Zaman baru di mulai setelah perang langit besar berakhir. Memusnahkan dua ras terkuat di tiga dunia , darah para dewa dan iblis mengotori dunia manusia. Di tengah tengah badai petir merah dan hujan darah , suara Isak tangis anak kecil pecah di antara puing puing patung dewa yang kepalanya telah patah. Ia bernama Shen Yan , membawa kekuatan kuno mata dewa yang berbahaya. Desas desus mengatakan "Jika mata dewa terbangun sepenuhnya maka dunia akan di lahirkan kembali atau membawa dunia dalam kehancuran".
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elz., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22 : Muncul Masalah Baru
Bab 22 : Muncul Masalah Baru
_______
Pertemuan para Tetua , Puncak Terlarang.
"Perkuat formasi pelindung! Dan ada satu hal yang menggangguku saat ini! Beberapa waktu yang lalu aku mendapati seseorang berhasil menerobos ke puncak menara perpustakaan! Sayangnya orang itu berhasil lolos dariku!"
Dengan suara serak Leluhur Wu Chen memimpin pertemuan para Tetua di Puncak Terlarang. Para Tetua yang hadir tersentak saat mendengar ucapan Leluhur Wu Chen , mereka berpikir bagaimana bisa ada orang yang mampu meloloskan diri dari Leluhur di Puncak Terang , mengingat kultivasi Leluhur mereka cukup mendalam.
"Orang itu bisa lolos dari Leluhur?" ujar Tetua Chang Sheng.
"Benar , meskipun tidak ada barang yang hilang namun orang itu sempat membuka salah satu harta suci di puncak menara Perpustakaan!" ucap Leluhur Wu Chen.
Tetua Gui Ze Zun dari Puncak Hukum berdiri dan mengajukan dirinya untuk memimpin penyelidikan masalah ini.
"Biarkan kami yang menyelidiki masalah ini , Leluhur!" ucapnya tegas sambil menangkupkan kedua tangannya.
"Baiklah , hati hati!" Leluhur Wu Chen mengangguk.
Leluhur Wu Chen lalu menyapu pandangannya ke semua orang yang hadir , ia tersenyum saat menatap Ming Yue di antara mereka , lalu bertanya bagaimana keadaan Shen Yan. Rupanya , juara Pertemuan Naga Muda itu sedikit mendapat perhatian khusus dari Leluhur Puncak.
"Anak itu , beberapa hari ini telah menerobos Inti Emas! Kecepatan kultivasi anak itu sedikit membuatku iri!" terang Ming Yue menggeleng pelan.
Beberapa Tetua juga memuji keberuntungan Puncak Meditasi karena memiliki bakat baru yang luar biasa. Setelah beberapa pengaturan penting di sampaikan , Leluhur Wu Chen mempersilahkan semua Tetua untuk kembali.
_______
Air Terjun Penempa Hati , Puncak Meditasi.
"Tempat ini memang lumayan bagus!"
Shen Yan duduk bersila di dalam tirai air , ia mulai mengalirkan energi spiritual ke dantiannya. Ia tiba tiba merasakan kedua inti jiwanya saling berebut menyerap energi spiritual di dalam lautan kesadarannya. Sesekali saling bergesekan dan menyebabkan fluktuasi tidak stabil didalam tubuhnya. Ia lalu mengeluarkan 100.000 batu spiritual , mencoba langsung menyerapnya. Dengan cepat semua energi di dalam batu spiritual itu terserap habis. Ia menyipitkan matanya , berpikir keras , dengan konsumsi seperti itu konsumsi jiwanya tidak meningkat secara signifikan.
"Ini gila! Aku tidak percaya ini!"
Shen Yan mendengus dingin , kecemasan mulai muncul di kepalanya. Ia mulai berpikir keras , karena konsumsi energi spiritual untuk mengisi dantiannya begitu menakutkan. Ia memang pernah mendengar puluhan ribu tahun yang lalu di Alam Dewa ada pemuda yang memiliki Inti Emas Ganda , namun jenius itu mati muda karena di anggap berbahaya karena kultivasinya menentang hukum langit.
"Sepertinya aku membutuhkan bantuan orang tua itu!" gumam Shen Yan.
Shen Yan melesat keluar dari dalam tirai air dengan wajah tak biasa , namun ia langsung terkejut karena di hadapannya kini telah berdiri dua orang yang telah lama menunggunya.
"Guru!"
Shen Yan menyapukan pandangannya , ia mendapati seseorang yang sangat di kenalnya berdiri di belakang tubuh gurunya.
"Leluhur Wu!" Shen Yan menangkupkan kedua tangannya dengan hormat.
"Kemari lah! Aku dan gurumu sedang membicarakan mu!" tutur Leluhur Wu Chen.
