Indonesia
NovelToon NovelToon
Ditolak Selama Lima Tahun

Ditolak Selama Lima Tahun

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Selama lima tahun, Vincent Huang tidak pernah berhenti mengejar Stella Mo.
Namun, Stella selalu menolaknya dan memilih menjaga jarak tanpa pernah menjelaskan alasannya.

Ketika rahasia masa lalu Stella akhirnya terungkap, Vincent harus menghadapi pilihan sulit. Tetap menggenggam tangan wanita yang dicintainya, atau menjauh setelah mengetahui luka yang selama ini Stella sembunyikan.

Apakah cinta Vincent cukup kuat untuk menerima seluruh masa lalu Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

“Stella Mo, sudah lama tidak bertemu. Kau semakin sombong. Perusahaanku tidak bisa diganggu gugat, sedangkan dirimu hanya seorang arsitek biasa. Walaupun sekarang terkenal, kalau masa lalumu tersebar, apakah kau masih bisa bertahan di bidang ini?” ujar Steve dengan nada merendahkan.

Stella menatapnya dingin. “Aku baru sadar ternyata kau memang tidak tahu malu. Untung saja aku tidak bersamamu.”

“Aku yang mencampakkanmu, Stella. Karena kau hanyalah barang bekas yang sudah tidak layak untuk kupakai,” hina Steve.

Tanpa basa-basi, Stella langsung melayangkan tinjunya ke wajah Steve.

Bruk!

“Aah!” Steve terhuyung sambil memegangi hidungnya yang mulai mengeluarkan darah.

“Stella, aku akan menuntutmu!” bentaknya.

“Silakan. Kau yang menghinaku dan setiap ucapanmu penuh penghinaan. Kalau semuanya dibawa ke pengadilan, justru kau yang akan dipermalukan,” jawab Stella tegas.

Steve yang semakin emosi mengangkat tangannya hendak menampar Stella. Namun sebelum tangannya mengenai wajah wanita itu, sebuah tangan kuat menahannya.

“Siapa kau?” bentak Steve sambil menoleh.

Tatapannya langsung berubah ketika melihat pria yang berdiri di hadapannya.

Vincent Huang.

“Seorang pria melakukan kekerasan terhadap seorang wanita di tempat umum. Steve Lu, apa kau tidak merasa malu?” tanya Vincent dengan tatapan dingin.

“Direktur Huang?” Steve terkejut.

Vincent melepaskan tangan Steve dengan kasar.

“Aku melihat apa yang baru saja kau lakukan. Kalau Nona Mo ingin menuntutmu, aku bersedia menjadi saksi. Pastikan kau siap menerima konsekuensi atas tindakanmu.”

Steve mengepalkan tangannya.

“Ini urusan pribadi kami.”

“Begitu kau mengangkat tangan untuk memukulnya, itu bukan lagi sekadar urusan pribadi,” jawab Vincent dingin. “Dan kalau kau ingin bermain dengan kekuasaan, kita bisa mencobanya. Aku ingin melihat siapa yang akan bertahan sampai akhir.”

“Sejak kapan dia berada di sini? Apakah dia sudah mendengar semuanya?” batin Stella.

“Pergi, atau aku akan memanggil petugas keamanan!” ancam Vincent.

“Direktur Huang, aku dan Stella sudah saling mengenal sejak dulu. Kami hanya bertengkar karena masalah pribadi. Kami tidak serius,” kata Steve, berusaha menjelaskan.

“Benarkah?” Vincent menatapnya tajam. “Kau bahkan sudah mengangkat tangan untuk memukulnya, tetapi masih berusaha menyangkal?”

Steve terdiam.

“Steve Lu, pergi dan jangan muncul lagi di sini. Di tempat ini ada kamera CCTV. Aku bisa menjadikannya sebagai bukti kalau kau datang mengangguku lagi,” ujar Stella.

Steve memegangi hidungnya yang masih berdarah.Dengan wajah kesal, ia akhirnya berbalik dan pergi.

Vincent menatap kepergiannya, lalu mengalihkan pandangan kepada Stella.

“Kau baik-baik saja?” tanyanya.

“Terima kasih,” jawab Stella singkat.

Tanpa mengatakan apa pun lagi, Stella berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan Vincent di tempat itu.

Vincent hanya memperhatikannya sampai Stella menghilang di balik pintu gedung.

“Apa sebenarnya yang sudah dialami Stella selama ini?” gumam Vincent.

Ia teringat informasi yang diberikan Willy sebelumnya.

“Anak yang pernah dikandung Stella bukan milik Steve. Kalau begitu, siapa pria itu? Orang terdekatnya? Selama ini Stella hanya memiliki keluarganya... ayahnya, ibu tirinya, dan adik tirinya.”

Vincent terdiam.

Kemudian sebuah kemungkinan tiba-tiba muncul dalam pikirannya.

“Stella sangat membenci keluarganya. Jangan-jangan...” Vincent menyipitkan mata.

Keesokan harinya.

Suara bel terdengar dari depan pintu apartemen Stella. Stella yang sedang berada di ruang tengah segera menghampiri dan membuka pintu. Begitu melihat Lussy berdiri di hadapannya, ekspresinya langsung berubah dingin.

“Stella, ada yang ingin Mama bicarakan denganmu,” kata Lussy.

“Katakan saja langsung,” jawab Stella.

“Biar Mama masuk dulu.”

“Tidak perlu. Aku ingin istirahat,” jawab Stella sambil hendak menutup pintu. Namun, Lussy menahannya.

