Indonesia
NovelToon NovelToon
Biola RismaWanda

Biola RismaWanda

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:52.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Sebuah penantian panjang dilalui oleh seorang gadis bernama Risma. Ia selalu menunggu seorang sahabat sekaligus cinta pertamanya untuk kembali padanya. Tidak mudah bagi Risma untuk tetap bertahan dalam penantian panjang itu. Sangat banyak halagan dan rintagan yang ia lalui. Ia bahkan sering menyendiri dengan memainkan biola miliknya disebuah pohon dimana tempat ia dan sahabatnya sering bertemu dahulu.

Bagaimana kisah RismaWanda selanjutnya. Tetap bersama Biola RismaWanda yah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Risma keluar dari kamar hotel, bersama rasa sedih dan kecewa dalam hatinya.

"Benarkah yang aku lihat saat ini bukan Wanda? Kalau memang dia bukan dirimu, lalu di mana kamu saat ini Wanda? Kenapa dia benar-benar mirip dengan wajah kamu," kata Risma dalam hati sambil terus berjalan tanpa arah dan tujuan.

Yudha melihat Risma yang berjalan sambil menangis di lorong hotel. Risma tidak memperdulikan orang yang ia lewati di setia lorong hotel itu. Ia tetap berjalan sambil sesekali menghapus air matanya yang jatuh perlahan namun pasti.

Dengan cepat, Yudha berjalan sedikit berlari, agar bisa menyusul langkah Risma yang semakin menjauh tanpa arah.

"Ris, kamu kenapa?" tanya Yudha sambil menepuk pundak Risma dengan pelan. Saat itu, langkah Risma terhenti tepat di depan pintu masuk hotel.

"Yudha." Risma berbalik lalu memeluk Risma dengan erat sambil menumpahkan semua kesedihan dan sakit hatinya.

"Apa yang terjadi Risma? Kenapa kamu menangis seperti ini?" tanya Yudha dengan sangat panik.

Yudha panik dengan apa yang terjadi pada Risma saat ini. Karena, yang ia tahu, Risma tidak pernah sekalipun menunjukkan kesedihannya dengan tangisan. Apalagi di depan umum seperti saat ini.

Risma adalah gadis yang paling pintar menyembunyikan kesedihannya. Tangisannya tidak akan terlihat oleh siapapun. Sekalipun ia sedang sedih dan terluka.

Pantas saja kalau Yudha sangat cemas saat ini. Karena Risma, sedang menangis di tempat umum saat ini.

"Risma, katakan padaku sekarang. Apa yang terjadi, hingga kamu menangis seperti ini. Katakan padaku, Risma. Siapa yang telah membuat kamu menangis!" kata Yudha sambil memegang kedua belah lengan Risma.

"Aku telah bertemu dengannya, Yudha. Aku bertemu dengannya. Tapi dia bilang, dia tidak kenal aku. Apa salahku padanya, Yudha? Kenapa dia bilang tidak kenal aku?"

"Siapa dia? Siapa yang telah kamu temui tadi?"

"Wanda. Aku bertemu dengan Wanda. Tapi namanya bukan Wanda lagi sekarang. Namanya sudah berubah menjadi Awan."

Kini, Yudha tahu di mana duduk permasalahannya. Ini menyangkut masa lalu Risma yang kelam dan menyedihkan.

Yudha melihat kiri kanan. Orang-orang yang ada di sana, semuanya memperhatikan apa yang terjadi dengan Risma dan Yudha.

"Risma, ayo ikut aku. Kita bicara di sana saja," kata Yudha sambil mengarahkan telunjuknya kearah taman.

Risma mengangguk, tanda ia setuju dengan apa yang Yudha katakan.

Yudha membawa Risma menuju taman. Sampai di sana, Yudha membawa Risma duduk di salah satu kursi yang terjejer rapi di sekitar taman itu.

"Risma, tunggu di sini sebentar ya. Aku akan belikan air mineral untuk kamu," kata Yudha.

Risma menganggukkan kepalanya, tanda ia setuju dengan apa yang Yudha katakan.

Yudha pun bergegas berjalan mendekati salah satu kantin yang tak jauh dari taman itu. Lalu membeli sebotol air mineral, kemudian berjalan cepat kembali menuju Risma.

"Ini Ris, minum dulu airnya," ucap Yudha sambil menyerahkan sebotol air mineral yang tutupnya sudah Yudha buka, agar Risma tidak perlu membuka nya lagi.

