Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Time Travel / Menantu Pria/matrilokal
Popularitas:489k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.

Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.

Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Sementara itu, di Rumah Sakit Niroga, Helena segera memerintahkan tim medis untuk memindahkan pasien ke meja operasi dengan sangat hati-hati.

"Siapkan alat operasi dan darah pengganti segera!" perintah Helena dengan nada tegas.

Selama operasi berlangsung, Helena bekerja dengan sangat hati-hati. Dia menyadari betul bahwa pertolongan pertama yang dilakukan di lokasi kejadian sangatlah sempurna. Jika saja orang itu mencabut benda tajam itu sembarangan, atau menekan bagian yang salah, pasien pasti akan mati karena pendarahan hebat.

"Kondisi pendarahannya sudah sangat terkendali," gumam hati Helena pelan sambil terus bekerja. "Orang itu benar-benar paham apa yang harus dilakukan."

Berjam-jam berlalu, akhirnya operasi itu selesai dengan sukses. Benda tajam berhasil dikeluarkan dengan aman, dan luka di perut pasien pun sudah dijahit rapi.

Helena menghela nafas lega sambil melepas masker medisnya. Dia menatap pasien yang kini sudah terbaring tenang di ruang pemulihan.

"Jaga kondisinya, dengan baik," pesan Helena sebelum beranjak pergi. "Pastikan tidak ada infeksi yang terjadi."

"Baik, Dokter," jawab perawat itu dengan patuh.

Helena pun berjalan keluar dari ruangan. Tanpa sengaja dia berpapasan dengan Nova di lorong rumah sakit.

Nova pura-pura perhatian pada Helena. "Apa kamu sudah membuat tim khusus untuk kompetensi nanti?"

Helena menjawab dengan ketus. "Bukan urusanmu."

Nova mendesis kesal. "Aku ini kakakmu. Bisa tidak kamu bicara yang sopan pada kakakmu sendiri?"

Helena yang hendak melangkah pergi seketika berhenti, lalu menatap Nova dengan tatapan dingin. "Sejak kapan kamu menganggap aku ini adikmu? Selama ini kamu selalu merebut apa saja yang aku inginkan."

Nova merasa tersinggung. "Ya sudah terserah kamu saja. Aku hanya mengingatkan, lebih baik kamu mundur saja. Aku sudah memasukan lima orang terbaik di rumah sakit ini untuk masuk ke dalam timku. Termasuk Reno."

Setelah berkata begitu, Nova segera pergi dari meninggalkan Helena dengan tersenyum penuh kemenangan.

Helena hanya mendesis kesal menatap punggung Nova yang menjauh.

Karena sudah masuk jam makan siang, dia segera berjalan menuju restoran terdekat. Pikirannya masih terus dipenuhi rasa penasaran akan sosok misterius yang telah melakukan pertolongan pertama pada pasien yang baru saja dia tangani.

"Aku harus menemukan orang itu," gumamnya dengan pelan.

Dia segera menelpon asistennya.

"Hallo, ada apa, Nona?" tanya Asisten Riana dari seberang telepon.

"Aku ingin kamu segera memerintahkan orang untuk mencaritahu siapa orang yang melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan di Jalan Merdeka," perintah Helena dengan tegas.

"Baik, Nona," jawab Asisten Riana.

Setelah menutup telepon, dia tiba-tiba teringat pada Arjuna.

"Kira-kira dia sedang melakukan apa sekarang? Aku harap dia tidak melakukan hal yang aneh-aneh lagi."

Helena ingin menghubungi Arjuna, namun dia tiba-tiba menahan diri.

"Kalau aku menghubunginya, nanti dia akan kegeraan."

Saat ini dia sedang berjalan masuk ke dalam restoran sambil menunduk memainkan ponselnya, tanpa sengaja dia menabrak seorang pria yang berjalan berlawanan arah.

BRUK!

Ponsel di tangan Helena pun terjatuh ke lantai.

"Maaf," ucap Helena.

Pria itu segera membungkuk mengambil ponsel Helena, lalu menyerahkannya kembali. "Tidak apa-apa. Ini ponselmu..."

Pria itu berhenti bicara saat melihat kalung yang dipakai oleh Helena. Seakan dia mengetahui siapa pemilik kalung tersebut, membuat tatapan matanya berubah menjadi tajam.

1
Heni Mulyani
lanjut
վօօղíҽ̀z
Nah makanya thor jangan biarkan Arjuna kembali ke dunia vintagenya 🙊...
Apa Helena ngga nangis kejer saat nanti ditinggalkan Arjuna..
Sakit berdarah-darah sedari kecil eehh ketika dewasa pun nasibnya tetap paittt 🤧...
Masa iya tega membiarkan Helena jungkir balik, salto, nyungsep, kayang, terjungkal tanpa ampun 😉/Sob/...
վօօղíҽ̀z
Gimana tidak keberatan, bisa dapat ibunya plus dapat bonus anak perempuan cantik yang mandiri 🙊...
Sepaketlah 🙌...
վօօղíҽ̀z
Bolehkah kalau tetap tinggal di samping Helena 🤔...
Yang artinya melawan takdir dan mungkin ada konsekuensi yang harus diterima Arjuna...
Bisa jadi harus kehilangan kekuatan supernaturalnya...
Bundanya Pandu Pharamadina
tentunya kejutan yg luar biasa... akan di temukan dgn ibunya Helena❤❤
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Siti Nurbaya
lanjut dong, penasaran ni
Siti Nurbaya
mna lanjutan nya
~Hartwyn_Dee~
baguss Juna ....pertemukan Helena sama ibunya
~Hartwyn_Dee~
sepertinya hatimu udah nyangkut sama Helena Jun makanya berat ninggalin ya ...udah lah mending tetep tinggal di zaman modern aja ya...🤣🤣
~Hartwyn_Dee~
mimpimu ketinggian woyy....
~Hartwyn_Dee~
coba aja kl bisa ,,lagian ya dari pada km nanti malu mending urungkan niat kamu Nova lagian Juna ga bakal mau sama lu 🤪🤪🤪
~Hartwyn_Dee~
makanya jadi orang tuh baik jangan jadi orang jahat.....
Halimah
Bagus Jun....Sebelum km kembali ke zaman kuno pertemukan dl Helena sm ibunya
Halimah
Mimpi aja terooooooos
Halimah
Heeh sundal bolong......Lo pikir Arjuna mau sm eloooo???? Ga usah mimpi deh😛😛😛
Halimah
Karena Helena hatinya baik....Ga ky km busuuuuuk
ken darsihk
Seperti nya bakal ada banyak bawang nih saat Helena bertemu ibu kandung nya
ken darsihk: 🤣🤣🤣🤣👏👏🤭🤭
total 4 replies
Sani Srimulyani
jangan pergi dong Juna siapa tau takdirmu memang bersama Helena.
Sani Srimulyani
asyiiik bentar lagi kamu akan ketemu dengan ibu kandungmu Helena.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!