Indonesia
NovelToon NovelToon
POSESIF

POSESIF

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:288.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bee

[COMPLETE✔️]

•POSESIF I — Chapt 1-100


•POSESIF II — Chapt 101-136


(Start on 11 Nov 2020 - 5 Feb 2021)
•
•
•
•

Berawal dari masalalu orangtua yang berujung pada cinta yang dipenuhi dengan rasa posesif dan obsesi tinggi yang masing-masing Mereka miliki.

Serta lika-liku hubungan yang terjadi antara putra dan putri Mereka di masa depan.

Pahit dan manis menjadi 'bumbu' pelengkap untuk mengiringi kisah Mereka yang terlalu rumit untuk dihadapi.

Lalu, dapatkah Mereka melalui semua rintangan yang akan terjadi?

Dan mampukah kedua keluarga tersebut menemukan kebahagiaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24| Your Doll

"Dimana Daddy Dokter Grace?" Mata biru Rachel melihat ke arah sekelilingnya, mencari keberadaan pria setengah abad tersebut namun Ayahnya tak disana.

"Beliau sedang ada urusan, Signorina. Apa Anda butuh sesuatu?"

Rachel menggeleng. Wajahnya terlihat sendu.

"Kau bisa pergi sekarang. Aku ingin sendiri." Tubuhnya berbaring dengan posisi membelakangi Dokter Grace. Sepertinya, wanita ini sedang merajuk.

"Baiklah Saya tinggal. Panggil perawat jika Anda ingin sesuatu. Saya permisi."

Setelah memastikan Dokter Grace menghilang di balik pintu itu, Rachel segera turun dari ranjang dan melepas semua infus set yang menempel di punggung tangannya dengan sekali tarikan.

Ia meringis ketika darah segar mulai mengucur, "Ahh! Sial!" Matanya melirik tisu yang berada di atas nakas dan mengusap sisa tetesan darah yang menempel di tangannya.

Lantas Ia segera mengambil setelan baju yang ada di lemari. Beruntung pengawal pribadinya mau menurutinya untuk meletakkan beberapa pakaian ganti disana.

Matanya tak sengaja melihat ponselnya yang tergeletak di atas sofa. Dan mulai menghubungi seseorang untuk meminta datang menjemputnya.

"Ruangan VVIP lantai 2 kamar no 4, bawakan Bugatti milikku dan siapkan penerbanganku untuk hari ini! Aku ingin ke Valencia sore ini!"

Sebelum suara di seberang sana terdengar menjawab, Rachel lebih dulu mematikan sambungan tersebut tanpa permisi.

••••••

Suasana ruangan terasa panas sebab kegiatan yang dilakukan oleh dua orang berbeda jenis tersebut menjadi penyebabnya.

Ketika pintu lift terbuka, menampilkan sosok wanita yang begitu cantik dan anggun sedang berjalan menuju ruang kerja Presiden Direktur Walt.

Caroline seketika merasa terkejut ketika matanya melihat siapa wanita yang baru saja keluar dari pintu lift disana.

Dia— Anna Walt, istri dari Presiden Direkturnya datang kesini untuk kedua kalinya setelah kejadian beberapa waktu lalu.

Anna datang sendiri. Wanita itu terlihat berkali lipat lebih cantik dari sebelumnya dengan mengenakan A-line dress berwarna putih serta membawa sebuah benda berbentuk kotak; seperti bekal makanan.

Caroline langsung memberi salam hormat pada istri Bosnya tersebut. Ia tersenyum ketika melihat wajah Anna yang begitu cerah di sertai senyum ramah yang tak pernah luntur dari wajahnya cantiknya.

Gugup. Caroline tiba-tiba terbata oleh ucapannya sendiri, "S-senora, tidak biasanya Anda datang berkunjung?" Wanita itu melirik sekilas ke arah pintu ruangan Carl, berharap tak mendengar suara aneh apapun yang berasal dari dalam sana.

Violet Anna menyipit dan terkekeh mendengar pertanyaan yang di ajukan oleh Caroline.

Well, Anna memang tak pernah kesini seorang diri. Terakhir kali Ia datang saat situasi disini tidak baik.

Atau sekarang memang seperti itu, lagi?

Lalu Anna mengangkat bekal makanan yang Ia bawa dari rumah, "Aku ingin makan siang bersama suamiku. Apa Senor ada di dalam?" Sambil memberi gestur dengan menunjuk pintu ruangan menggunakan matanya.

