Indonesia
NovelToon NovelToon
Langkah Sunyi Arunika

Langkah Sunyi Arunika

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Konflik etika / Penyesalan Suami
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Empat tahun lamanya Arunika mengalah dan hidup sebagai istri pajangan, demi menghormati amanah almarhum ayahnya. Namun, segalanya hancur saat ia mendengar rencana kejam Saka. Pria itu berniat menikah lagi dengan kekasihnya, namun menolak menceraikan Arunika hanya karena butuh statusnya demi warisan keluarga Daniswara. Saka mengira Arunika wanita lemah yang akan pasrah dipoligami.
Kekecewaan mendalam itu justru membangkitkan sisi cerdas yang selama ini Arunika sembunyikan. Tanpa labrakan histeris, Arunika menyusun skenario skakmat dalam senyap. Tepat di hari pernikahan megah Saka, ia melangkah pergi membawa dokumen cerai dan menayangkan video perselingkuhan suaminya di gedung pesta. Sebuah langkah sunyi yang tidak hanya menyelamatkan harga dirinya, tetapi juga menjadi awal runtuhnya seluruh takhta palsu yang Saka banggakan.

Ingin tahu kisah selengkapnya? Yuk ikuti cerita Langkah Sunyi Arunika hanya di NovelToon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Air Mata Kakek Agung

Keriuhan melanda ruang perpustakaan pribadi kediaman utama Daniswara setelah tubuh Lina ambruk kehilangan kesadaran di atas lantai marmer yang dingin. Beberapa pelayan yang berjaga di luar koridor bergegas masuk dengan wajah tegang, disusul oleh langkah terburu-buru seorang pria paruh baya mengenakan jubah medis yang sejak tadi bersiap di paviliun depan. Dialah Dokter Hendrawan.

Dengan napas memburu dan tangan yang mendadak bergetar, Dokter Hendrawan langsung berlutut di samping tubuh Lina. Seisi ruangan larut dalam kepanikan medis, mengira sang dokter bersikap profesional demi menyelamatkan nyawa menantu Daniswara. Namun, Pak Baskoro yang berdiri diam di dekat meja jati hanya menatap punggung pria itu dengan pandangan mata yang dipenuhi perasaan dingin yang mendalam.

Pak Baskoro tentu saja tahu, bahwa dokter yang kini sedang memeriksa denyut nadi dan pupil mata Lina yang kaku terkena serangan stroke instan itu, tidak lain adalah ayah kandung asli dari Saka. Sahabat Raditya sejak mereka masih kanak-kanak. Jalinan persahabatan yang lama, bukan berarti tidak bisa berkhianat.

"Tekanan darahnya melonjak terlalu tinggi, saraf tubuhnya mengalami syok berat! Kita harus segera membawanya ke rumah sakit pusat!" seru Dokter Hendrawan, suaranya tercekat oleh rasa cemas yang tidak bisa sepenuhnya ia sembunyikan sebagai seorang pria yang pernah berbagi rahasia kotor bersama Lina.

Hanya dalam hitungan menit, tubuh lemas Lina digotong keluar menuju mobil ambulans yang sudah meraung di halaman depan. Valerie, yang sejak tadi berdiri linglung dan ketakutan menatap kepergian Saka serta ambruknya ibu mertuanya, memilih ikut berlari keluar mengejar ambulans tersebut. Bukan karena rasa sayang, melainkan karena ia panik menyadari pelindung materinya di rumah ini telah runtuh. Pak Kevin, selaku pengacara Arunika, juga berpamitan kepada Pak Baskoro setelah mengamankan amplop surat keempat milik kliennya, dan bersiap membawa kabar perkembangan hukum ini ke Yogyakarta.

Setelah deru sirine ambulans dan langkah kaki orang-orang perlahan menjauh meninggalkan pelataran, ruang perpustakaan pribadi itu kembali diselimuti oleh keheningan yang mencekam. Aroma kertas kuno dan sisa ketegangan seolah mengendap di udara yang sedingin es.

Kakek Agung Daniswara masih berdiri mematung di kepala meja jati. Langkah kakinya terasa begitu berat, seolah tertanam kokoh ke dalam lantai marmer. Di dalam genggaman tangannya yang mulai keriput dan bergetar hebat, terdapat sebuah amplop putih bersegel yang sejak tadi belum sempat ia sentuh. Surat yang ditulis langsung oleh tangan putra kedua dari pernikahan keduanya, Raditya Daniswara.

Dengan helaan napas parau yang sarat akan kegelisahan batin, Kakek Agung melangkah mundur, mendudukkan tubuh tuanya yang kian rapuh di atas kursi goyang kayu kesayangannya. Pandangan Kakek Agung cukup lama tertuju pada amplop putih tersebut. Melihat reaksi Saka dan Lina setelah membaca surat dari Raditya, Kakek Agung yakin ada hal penting yang tidak dia ketahui.

