Indonesia
NovelToon NovelToon
Quickie Marriage

Quickie Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Pernikahan Kilat
Popularitas:698.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nusaybah

Arka baru saja mengalami patah hati, dia ingin menenangkan diri di sebuah Kampung yang masih tinggi adab serta kesopanan.
Namun semua tidak sesuai dengan keinginan, disaat niat hati ingin menolong seseorang yang sedang dalam bahaya. Tetapi dia terjebak dalam sebuah pernikahan kilat.
Masih banyak rahasia yang berusaha Arka bongkar dari perempuan yang sudah berstatus sebagai istrinya . Sanggupkah mereka menjalani rumah tangga yang tidak pernah terpikirkan oleh mereka?

Note "Cerita Ini hanya Fiktif belakang, semoga bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nusaybah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

QM 26

Farah menyiapkan sarapan untuk Papa dan sang suami. Papa

Arfan sudah melarang sang anak untuk melakukan aktifitas berat, tetapi keras

kepala Farah tidak bisa dikalahkan.  Arka

keluar dari kamar dengan wajah lebih baik dari sebelumnya.

“Masa apa dek?” tanya Arka. Dia mendekat kea rah Farah untuk

memberikan ciuman selamat pagi yang biasa dilakukan.

Cup

Arka mencurinya secara diam-diam.

“Nasi goreng, Mas kebiasaan langsung cium-cium aja. Kalau di

lihat Papa kan malu” balas Farah.

“Papa masih di kamar kok dek. Anak Abi gimana, anteng ya

My?”

Arka mensejajarkan kepalanya pada perut Farah. Sesekali

mengecup dengan rasa sayang yang luar biasa.

“Anteng ko Bi, Masih belum minta aneh-aneh.”

Arka mengambil kotak susu ibu hamil dan membuatkannya untuk sang

istri.

“Minum susu dulu ya dek,” Arka menyodorkan gelas yang sudah

berisi susu. Sebelum hamil, Farah sangat tidak menyukai susu tetapi setelah

hamil dia tidak merasa mual saat menghirup aroma susu ataupun meminumnya.

“Makasih Abii,” lirih Farah. Dia memberikan sedikit kecupan

sebagai tanda terima kasih atas perhatian yang diberikan sang suami.

“Mulai ya My, serangnya mendadak gini,” balas Arka.

Jantungnya sudah berdebar cukup hebat.

“Eis Mas mau ngapain?” Farah mendadak salting karena sang

suami terus saja mendekat.

“Mau balas dong, sini cium satu dulu.” Arka berhasil memeluk

tubuh ramping sang istri. Dia memberikan kecupan-kecupan pada semua bagian

wajah Farah dengan jail.

“Ehem, Masak apa nak?” Papa Arfan datang tanpa rasa

bersalah. Farah segera melepas pelukan sang suami dengan wajah yang masih

memerah hebat. Dia sangat malu.

“Nasi goring Pa.” Bukan Farah yang menjawab tetapi Arka.

“Wahh, enak ni kayaknya. Masaknya pakai cinta gitu ya?” goda

Papa Arfan. Farah bersembunyi pada tubuh Arka karena malu.

“Udah lo dek, Papa aja biasa. Ayuk makan.” Arka membawa sang

istri untuk segera duduk dan memulai acara makan mereka. Farah masih menunduk

malu dan tidak berani melihat Papanya sendiri.

“Anak Papa kenapa nunduk dari tadi?”

“Ma-malu sama Papa,” jawab Farah jujur. Papa Arfan dan juga

Arka langsung tertawa.

“Ya Allah nak, udah ah jangan malu-malu gitu sama Papa.”

Setelah makan, Arka memberikan potongan buah kepada sang

istri.

“selama Mas nggak di rumah jangan makan cokelat ya,”

wanti-wanti Arka.

“Iya Mas, tiap mau kerja bilangnya itu mulu. Di rumah aja

nggak ada cokelat satupun.” Farah mengerucutkan bibirnya.

“Bisa jadi adek hubungi Andi kan minta beliin, Mas ngelarang

karena sayang sama adek dan calon anak kita.”

Farah mengangguk paham. Dia akan mencoba Manahan untuk tidak

mengkonsumi cokelat.