Caroline menggigit bibir bawahnya sendiri, takut jika Anna tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam sana.

Apalagi kabarnya, wanita itu sedang mengandung. Sangat tidak baik ketika melihat suaminya sedang bermain dengan salah seorang boneka milik Carl.

Mungkin bagi Caroline pemandangan seperti itu adalah hal yang biasa Bosnya lakukan jauh sebelum pernikahan Mereka. Tapi situasinya sudah berbeda. Bahkan sebentar lagi pria itu akan menjadi seorang ayah tapi mengapa sikapnya tidak bisa berubah?

Melihat raut tidak nyaman di wajah Caroline, membuat Anna menjadi bingung.

"Ada apa, Senorita Walner?"

Diam. Ada kekhawatiran yang terlihat disana.

Lagi-lagi, Caroline terbata dengan ucapannya, "S-sebenarnya Saya ingin mengatakan jika Senor sedang—"

Tiba-tiba, pintu ruangan Carl terbuka. Kedua wanita tadi spontan menoleh ke arah Carl dan seorang wanita dengan penampilan yang sedikit— err berantakan.

Keempat orang disana sama terkejutnya tapi yang paling kentara adalah Carl. Ia terkejut dengan kedatangan istrinya disini.

Namun hanya terjadi beberapa detik saja sebab Carl mampu menyembunyikan rasa terkejutnya dengan ekspresi datar seperti biasa.

Kemudian, obsidian hitamnya menukik ketika memandang ke arah Caroline yang berdiri canggung ketika melihatnya keluar bersama mainannya.

"Kau ingin mengatakan apa, Senorita Walner?" Ucapnya dengan penuh penekanan serta sedikit ancaman.

Alisnya terangkat sebelah, menunggu jawaban yang akan di berikan oleh sekretarisnya tersebut.

Lalu wanita yang berada di samping Carl tadi tersenyum licik ketika mendapati Anna— istrinya, sedang menatap bingung dengan apa yang sedang terjadi.

"Senor ..." Panggilan manja yang terdengar menjijikkan di telinga Carl membuat semua yang disana mengarahkan pandangan Mereka pada wanita yang ada di samping Carl.

Lagi. Tatapan tajam menusuk Carl berikan pada wanita itu, "Pergi!" Satu perintah mutlak dari bibir Carl untuk wanita tersebut.

Bibir yang terpoles oleh lipstik merah tersebut mencebik, merasa kesal sebab baru beberapa jam yang lalu Mereka menghabiskan waktu bersama tapi lihatlah sekarang? Carl justru mengusirnya di depan kedua wanita yang salah satu dari Mereka adalah istrinya.

Bingung. Anna akhirnya bersuara, "Apa yang sebenarnya terjadi, Senor?"

Violetnya memandang teduh ke arah Carl. Dan Mereka saling memandang. Dalam hati, Carl merapalkan ribuan kata maaf untuk istrinya sebab Ia tak bisa mengendalikan hasrat yang begitu besar dalam dirinya sebagai laki-laki.

Wanita tadi sudah pergi, dengan wajah masam serta kemarahan yang menyelimutinya.

Bagi Carl, itu tidak penting setelah apa yang Ia inginkan sudah di dapat, tak masalah jika wanita tersebut pergi dengan semua kemarahannya.

Yang terpenting sekarang adalah istrinya.

"Ayo masuk. Dan Kau—" Matanya menatap tajam ke arah Caroline yang terlihat gugup, "Kembali bekerja sebelum Ku potong gajimu."

Caroline menghembuskan nafas lega setelah mendengar kalimat klise yang selalu Carl gunakan sebagai senjata untuk mengancamnya.

Ketika di dalam, violet milik Anna menatap ke arah meja Carl yang sedikit berantakan dengan beberapa dokumen yang jatuh ke bawah.

Sementara Carl bersikap tenang seperti biasa. Seolah tidak terjadi apa-apa.

"Apa yang terjadi, Senor? Dan siapa wanita tadi? Kenapa ruangan Anda sangat berantakan?"

Skakmat!

Carl diam saja selagi Anna membantu untuk mengambil dokumen yang berserakan di atas lantai.

Merasa suaminya hanya diam saja tanpa memberinya jawaban untuk semua pertanyaan tadi, lantas Anna berjalan ke arah sofa yang berada di samping Carl.