“Baiklah, Mama langsung saja. Stella, kau mengenal banyak orang. Saat ini adikmu dan papamu sudah kehilangan pekerjaan. Jadi Mama ingin meminta tolong kepadamu. Carikan pekerjaan untuk mereka,” kata Lussy.

Stella membuka pintu lebih lebar lalu melangkah keluar dan menghampiri ibunya.

“Kenapa? Kesulitan mencari pekerjaan? Bukankah dulu kau sangat membanggakan suami dan anakmu itu? Lussy, jangan pernah meminta pertolongan kepadaku. Setiap kali mendengar nama mereka saja aku sudah muak,” jawab Stella.

“Stella, masa lalu biarlah berlalu. Jangan terus menyimpannya dalam hati. Sudah sepuluh tahun kau membenci kami. Apakah masih belum cukup?” tanya Lussy.

Stella tertawa getir.

“Kau seorang wanita, tetapi kau mengorbankan anak perempuanmu sendiri demi mempertahankan suamimu. Setelah semua yang terjadi, apakah kau masih merasa berhak berbicara tentang pengampunan kepadaku?”

Lussy terdiam.

“Aku tidak membenci kalian hanya selama sepuluh tahun. Aku akan membenci kalian seumur hidupku. Dan aku akan terus terang kepadamu, Lussy. Berita tentang anakmu dan foto suamimu yang tersebar itu adalah ulahku. Aku ingin mereka kehilangan semuanya.”

“A-apa?” Lussy membelalakkan mata. “Stella, bagaimana bisa kau melakukan itu kepada mereka? Kenapa kau begitu kejam?”

“Kejam?” Stella menatap ibunya tanpa ekspresi. “Mereka hanya kehilangan nama dan pekerjaan, bukan nyawa. Mereka masih bisa hidup. Kalau dibandingkan denganku, apa yang mereka alami sekarang tidak ada apa-apanya.”

Lussy yang semakin emosi spontan mengangkat tangannya hendak menampar Stella. Namun, Stella lebih cepat menangkap pergelangan tangannya.

“Kau tidak layak menamparku,” ucap Stella dingin. “Dan ini belum berakhir. Setiap kali mereka mendapatkan pekerjaan, aku akan membuat mereka kehilangan pekerjaan itu. Lussy, aku sudah menunggu kesempatan ini selama bertahun-tahun. Dan aku ingin kau menderita selamanya."

“Kau... sangat keterlaluan,” ucap Lussy dengan mata memerah.

Stella melepaskan tangan ibunya dengan kasar.

“Masih kalah jauh dibandingkan seorang ibu yang tega mengorbankan anaknya sendiri.”

Lussy hanya bisa menatap Stella dengan wajah terpukul.

Di tempat lain, rumah Fran dan Jason didatangi Willy bersama dua anak buahnya. Jason yang membuka pintu langsung mengerutkan kening melihat tiga pria asing berdiri di hadapannya.

“Kalian siapa?” tanya Jason.

“Jason Xu?” tanya Willy dengan tatapan dingin.

“Iya. Ada apa?”

Willy dan dua anak buahnya langsung melangkah masuk. Salah satu dari mereka memegang lengan Jason dan menahannya.

“Apa yang kalian lakukan?” teriak Jason.

“Jason, siapa yang datang?” suara Fran terdengar dari dalam rumah.

Fran keluar dari kamar dan langsung terkejut melihat putranya ditahan.

“Kalian siapa? Kenapa menahan anakku?” tanyanya.

“Kau Fran Xu?” tanya Willy.

“Iya. Apa yang terjadi?”

Willy memberi isyarat kepada dua anak buahnya.

“Bawa mereka.”

Kedua pria itu langsung menahan tangan Fran ke belakang.

“Ada apa sebenarnya?” tanya Jason dengan panik.

“Bos kami ingin bertemu dengan kalian. Lebih baik kalian bekerja sama,” jawab Willy dingin.

“Siapa bosmu?” tanya Fran.

Willy hanya tersenyum tipis.

“Kalian akan mengetahuinya setelah bertemu dengannya.”

Jason dan Fran saling berpandangan dengan wajah cemas sebelum akhirnya dibawa keluar dari rumah.

1
Dian Fitriana
update kelanjutan mnjelang pernikahan ny thor
Dian Fitriana
terima y ...persatukan mereka y thor buat akhir ceritanya Stella dn Vincent bersatu dn bahagia
Kinara Widya
terimalah Stella...Vincent tulus mencintaimu
Kinara Widya
emang sdh d rencanakan sama Vincent sepertinya
Dian Fitriana
update
Maria Mariati
pasti stela mau menerima dirimu Vincent, hanya saja butuh waktu, karena trauma itu masih sakitt di hati stela
Kinara Widya
Frank yg perkosa stella
Dian Fitriana
double up thor...SDH lama nich nunggu up ny
Kinara Widya
lanjut...makin seru
Dian Fitriana
update
Kinara Widya
bagus kak
Kinara Widya
ada Vincent yg akan membantu Stella diam2..
Maria Mariati
yakin Steve lu, penasaran gimana nasib nya nantii, bodo
Dian Fitriana
double up donk thor
Dian Fitriana
update lg
Dian Fitriana
update
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
gilaaa steve manfaatin stella, ohh tidak bisa
Kinara Widya
apa yg akan d lakukan stella
Dian Fitriana
update
Dian Fitriana
kpn thor update ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!