fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rank E tetapi kuat!!!
Ke esokan hari nya tiba. Di kamar rumah sakit fadli terseyum melihat poin yang ia kumpulkan di dungeon merah menyentuh angka 3500 poin. Tanpa ragu ia memasukan semua poin nya ke mana poin karena itulah yang paling penting bagi nya.
(Status fadli). Fadli level 50, gold 10.000
Hp, 1.800. Mana poin, 8.038, Kekuatan, 1.045, Kecepatan, 1.060.
(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 8. Jubah pelindung, cicin seve,
Poin terkumpul ( 0 ).
"eh.. Tunggu dulu level aku naik jadi 50? Lalu gold aku bertambah?" tanya fadli dalam hati nya.
"itu adalah hadiah atas kenaikan level, tuan mendapatkan hadiah 3.000 gold," jelas rapael.
"ya bagus lah kalai begitu. Sekarang rapael kita punya ratusan batu sihir, apa kamu bisa mengubah nya menjadi senjata dengan skil produksi aku?" tanya fadli memastikan.
"saya pelayan tuan, saya juga bisa menggunakan sistem. Serahkan saja pada saya tuan. Tapi mana tuan akan di ambil," jelas rapael.
"ya ambil saja sesuka kamu, tapi jangan sampai habis aku bisa mati," jawab fadli.
"baiklah, senjata yang di inginkan tuan seperti apa?" tanya rapael.
"bebas sih aku hanya ingin sebuah pedang yang kuat. Belati aku sudah punya meski pin agak retak, tapi pedang aku tidak punya. Buatkan pedang," perintah fadli.
"okay laksanakan," jawab rapael.
Di sistem rapael mulai membuat senjata. Sementara fadli duduk santai sambil bermain game. Beberapa jam kemudian pintu kamar fadli di ketu. Dan masuk lah dua orang yaitu gon ketua serikat hunter bandung, dan joko ketua asosiasi hunter indonesia.
Gon, "fadli kan?"
Fadli, "ya, kalau sendiri siapa?"
Gon, "saya ketua serikat hunter bandung, lalu ini adalah ketua asosiasi hunter indonesia,"
Fadli, "iya, ketua asosiasi hunter indonesia, berati dia joko ya?"
Joko, "iya saya adalah joko, sekarang fadli, koko bilang uang mengalahkan bos dungeon adalah kamu apa itu benar?"
Fadli, "itu benar tapi itu kecelakaan, aku menyerang bos nya dengan sihir api tapi sihir api aku meleset, namun justru sihir api aku membuat gua runtuh dan menimpa bos nya,"
dengan cerita fadli yang seperti itu tentu saja joko dan gon sangat bingung. Mereka tidak percaya dengan cerita fadli. Namun joko bertanya lagi, "sihir api ya, kamu rank E kan? Untuk hunter rank E biasa nya hanya bisa sihir air saja,"
Fadli, "hem.... Entahlah tapi aku bisa,"
Gon, "fadli. Pak joko adalah ketua asosiasi hunter indonesia, kamu harus sopan saat berbicara,"
Fadli, "maaf aku kurang ajar,"
Joko, "bukan masalah, sekarang fadli jita akan melakuka pemeriksaan ulang untuk rank kamu. Siapa tau alat sebelum nya rusak,"
Fadli terseyum tetapi pura- pura, "benarkah? Semoga saja aku biaa naik peringkat, meski itu mustahil,"
Gon, "benar sekali itu mustahil, karena kekuatan hunter yang bangkit tidak akan bisa menjadi lebih kuat lagi. Kecuali hunter tersebut mengalami kehidupan kedua,"
Fadli, "apa itu kehidupan kedua?"
Gon, "hunter yang sudah di nyatakan mati di dungeon, tapi dia di temukan tanpa luka sedikit pun,"
Fadli, "itu arti nya pernah terjadi kan?"
Gon, "ya pernah ada beberapa hunter, rata- rata peringkat mereka baik drastis,"
Fadli, "hem.."
dua orang masuk mereka meletakan bola kristal di sebelah fadli.
Joko, "silakan letakan tangan kamu di sana,"
Fadli hanya mengangguk ia lalu meletakan lengan nya di bola kristal itu. namun angka di layar hanya 113 saja. Itu arti nya fadli masih hunter rank E.
