Indonesia
NovelToon NovelToon
My Stubborn Girl

My Stubborn Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Shine AeJeong

Butuh 8 tahun lamanya untuk bisa bertemu lagi dengannya. Gadis kuat dan pintar yang dulu membela ku, sudah tumbuh menjadi wanita cantik yang hebat.

Tapi dengan tubuhnya yang sekarang terlihat rapuh, dia tetap mencoba kuat menjalani kehidupannya.

Sebenarnya kehidupan seperti apa yang sudah di jalaninya? Apa sekarang dia bisa mempercayai hidupnya dan bergantung padaku?
Dan Apa mulai detik ini aku bisa menjadi pangeran berkuda putih untuknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shine AeJeong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.24 Pilihan dan kenyataan

"Aku tidak tahu harus bersikap seperti apa saat mendengar Mark berkata begitu, jadi sebaiknya aku menghindar dulu. Aku rasa Mark hanya sedang kaget saja dengan kejadian tadi."Pikir Fei mencoba berpikir positif.

19:08 PM

"Tumben Mark tidak ada menghubungi ku, apa dia marah karena aku tinggal tadi sore ya?"Pikir Fei memperhatikan ponselnya.

Derttt..Derttt..

"Halo?"Jawab Fei

"Fei, kamu harus ke cafe B sekarang. Mark sedang minum-minum, dan hampir tidak sadarkan diri."Jelas Crish pada Fei.

Saat menunggu kabar Mark, Fei malah di kejutkan dengan telepon dari Crish yang memberitahu Fei jika Mark sedang minum-minum di cafe B dan hampir tidak sadarkan diri karena m*buk.

"Iya aku akan segera kesana, tolong titip Mark ya, Crish!"Tegas Fei khawatir.

"Iya, kamu tidak perlu khawatir. Aku akan menjaganya sampai kamu tiba."Jawqb Crish.

Fei langsung bergegas ke alamat yang di kirim Crish. Sampai tidak sempat memperhatikan penampilannya. Fei mengira Mark hanya berdua saja dengan Crish di sana, tapi setelah sampai Fei langsung kaget saat melihat ada banyak teman kampus Mark di sana.

30 Menit kemudian.

Krincinggg(Membuka pintu)

"Crish dimana Mark?"Tanya Fei, langsung setelah membuka pintu.

"Fei, ka..mu sudah sampai?"Ucap Crish yang kaget saat melihat penampilan Fei.

"Hei Crish, siapa dia?"Tanya teman-teman Mark yang lainnya.

"Ah..Dia..Dia.. Temannya Mark."Jawab Crish berbohong.

"Sungguh? Bagaimana bisa Mark berteman dengannya? Dia terlihat urak-urakan begitu, padahal dia perempuan. Dan juga masih terlihat muda."Lanjut teman wanita Mark dan Crish.

Mendengar perkataan wanita itu, Fei langsung melihat penampilannya yang terpantul dari kaca di depannya.

Melihat dirinya yang sangat biasa saja jika dibandingkan dengan beberapa wanita di sekeliling Mark saat itu, Fei jadi merasa tertampar. Dia merasa sangat menyedihkan dan kasihan pada Mark, dan memilih menyembunyikan hubungan mereka berdua.

"Maaf Fei, aku benar-benar minta maaf. Dasar mulut sialan ini, bisa-bisanya malah aku yang malu dan mengatakan Fei adalah teman Mark."Pikir Crish merasa bersalah.

"Ahh..A.ku.. Emm.. Saya minta maaf sudah mengganggu kalian. Tapi tadi Crish meninta bantuan saya untuk membawa Mark. Jadi saya permisi!"Ucap Fei menyembunyikan kesedihannya.

"Crish, ayo bawa Mark keluar!"Ucap Fei mencoba tegar.

"Ahh..I..Iya,Fei!"Jawab Crish.

"Huhh.. Bisa-bisanya satpam di depan sana membiarkan dia masuk. Aku sampai melihat lalat di sekitarnya."Ucap teman wanita Mark dan Crish tidak suka.

"Hei jaga bicara mu, orangnya masih di sini. Dia mungkin akan mendengarnya, bagaimana jika nanti dia mengadu pada Mark!"Potong salah satu teman laki-laki Mark dan Crish.

"Aku tidak perduli, toh aku mengatakan faktanya!"Jawab Wanita itu tidak perduli.

Huhhh..

"Sabar Fei, kamu tidak boleh kesal. Dia mengatakan faktanya, aku tidak boleh marah."Gumam Fei sedih.

"Anu.. Fei, aku benar-benar minta maaf. Aku lupa mengatakan jika kita juga bersama teman-teman yang lain. Jadi aku rasa karena kamu terlalu khawatir, jadi langsung buru-buru ke sini."Ucap Crish merasa sangat bersalah.

"Tidak usah minta maaf, aku tahu jika aku terlalu santai. Sampai aku lupa jika orang-orang di sekeliling aku dan mark kelasnya sangat berbeda."Ucap Fei merendah.

"Ti..Tidak Fei, kamu tidak harus merendah seperti itu. Aku benar-benar meminta maaf untuk mereka."Tegas Crish.

