Pernikahan sejatinya dilakukan atas dasar cinta sama cinta. Saling mengenal dan saling memahami karakteristik pasangan.
Tetapi bagaimana dengan mereka yang menikah tanpa pacaran?
Akan kah bertahan lama atau malah sebalik nya?
Sepasang suami istri melaksanakan akad nikah tanpa adanya rasa cinta.
Bahkan sang mantan kekasih selalu mengusik kehidupan rumah tangga mereka.
Di awal menjalani hidup bersama suasana terasa hambar. Tetapi setelah sekian lama mereka bersama, akhirnya hubungan mereka pun menjadi harmonis layak nya pasangan suami istri lain nya.
*****
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muni Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman Ahkam pada Zainab
Hampir satu minggu Zainab di rawat di rumah sakit.
Tepat hari ini adalah hari kepulangan nya. Dokter sudah memastikan bahwa kesehatan Zainab sudah mulai membaik dan sudah di perbolehkan untuk pulang.
Pagi itu Zainab terlihat sedang mengemasi barang-barang nya yang dia gunakan selama dirinya dirawat dirumah sakit.
Senyum nya selalu mengembang merasa bahagia karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan kedua sahabat dan rekan-rekan nya yang lain.
"Alhamdulillah.. Allah masih memberikan nikmat sehat wal'afiyat kepadaku." Ucap Zainab penuh syukur.
"Ceklek" Terdengar suara pintu terbuka.
Zainab menolehkan wajah nya ke arah pintu yang terbuka.
Nampak nya Ahkam baru saja tiba untuk menjemput Zainab.
Selama beberapa hari Zainab di rawat di rumah sakit Ahkam selalu siaga untuk menjaga dan merawat calon istri nya itu.
Walau semata-mata hanya karena ingin diberikan hadiah yang istimewa yaitu berupa kekayaan dari orang tua nya, mau tidak mau Ahkam harus berpura-pura menerima pejodohan yang di lakukan oleh kedua orang tua nya.
"Tuan Ahkam.." Bisik Zainab saat melihat Ahkam yang baru saja tiba.
"Apa kau sudah selesai dengan kegiatanmu?" Tanya Ahkam datar.
"Alhamdulillah sudah tuan." Ucap Zainab singkat.
"Kalau begitu mari kau ikut dengan ku. Aku akan mengantarkan mu pulang." Ajak Ahkam.
Zainab terdiam sejenak.
Raut wajah nya terlihat sedang berfikir keras.
Terlihat jelas kecemasan di wajah nya.
Pasal nya dia sangat trauma akan kejadian minggu lalu yang menimpa nya.
Kejadian yang sampai membuatnya harus terbaring lemah di rumah sakit.
"Hei! Kenapa kau malah diam saja!" Ucap Ahkam sedikit membentak.
"Eh! Itu.. Anu.." Belum sampai Zainab menyelesaikan ucapan nya dengan cepat Ahkam memotong nya.
"Jangan bilang kau akan menolak!" Ucap Ahkam tegas.
"Bukan begitu Tuan." Zainab merasa tidak enak hati akan ucapan Ahkam pada nya barusan. Seolah-olah dia menolak kebaikan seseorang.
"Cih! Bisa tidak kau tak usah sok jual mahal kali ini saja! Dengar! Jika bukan karena kedua orang tua ku yang menyuruhku untuk menjemput mu, demi apa pun aku tak akan pernah sudi membiarkan mu menaiki mobil mewahku!" Ujar Ahkam penuh kesombongan.
Tiba-tiba jantung Zainab terasa sakit seakan ada sesuatu yang menghimpit dada nya.
Mata nya mulai berkaca-kaca saat mendengar ucapan kasar dari Ahkam pada nya.
"Maaf tuan, jika begitu lebih baik saya pulang menaiki angkutan umum saja. Saya tidak ingin mengotori kendaraan tuan yang mewah itu." Ucap Zainab dengan suara yang bergetar.
Saat mendengar ucapan Zainab tiba-tiba saja Ahkam merasa tersinggung karena Zainab telah menolak nya mentah-mentah.