Fadli, "bagaimana hasil nya?"
Gon, "rank E sih, hem..."
Joko, "fadli anda bergabung dengan serikat sayap putih kan?"
Fadli, "iya itu benar,"
joko terseyum, "maaf aku menganggu istirahat kamu, saya permisi,"
Joko dan gon pun keluar dari ruangan fadli. Sementara fadli kembali tiduran dengan santai.
Sementara itu di lobi rumah sakit.
Koko, "apa? Yang benar saja dia rank E, itu tidak mungkin dia sangat kuat,"
Gon, "tapi hasil nya tetap itu,"
Negro, "meski begitu dia berhasil menyelesaikan dungeon sendirian,"
Joko, "anak itu berbohong, tapi dia tidak pinter berbohong, ini bukan masalah. Serahkan tugas ini pada pihak asosiasi hunter. Yang terpenting sekarang adalah kalian kembali dengan selamat. Lalu tidak terjadi dungeon break seperti di pulau sumatra. Kita sudah beruntung,"
Semua mengangguk dan bubar. Joko segera mengumpulkan para anggota asosiasi hunter, ia ingin membicarakan fadli dan mulai mengawasi fadli dari sekarang.
Ke esokan hari nya tiba. Di pagi hari fadli sudah berada di sebuah tempat latihan para hunter yang berlokasi di pusat kota garut.
"ini ya tempat latihan para hunter. Kata nya ada target yang bisa di bidik oleh sihi," bisik nya dalam hati.
Fadli segera menghampiri resepsionis dan bertanya, "anu.. Aku mau latihan apa saja syarat nya?"
resepsionis itu menjawab dengan santai, "asalkan kamu seorang hunter. Kamu bisa masuk dan berlatih,"
Fadli terseyum ia memberikan kartu hunter nya, "silakan saya seorang hunter,"
Resepsionis itu melihat kartu milik fadli dan segera mencatat nya. Ia lalu berkata, "silakan latihan sesuka anda, tapi jangan cari masalah dengan hunter lain atau bertengkar dengan hunter lain,"
fadli mengangguk dan segera masuk ke dalam. Di dalam ruangan itu ada banyak sekali fasilitas mewah. namun fadli segera pergi ke ruangan pelatihan penargetan.
Di ruangan itu ada beberapa hunter yang sedang berlatih dengan sihir mereka. Mereka menembak sebuah manekin yang terbuat dari material sangat kuat sehingga meski pun di tembak berkali- kali manekin itu tidak akan hancur.
"itu ya manekin nya, sekarang saat nye berlatih,"
Fadli segera mengeluarkan tongkat sihir nya dan mulai berlatih menembak dengan sihir air. Ia berkali- kali menembak manekin itu dengan sihir air milik nya. "tenanglah, tajamkan air nya dan tembak..." kata nya dalam hati.
wos..wos...wos... Ketiga sihir air fadli mengenai manekin itu. Namun tentu saja manekin nya tidak tergores sama sekali.
"tempat ini bagus untuk ekperimen, aku akan menyewa hotel di dekat sini dan terus berlatih di sini sampai helmi menelpon dan mengajak aku untuk berpetualang lagi," kata nya dalam hati.
Fadli pun memulai latihan nya dengan santai.
sementara itu di jakarta, di kantor asosiasi hunter indonesi joko sedang melihat latihan fadli dari cctv.
"geri apa dia memang sehebat itu?" tanya joko.
Geri menjawab " iya waktu aku dan dia terjebak di dungeon merah, dialah yang paling di andalkan, lalu dia juga memiliki bok penyimpanan, maaf aku tidak melaporkan nya dari dulu,"
Joko," tidak masalah, kamu juga di minta sama dia untuk tutup mulut kan?sekarang kita hanya perlu melihat apa hunter ini baik atau jahat,"
Geri, "dia sangat baik aku yakin itu, tapi bapak boleh mengawasi nya sesuka hati,"
Mendengar itu joko terseyum dan berisik dalam hati nya," semoga saja itu benar,"
mereka pun mulai berdiskusi soal fadli.