Leluhur Wu Chen menatap dalam dalam tubuh Shen Yan yang berjalan ke arahnya. Ia tersenyum kecil namun senyumnya dengan cepat menghilang setelah merasakan fluktuasi aneh yang saling berlawanan di dalam tubuh pemuda dengan ikat penutup mata itu.
"Tubuhmu? Apa kau baik baik saja?" tutur Leluhur Wu Chen pelan.
"Kakek Chen ternyata menyadarinya?"
Jawaban Shen Yan sempat membuat Tetua Ming Yue tersentak , ia tak menyangka Shen Yan berani memanggil Leluhurnya dengan sebutan Kakek Chen.
"Jaga sikapmu , Yan'er!" tegur Tetua Ming Yue.
Leluhur Wu Chen tertawa kecil dan menahan Ming Yue untuk tidak mengambil hati. Ia kembali tersenyum dan menjelaskan bahwa dirinyalah yang memerintahkan Shen Yan untuk memanggilnya dengan sebutan Kakek Chen. Tetua Ming Yue kembali duduk dan menatap dengan rasa penasaran di hatinya.
"Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua?" batin Ming Yue.
"Kakek Chen , sebenarnya...." Shen Yan melirik sekilas ke arah Tetua Ming Yue yang duduk di samping Leluhur Wu Chen.
"Bicaralah! Yue'er adalah murid kepercayaanku! Kau tidak perlu takut!" ujar Leluhur Wu Chen.
"Kakek , sebenarnya aku mempunyai Inti Emas Ganda!"
Ucapan Shen Yan membuat kedua orang di depannya ini membeku seketika. Keduanya saling bertukar pandang , mereka tahu benar kisah kuno tentang legenda penentang surga. Legenda pemuda dengan Inti Emas Ganda yang namanya tercatat dalam kitab kitab kuno.
"Apa kau yakin?" tutur Leluhur Wu Chen gemetar.
Leluhur Wu Chen lalu menarik pergelangan tangan Shen Yan dan memeriksa tubuh Shen Yan dengan serius. Ia mengerutkan keningnya seolah tak percaya. Dan ternyata , ia memang merasakan dua kekuatan sedang bersaing di dalam tubuh pemuda dengan ikat penutup mata di depannya.
"Ini....? Kau!"
Leluhur Wu Chen melepas pergelangan tangan Shen Yan dengan ekspresi terkejut. Ia lalu menatap Ming Yue seakan akan membenarkan apa yang di ungkapkan oleh Shen Yan adalah kenyataan.
"Aku mengalami kesulitan , Kakek Chen!"
Shen Yan lalu menjelaskan bahwa peningkatan kultivasinya menjadi kendala baru karena kedua inti emasnya memerlukan konsumsi energi yang sangat menakutkan.
"Bagaimana , Leluhur?" ucap Ming Yue penasaran.
"Inti Emas Ganda merupakan 'Kesalahan Langit' yang membuat seseorang memiliki dua inti jiwa di dalam satu Dantian! Energi yang di butuhkan juga sangat besar , namun pemilik Inti Emas Ganda adalah yang terkuat di ranahnya!" tutur Leluhur Wu Chen.
Leluhur Wu Chen juga menjelaskan bahwa ia pernah membaca teks kuno , di sebutkan di dalamnya , pemuda pemilik Inti Emas Ganda juga harus menyerap inti monster tingkat tinggi sesuai dengan atribut Inti Emas nya. Namun meskipun informasi yang baru di sebutkan oleh Leluhur Wu Chen sangat membantu , tapi masalah yang baru juga muncul. Inti monster tingkat tinggi cukup langka di Sekte Puncak Terang. Jika ingin mendapatkannya , seseorang harus pergi ke Pegunungan Binatang Buas di Benua Tengah yang sangat di hindari oleh banyak orang.
"Benua tengah?" gumam Shen Yan.
"Tapi itu sangat berbahaya , Leluhur!" Tetua Ming Yue menyela.
Tetua Ming Yue menjelaskan bahwa Benua Tengah selain sangat berbahaya , juga merupakan pusat kekuatan para Pemburu Langit. Semua sekte di benua tengah sudah menjalin aliansi dengan para Pemburu Langit.
"Pemburu Langit! Lagi lagi mereka!" ucap Shen Yan mengepalkan tangannya.
"Baiklah , aku akan kembali ke Puncak Terlarang! Ingatlah , jangan sampai hal ini bocor ke orang lain! Atau hidupmu dalam bahaya , Yan'er!"
Leluhur Wu Chen mengingatkan Shen Yan , ia juga menyapukan pandangannya ke arah Ming Yue sebagai isyarat bahwa ucapannya ini juga berlaku untuknya.
"Baik , terima kasih Kakek Chen!" Shen Yan menangkupkan kedua tangannya.
Setelah pertemuan itu , Shen Yan menjadi prioritas mereka berdua secara diam diam. Berharap Sekte Puncak Terang menciptakan legenda yang akan menentang surga sekali lagi dalam sejarah peradaban manusia.
________