Dengan cepat Ahkam mencengkram kedua bahu Zainab begitu kuat dan kasar.
Kedua bola mata nya berkilat amarah yang siap meledak kapan saja.
"Apa yang kau katakan tadi hah?! Tidak ada alasan apa pun! Kau harus ikut denganku! Jangan membuat kedua orang tua ku marah kepadaku!" Bentak Ahkam sangat kasar.
Zainab hanya bisa memejamkan mata nya, air mata nya sudah mengalir sedari tadi tanpa di minta oleh nya.
Cengkraman tangan Ahkam pada kedua bahu nya begitu kuat dan rasanya sangat sakit.
Zainab hanya bisa menangis menahan sakit yang dia rasakan.
"Berhenti kau mengeluarkan air mata itu! Dasar kau wanita cengeng! Kau memang wanita pembawa sial!" Maki Ahkam dengan emosi yang meluap-luap.
"Lepaskan tuan!" Ucap Zainab sambil terisak.
"Aku tak akan melepaskan mu sebelum kau menuruti semua perintahku!" Bentak Ahkam yang masih dengan kedua mata melotot.
"Dengar! Apa kau tahu jika kedua orang tua ku telah menjodohkan ku dengan mu?" Tanya Ahkam yang masih mencengkram kuat kedua bahu Zainab.
Zainab hanya mengangguk dengan deraian air mata yang membanjiri kedua pipi mulus nya.
"Bagus! Dan kau harus tahu! Kau tak boleh dan tak bisa menolaknya! Kau harus mau untuk menjadi istri ku. Jika tidak, maka tak segan-segan aku akan menyakiti kedua sahabat dan keluarga mu yang masih tersisa di dunia ini!" Ancam Ahkam begitu membuat Zainab ketakutan.
Zainab hanya terisak menangis menahan sakit di dzohir dan di batin nya.
Lisan nya tak mampu untuk berucap apa-apa.
Hanya air mata yang mewakili segala perasaan nya.
"Apa kau mengerti!?" Tanya Ahkam.
Zainab kembali mengangguk dan masih dengan deraian air mata nya.
"Hm bagus! Tapi kau harus ingat satu hal. Aku menikahimu bukan karena aku mencintaimu. Tapi karena semata-mata hanya menjadi kedok untuk ku menarik perhatian kedua orang tua ku! Kau sama sekali bukan tipe ku. Kau harus tahu diri! Kita beda kasta, beda segala nya. Kau bukan level ku!" Ujar Ahkam dengan penuh penghinaan terhadap Zainab.
Dada Zainab semakin sesak saat mendengar hinaan demi hinaan yang di lontarkan oleh Ahkam pada nya.
Air mata nya begitu deras mengalir membasahi kedua pipi nya yang sudah terlihat merah.
"Tapi.. Aku minta kau harus berpura-pura didepan kedua orang tua ku seakan-akan kau dan aku saling mencintai satu sama lain." Ucap Ahkam penuh penegasan.
"Katakan bahwa kau mengerti dan menyetujui semua yang ku ucapkan tadi." Ucap Ahkam sedikit memaksa.
"Ba.. Baik tuan. Saya mengerti." Ucap Zainab dengan suara yang parau.
Ahkam pun melepaskan cengkraman tangan nya pada bahu Zainab dan sebuah seringai licik menghiasi wajah tampan nya.
"Bagus! Semoga kau pandai untuk bekerja sama dengan ku!" Ucap Ahkam santai namun begitu menusuk kedalam dada Zainab.
Akhirnya Ahkam dan Zainab pun bergegas pulang menuju kediaman Ahkam.
***
#Zainab.. 💝
~♡~Maaf yak gaes aku up nya jam segini. Baru ada waktu heheehe..
Selamat membaca.. semoga kalian terhibur dengan coretan aku. Jangan lupa like , tip , dan vote sebanyak-banyak nya..~♡~
Trims.. 💝💝💝💝
***
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
zanab terlalu baik
tidak oleng🙄
tegas gak lemah