Indonesia
NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

...Keesokan paginya dimana Ratri yang sudah bangun tidur dan menyiapkan sarapan....

...Ratri yang sudah mengenakan seragam pilotnya yang berwarna putih....

...Ia terlihat sangat gagah dan rapi dengan seragamnya....

"Rizal, Sandra. Ayo, kita sarapan dulu." ucap Ratri

Mendengar suara mamanya, mereka yang sudah mandi langsung keluar dari kamar

"Selamat pagi, Ma." sapa Rizal dan Sandra.

Kemudian mereka bertiga duduk di ruang makan untuk sarapan.

..."Rizal, mama titip Sandra, ya." ucap Ratri sambil menikmati roti bakarnya....

..."Siap, Ma! Tenang saja, Sandra aman sama Rizal." ujar Rizal....

Sandra meletakkan sendoknya dan memegang tangan Ratri.

..."Hati-hati ya, Ma. Kalau bekerja nanti,'...

..."Pasti, Sayang," bisik Ratri sambil mengecup puncak kepala putrinya....

Ceklek

Devandra yang baru saja datang langsung masuk ke dalam apartemen.

...Ia juga sudah tampil sangat rapi dalam balutan jas formal berkelas berjalan menghampiri mereka untuk mengajak Ratri berangkat ke maskapai....

"Sarapan dulu, Dev."

Devandra menarik kursi makan dan mengambil roti bakar.

Ia sangat menikmati sarapannya bersama Ratri, Rizal dan Sandra.

Setelah sarapan, Rizal mengajak Ratri untuk berangkat.

...Namun sebelum melangkah keluar pintu, Devandra menoleh ke arah Sandra....

..."Sandra, Om sudah mendaftarkan kamu ke kampus baru kamu. Dan, minggu depan kamu sudah bisa mulai kuliah lagi," ujar Devandra....

Sandra yang mendengarnya langsung menganggukkan kepalanya.

..."ISemua dokumen transfer dan fasilitasmu sudah diurus. Kamu tinggal fokus belajar tanpa perlu mengkhawatirkan apa pun lagi," tambah Devandra....

..."Terima kasih banyak, Om Devan!" seru Sandra dengan wajah berbinar bahagia....

...Ia tidak menyangka masa depannya diselamatkan begitu cepat oleh Devandra dan Mamanya....

...Setelah berpamitan dengan mereka, Devandra mengajak Ratri untuk turun....

Supir segera melajukan mobilnya menuju ke bandara.

...Ratri yang duduk di samping Devandra memandangi pemandangan jalanan dengan perasaan campur aduk, namun kehadiran Devandra di sisinya memberikan kedamaian yang tak ternilai....

..."Kamu siap untuk hari ini, Ratri?" tanya Devandra....

...Ratri menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis....

..." Aku selalu siap, Deby. Selama ada kamu dan anak-anak yang mendukungku, aku tidak takut pada apa pun lagi, Dev."...

...Devandra menggenggam tangan Ratri dengan erat ...

...Sesampainya di maskapai, suasana area lobi utama langsung mendadak riuh....

...Begitu Ratri turun dari mobil mewah Devandra, puluhan wartawan yang sudah mengintai sejak pagi langsung merangsek maju dan mencecar berbagai pertanyaan tajam, kamera berkejip-kejip memburu wajahnya....

...Namun sebelum kilatan lampu kamera dan kerumunan itu menyentuh Ratri, Thomas bersama jajaran tim pengawal bertubuh tegap bergerak cepat....

...Thomas langsung melindungi Ratri dengan barikade rapat....

...Ia memasang badan dan memblokir pergerakan para awak media agar tidak ada yang bisa menyentuh sang kapten pilot....

"Jemput mereka berdua," pinta Devandra.

Thomas menganggukkan kepalanya dan segera ke apartemen.

...Di tengah riuhnya suasana, mendadak terdengar suara tangisan histeris yang memecah kerumunan....

..."Mama!! Jangan buang kami, Ma!!" teriak...

...Tasya dan Gabriel berlari mendekat sambil menangis sesenggukan....

...Mereka berusaha menerobos pengawalan anak buah Devandra....

...Mereka langsung berlutut dan merengek di depan banyak kamera....

..."Mama, tolong rujuk kembali sama Papa! Jangan telantarkan kami demi pria lain, Ma! Kami ini anak-anak Mama!" ucap Gabriel dengan suara bergetar yang dibuat-buat, persis seperti rencana Imelda....

...Wartawan semakin gencar mengambil gambar, merekam adegan sedih yang tampaknya sengaja dirancang untuk merusak reputasi Ratri di tempat kerjanya....

... Indra dan Imelda berdiri memamerkan senyum puas yang tersembunyi....

...Di tengah situasi tegang itu, Devandra melangkah dengan tenang....

...Kemeja mewahnya tampak begitu berkelas, dan aura kepemimpinannya seketika mengintimidasi seluruh orang di tempat itu....

...Suasana mendadak hening begitu pria itu berdiri tegak di samping Ratri....

...Devandra membenarkan posisi jam tangannya, lalu menatap Indra, Imelda, serta kedua anak itu dengan tatapan yang sangat dingin....

...Sebuah senyum sinis terukir tajam di bibir Devandra....

..."Kalian yakin kalau Tasya dan Gabriel itu anak kandung Ratri?" tanya Devandra di depan puluhan kamera dan mikrofon wartawan....

...Kalimat singkat namun mematikan itu seketika menghantam jantung mereka....

...Indra dan Imelda yang berdiri langsung saling pandang dengan raut wajah yang berubah pucat pasi....

...Kepanikan luar biasa mendadak menjalar di dalam dada mereka....

..."Kamu itu hanya lelaki bayaran Ratri, jadi diam saja!" bentak Indra mencoba mengalihkan perhatian....

