"harusnya kamu gak usah lahir ke dunia! mama nyesel lahirin anak iblis kayak kamu,"
satu tamparan mendarat di pipi mulus celin, ia tak bisa berhenti menangis karena mamanya selalu mengeluarkan kata kata pedih dari mulutnya.
"aku kan gak minta di lahirin ma," celin menangis memeluk kaki mamanya.
"hidup kamu gak bakalan bener kamu sama aja kayak kakak kamu cuma bisa jadi pelacur!!!" sentak mama celin sebelum pergi meninggalkan celin di pinggir jalan.
celin hanya duduk dan menangis di bawah guyuran hujan melihat mobil mamanya yang perlahan menjauhi dirinya.
selengkapnya>>>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mermaidku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 23
Celine dan retno masih berdebat perihal celine tak ingin kembali ke Indonesia.
"gak ma, biarin aku hidup sama gabriel sendiri," kekeh celine.
"celine bima itu udah nungguin kamu, kamu gak kangen sama dia? Karena dia lumpuh? Celine dia itu bisa jalan lagi. Dia lagi jalani proses terapi," jelas retno.
"pokoknya celine gak mau pulang, mah gak gampang rawat bima sama anak aku. Aku aja mau jalan gak bisa karena perut aku sakit,"
"celine kan gak sekarang juga kamu harus pulang,"
"ma aku mau pikirin dulu, emang aku yang paksa bima hamilin aku. Tapi aku gak paksa buat bima tanggung jawab, aku bisa sendiri ma jangan maksa," kesal celine.
"bima kecelakaan gara gara kamu celine,"
"gara gara aku? Dia yang tidur sama gracia, kalau aku cemburu salah? Kenapa salah? Aku deket sama bima. gimana bisa dia abis tidur sama aku tiba tiba dia se brangkar sama mantannya?"
"itu kan hanya salah paham,"
"mau salah paham atau enggak aku tetep cemburu ma, emangnya kalau gracia jelasin ke aku bima bakalan bisa jalan lagi?"
"CELINE!!!"
"apa? Mau nyalahin aku lagi? Aku udah berusaha sendiri selama ini, jadi aku udah tebus kesalahan aku sama bima. Dengan gak ganggu dia!"
"gabriel itu butuh ayah celine!"
"aku bisa nikah sama siapa aja! Gak usah paksa aku, mama kalau calon suaminya cacat mama mau gak?" teriak celine
Plakkkk
Satu tamparan dari retno mendarat di pipi mulus celine, ia tak habis pikir dengan anaknya yang super spesial.
"MAMA MAU?"
"celine kamu jangan bikin bima begini, kamu sudah berkomitmen sama dia untuk menikah. Kamu mau gagal lagi?"
"aku gak mau kalau bima belum bisa jalan, aku gak mau punya suami cacat. Aku gak bisa terima apa adanya!"
"ma, aku udah usaha sendirian selama ini. Mama kira aku gak stres? Urusin kandungan aku sendiri tanpa bima? Salah kalau aku nolak bima? Emang selama ini aku nyusahin dia?"
"terserah, mama gak tau maunya kamu itu apa," retno keluar meninggalkan kamar celine. Ia terisak dia bangku depan, hatinya sakit melihat celine yang makin kacau setelah berpisah dengan bima.
Ia tak ingin menyalahkan celine lagi karena anak itu sudah berjuang sendirian untuk kesembuhan bima. Buktinya sekarang bima sudah sembuh dan sehat dari penyakit ginjalnya.
Ia sudah merelakan waktu bahagianya untuk bima agar sembuh, dan ia mengorbankan dirinya untuk bersembunyi selama beberapa tahun kedepan.
Doni dan daniel juga korban dari kekacauan celine setelah berpisah dengan bima. Ia menyakiti dua orang yang amat mencintai dan menyayangi dirinya hanya untuk bima.
"salah gue? Kenapa? Gue udah terima bima waktu dia sakit, tapi sekarang gue gak bisa. Ada gabriel yang harus gue rawat sendirian, gue gak bisa dengan kondisi bima yang gitu. Lo harus benci gue bim," ucap celine terisak.
Ia sangat merindukan bima, namun ia juga tak bisa menerima kondisi bima. Mungkin banyak yang akan menyalahkan celine karena tega meninggalkan bima. Namun celine sudah membayarnya dengan gabriel, merawat dan membesarkan gabriel seorang diri adalah bayarannya.