"Makasih, Yudha."

"Sekarang, ayo ceritakan padaku apa yang telah terjadi, sampai kamu menangis seperti itu!"

"Aku ... tidak ada apa-apa. Lupakan saja apa yang baru saja terjadi," kata Risma sambil tertunduk lesu.

"Risma, aku memang tidak bisa membantu kamu menyelesaikan masalah yang sedang kamu hadapi. Tapi setidaknya, jika kamu menceritakan apa yang terjadi padaku, kamu bisa mengurangi beban yang sedang kamu pikul."

Risma terdiam, matanya menatap lurus ke depan. Pikirannya menerawang menembus masa lalu yang indah, namun disusul kesedihan.

Dari mata indah milik Risma, kembali mengalir cairan bening yang sangat deras. Tangannya dengan cepat menyeka air mata yang tumpah secara tiba-tiba itu.

"Jangan menangis, Risma. Kamu tidak boleh terus memikirkan teman yang tidak memikirkan kamu."

"Apakah aku terlalu buruk untuknya, Yudha? Apakah sakit yang ia timbulkan dari penantian panjang tanpa ujung ini masih belum cukup buat dia?"

"Kamu tidak buruk, Ris. Dia yang tidak punya hati, yang tidak tahu menimbang rasa. Jangan salahkan dirimu, atas perlakuannya yang tidak baik padamu."

"Kenapa dia tega berbuat seperti itu padaku. Dia telah berjanji, untuk kembali padaku. Dan dia juga telah berjanji akan mengubah persahabatan menjadi ikatan suci dengan janji saling memiliki. Tapi apa! Apa yang terjadi saat ini?"

1
NaNa
Luar biasa
Christien Atmoko
happy endinggg...bgus thor ceritanya...👍👍👍😍😍😍😍
Herni
awan itu wanda ya thor?kalo bkn kok dia ngenalin jepit rambutnya si risma trus wkt si maya blg temennya namanya risma trus si awan kok mo buru2 pergi...
Ria widiarti
lajuttt😍😍😍
yantiMy
terinspiransi dri film india y kk...romeo n juliet india...tp bgus kk semangatttt
Sella Kristin
kak lanjut S2 thor semangat ya thor sedih endingnya dan bahagia juga Risma dan Yudha bisa bahagia
Rani: hihihi... gak punya ide lagi mau lanjut s2 nya de. udah mentok rasanya...
total 1 replies
Shiley
Udah end ya kak...tapi ku suka ka...semangat ya kak...

Banyak pelajaran yg ku ambil ka dari novel yg kaka tulis
Shiley: iya ka...
total 9 replies
Mr
semangat kak
Rani: makasih banyak
total 1 replies
Shiley
Lanjut ka...semangat...aku suka
Rani: makasih banyak dede
total 1 replies
Shiley
Lanjut ya kak...😄😉
Rani: terima kasih banyak adeeek.... 🥰🥰🥰
total 2 replies
Shiley
Makasih ka udah crazy up yg banyak,,semangat teruss tapi jaga kesehatan kak
Rani: oke dedek. makasih banyak yah. udah selalu mampir di karya kaka
total 1 replies
Shiley
Lanjut kak semangat....
Rani: makasih adek... 🥰🥰🥰
total 1 replies
Shiley
Aku suka ka author....semangat lagi ya...up lanjut🆙🆙🆙🆙🆙🆙
Shiley: Ok ka ak tunggu,,semangat terusss
total 6 replies
Shiley
Lanjut ka crazi up ya...semangat ya kak,,jaga kesehatan..
Rani: oke deh, ada nanti kaka crazy up yah.
total 1 replies
Shiley
Ka autor plis up lagiiiiii....semangat ya kak up nya..
Rani: makasih banyak untuk semngat nya dede
total 1 replies
Sella Kristin
lanjut thor
Rani: oke deh
total 1 replies
Sella Kristin
siapa awan itu kok Risma manggil nya Wanda ??
Rani: ada deh, ini rahisia kita lho
total 1 replies
Nadya Lutfina
Bagus ceritanya kak rani, yang jebakan cinta si kembar di lanjutin dong kk
Nadya Lutfina: Okey kak, aku akan sabar menunggu mu
total 2 replies
Sella Kristin
lanjut
Sella Kristin
lanjutttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!