Indonesia
NovelToon NovelToon
PUTRIKU DITUKAR, KINI AKU MENGGUNCANG DUNIA

PUTRIKU DITUKAR, KINI AKU MENGGUNCANG DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mengubah Takdir / Balas Dendam
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Nabila tidak pernah menyangka jika putri yang selama enam tahun ia besarkan dengan kemewahan ternyata adalah anak palsu. Darah dagingnya yang asli, Luna Wegan, diam-diam ditukar saat lahir oleh keluarga suaminya sendiri dan terpaksa hidup menderita sebagai pengemis jalanan. Takdir akhirnya mempertemukan Nabila dengan seorang gadis kecil penuh luka memar di depan mall, di mana sebuah tahi lalat di balik telinga membongkar pengkhianatan keji masa lalu. Bersama suaminya, sang CEO kejam Leon Wegan, Nabila kini siap menghancurkan siapa pun yang telah berani menyiksa putri kandung mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Nama Wegan Group yang selalu menjadi tameng kehebatannya kini hanya dianggap bualan gembel gila oleh orang lain.

"Kenapa Papa tidak menjemputku? Ini tidak lucu sama sekali," gumam Bianca duduk meringkuk di depan sebuah minimarket.

Perutnya kembali berbunyi sangat nyaring meminta diisi makanan.

Dia melihat beberapa orang keluar dari minimarket membawa es krim dan roti cokelat.

Rasa lapar yang luar biasa akhirnya mengalahkan sisa-sisa harga diri anak kecil pemarah itu.

Bianca memberanikan diri menengadahkan tangannya ke arah seorang pria kantoran yang baru keluar dari minimarket.

"Tolong, Om. Aku belum makan, tolong belikan aku roti satu saja," mohon Bianca dengan suara bergetar menahan malu.

Pria kantoran itu melihat sekilas ke arah Bianca dan melemparkan selembar uang dua ribu rupiah kucel ke tanah.

"Nih buat jajan, jangan pakai buat beli lem ya dek," ucap pria itu lalu berjalan pergi begitu saja.

Bianca menatap uang dua ribu perak di tanah kotor itu dengan pandangan tidak percaya.

Biasanya dia membuang uang ratusan ribu untuk beli mainan yang ujung-ujungnya hanya dia rusak lima menit kemudian.

Tapi hari ini, selembar uang dua ribu perak adalah satu-satunya penyambung nyawanya untuk bisa membeli sebungkus roti tawar murah.

Air mata penyesalan mulai menetes membasahi pipi kotor Bianca.

"Maafkan aku, Mama... aku janji tidak akan memukul Mama lagi kalau Mama mau menjemputku pulang," isaknya mengusap uang kotor itu.

Tapi tangisan penyesalan itu sudah sangat terlambat untuk diucapkan sekarang.

Karma yang dia terima sudah terlalu dalam dan hukuman dari ayah angkatnya tidak akan pernah bisa dicabut.

Kembali ke rumah sakit Wegan, Luna sedang tertawa riang bermain dokter-dokteran bersama Nabila.

"Sekarang giliran Mama yang disuntik ya, Dok?" ucap Nabila menyodorkan lengannya.

"Tidak boleh disuntik sungguhan, nanti Mama sakit! Pakai suntikan mainan saja," jawab Luna mengambil suntikan plastiknya.

Leon duduk di sofa mengamati interaksi ibu dan anak itu dengan perasaan yang sangat lega.

"Tuan Besar, mobil jemputan sudah siap. Kita bisa membawa Nona Luna pulang ke kediaman utama hari ini juga," lapor Asisten Budi pelan.

"Bagus. Beritahu semua pelayan untuk membuang semua barang milik anak penipu itu tanpa sisa," perintah Leon tegas.

"Jangan biarkan ada satu pun debu dari barang lama di kamar baru putriku," lanjutnya memberi peringatan pada asistennya.

"Semuanya sudah dibakar tadi pagi, Tuan. Kamar putri sudah didekorasi ulang sepenuhnya sesuai instruksi Nyonya," jawab Asisten Budi.

"Pekerjaan yang bagus. Ayo kita pulang sekarang, istana kita akhirnya kedatangan putri mahkotanya yang asli," ucap Leon berdiri dan merapikan jasnya.

Leon berjalan mendekati ranjang dan menggendong Luna dengan sangat mudah.

"Kita pulang ke rumah ya sayang? Rumahmu sangat besar, ada taman bermain sendiri di belakangnya," bisik Leon mengecup pipi putrinya.

"Rumahnya lebih besar dari gubuk Ibu Siska?" tanya Luna polos membandingkan memori lamanya.

Leon tertawa pelan mendengar perbandingan yang sangat jauh itu.

"Rumahmu lebih besar dari mall tempat kita bertemu kemarin, Nak," jawab Leon membuat mata Luna terbelalak kaget.

"Wah! Berarti kita bisa main kejar-kejaran di dalam rumah tanpa takut nabrak dinding ya Papa?!" seru gadis kecil itu kegirangan.

"Tentu saja bisa sayang, kamu bebas berlarian di mana pun yang kamu mau," balas Nabila ikut tersenyum.

Ketiga anggota keluarga inti Wegan itu berjalan keluar dari rumah sakit dengan senyum mengembang di wajah mereka.

Puluhan pengawal berseragam hitam membuka jalan dan menunduk sangat hormat saat mereka lewat.