...Ia menutupi rasa panik yang makin membumbung tinggi....

..."Aku bukan lelaki bayaran," jawab Devandra dingin dan tenang, tanpa sedikit pun terpancing emosi....

...Pandangan matanya memancar intimider hingga membuat Indra menelan salivanya....

...Tasya yang panik rahasia mereka terancam, langsung berteriak lebih histeris di depan kamera wartawan....

..."Mama lebih memilih lelaki kaya seperti Om Devandra dan membuang Papa yang sudah mendampingi Mama dari nol! Mama tegar menelantarkan anak-anak kandung Mama sendiri demi kemewahan ini!"...

..."Jangan mengalihkan pembicaraan," potong Devandra....

...Ia melangkah maju hingga aura dominannya membuat para wartawan tertekan dan refleks menundukkan mikrofon mereka....

Devandra melihat Thomas yang sudah datang bersama Rizal dan Sandra.

..."Mama!"...

...Rizal dan Sandra berlari cepat dan langsung memeluk erat tubuh Ratri di hadapan semua orang....

..."Mama tidak apa-apa?" tanya Sandra dengan wajah cemas sambil mengeratkan pelukannya, matanya menatap tajam ke arah Tasya dan Gabriel....

..."Rizal, Sandra." ...

...Ratri mengusap kepala kedua anak kandungnya dengan lembut, merasa sangat dikuatkan oleh kehadiran mereka....

...Sontak seluruh kamera wartawan kini tertuju pada Rizal dan Sandra....

...Wajah shock Indra dan Imelda semakin tak terkontrol saat melihat dua remaja yang seharusnya sudah terbuang itu kini berdiri tegap dalam lindungan Devandra....

..."Mama, dia siapa?!" tanya Gabriel dengan nada tinggi, menunjuk Rizal dan Sandra dengan jarinya yang gemetaran....

...Ratri merangkul bahu kedua anak kembarnya semakin erat, menatap Gabriel dan Tasya dengan pandangan lurus tanpa keraguan sedikit pun....

..."Mereka berdua adalah anak-anak kandungku yang sebenarnya," tegas Ratri dengan suaranya bergema jernih di tengah kerumunan....

..."Dan, kalian berdua bukan anak kandungku. Kalian adalah anak kandung Imelda."...

...Gabriel dan Tasya mendadak membeku. Muka mereka pucat pasi seolah disambar petir di siang bolong....

...Mereka menggelengkan kepala keras-keras, menolak mentah-mentah kenyataan yang baru saja menghantam telinga mereka....

..."Nggak mungkin! Mama bohong! Tasya anak Mama! Nggak mungkin Tasya anak Tante Imelda!!" jerit Tasya histeris dengan air matanya kali ini benar-benar menetes karena ketakutan yang nyata....

...Wartawan semakin gencar mengarahkan kamera dan memburu wajah Indra serta Imelda yang kini berdiri mematung bagai mayat hidup....

...Ratri menghela napas panjang, mengusap lembut punggung Rizal dan Sandra yang berdiri protektif di sisinya, lalu menatap Indra dengan tatapan dingin penuh ketegasan....

..."Indra, sudah saatnya kamu berterus terang kepada mereka," ucap Ratri sambil memandang Indra....

..."Jelaskan pada Tasya dan Gabriel, rahasia busuk apa yang sudah kamu dan Imelda sembunyikan selama belasan tahun ini di belakangku."...

1
Angraeny Angraeny
seratus apa sepuluh juta
Sayekti 0519
luarr biasa... mantap thooor
Sayekti 0519
Rizal daftar pilot kan keren
Sayekti 0519
mimpiii.....
Sayekti 0519
siksa aja dulu, udah benyok ks kepolisian
Sayekti 0519
mata d balas mata,jual anaknya k klup malam.biar rasa si anjing indra
Sayekti 0519
tolong tangkap si indra,siksa sampai ngaku patahkan tangan sama kakinya.bila perlu matanya jg
Sayekti 0519
rumah mobil dan yg lain d jual tinggal lah d luar negeri aja.biar amaan
sri hastuti
akhirnya happy end, makasih thor, bagus critanya 👍👍👍
my name is pho: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Muft Smoker
tasya Dan Gabriel udh bisa Mandiri ,,
keluarga baru ratri juga udh bahagia ,,
semoga si indra ma Imelda gx perlu deh kluar dr penjara ,, ganggu aj nnti dy bisa nya ,,
Muft Smoker
lihat tasya Gabriel ,,
org yg km sakiti ,,
msh peduli Dan cemas dg kondisi kalian ,,
Muft Smoker
lengkap sudaah kebahagiaan mereka ,,
alhamdullah tasya Dan Gabriel juga udh punya pekerjaan masing2 ,,
bahagia selalu kalian semua
Muft Smoker
waah devandra kecil udh debut kayakny
Muft Smoker
akhirny mereka sadar Dan mau berubah menjadi lebih baik lgii ,,
semoga jalan kalian di permudah ,,
krn semua org pernah berbuat salah ,,
hingga mereka berdua pun pantas mendapat kesempatan kedua buat berubah ,,
Muft Smoker
laaanjut kak ,,
Muft Smoker
yeeey akhirny ,,
semoga setelah ini cuma kebahagiaan yg mereka rasakan ,,
Muft Smoker
akhirny ratri Selamat ,,
udh deg2an ,,
Muft Smoker
aduuuuh kak ,, sypa lgii ini ,,
baru juga masalah satuu beres ,, dtg masalah lain ,,
semoga ratri cepat di temukan Selamat sampai lgi di Jakarta ,, ,,
sri hastuti
waduh thor ,baru bahagia sebentar ,blm menikmati ,sdh spt itu , 😡😡😡
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!