Indonesia
NovelToon NovelToon
Hot Mommy

Hot Mommy

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Percintaan Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:45.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Fi

Kembali bertemu dengan pria yang telah menyakitinya sama sekali tidak ada dalam agenda hidup Esa, tetapi Esa justru harus bertemu kembali dengan Emir Hakeem, ayah dari putrinya.

Emir pria berumur 28 tahun yang terkenal tampan dan mapan. Menjadi penjual saham dan pemilik perusahaan di bidang keuangan yang terbilang cukup sukses, jelas membuat Emir dikelilingi oleh banyak wanita, termasuk Esana Evren. Namun, kesalahpahaman telah mengubur cinta diantara keduanya. Hingga takdir kembali mempertemukan mereka dengan status yang berbeda.

"Mommy, apa dia Daddy-ku?" tanya Elif Evren, melihat sosok yang terus ditatap oleh Esana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HM 22

Seorang pria mengendarakan mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota Istanbul. Suara klakson dari pengendara lain terdengar sebab pria itu mengendarai mobil menyalip pengendara-pengendara lain di depannya hingga berulang kali hampir menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Tapi, seolah tuli dan tidak peduli, pria itu terus saja mengemudikan mobilnya seenak hati. Pikirannya yang kacau rupanya membuatnya tak memiliki akal sehat.

“Argh!!!!” teriak Emir dengan frustrasi. Pria itu tidak tahu ke mana lagi dia harus mencari keberadaan Esa dan Elif. Dia sudah menyusuri tempat-tempat di sekitar rumah Esa namun dia tidak menemukan gadis itu.

Drrtt ... Drrtt ....

Ponsel Emir berdering. Pria itu menepikan mobilnya kemudian mengangkat panggilan tersebut. “Halo. Ada apa, Bu?” sapanya pada Zalime yang meneleponnya.

“Emir, di mana kau sekarang? Istri dan anakmu sudah menunggumu. Katanya kau sudah berjanji untuk menjemput mereka,” ucap Zalime.

Dua hari ini, semua orang menunggu Ceyda di rumah sakit jadi belum ada yang tahu kalau Elif sudah dibawa pergi oleh Esa, hanya Emir yang tahu mengenai hal tersebut. Mereka semua berpikir kalau Elif dirawat oleh pelayan di rumah.

“Ini aku sudah dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, Bu. Sebentar lagi aku juga sampai,” balas Emir.

“Ya sudah kalau begitu cepatlah ke mari. Istrimu sudah mengomel dari tadi,” bisik Zalime.

“Bukankah dia memang selalu mengomel, Bu?” seloroh Emir. Di saat seperti ini pria itu masih sempat bercanda untuk menenangkan pikirannya supaya sedikit lebih relaks.

Setelah mematikan panggilannya, Emir melajukan mobilnya kembali menuju ke rumah sakit. Benar saja, Ceyda sudah menunggunya. Begitu dia sampai, Ceyda dan bayinya langsung naik ke dalam mobil sementara Benazir dan Zalime naik ke dalam mobil Hakeem. Mereka pun kembali ke rumah.

“Elif!” Zalime berseru memanggil cucunya. Dari kemarin dia tidak bertemu dengan Elif, dia merasa rindu. “Elif, di mana dirimu?”

“Ibu, duduklah, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan,” ucap Emir.

Zalime duduk di sofa. “Ada apa, Emir? Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan Elif? Di mana anak itu?” tanyanya. Entah mengapa perasaan wanita itu tiba-tiba saja tidak enak. Dia khawatir kalau ada hal buruk yang terjadi dengan Elif mengingat mereka meninggalkan Elif dari kemarin. Dia takut Elif jatuh sakit atau semacamnya.

“Bu, Elif tidak ada di rumah ini. Saat kita pergi ke rumah sakit kemarin itu, Esa diam-diam membawa Elif pergi,” terang Emir.

Mendengar ucapan Emir, Zalime membelalakkan matanya. “Kenapa hal itu bisa terjadi? Bukankah katamu sekarang kau yang memiliki hak asuh atas Elif?” tanyanya. Bukannya Zalime tidak ingin Elif tinggal bersama ibunya. Tapi, Zalime pun ingin tinggal bersama cucunya sebab dia sudah lama menginginkan seorang cucu.

“Esa menculik Elif, Bu,” ungkap Emir.

“Emir, Esa adalah ibu Elif. Kau mencoba memisahkan mereka berdua jadi wajar saja kalau Esa mengambil Elif kembali darimu,” timpal Hakeem. “Dia masih kecil, masih membutuhkan kasih sayang ibunya.”

“Jadi, anak itu sudah tidak tinggal di sini? Baguslah karena dia yang telah menyebabkan aku jatuh dari tanggal kemarin,” sahut Ceyda.

Ceyda merasa sangat senang karena itu artinya sekarang tidak ada yang menghalangi anaknya sebagai cucu utama di keluarga Emir. Apalagi, anaknya adalah laki-laki. Jadi, tentulah anaknya yang akan meneruskan tahta Emir sebagai pewaris tunggal harta kekayaan keluarga Hakeem.

Emir melirik Ceyda tak suka. Dari awal Ceyda melahirkan, Emir bahkan belum sempat menggendong anaknya. Pria itu yang awalnya hendak marah mengurungkan niatnya kemudian menarik napas dalam-dalam. Dia meminta bayinya dari gendongan Ceyda kemudian menggendong putranya.

*****

“Ada apa, Bu? Aku sedang ada pembimbingan dengan senior di tempat aku magang,” omel Ayle begitu dia mengangkat telepon dari Benazir. Ayle saat ini memang sedang magang di Ankara untuk memenuhi nilai kuliahnya. Magang adalah salah satu syarat kelulusan di kampus Ayle.

