Indonesia
NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Saat jam kuliah berakhir dan matahari mulai tenggelam di ufuk barat, Kinara mencegat Zergan tepat di area parkir fakultas yang mulai sepi. Pria itu baru saja hendak membuka pintu mobilnya ketika langkah kaki Kinara berhenti tepat di sampingnya.

​"Zergan, tunggu," panggil Kinara tenang.

​Zergan menoleh, alisnya bertaut dalam melihat kehadiran gadis misterius ini lagi. "Ada apa lagi, Nara?"

​"Aku mau ikut kamu pulang ke kediaman Airlangga sore ini. Aku harus bertemu dengan Oma Gayatri," ucap Kinara tanpa basa-basi.

​Mendengar permintaan itu, raut wajah Zergan seketika berubah drastis. Ia maju satu langkah, mengikis jarak di antara mereka, lalu menatap Kinara dengan tatapan yang teramat tajam dan mengintimidasi. Rahangnya mengeras.

​"Jangan pernah coba-coba mencuri kesempatan, Nara," ancam Zergan dengan suara rendah yang sarat akan peringatan berbahaya. "Aku tidak tahu dari mana kamu tahu masalah intern keluargaku, tapi kalau kamu berniat memanfaatkan situasi ini untuk mendekatiku, menggunakan nama Oma agar bisa masuk ke kehidupanku, kamu salah besar. Aku tidak akan segan-segan mendepakmu."

​Mendengar ancaman dingin itu, Kinara tertegun sejenak. Kata-kata kasar Zergan seketika memicu memori masa lalunya—mengingatkannya akan posisi dirinya yang dulu selalu dianggap pengganggu, wanita yang tidak diinginkan, dan selalu dicurigai memiliki niat terselubung. Rasa sesak itu kembali menyengat, namun Kinara dengan cepat menguasai dirinya. Ia menarik napas dalam-dalam, menegakkan bahunya, dan membalas tatapan Zergan dengan sorot mata yang tak kalah dingin.

​"Jaga ucapanmu, Zergan. Aku tahu betul di mana posisiku sekarang," sahut Kinara ketus, suaranya terdengar datar tanpa emosi. "Aku tidak tertarik sedikit pun untuk mencuri kesempatan atau mendekatimu. Aku ke sana murni untuk membantumu mendapatkan restu yang kamu butuhkan demi Haura. Kalau kamu tidak mau mengantarku, aku bisa ke sana sendiri naik taksi."

​Melihat ketegasan dan binar mata Kinara yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kebohongan atau kepalsuan, Zergan akhirnya mengembuskan napas kasar. Dengan gusar, ia membukakan pintu penumpang. "Masuk," perintahnya pendek.

​Selama perjalanan membelah jalanan kota yang mulai padat, keheningan yang canggung menyelimuti kabin mobil. Zergan fokus menyetir, sementara Kinara menatap ke luar jendela. Namun, saat mobil melewati sebuah kawasan pertokoan tua, mata Kinara menangkap sebuah plang nama toko yang dicarinya.

​"Zergan, berhenti di depan. Berhenti di toko herbal itu sebentar," ucap Kinara tiba-tiba.

​Zergan mengernyit heran, namun tetap menginjak rem dan menepikan mobilnya tepat di depan sebuah toko obat tradisional yang bernuansa klasik. Tanpa menunggu penjelasan, Kinara langsung turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam toko.

​Di dalam, Kinara dengan cekatan memilih beberapa bahan herbal berkualitas tinggi dan memesan minuman tradisional premium berkhasiat tinggi yang dikemas dengan sangat rapi dan elegan. Ia tahu betul dari kehidupan lalunya bahwa Oma Gayatri sangat menyukai minuman herbal tradisional khusus ini untuk menjaga kesehatannya di usia tua, namun ramuan ini sangat langka dan hanya dijual di toko tertentu.

​Beberapa menit kemudian, Kinara kembali ke dalam mobil sambil membawa sebuah tas kertas berisi botol minuman herbal yang masih hangat. Ia meletakkan tas itu di pangkuannya.

