Indonesia
NovelToon NovelToon
Peluit dikala senja

Peluit dikala senja

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Horor / Tamat
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Eka Nur Hastaman

Mencintai bukan solusi tepat untuk menempatkan diri dalam kedamaian, karena di dalam cinta terdapat banyak duri tajam yang harus di pilah sesuai pokok masalah.
Kisah cinta para muda mudi yang lekat dengan dunia mistis. Ketika pada suatu hari tanpa sengaja mereka terdampar di sebuah pulau terpencil, yang jarang di kunjungi orang. Kedatangan mereka banyak mengusik roh halus penghuni pulau kecil tak berpenghujung itu. Para lelembut penjaga pulau merasa terusik atas kedatangan mereka. Hingga membuat para lelembut murka lalu menghantui para muda mudi. Arwah gentayangan selalu mengikuti mereka sampai mereka mendapat hukuman dari perkataan juga perbuatan kotor mereka selama di pulau Seribu roh.

Ikuti terus kisah kelanjutan ceritanya ya, jangan lupa rate bintang 5 sama jempolnya juga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Nur Hastaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran kecil

Setelah perdebatan sengit antara Erika dan Surya, kini Rendi ikut menaburkan bara api dari pertengkaran mereka "Gue heran sama Lo Sur, dulu pas cewek lo ketakutan kita nggak ada masalah sama sekali, giliran sekarang cewek gue ketakutan respon lo gitu amat. Nggak adil tau nggak...." Rendi pun sampai terbawa emosi sesaat.

Mereka hampir saja adu fisik karena saling meninggikan ego, sebab membela pacar masing masing. Namun, kedua gadis tersebut berusaha melerai keduanya "Stop! kita datang bukan untuk saling adu kekuatan, tapi kita di sini mencari titik terang dari masala kita. Kalau kalian hanya ingin bertengkar baiklah lanjutkan saja, biar aku sendiri saja yang mencari makam itu" Merasa geram dengan sikap kedua laki laki tersebut sampai membuat Fani angkat bicara dan langsung meninggalkan mereka begitu saja.

"Fan,gue ikut" Segera Erika mengekor di belakang Fani. Tidak hanya Fani saja kesal dengan sikpa kekenakan mereka tapi Erika juga begitu geram.

"Sayang tunggu jangan tinggalkan aku" Surya berusaha menghentikan langkah Fani, namun langkan gadis tersebut justru semakain di percepat.

"Mereka hanya bisa saling menyalahkan tanpa tau situasi kita sekarang ini, kalau kalian masih ingin lanjut baku hantam silahkan saja biar aku dan Erika mencari jalan sendiri" Ketus Fani sembari melanjutkan langkah.

"Ini semuq gara gara Lo tau nggak, coba saja kalau lo nggak ngolot mereka nggak bakal marah sama kita" Imbuh Rendi menyalahkan Surya. Ia pun langsung bergi meninggalkan Surya "Rmang dasar egois, kepala batu"

Surya mengepalkan kedua tangan "Lha kok jadi gue yang di salahin sih, gue kan cuma bilang gitu aja pada marah. Fani juga udah di belain malah balik marah sama gue, nyesel banget tadi gue belain dia" Berkacak tangan sembari meluhat ketiga temannya sudah hampir menggilang dari pandangankan karena terhalang pepohonan rindang. Dan ketika berbalik badan tiba tiba saja Surya terkejut melihat sosok Aji berada tidak jauh darinya "Aji...." Berusaha menghampiri hantu Aji tapi seketika menghilang begitu saja.

"Hey....kalian tunggu gue" Surya langsung berlari kencang mengejar mereka bertiga. Hantu Aji datang untuk mengingatkan mereka agar selalu baik baik saja, karena selama ini hanya Aji yang menjadi menengah kala mereka bertengkar. Kehadiran hantu Aji mengingatkan akan kuatnya ikatan persahabatan mereka dan jangan sampai pecah hanya karena masalah sepele.

Dengan nafas terengah engah Surya mengejar mereka "Tungguin gue woy...."

Tak berapa lama ia berhasil mengejar ketiga temannya "Eh,eh kalian tau nggak tadi gue lihat hantu Aji" Dengan wajah ketakutan nafas tersengal sengal Surya menceritakan apa yang di lihatnya.

"Artinya dia tidak mau kalian bertengkar hanya masalah sepele. Erika sama aku saja tidak ada masalah kok kenapa kalian jadi saling serang? Hantu Aji pasti datang untuk mengingatkan kalian supaya tidak terpecah belah." Ucap Fani.

"Gue minta maaf ya udah jadi penyrbab kalian bertengkar maksud kmgue itu cuma nggak mau kehilangan sahabat sebaik kalian saja. Sudah cukup kejadian kemarin membuat gue trauma"Air mata Erika tumpah ruah. Dia yang biasa selalu kuat mental di banding Fani sekarang melemah seketika melihat salah satu antara mereka telah pergi selama lamanya.

Fani pun langsung memeluk Erika "Kalau kita bersatu dengan tekat yang sama pasti jalan keluar akan menuntun kita. Dulu aku juga takut tapi demi menjalankan amanah rasa takut itu hampir tidak ada lagi"

Surya san Rendi saling melempar pendanga "Gue juga minta maaf, bro" Ucap mereka serempak. Mereka pun ikut memeluk kedua gadis tersebut dan persahabatn mereka kembali kuat seperti sedia kala.

Tanpa mereka sadari ada sosok hantu Aji tengah menatap ke arah mereka. Tanpa sengaja Fani melihat hantu Aji lalu tersenyum (Semoga kamu bahagia dengan alam barumu, sahabatku) Lirihnya dalam hati.

Perlahan hantu Aji menghilang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!