Jemari Kakek Agung yang gemetar perlahan merobek segel amplop tersebut, mengeluarkan selembar kertas tebal beraroma khas tinta, lalu mulai membaca baris demi baris kalimat di dalamnya.

Untuk Papi tercinta, Tuan Agung Daniswara.

Jika surat ini sudah sampai di tangan Papi, itu artinya jalan sunyi yang saya bangun bersama Mas Bagus Wiranata, telah menemukan ujung takdirnya. Perceraian antara Saka dan Arunika sudah terjadi. Tapi bukan itu yang menjadi masalahnya, melainkan aku harus membuka rahasia yang selama bertahun-tahun ini kusimpan dengan baik bersama Mas Bagus.

Papi, maafkan anakmu ini karena harus menyimpan rahasia terbesar ini dari Papi. Dan sekarang Papi harus tahu rahasia itu, sebuah kenyataan pahit. Saka... bukanlah cucu kandung Papi. Dia anak Lina bersama Hendrawan.

Aku mengetahui fakta ini sejak Saka remaja. Aku sendiri mandul akibat kecelakaan waktu itu. Kecelakaan hebat yang membuat aku bertemu dengan Mas Bagus, sosok pemuda yang menyelamatkan nyawaku.

Tuan Agung menghentikan bacaannya sejenak. Jantungnya berdegup begitu kencang hingga menimbulkan rasa nyeri yang menusuk dada kirinya. Air mata pria tua berhati baja itu perlahan luruh membasahi pipinya yang mulai keriput.

Setelah kecelakaan itu hubungan kami menjadi dekat, seperti yang Papi ketahui. Hingga akhirnya aku tidak sengaja melihat foto Papi mengenakan pakaian pengantin bersama wanita lain yang tak lain ibu Mas Bagus.

Aku sudah menawarkan pada Mas Bagus untuk memberitahu Papi tentang siapa dia, anak laki-laki yang Papi tinggalkan saat masih berada di dalam kandungan ibunya. Tapi Mas Bagus menolak. Dia tidak perlu diakui, cukup dia tahu ayahnya baik-baik saja, seperti pesan dari mendiang ibunya, wanita yang sudah Papi tinggalkan, bahkan Papi coret dan sembunyikan dari sejarah keluarga demi sebuah martabat bisnis.

Mas Bagus lebih memilih hidup dalam kesunyian sebagai asisten tanpa menuntut sedikitpun hak waris, membiarkan Papi tidak mengetahui bahwa dia ada dan terlahir di dunia ini. Dia tidak marah, tidak juga memiliki dendam karena pengabaian. Mas Bagus justru mengorbankan seluruh hidupnya untuk melindungi Papi.

Oleh karena itu, aku dan Mas Bagus menyusun perjodohan Saka dan Arunika sejak Aku tahu Saka bukan putraku. Sebagai jalan sunyi yang paling terhormat untuk mengembalikan seluruh hak milik Arunika atas Daniswara Group secara alami tanpa perlu membuka aib masa lalu Papi dan tidak perlu membongkar perselingkuhan Lina dengan Hendrawan.

Karena pernikahan Saka dan Arunika tidak berjalan dengan baik, maka rahasia ini harus dibuka. Karena aku tetap harus menyerahkan seluruh takhta kendali mayoritas kepada pemilik darah murni sesungguhnya: ARUNIKA WIRANATA, sebagai cucu kandung Papi satu-satunya.

Brak.

Surat di tangan Kakek Agung terlepas, jatuh di atas meja jati. Pria tua itu menangis tergugu dalam keheningan perpustakaan yang sepi. Dada tuanya naik turun menahan sesak penyesalan yang teramat sangat, merajam batinnya hingga titik nadir. Jubah keangkuhan dan martabat palsu yang selama puluhan tahun ia agungkan, kini runtuh tak berbekas.

Dia merasa sangat berdosa. Dosa yang teramat besar kepada istri pertamanya yang dia telantarkan demi ambisi bisnis dinasti Daniswara. Dia juga berdosa kepada mendiang Bagus Wiranata. Ayah Arunika itu rela hidup bersahaja sebagai bawahan tanpa pernah ia panggil sebagai "Anakku". Dan yang paling merobek ulu hatinya, dosa kepada Arunika.

Bagaimana bisa selama empat tahun ini dia menutup mata? Dia membiarkan cucu kandung aslinya yang mengalirkan darah murni Daniswara hidup dalam kesunyian, diabaikan, ditindas secara mental, dan dianggap sebagai "gadis biasa anak asisten yang beruntung dipoligami" oleh Saka karena ketidaktahuannya.

Saka yang selama dua puluh delapan tahun ini dia manjakan, dia banggakan, dan dia persiapkan sebagai putra mahkota, ternyata hanyalah sebuah kepalsuan, anak dari hubungan gelap menantunya yang sama sekali tidak memiliki setetes pun darah murni Daniswara. Meskipun begitu, Kakek Agung tidak bisa mengabaikan Saka begitu saja. Namun fokus hidupnya di sisa napas tuanya kini telah bergeser.