...****************...
"makan dulu," ucap winda menyodorkan sepiring nasi di depan bima.
"gak," bima langsung menyampar piring dan gelas di depannya sampai pecah.
"BIMA!"
"bima gak mau makan sebelum mama kasih tau aku dimana celine," ucap bima sambil mengayun kursi rodanya.
"celine gak mau ketemu kamu sebelum kamu bisa jalan," ucap winda tega.
Bima langsung menghentikan kursi roda miliknya, dengan penuh amarah ia berusaha berdiri. Bima sanggup berdiri namun ia tak bisa melangkah sampai akhirnya ia jatuh tersungkur.
"bimaaa! Kamu jangan coba coba ha? Kamu belum sanggup,"
"bima mau ketemu celine ma, tolong ma bima mau ketemu celine,"
"ada waktunya bima, maka dari itu kamu harus sehat dan cepat berjalan. Kamu harus terapi terus sampai kamu bisa,"
"ma celine dimana?" tanya bima penasaran.
"celine di luar negri pokoknya, kalau kamu mau kesana kamu tau kan harus apa? Bisa jalan. Jadi rawat diri kamu dulu sebelum akhirnya kamu sama celine,"
"ma celine gak mau ya punya suami cacat?"
"enggak mau, celine sudah mengorbankan dirinya untuk kesembuhan kamu jadi tolong kamu cepet sembuh dan kejar dia,"
"tega banget sih ma bilang gitu sama bima," kesal bima.
"kamu gak percaya? Celine bilang dia gak mau rawat kamu yang cacat. Walaupun gak bilang secara langsung tapi sama aja dia gak mau pulang kalau kamu belum bisa jalan," jelas winda makin membuat bima insecure.
"tega banget,"
"kamu gak perlu susulin celine, kamu cuma perlu sembuh dan nunggu celine. Ngerti?"
"enggak," jawab bima sembarangan.
"anak nakal, cepetan ayo makan. Nanti kamu udah harus terapi,"
"beneran kalau aku bisa jalan celine bakalan pulang?"
"iya bima jadi cepetan sembuh, mama juga gak bisa jagain kamu 24 jam,"
"iya iya lagian aku bisa kalau cuma ke kamar mandi. Gak usah di jagain,"
"udah cepetan ke meja makan mama ambilin makan lagi,"
"beneran ya celine pulang kalau bima udah bisa jalan,"
"ahhh stres mama ngomong sama kamu," ucap winda kesal lalu pergi setelah memberikan sepiring makanan untuk bima.
"kenapa harus pergi sejauh itu sih? Gak mau banget liat gue? Kalau gue cacat beneran gak mau banget sampai keluar negri? Gue juga gak mau cacat anjrit,"
^^^Nes lo bisa temenin gue terapi gak? ✉️^^^
✉️ agnes: bisa, tapi bim gue gak mau terlalu deket sama lo
^^^Karena gue cacat? ✉️^^^
✉️ agnes: bukan, gue takut nyaman deket sama lo
^^^Najis banget kayak abg lo, inget umur ✉️^^^
✉️ agnes: gue masih 27 tahun anjrot lo kira gue udah oma oma
^^^Yaudah si nganterin doang pake baper, alay banget✉️ najis ^^^
✉️ agnes: babi, ya ini namanya gue jaga perasaan anjrit lagian celine pasti masih nungguin lo. Lo juga kan?
^^^Yakan cuma nganter bego, kalau gue bisa sendiri✉️ udah berangkat gue. Lagian alay banget lo jaga perasaan orang biasanya lo masuk rumah gue gak pake ngetok pintu. ^^^
✉️ agnes: ini gue lagi putus anjir sama danu, kalau gue tiba tiba baper sama lo gimana?
^^^Najis emang gue mau dengerin curhatan lo? Meluk✉️lo aja gue ogah^^^
✉️ agnes: bangsat ngesot sendiri sana gue blokir lo
^^^Dih alay, lagian danu miskin bjir ngapain di ✉️tangisin^^^
✉️ agnes: gue juga renggang sama billy
^^^Mana yang tajir?✉️ ^^^
✉️ agnes: gak ada 😭😭😭
^^^najis lo aja tajir napa dapet laki gak modal semua,✉️ mana mukanya kayak orang aring^^^
✉️ agnes: makin anjing lo😭