Mereka semua tahu bahwa gadis kecil di gendongan bos besar mereka adalah pewaris sah seluruh kekayaan Wegan Group.

Saat tiba di gerbang kediaman utama keluarga Wegan, mobil SUV mewah mereka berjalan pelan memasuki pelataran.

Ratusan pelayan sudah berbaris rapi di depan pintu utama untuk menyambut kedatangan tuan putri mereka yang asli.

"Selamat datang kembali ke rumah, Nona Muda Luna!" ucap seluruh pelayan serempak sambil membungkuk sembilan puluh derajat.

Luna tersentak kaget dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Leon karena tidak terbiasa disapa seheboh itu.

"Jangan takut sayang, mereka semua adalah pelayanmu yang akan menuruti semua perintahmu," bujuk Nabila mengelus punggung putrinya.

Leon menurunkan Luna di depan pintu utama yang terbuat dari kayu jati berukir emas.

"Ayo masuk, ini rumahmu," ucap Leon menuntun tangan kanan Luna.

Nabila memegang tangan kiri Luna dan mereka bertiga melangkah beriringan memasuki rumah super mewah tersebut.

Mata Luna tidak henti-hentinya menatap kagum ke sekeliling ruangan yang dipenuhi lampu kristal dan perabotan berlapis emas.

"Semuanya mengkilat sekali, Papa! Seperti istana di buku cerita!" seru Luna memegang ujung gaun birunya kegirangan.

"Mulai sekarang ini semua milikmu. Kamu adalah satu-satunya pewaris Wegan," ucap Leon tersenyum penuh kebanggaan.

"Terima kasih, Papa, Mama," balas Luna memeluk kedua orang tuanya dengan sangat erat.

Hari itu menandai awal mula kehidupan baru Luna Wegan sebagai putri mahkota yang sesungguhnya.

Penderitaannya di jalanan sudah sepenuhnya berakhir digantikan dengan kasih sayang dan kemewahan tanpa batas.

Tapi di balik kebahagiaan itu, badai kehancuran yang sangat besar sedang dipersiapkan oleh ayah kandungnya.

Leon Wegan tidak akan membiarkan satu pun orang yang terlibat dalam penyiksaan putrinya lolos dari hukuman mati.

1
Astiana 💕
elit sekali lah nama nya🤣
Astiana 💕
dasar bocah, mainan sulap katanya🤣
Thewie
lanjuuuttt💪💪💪
kiyoe: hehehe siap kaka
total 1 replies
Meee
,KLO bisa jangn ada yng mau adopsi sibianca.biar hidupnya. menderita itu karma atas perbuatan biadad orang tuanya😬😬
kiyoe: hehehe iyaa kak bener biar menyesal si Bianca 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
kenzo memang teman terbaik🫰🏻
kiyoe: hehehe Kenzo besti nya Luna kak 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
cerita nya makin bagus thor, gak sabar nunggu luna gede🤭
kiyoe: heheh makasih kak Astiana
total 1 replies
Astiana 💕
seharusnya hallo princess papa🤭
kiyoe: hehehe makasih kak pokok semangat terus 🤗🥰
total 3 replies
Meee
Luna harusnya di bekali ilmu bela diri,agar bisa melindungin diri sendiri.meski bnyak pengawal jaga" dari bahaya ke DPN ya sebagai seorang pewaris,dan jangn terlalu percaya dngn orang terdekat,musuh yng g bisa terbaca terjadi karena orang terdekat.😬😬
kiyoe: heheh terimakasih atas masukannya kak boleh di coba itu Luna di bekalin PSHT
total 1 replies
Adinda
pasti nanti bianca di adopsi sama orang kaya dan balas dendam sama leon takutnya nanti luna jadi sasarannya
kiyoe: heheh di tunggu update bab selanjutnya aja yaa kak 🤭
total 1 replies
Fauziah Daud
trusemangattt n lanjut
kiyoe: terimakasih Kaka Fauziah Daud ☺️
total 1 replies
Astiana 💕
apakah nanti gede nya tidak menaruh dendam thor pada Luna.🤔
Astiana 💕: haduh jadi penasaran 🤭
total 2 replies
Thewie
bawa ke psikiater anakmu wegan. kasihan traumanya blom hilang
ceuceu
ikutan nangis terharu/Sob/
kiyoe: hehehe baca novel nya sambil ngupas bawang merah yaa kak makanya sampai nangis 🤭😄
total 1 replies
ceuceu
Ya Allah kasihan banget luna/Sob/
Dewiendahsetiowati
Rosalina siap2 aja dirimu dapat kado istimewa dari ponakanmu, sudah tua tetep aja jahat
kiyoe: hehehe
total 1 replies
ceuceu
Hadir thor.
baru mulai baca
kiyoe: Terimakasih Kaka ceuceu semoga suka yaa sama ceritanya ☺️
total 1 replies
Thewie
akhirnya kebohongan itu terungkap juga. othor luar biasa memainkan emosi akuuuuu
kiyoe: wah Terimakasih kak Bintang Lima sehat selalu kak Thewie ☺️🙏
total 1 replies
Thewie
seru thor👍👍😍
kiyoe: Heheh terimakasih kak Thewie
total 1 replies
Astiana 💕
Semangat 💪🏻
Cerita nya bagus banget
Astiana 💕: oke sama-sama ya☺️
total 2 replies
Astiana 💕
cerita nya bagus banget thor, gak bertele-tele
kiyoe: Terimakasih kak Astiana 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!