Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Mafia Nomor 1

Sistem Mafia Nomor 1

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Kaya Raya / Persaingan Mafia
Popularitas:156.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: SiPemula

Daffa Stewart harus mengalami nasib buruk secara bertubi-tubi di hari yang sama, tapi di hari yang sama juga sebuah keajaiban datang dan merubah jalan hidupnya.

“Daffa si malaikat bersayap putih telah mati, dan kini giliran si iblis bersayap hitam yang akan menggantikannya untuk menginjak-injak semua orang di dunia ini!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Mengambil Tindakan

Daffa menatap layar ponselnya yang sedang memutar video meledaknya bangunan gedung, yang mengakibatkan runtuhnya gedung itu serta menewaskan semua orang yang berada di dalamnya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab ledakan, tapi banyak orang meyakini ledakan terjadi karena bom, terbukti dari aroma peledak yang cukup kuat di sekitaran bangunan, sesaat setelah terjadinya ledakan.

Banyaknya kamera CCTV di sekitar lokasi ledakan juga disasar oleh pihak kepolisian, yang sedang menyelidiki penyebab terjadinya ledakan.

Dari banyaknya kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, tidak ada satupun kamera yang menangkap adanya pergerakan mencurigakan selama beberapa waktu kebelakang. Semua terlihat berjalan normal, dan tidak ada sedikitpun ditemukan keanehan.

Kamera CCTV didalam gedung juga menunjukkan hal yang sama, dan benar tidak ditemukan sedikitpun keanehan selama beberapa waktu kebelakang sebelum terjadinya ledakan.

“Apa kalian pikir aku ini bodoh sampai meninggalkan jejak di lokasi kejadian? Tentu aku melakukan semuanya dengan bersih, dan kalian tidak akan menemukan bukti apapun di tempat itu!” ucap Daffa sambil tersenyum.

“Sedikit saja aku mengambil tindakan, seluruh negara sudah dibuat heboh. Apalagi saat nanti aku mulai bertindak melakukan serangan secara besar-besaran, aku rasa seluruh Dunia akan heboh karena tindakanku,” gumam Daffa, yang saat ini berada di restoran, tidak begitu jauh dari lokasi ledakan.

Saat ini restoran dalam keadaan sepi, dikarenakan semua orang memilih berdiam diri di dalam rumah, tapi ada beberapa orang berkunjung ke restoran karena mereka ingin mengisi energi tubuh dengan makanan bergizi.

Menyukai tempat sepi, keadaan seperti saat ini sangatlah cocok untuk Daffa, tapi sayangnya kedatangan anggota polisi sedikit banyak telah mengganggu ketenangannya.

Anggota polisi datang untuk makan siang yang sedikit terlambat, dikarenakan sebelumnya mereka sibuk membantu proses pengamanan lokasi ledakan. Mereka hanyalah polisi lalu lintas, dan tidak dilibatkan secara langsung dalam proses evaluasi dan penyelidikan.

Semua orang yang sudah lebih dulu berada di restoran, mereka bersikap biasa-biasa saja saat lima anggota polisi berada di dalam restoran, termasuk dengan Daffa.

Daffa yang sedang menikmati makanannya setelah menyimpan ponselnya ke dalam saku celana, dia sama sekali tidak terganggu dengan keberadaan para polisi, walau dia baru saja melakukan tindakan kejahatan pada orang jahat.

Sambil menikmati makan siangnya yang juga sedikit terlambat, Daffa diam-diam mencuri dengar apa yang sedang dibicarakan oleh anggota polisi yang duduk di belakangnya, dengan sebuah meja yang menjadi penghalang diantara mereka.

“Apa kalian bisa menebak siapa pelaku peledakan gedung itu?” tanya salah satu polisi.

“Gedung itu milik pemimpin Mafia Black Jack, dan semua orang sudah mengetahui tentang itu. Kalau benar ledakan itu merupakan sebuah kesengajaan, sudah pasti yang melakukannya adalah musuh dari Mafia Black Jack,” ungkap polisi lainnya.

“Hah... Semoga saja tidak terjadi perang besar di kota ini setelah apa yang terjadi pada gedung itu!” ucap satu dari dua polwan.

Empat polisi lainnya menganggukkan kepala pelan saat mendengar ucapan salah satu rekan mereka.

“Kota ini akan berada dalam masalah begitu juga dengan kita, seandainya perang besar antar kelompok Mafia terjadi di kota ini.”

“Untuk berjaga-jaga seandainya semua itu terjadi, sebaiknya aku menghubungi kantor pusat untuk mengirim tambahan jumlah personel ke kota ini!”

“Setidaknya suruh orang-orang pusat mengirimkan puluhan personel tambahan untuk menjaga keamanan kota ini selama beberapa bulan kedepan!”

Mereka terus saja melakukan pembicaraan, dan di posisi ini Daffa berperan sebagai pendengar yang sangat baik.

Dia benar-benar menjadi pendengar, dan begitu makanan habis dia langsung saja pergi meninggalkan restoran.

Walau kelima polisi masih sibuk dengan pembicaraan mereka, Daffa memutuskan pergi karena dia tidak ingin mereka mencurigai keberadaannya.

Bagaimanapun juga, mereka akan curiga padanya jika tidak langsung pergi, disaat makanan dan minuman yang dia pesan sudah habis menyisakan wadah kotor di atas meja.