Membuka semua makanan yang Ia bawa dari Mansionnya.

Istrinya memang tersenyum tapi violet itu mengatakan hal lain.

Anna pasti berpikir macam-macam tentang Sasha.

"Duduk dan makanlah, Senor! Saya tahu Anda lapar setelah bekerja!

Tunggu? Anna memintanya untuk duduk? Kenapa nadanya penuh perintah dan sindiran? Apa orang hamil berubah menjadi menakutkan?

Dahi Carl mengernyit begitu dalam ketika mendengar nada tak bersahabat yang keluar dari bibir manis milik istrinya. Tak ingin berdebat lagi, Carl menuruti permintaan Anna untuk segera memakan semua bekal yang telah istrinya bawa.

Menikmatinya tanpa obrolan apapun. Berkali-kali obsidian hitam itu melirik ke arah Anna yang terlihat berbeda dari biasanya.

Apa Dia cemburu melihat Sasha keluar dari ruanganku?

Selesai makan, Anna langsung membersihkan semua kotak itu dan memasukkannya ke dalan paper bag seperti tadi. Kemudian Ia beranjak untuk pulang tanpa berpamitan dengan Carl— suaminya.

Carl yang melihat sikap tak biasa dari sang istri pun langsung mencekal sebelah tangannya dengan lembut agar Anna tak merasa kesakitan.

"Katakan!"

Lagi. Selalu saja hanya nada berisi perintah yang selalu di ucapkan oleh suaminya. Tak mengertikah pria itu jika hati Anna sedang menahan untuk tidak menangis di depannya?

Bohong jika Ia tak menatap curiga pada suaminya yang tiba-tiba keluar dengan seorang wanita cantik mengenakan baju sangat seksi dengan tampilan wanita itu sedikit— berantakan?

Bohong jika Ia tak cemburu ketika melihat semua kebohongan yang terlihat jelas di mata suaminya ketika Ia masuk dan mendapati ruang kerja Carl berantakan!

Kau pikir, apa yang dilakukan dua orang pria dan wanita ketika Mereka dalam satu ruangan tanpa ada orang lain selain Mereka jika tidak melakukan hal itu?

Tapi, Anna mencoba untuk tenang dan terlihat baik-baik saja meski sebenarnya hati Anna terluka.

"Kenapa Anda melakukan ini pada Saya, Senor?"

••••••

1
Mimi Gheall Gheoll II
pasti bianca yg melakukan semua ini.
Desi Ramadani
semua gara2 asisten nya Walt kalau dia gak sok kepinteran pasti gak bakal rumit kayak gitu,padahal baca part 1 suka sama karakter dia ,eh gara2 dia sembunyikan violeta tanpa sepengetahuan Walt mna gak pakek bodigard lagi 😌
Aya Elkafa
istri orang itu beeenj,...
UNKNOWN: Halo terimakasih sudah mampir♥️
total 1 replies
Aya Elkafa
keren banget lo inii....semoga likenya cepet naik tajem,..
Aya Elkafa
ngga bisa boom like yak😔
tetep semangat ya othor,..
Aya Elkafa
othor tetep semangat ya,....semoga sehat selalu 🍀
Adinda Beibboh
ach kecewa cooper dapet bekas...
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
hadir
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
like
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
yuhuuuu...😉

cinta pak bos hadir lagi..

Semangat kak💪
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
hadir
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
like
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
asisten dadakan hadir..😘

like..like..like..

mampir yuk
Khaputri Khaputri
syukurlah .....
🄰🄶🄸🅃🄰 🄰🄳🄸🅆🄸🄽🄰🅃🄰
semangat thor
🄰🄶🄸🅃🄰 🄰🄳🄸🅆🄸🄽🄰🅃🄰
tinggalin jejak dulu
Susi Ana
wah tamat,lanjut
UNKNOWN: Halo terimakasih sudh mngikuti POSESIF❤

See you on my NEW STORY ya ka😊
total 1 replies
rose rita
bravo you are very awesome
rose rita: pasti thor
total 2 replies
inipiaaaaa✨
mantullllllll👏🏻
UNKNOWN: Halo terimakasih sudh mmpir❤
total 1 replies
RinNi
Critanya luar biasa 👍👍👍👍
UNKNOWN: Halo, terimakasih sudh mngikuti POSESIF dri awal smpai akhir

Luv❤
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!