​Zergan melirik tas tersebut sekilas saat mulai melajukan mobilnya kembali. "Untuk apa kamu beli ramuan kuno seperti itu?"

​Kinara menoleh, menatap wajah samping Zergan dengan serius. "Nanti begitu sampai di rumah, berikan minuman tradisional ini pada Oma Gayatri. Dan ingat satu hal... kamu harus bilang pada Oma kalau minuman ini dibeli dan disiapkan khusus oleh Haura sebagai bentuk perhatian untuk kesehatan Oma."

​Zergan langsung menoleh sekilas dengan raut wajah terperangah. "Apa? Berbohong pada Oma?"

​"Ini bukan kebohongan yang merugikan, Zergan. Ini strategi," potong Kinara dengan suara yang teramat tenang namun mutlak. "Oma Gayatri sangat menyukai minuman tradisional jenis ini, dan dia sangat menghargai perhatian kecil tentang kesehatan. Jika kamu bilang ini dari Haura, pandangan kaku Oma terhadap Haura perlahan-lahan akan mulai mencair. Ini langkah pertama untuk mengetuk pintu hatinya yang keras. Lakukan saja jika kamu benar-benar ingin bersamanya."

​Zergan terdiam seribu bahasa, tangannya mencengkeram kemudi lebih erat. Logikanya kembali dipaksa menyerah oleh cara berpikir Kinara yang begitu detail dan tahu persis kelemahan serta kesukaan Omanya—sesuatu yang bahkan Haura sendiri tidak pernah tahu. Rasa penasaran dan kagum yang samar kembali berkecamuk di dalam hati pria itu sepanjang sisa perjalanan menuju kediaman Airlangga.

1
Winda Oktaviani
gimana sih para pembaca ga konek amat sama cerita nya,,,yg bilang nara bucin lah bodoh lahhh,,itu semua alur takdir kinara woiiiii. .dia balik kemasa dlu untuk merubah takdir nya dan orang sekitar nya,otomatis pusaran takdir itu selalu dikelilingngi oleh orang tersebut,,kalo gak paham sama cerita nya mending baca ulang deh dari awalll. .emg alur ceritanya begini. .gimana sihhh liat komenan orang orang ini. . ampun dahhh😂
est
suka
Ilham Abu Uwais
sejauh ini cerita nya bagus tapi tiba" nama nya jdi berubah.. gimana ini trot
Nyoman Muti
penonton nya mrah" nih thoor🤣
Nyoman Muti
tegang bcny👍
Niken Ns
bukannya msh pd kuliah ya???
est
bodoh thor mau kehidupan ke 2 tetap bodoh klo aku jd dia udah kaya kan move on bikin perusahan hidup bahagia goblok2 kok ada org kaya nara ya
est
wkwkwkwk
est
parah malea jd ma nara lah ikut campur urusan org tambah bohong pulak
Anonim
utk apa marah2..sok teguh prinsip..ujung2nya bom bom kar jg dgn sukarela..ceritanya mo balas dendam..tp sgt mudah ngangkang...🤭
CV.fuadhh
makasihh thorr keren bngtt ceritanya
Anik Setyowati
itu sop,yg niatnya dibawa pulang ke kos ,jaraknya pasti jauh kan Thor,kok rasanya aneh ya,biasanya kan kalo beli yg kuah2 naruhnya di plastik ini kok mangkok nggak habis pikir Lo aku maaf ya thor
Zeylina Alzia A.E.
💪💪
Irma Luthfah
kabur ke luar negeri seperti dulu, maksudnya itu gimanaaaa
evana gusani
baru mampir
King Ruo
goblok betul Zargen ini makas pengawal semua nya di bawa,,, boss amatiran begini sudah,,,
Permata_tanty
tipo
awin's
gak aneh sih... dari tadi kek ke klinik 😑😑
awin's
🤣🤣🤣
Yuli Widiani
biasa kyk adegan film India gitu, yg jatuh dr tangga sampe ber menit menit. wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!