“Aku memiliki berita untukmu,” ucap Benazir dengan suara berbisik. Meski saat ini rumah sedang sepi karena Emir dan Hakeem pergi bekerja, tetap saja ia khawatir kalau Ceyda atau Zalime mendengar percakapannya dengan Ayle.

“Ada apa? Apakah anak itu masih tinggal di sana?” tanya Ayle.

“Justru itu yang ingin ibu bicarakan. Elif sudah tidak tinggal di sini lagi. Esa membawanya pergi saat kami tidak ada di rumah. Emir mencari anak itu tapi kemungkinan besar Esa sudah membawanya pergi kembali ke Kanada,” jelas Benazir.

“Bagus kalau begitu. Semoga mereka tidak kembali lagi ke Turki,” ucap Ayle.

“Tapi, ada berita buruk, Ayle. Saat ini Ceyda sudah melahirkan dan anaknya adalah laki-laki. Dia pasti otomatis akan menjadi pewaris tunggal harta kekayaan Hakeem,” celoteh Benazir.

“Ibu, kita tidak boleh membiarkan hal itu terjadi. Kita harus menyusun rencana secepatnya,” sahut Ayle.

Saat ini mungkin Ceyda sedang merasa bahagia karena dia berhasil menyingkirkan Elif tanpa perlu bersusah payah. Dia pikir dengan perginya Elif maka rencananya untuk menguasai harta Emir akan berjalan lancar. Tapi, siapa sangka kalau ternyata diam-diam keluarga tiri Emir juga mengincar harta kekayaan Emir.

Di sisi lain, Emir masih menunggu di depan rumah Esa. Ia tidak ada henti-hentinya menghabiskan waktu di sana sambil berharap kalau Esa dan Elif akan kembali ke rumah itu. Dia duduk di kursi halaman rumah Esa sambil menatap ke arah gerbang, berharap Elif dan Esa akan datang.

Beberapa hari setelahnya, Emir masih saja tidak pulang. Pria itu tidur di rumah Esa sambil menunggu kedatangan Esa dan Elif yang rasanya semakin mustahil untuk terjadi. Tidak, pria itu tidak tidur di dalam, tapi dia membuat sebuah tenda untuk dia tidur di teras rumah Esa.

Tak lupa Emir juga meminta anak buahnya untuk mencari Esa di dalam dan luar negeri. Ia bahkan menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki Serkan karena dia curiga kalau Serkan juga terlibat dalam rencana Esa untuk membawa Elif kabur.

Sore itu, seolah ada petunjuk yang datang kepadanya, anak buahnya menelepon untuk memberitakan sesuatu kepada Emir.

“Selamat sore, Pak. Baru saja aku melihat Pak Serkan keluar dari bandara, sepertinya dia baru pulang dari luar kota karena dia tidak membawa koper atau pun tas besar,” jelas Hakan, asisten pribadi Emir.

“Oke, aku akan segera menemuinya,” ucap Emir.

Mendengar kabar dari Hakan, Emir lantas melajukan mobilnya menuju ke rumah Serkan. Salah seorang anak buahnya yang menyelidiki Serkan lah yang memberitahunya tentang alamat rumah Serkan.

“Serkan!” panggil Emir saat dia melihat Serkan hendak masuk ke dalam rumah.

Emir buru-buru turun dari mobilnya dan menghampiri Serkan.

“Emir. Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Serkan.

“Apakah kau tahu di mana Esa dan Elif?” tanya Emir.

Serkan memicingkan matanya, pura-pura berekspresi bingung. “Memangnya mereka ke mana? Aku baru saja pulang dari Ankara, jadi aku tidak tahu mereka ada di mana,” jawab Serkan.

1
Meliala Kolompoy
kok ga ada UP..UP nya lagiii..
Kania adisti Sweet
ga rela kalau Esa balik sama emir atas dasar cinta,jijik sama karakter emir
Meliala Kolompoy
duuhh...serkan kmu jga hati2 doong....klw ke kanada jgn smpe kamu diikuti, coba bawa elif ke desa trpencil di kanada...😂😁🙏🙏🤭🤭
Meliala Kolompoy
duh...kasih pelajaran dlu sma si emir ini..twrus cari tau emir kenapa sampe esa meninggalkan muuu...
jadi laki2 itu harus peka emirr
Nelli Susilawati
next kk
rain03
pokoknya ga rela si emir ga dapet balasan
rain03
please deh, jangan sampe si emir menemukan esa elif, gak rela si emir belum dapet balasan
rain03
gak rela aku esa sama emir
pokoknya emir harus merasakan sakit karna gak bisa milikin esa lagi
rain03
orang jahat emang ga suka liat org lain bahagia.
makanya emir selalu gangguin esa
rain03
siemir kya ga ada kerjaan aja.
urusih tuh keluargamu pada gak bener semua.
ngpain ngurusin masa lalu😏
Nelli Susilawati
next
Whawey
ahh gk rela klo Elsa Sam Emir lagi,klo sampai balik Sam Emir aku stop bacanya Thor,maaf ya,tpi biar sdah Emir Sam istrinya,Esa Sam yg lain saja deh,soalnya Emir buang Esa gk berperasaan bgt
Visha_Varisha
Kapok 🤭

Biarkan Esa dengan Serkan 😁
Nelli Susilawati
next
Warsito Ewok
bagus
NIKEN SAYUTI WIDYASTUTI
ceyda ga lahir2 say
Nelli Susilawati
next kk
Visha_Varisha
sarkan uda cocok tuch .. jadi daddy , pengganti emir 🤭
amalia gati subagio
mo gmn lg, jalang murahan, terusir, jd tumbal, yack! what nex... selamat berbahagialah kan ya
Ariestha Malelak
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!