Kakek Agung menegakkan tubuh tuanya, menghapus sisa air mata dengan tegas. Lalu bertumpu kuat pada tongkat kayu miliknya. Dia menoleh ke arah Darma yang sejak tadi berdiri takzim di dekat pintu, ikut menunduk khidmat menyaksikan emosional sang majikan, meskipun dia tidak tahu isi surat Raditya.

"Darma..." suara Kakek Agung terdengar serak namun sarat akan wibawa mutlak yang tidak bisa dibantah. "Kerahkan seluruh orang-orang terbaikmu yang paling terpercaya. Lacak dan cari tahu di mana keberadaan Arunika sekarang."

Pria tua itu menatap lurus ke arah dinding perpustakaan dengan sorot mata yang mengeras penuh tekad. "Lakukan pencarian ini dengan senyap, rahasia, dan tanpa suara. Jangan sampai pergerakanmu tercium oleh Saka, Valerie, atau mata-mata mana pun. Aku harus menemukan cucu kandungku. Aku ingin berlutut memohon ampun pada Arunika sebelum ajal menjemputku.

"Baik, Tuan Besar. Segera saya laksanakan," jawab Darma dengan hormat, membungkuk hormat sebelum akhirnya melangkah keluar menutup pintu jati perpustakaan.

Di dalam kesunyian malam Jakarta yang dingin, Tuan Agung Daniswara memulai langkah barunya sendiri. Dia membiarkan Saka dan Valerie meraba-raba kehancuran hubungan baru mereka, membiarkan dinasti palsu itu runtuh akibat kesombongannya sendiri, sementara langkah sunyinya kini bersiap bergerak melacak keberadaan sang Ratu darah murni yang sah, Arunika Wiranata, demi menjemput sebuah penebusan dosa yang hakiki.

1
Muft Smoker
percuma saka ,, arunika udh b aj ma km ,, 🥱🥱😒😒
Aidil Kenzie Zie
Saka mau cari Arunika untuk minta maaf 🤔🤔🤔 yang benar aja 🤭🤭
yang pastinya mau balikan agar bisa jadi orang kaya lagi 🤣🤣🤣🤣
Noey Aprilia
Cari aja smp k lubang semut,biar prshaan bngkrut trs dia d tndang sklian...wktu slingkuh sm mak lampir,otaknya ga d pke sma skli...glirn udh kcau,bru mkir....🙄🙄🙄
Noey Aprilia
Ubek2 aja 1 kota smp puyeng....
d kira gmpng gt buat ktmu sm nika.....🙄🙄🙄
Tini Uje
g seru ih..dah ketauan aja dimna arunika
Bunaya: Tenang kak, author tidak akan semudah itu membuat Saka menemukan Arunika. Tunggu, akan ada kejutan di Bab berikutnya 🤭
total 1 replies
Noey Aprilia
Slmt mnkmti khncuran saka....
stlh mnyesal krna udh mnykti arunika,sbntr lg bkln d ksih kjutan yg lain dr istri trcnta.....🙄🙄🙄
Muft Smoker
lanjuut kak ,,

senengnya kalo arunika tetap di kelilingi org2 baik ,,
gx perlu km ketemu lgi dg saka ,, biar laa dy hdup yg telah di pilih ny ,,
Muft Smoker
kebenaran akhirnya trungkap yx ,,
Aidil Kenzie Zie
apa Mahendra tau kalo Saga bukan pewaris asli
Noey Aprilia
Syukurlh kl nika d klilingi orng2 baik...
slain kluarga,ada jg mas mahen yg diam2 prhtian....mnimal yg onoh ga bkln brani ngusik lg....
Noey Aprilia
Brdo'a sja smga msih bs ktmu sm arunika untk mnta maaf,trnyta kakek agung sm pngecutnya ky saka....🙄🙄🙄
Noey Aprilia
Trnyta saka bkn ank kndungnya pa radit....smuanya msuk akal kl gt...tp mreka yg ga tau malu,pst ttp ngarep haknya arunika.....🙄🙄🙄
Ais
mampus smoga kamu strok lina dan siapa hendrawan ini apakah orang setara raditya atau malah dibwh raditya kedudukannya?
Tini Uje
nah kan benerr sakaratul anak haremmm 😂
Tini Uje
jgn2 saka anak haram lagi 😄..
Noey Aprilia
Mngkin saka sbnrnya bkn ank pa radit,jd wjar aja kl wrisan ga jtuh k tngn dia mskpn ank laki2.....🤔🤔🤔
Lucy
Bom atom nya,apakah saka bukan ank Raditya 😃😃😃ank selingkuhan lina🤭makanya warisan jatuh pada Arunika😃
Lanjut thor👍👍
Rohmi Yatun
cerita yang menarik 👍
Rohmi Yatun
lanjut Thor🙏
Rohmi Yatun
hadir Thor.. menarik ni kayaknya ceritanya👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!