Sebelum berangkat ke toko, Arka selalu menyempatkan untuk

mengajak janin di dalam perut sang istri berbicara. Banyak petuah-petuah yang

dia berikan agar sang janin tidak usil.

“Mas pamit dulu ya, Hati-hati di rumah. Kalau ada apa-apa

langsung telepon.”

“Iya Abi, Abi juga hati-hati. Semangat kerjanya,

banyak-banyak cari duit ya.”

“Iya sayang, Anak Abi juga kalem ya selama Abi nggak ada di

rumah.” Arka mencium kening dan perut sang istri.

Farah membantu asisten rumah tangga untuk membersihkan sisa

makan mereka. Dia tidak terbiasa duduk berdiam diri saja tanpa melakukan

apapun. Sudah hampir 3 minggu dia libur kursus karena kondisi belum terlalu

stabil.

“Buahnya dihabisin dong nak.” Papa Arfan sedang berada di

rumah keluarga dengan ditemani kopi dan tablet.

“Iya Pa, tadi ngantar Mas Arka dulu ke depan. Papa nggak ke

resto ya?”

“Bentar lagi, ngabisin kopi dulu.” Arfan sangat senang

menikmati secangkir kopi yang tiap pagi dibuatkan sang anak.

“Adek boleh ikut Papa nggak? Bosan di rumah.” Pinta Farah.

Arfan menimbang-nimbang permintaan anaknya terlebih dahulu,

dia takut sang anak akan kelelahan saat mengikutinya ke resto.

“Boleh, tapi janji ya nurut sama Papa.” Fara mengangguk

antusias. Dia ingin belajar membuat kue pada salah satu chef yang berada

disana.

“Nggak boleh ke dapur resto, Cuma boleh duduk.” Kilat

pancaran kegembiraan sirna begitu saja. Farah menampikan wajah cemberutnya. Dia

menahan-nahan air mata agar tidak keluar.

“Adek kan mau buat kue Pa hiks. Di rumah nggak boleh, ikut

kursus juga gak boleh, ini tambah lagi di resto juga gak boleh. Huaaa Papa

nggak sayang Adek.” Papa Arfan panic melihat putrinya menangis seperti anak

berusia 5 tahun yang tidak dibelikan permen kesukaannya.

“Eh sayang Papa kok nangis, Udah ya.” Arfan membawa Farah ke

dalam dekapannya.

“Berhenti nangis kalau Papa bolehin buat kue, huaaa.”

“Iya iya Papa bolehin, tapi Cuma satu jenis kue aja Ya.”

Farah mengangguk, perlahan tangisannya meredah.

Farah bersiap-siap untuk ikut bersama Papa Arfan, dia

tersenyum senang akhirnya bisa memegang adonan kue lagi.

1
Putri Oktaviana
di tunggu kak update nya
Siti Khumairoh
kok dah lama gak up-thor...
semangat donggg..

yok yang lain semangatin authornya biar up banyak wkwk.

Salam dari "Taqdir Cinta Shafa"
Jangan lupa mampir🙏
Putri Oktaviana
next kk
Putri Oktaviana
up dong kak
Bhil_chan
👌👌👌
Susi Cahyono
lnjutttt
Sofhia Aina
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Sateria Piningit
apakah authornya masih idup? lamanian tdk UP², apa udah lupa alurnya?
Sofhia Aina
Sedihnya.......😭😭😭😭😭
Sofhia Aina
Byk ceramahnya 😃😃😃😃😃😃😃
Sofhia Aina
Walau byk yg di ulang tapi the best juga 😃😃
Sofhia Aina
Jgn kasih sedih lagi thor 😥😥😥😥😥😥
Sofhia Aina
😅😅😅😅😅😅
Sofhia Aina
Yang penting baca buat hiburan 😁😁😁😁
Sofhia Aina
Sabar tu smua ujian dlm rumah tangga 💪💪
kucur
ko blm up jga
Sofhia Aina
Berpusing2 biar lagi panjang nie ceritanya... 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Sofhia Aina
🤣🤣🤣🤣🤣 Jadi perang mulut nie ....
Sofhia Aina
😃😃😃😃😃 ramai juga nie 🤣🤣🤣🤣
Sofhia Aina
Hiiii....ikut sedih nie 😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!