Pergi meninggalkan restoran tanpa ada anggota polisi yang menaruh curiga padanya, dengan menggunakan motornya, Daffa melintas di jalan dekat dengan lokasi ledakan, dan saat dia melintasi tempat itu, jelas terlihat olehnya keberadaan anggota Mafia Black Jack yang berkeliaran di sekitar lokasi ledakan, bahkan jumlah mereka lebih banyak dari anggota polisi.

Tepat di sebuah perempatan, Daffa berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah, dan saat dia berhenti, ternyata dia berhenti tepat di samping mobil Lisa dan ketiga sahabatnya.

Saling mengetahui keberadaan masing-masing, keduanya hanya mengangguk dalam diam, dan bersama-sama mereka melakukan kendaraan begitu lampu lalu lintas menyala hijau.

Walau tidak saling berkomunikasi, mereka sudah tau jika tujuan mereka adalah tempat yang sama, yaitu Mansion Daffa.

...----------------...

Jacob yang baru saja sampai di lokasi ledakan, dia menatap tajam keadaan sekitarnya yang sudah menjadi puing-puing, dan masih banyak anggota penyelamat yang terus saja mengevakuasi mayat dari balik puing-puing bangunan.

Melihat semua secara langsung dengan kedua mata kepalanya sendiri, Jacob bertekad akan segera menemukan pelaku peledakan, dan dia akan memberikan siksaan pada orang itu.

Dia tidak akan membiarkan orang itu mati dengan mudah. Dia akan menyiksa orang itu sampai puas, begitu juga dengan semua orang yang memiliki hubungan dengan orang itu.

“Butuh berapa lama untuk menemukan orang yang menjadi pelaku utama peledakan?” tanya Jacob tenang pada Zero, satu lagi orang kepercayaan Jacob selain Nico.

“Tanpa adanya sedikitpun petunjuk, akan sangat sulit untuk menemukan keberadaan orang itu, tapi kita bisa memancing orang itu keluar dan menunjukkan keberadaannya pada kita secara langsung!” ucap Zero.

“Memancingnya keluar? Umpan seperti apa yang akan kita gunakan untuk memancing orang itu keluar, sementara kita tidak tau dia itu siapa, bahkan kita tidak tau dia itu laki-laki atau perempuan?” ujar Jacob.

“Tuan, walau kita belum tau siapa dia, tapi saya yakin orang itu adalah bagian dari salah satu Mafia musuh kita, dan cara memancing keluar orang seperti itu sangatlah mudah!” ucap Zero.

“Cepat katakan dan jelaskan padaku, rencana apa yang akan kau gunakan untuk memancing keluar orang itu!” perintah Jacob.

Mendengarnya, Zero tersenyum tipis, dan setelah itu dia berkata, “Tuan, dalam waktu dekat kita akan melakukan transaksi besar, dan kita akan menggunakan transaksi itu untuk memancingnya keluar!”

Ucapan Zero hanya terdengar sampai di situ, dikarenakan selanjutnya dia memilih berbisik saat membahas lebih serius rencana yang ingin dia lakukan.

Jacob tersenyum puas setelah dia mendengar keseluruhan rencana yang telah disusun oleh Zero.

“Seberapa besar keyakinanmu kalau rencana itu akan berhasil?” tanya Jacob.

“Tuan, rencana itu benar-benar akan berhasil jika dia datang. Kalau dia tidak merasa terpancing dan tidak datang, tentu saja rencana itu akan gagal,” jawab Zero.

Jacob menganggukkan kepalan pelan setelah mendengar jawaban itu, dan dia berkata, “Aku yakin dia pasti datang, dan saat itu kita akan menangkapnya secara hidup-hidup!”

Setelah melakukan pembicaraan dengan Zero di dalam mobilnya, Jacob menyuruh sopir pribadinya untuk menjalankan mobil meninggalkan lokasi ledakan.

Untuk mengurus semua yang berhubungan dengan lokasi ledakan, banyak anak buahnya yang bisa melakukan itu. Jadi, seorang Jacob tidak perlu turun tangan langsung untuk membereskannya.

1
Hartono
Penulisnya amatiran buat cerita nggantung lagi cari bahan contekan kali ya
Diana Lely
lantai thor bukan pantai
Kirigaya Haruto
sebenernya thor ya mata sama waktu itu gak ada hubungannya kalo mata dewa itu misalnya bisa melihat lintasan senjata dan juga melihat status seseorang supaya dia lebih mudah ngerekrut
Saiber Victoria
apa ini ada lanjutannya
Mia Sagitarius
lnjuut
Mia Sagitarius
up
Mia Sagitarius
lnjut
Mia Sagitarius
jiss
Mia Sagitarius
ternyata ortunya masih hidup
Mia Sagitarius
lnjut
Mia Sagitarius
lanjuut
Mia Sagitarius
lnjut
Mia Sagitarius
mantap jiwa
Mia Sagitarius
😂😂😂
Mia Sagitarius
mantap .q suka
Mia Sagitarius
lnjuut
SI PEMULA
seru nih thor
SI PEMULA
lanjut thor
ADYER 07
semangat pokoknya
ADYER 07
semoga yang ini seru thor🤟
suka dengan karya² thor🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!