnya yang ingin memutus ponsel ku.

ketika aku sudah mwmbicaran tentang cuti ku ke mas Yunus, rasanya lega di hati.

aku langsung menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu lalu sholat isya di rumah.

Alhamdulillah, selesai juga sholat isya ku, aku segera membereskan mukenah ku dan segera beristirahat di kasur empuk ku.

aku yang bengong dengan melihat langit-langit atap rumahku.

"tak kusangka, aku yang dulunya lulusan pondok di daerah Jombang, kini aku merasakan rasanya jatuh cinta kepada seseorang laki-laki yang datang sendiri kepadaku," batinku di dalam hati, yang sesekali melihat langit-langit atap rumah.

sebelum aku pergi ke Surabaya sudah pastinya aku akan memesan tiket kereta berdua dengan mas Yunus.

ketika aku ingin pesan tiket, ada beberapa pesan masuk ke ponselku, setelah aku cek, ternyata pesan dari mas Yunus.

yang sudah memesan tiket kereta api duluan, untuk kami berdua.

sungguh tak kusangka, mas Yunus adalah laki-laki yang telah di kirimkan untuk ku sangat mulia hatinya.

aku yang dulunya pernah berjanji kepada ibu, kalau aku pulang akan ku bawakan calon mantu untuk ibuku.

"hmm kenapa aku jadi senyum-senyum sendiri gini ya, hmm Ria sadar, jangan terlalu bahagia, karena yang terlalu bahagia itu akan menyebabkan musibah, mendingan aku tidur aja, dan besoknya tunggu kabar dari mas Yunus, kalau dia dapat cuti dari kantornya," oceh ku yang sedang rebahan.

aku hampir lupa, aku langsung menuju ke ruang tamu untuk mematikan semua lampu dan menutup gorden ku.

ketika semua, sudah aman, aku pun masuk kamar dan menutup pintu kamar, lalu pergi tidur dan menyalakan lampu estetik ku.

****

Suara Shola shola di musholla terdengar jelas di telingaku.

aku bangun tepat di jam 04.00, segeralah aku membereskan tempat tidur ku dan langsung mengambil handuk untuk mandi.

selesai mandi, tidak lupa dengan kewajiban sebagai orang muslim yaitu menunaikan ibadah sholat subuh.

beberapa menit kemudian, aku langsung menuju ke ruang tamu untuk menyalakan lampu dan membuka gordennya.

selesai sudah di ruang tamu, kini giliran ke dapur untuk mencuci piring dan mencuci pakaian ku.

cuci piring sudah selesai, kini aku tidak lupa menyapu lantai dapur hingga ke ujung lantai ruang tamu dan tidak lupa lantai kamar ku juga.

persatuan sudah beres, kini tinggal menjemur pakaian di samping dapur ku.

ku lakukan dengan semua dengan hati dan pikiran yang tenang, dan akhirnya selesai juga, kini saatnya sarapan pagi, kebetulan aku masih punya lauk sisa semalam.

cuti kerja sudah ku rasakan saat ini. dengan bersantai di depan tv.

"Tookkk"

"Tokkk"

"Permisi!"

terdengar orang di luar mengetuk pintu gerbang.

"iya sebentar!" tukas yang berjalan keluar.

setelah aku keluar, ternyata yang mengetuk pintu gerbang ku, tetangga sebelah.

"oh Bu Yeni, ada apa ya Bu?" tanya ku sembari membuka gerbang.

"oh ya Bu Yeni kesini, mau ajak Ria senam pagi besok, mau nggak? besok kalau mau ibu jemput kamu, gimana?" ungkapnya kepada ku.

"em .. sebelumnya saya minta maaf, besok saya nggak bisa nemenin ibu senam, karena besok saya akan pulang kampung, mumpung lagi cuti kerja Bu," jelasku ke Bu Yeni.

"oh gitu, ya sudah gapapa, jadinya ibu nggak ada temannya dong!" sahut dengan wajah murung.

"hmm maaf ya Bu,lain waktu saja aku bakalan nemenin ibu senam," tukas ku dengan menatap wajah Bu Yeni.

"ya sudah, ibu pulang dulu, mau masak ini, mari!" pekiknya dengan berjalan pulang.

balasku dengan senyuman kepada Bu Yeni.

aku segera masuk ke dalam, dan melanjutkan bersantai ku di depan tv.

"Drettt"

"Drettt "

ponsel bergetar, setelah aku lihat ternyata pesan dari mas Yunus.

dengan isi pesannya mengatakan, bahwa mas Yunus mendapatkan cuti kerja mulai besok.

jadi besok aku dan mas Yunus berangkat ke Surabaya, dan mas Yunus akan menjemput ku pukul .06.00 pagi untuk ke stasiun kereta.

karena kereta yang ku naiki berangkat jam 07.00, jadi mulai sekarang aku akan packing barang-barang yang sekiranya nggak ribet di bawa.

1
ni'eylan
Maaf, tapi komenku gak seperti teman-teman di atas. Menurutku alurnya terlalu atau mungkin sangat lambat. Untuk kepenulisan aku no komen, karena nanti juga Kaka akan belajar, aku yakin. Saranku alurnya diperbaiki dan pake alur cepat, biar pembaca gak bosan. Udah itu aja. Semangat ya. Keberanian Kaka udah bagus. Hati-hati jangan sampai selingkuh naskah. Berat.🤣🤣🤣
Dinda Febrianti: makasih kak udah memberikan saran buat saya, dan makasih udah mampir 🙏☺️
total 1 replies
vijjasirini wati
lanjut thor...
Dinda Febrianti: makasih kaka udah mampir ☺️🙏
total 1 replies
auliasiamatir
hadir
Dinda Febrianti: makasih kaka udah mampir 🙏☺️
total 1 replies
Jumli
Hallo Thor, semangat dalam berkarya
Dinda Febrianti: makasih kaka udah mampir 🙏☺️
total 1 replies
XMantan SElaTAN
yaaahh habis padahal penasaran😢😢😢😢😢
Dinda Febrianti: up bab kalau udah sembuh akunya kak, stay with bab Kaka🙌😍
total 1 replies
XMantan SElaTAN
pengen punya suami seperti mas Yunus😍😍😍
XMantan SElaTAN
bapeeer jadi pengen juga punya bayi 😘😘😘😘
XMantan SElaTAN
nyonya mungkin ya??
XMantan SElaTAN
dokter Kaka🙏🙏🙏
XMantan SElaTAN
baguusss😘😘😘berasa ikutan juga ke bali
XMantan SElaTAN
sama aku nya kok jauh banget Thor🙏🙏🙏jauh di mata dekat di hati
XMantan SElaTAN
mas Yunus oohh mas Yunus jadi ikutan baper😂😂😂
XMantan SElaTAN
berapa menit thor
XMantan SElaTAN
jika mati atau jika nanti ya???
Dinda Febrianti: jika nanti kak, makasih udah ngoreksi 😂🙈
total 1 replies
XMantan SElaTAN
kurang H nya😅😅😅
XMantan SElaTAN
galpok baca Jumat😅😅😅kan Jum'at
XMantan SElaTAN
tunangan nya aja di gedung😱😱😱😱kereeennn
XMantan SElaTAN
teman nya lebay amat ngomong selamat aja celamat😅😅😅😅
XMantan SElaTAN
Kilo atau Kg ya
XMantan SElaTAN
ini dan ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!