"Tidak usah,Crish!"Jawab Fei.

Melihat wajah Fei yang terlihat memaksakan diri untuk terus tersenyum membuat Crish semakin merasa bersalah atas perbuatannya.

Dan Fei masih berusaha untuk berikap tenang seolah tidak pernah mendengar apapun di dalam sana.

"Fei, aku pusing!"Gumam Mark yang sadar akan kehadiran Fei.

"Siapa yang menyuruh mu minum!"Ucap Fei langsung memapah Mark dari Crish.

"Aku ambil mobil dulu ya!"Ucap Crish.

"Tidak usah Crish, aku akan naik taxi saja. Kamu tidak perlu repot, aku akan mengurus Mark!"Potong Fei.

"Ta..Tapi aku tidak enak jika kamu pulang berdua saja dengan Mark!"Jelas Crish.

"Tidak papa kok, nanti jika sudah sampai ke apartement Mark. Aku akan menghubungi mu!"Ucap Fei.

"Baiklah Fei, kamu hati-hati ya!"Ucap Crish.

"Iya, Crish!"Jawab Fei.

Taxi

"Fei, maaf aku sudah bersikap egois padamu!"Gumam Mark.

Fei yang masih memikirkan perkataan teman-teman Mark barusan masih membuatnya sangat mengasihani dirinya. Dan lebih parahnya Fei merasa kasihan pada Mark karena memiliki pacar sepertinya.

"Mark, kenapa kamu menyukai ku?"Tanya Fei tiba-tiba.

"Karena aku menyukai mu!"Jawab Mark setengah sadar.

"Iya, kenapa kamu menyukai ku?"Tegas Fei.

"Entahlah, karena kamu wanita paling baik dan kuat yang pernah aku temui dalam hidup ku."Jelas Mark masih dalam keadaan setengah sadar.

Hahhaha..

"Bisa-bisanya aku bertanya pada orang yang sedang m*buk."Ucap Fei mentertawakan dirinya.

"Padahal kamu bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dan cantik dari ku. Tapi bisa-bisanya kamu malah menyukai wanita dekil seperti ku."Gumam Fei menggenggam tangan Mark.

Beberapa menit kemudian

Apartement Mark

"Aku sangat pusing,Sayang!"Ucap Mark yang mulai sadar.

"Tunggu di sini aku akan ambilkan air!"Ucap Fei.

"Tidak, diam saja di sini. Minumnya nanti saja!"Ucap Mark menghentikan Fei.

"Aku sangat mencintai mu,aku tidak mau terjadi hal buruk padamu. Maafkan aku,Sayang!"Lanjut Mark memeluk Fei dari belakang.

"Kamu tidak perlu minta maaf, aku yang seharusnya minta maaf. Maaf karena kondisi ku yang sangat menyedihkan ini."Jawab Fei.

"Aku tidak masalah dengan kondisi mu, aku sama sekali tidak mempermasalahkan itu."Jelas Mark.

"Sudahlah, jangan bicara lagi. Kamu masih belum sadar sepenuhnya!"Ucap Fei melepaskan tangan Mark.

"Aku sudah sadar, dan aku sangat sadar apa yang aku katakan saat ini."Tegas Mark.

"Mark!"Ucap Fei.

"Aku sungguh sadar dengan yang aku katakan, jadi aku mohon. Berhentilah kerja, biar aku yang urus semua kebutuhan mu."Lanjut Mark dengan tegas.

"Aku masih bisa membiayai diriku sendiri, Mark. Aku tidak mau menyusahkan orang lain."Jawab Fei.

"Hahhh.. "Orang lain" Kamu menganggap ku orang lain, kamu masih saja berpikir seperti itu, Fei!"Teriak Mark mulai emosi.

"Bu..Bukan begitu maksud ku."Jelas Fei menenangkan Mark.

"Lantas apa? Aku sudah bilang sejak awal memulai hubungan ini dengan mu, aku sangat serius dan ingin hidup bersama mu setelah kamu dan aku lulus nanti. Tapi aku rasa kamu tidak menganggap serius perkataan ku."Ucap Mark semakin emosi.

"Aku tidak bermaksud begitu Mark,jangan tinggikan suara mu, aku mohon!"Tegas Fei yang juga mulai tidak terima di sudutkan terus oleh Mark.

1
Mata Diam
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
random acts of pastel
Kalau lagi patah hati, paling tepat emang baca-baca karya author. Bisa melupakan semua kesedihan~
Cyberworrior
mantep ceritanya kk😉. update gila"an dong KK😁 sayangnya cerita bagus kayak gini pembacanya dikit😥
Rahmat Emas
author emang debest deh, pacar aja kalah nyenengin hati aku! karyamu selalu ditunggu!
վմղíα | HV💕
KK yunia hadir
💋💘Sofhia🐤: maksi udah mampir kk yunia🥰
total 1 replies
AUTHOR SABAHAN
hai CAKA QUEND disini... semangat! semangat!!💪💪
mampir juga novel kakak " TWINS"
Benediktus Grendys Sukresna
menarik.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!