Bagaimana jika menderita Hypnophobia? Yaitu sebuah ketakutan untuk tidur.
Hingga akhirnya menjadikan seorang wanita bernama Azalea Bloom menjadi seorang workaholic karena begitu takut dengan tidur.
Kedatangan Julian Kingsford di apartemennya, membuat dia cukup merasa aman dan nyaman karena akhirnya dia bisa tertidur nyenyak setelah cukup lama mengalami hal ini.
SETTING LUAR NEGERI (jangan samakan dengan budaya indo ya.. yg ga suka di skip aja)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan tamu tak diduga
“Lea, ayo kita berlibur,” kata Julian sambil masih fokus menyetir.
“Besok aku harus bekerja,” jawab Lea sambil memakan keripik kentangnya.
“Kau harus lebih banyak refreshing dan rileks agar cepat sembuh dari phobia-mu,” kata Julian.
Lea tertawa mendengar itu.
“Aku sudah menemukan obatku dan itu adalah kau. Syukurlah obatku setampan ini,” jawab Lea.
“Aku tak bisa selalu ada di ranjangmu setiap malam, Lea,” sahut Julian.
Lea menoleh ke arah Julian.
“Kau mau pergi? Ke mana?” tanya Lea berhenti mengunyah.
“Aku akan ke New York menemui keluargaku sebentar lalu kembali kemari. Kau mau ikut?” tanya Julian.
Lea lega mendengarnya karena ia pikir Julian sudah memiliki wanita incaran. Setidaknya Julian masih dikuasainya saat ini.
“Aku sibuk di kantor. Tak masalah, pergilah. Hanya sebentar, kan?” tanya Lea.
“Ya, hanya sebentar sekitar 3 hari saja,” jawab Julian.
“Ya, pergilah. Aku akan baik-baik saja,” ucap Lea.
“Jangan mabuk dan aku akan selalu meneleponmu setiap kau akan tidur,” kata Julian.
“Oke, Sir,” sahut Lea sambil mengangkat tangannya dengan gerakan hormat.
Julian mengacak acak rambut Lea dan wanita itu hanya tertawa saja.
Hanya satu setengah jam perjalanan saja yang ditempuh Julian sampai ke mansionnya karena mereka sama sekali tak mampir ke mana pun.
Sesampainya di mansion, Lea tampak terkejut ketika orang tuanya sudah ada di depan halaman Mansion milik Julian.
“Mom, Dad? Dari mana kalian tahu aku di sini?” tanya Lea.
Julian yang baru turun dari mobil mewahnya melihat ke arah kedua orang tua Lea yang baru di temui hari ini.
“Halo, senang bertemu dengan kalian,” kata Julian.
Ayah Lea tersenyum pada Julian dan menghampirinya.
“Terima kasih sudah menjaga putriku,” ucap pria paruh baya itu dan menjabat tangan Julian.
Julian hanya tersenyum saja dan mempersilahkan kedua orang tua Lea masuk ke dalam mansion megahnya.
Ibu Lea menarik tangan Lea karena wanita cantik itu tak beranjak dari tempatnya berdiri.
“Mom, ada apa? Ini tak seperti biasanya. Ada apa kalian sampai menemuiku kemari?” tanya Lea dengan pandangan menyelidik.
“Daddy yang akan mengatakannya nanti,” jawab sang ibu.
Lalu mereka berempat pun masuk ke dalam mansion dan duduk bersama di ruang tamu.
“Ada apa, Dad?” tanya Lea.
“Kami ingin menjemputmu,” jawab Leonard — ayah Lea.
“Untuk apa?” tanya Lea.
Leonard tak langsung menjawab.
“Katakan saja di depanku. Itu tak masalah bagiku,” ucap Julian pada Leonard.
“Kita akan pindah dan kami tak bisa membiarkanmu sendirian di negara ini,” jawab Leonard akhirnya.
“Tidak, aku bisa hidup sendiri di sini. Tak ada alasan bagiku untuk tiba-tiba pindah. Pekerjaanku sangat bagus dan karirku sudah tinggi jadi aku tak mau pindah,”
sahut Lea protes.
“Lea, mengertilah, Sayang. Daddy tak bisa mengawasimu dari jauh jika kita sudah tak satu negara,” ucap sang ibu.
“Wait, jadi selama ini Daddy mengawasiku?” tanya Lea.
“Tentu saja, Daddy tak akan membiarkanmu sendirian dengan tak diawasi,” jawab Leonard.
“Dia aman bersamaku di sini,” kata Julian yang akhirnya menyela.
“Aku tahu, tapi kau tak akan selalu ada untuknya. Bagaimana jika kalian putus dan tak bersama lagi?” tanya Leonard.
“Dad, dia bukan pacarku. Kami hanya berteman dan dia akan selalu bersamaku,” jawab Lea.
“Sayang, kau tak bisa mengandalkannya terus dan kau tahu hal itu. Hanya Daddy lah yang akan selalu menjagamu sampai kapan pun,” sahut Leonard bersikeras karena ia tak mau sang putri jauh darinya apa pun yang terjadi.
Setidaknya mereka satu negara meskipun berbeda kota karena ia masih bisa mengawasinya dan bisa mendatanginya kapan saja jika Lea dalam bahaya.
gntung bgt kk