Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:322
Nilai: 5
Nama Author: Yun Wangshu

" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa

" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol


pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.

akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.

ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 26

Bella terbangun saat hari sudah sore.

pinggangnya masih di rengkuh ludwighe dari Belakang dengan dengan perlahan Bella melepas kan rengkuhan tangan suaminya itu.

ludwighe yang merasakan pergerakan pun terbangun.

" ada apa" tanya nya dengan suara berat khas bangun tidur.

" mas udah bangun,ini udah sore mas Bella mau mandi dulu terus bantu ibuk masak makan malam" timpal Bella yang tengah duduk menatap suaminya itu.

" hmm, aku akan menyusul nanti kamu mandi lah terlebih dahulu" balas ludwighe masih berusaha mengumpulkan kesadaran nya.

Bella langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

setelah selesai Bella keluar dari kamar mandi dengan sudah berpakaian sebab di rumahnya tidak ada walk in closet.

" mas kalau mau mandi silahkan ,Bella mau bantu ibuk dulu ya" timpal Bella

" hmm" gumam ludwighe sembari menatap Bella yang beranjak pergi keluar dari dalam kamar.

Bella mencari ibunya ke dapur namun ia tak menemukan nya.

" lohh ibuk kemana ya ,kok gak ada di rumah " gumam Bella .

tak lama kemudian ia melihat ibunya itu baru saja masuk ke dalam rumah dengan membawa plastik di tangannya.

" loh ,kamu udah bangun bel" tanya buk ani.

" udah buk, baru aja Bella siap mandi ini" balas Bella sembari menghampiri ibunya.

" ibuk dari mana kok tadi Bella cariin gak ada di rumah" lanjut Bella lagi.

" Oalah ini loh ibuk baru dari warung buk Leli beli sayur soalnya kulkas udah kosong " ucap buk ani pada putrinya itu.

" kenapa gak bilang Bella aja si buk ,biar Bella aja yang beli.

ibuk istirahat aja di rumah" timpal Bella ia merasa kasihan pada ibunya yang sudah tak muda lagi itu.

" isss udah gak apa-apa, sekali - kali loh kalian datang ,apalagi menantu ibuk kan sibuk" ucap buk ani.mereka berjalan ke dapur dan mulai menata sayuran di dalam kulkas.

" yaudah makan malamnya biar Bella aja yang masak ,ibuk kan udah belanja jadi ibuk pasti capek ,ibuk istirahat aja " timpal Bella .

" aduh udah gak usah ini ibuk mau masak makan malam spesial untuk menantu ibuk " timpal buk ani.

" tapi buk" Bella mencoba membujuk bibinya itu.

" udah gak usah ada tapi - tapian , lebih baik kamu urus menantu ibuk sana " ucap buk ani sembari mendorong pelan tubuh Bella keluar dari dapur.

Akhirnya dengan terpaksa Bella mengalah ,namun baru saja ia hendak ke kamar tiba-tiba ludwighe sudah keluar dan menghampirinya

" loh ,mas udah selesai mandi?" tanya Bella

" udah lah , udah ganteng gini masak belum mandi sih" balas ludwighe dengan santai.

" ihh dasar narsis,tapi suami aku memang ganteng sihh" timpal Bella sembari tersenyum malu-malu.

" ekhmm , ayok temani aku lihat - lihat sekitaran desa ini" ucap ludwighe.

" ohh iya aku sampai lupa ajak mas jalan - jalan keliling desa ,yaudah ayok kita pergi mumpung sejuk ini" balas Bella sepertinya ia sangat bersemangat untuk keliling desa.

Mereka berjalan bersama mengelilingi desa tempat tinggal Bella , sore ini cuacanya sangat sejuk dan banyak angin sepoi-sepoi yang berhembus ,pemandangan di sepanjang jalan sangat asri ,banyak para petani yang baru saja pulang dari ladang mereka.

Beberapa warga yang berpapasan akan menyapa mereka dengan hangat.

" wah neng Bella ,lagi jalan- jalan sore ya sama suaminya " ucap seorang warga

" iya nih buk ,maklum aja suami saya baru ke desa jadi biar gak kesasar di bawa keliling dulu" timpal Bella dengan senyum cerah di wajahnya.

" Hahahha iya neng , biar tetap tahu jalan pulang " ucap warga tersebut dengan tertawa

" hahaa iya buk ,bahaya itu kalau sampai gak tahu jalan pulang" timpal Bella menanggapi candaan warga tersebut.

" yaudah saya duluan ya neng,mari" pamit ibuk tersebut.

" iya buk silahkan" balas Bella.

kemudian mereka melanjutkan perjalanan dengan berbincang - bincang.

" dengar itu loh mas , harus tahu jalan pulang ya " ucap Bella di Tengah perjalanan mereka.

" aku selalu tahu jalan pulang kok" balas ludwighe.

" ya mana tahu kan ada mbak lakor yang bawa mas pergi " timpal Bella sewot.

" jangan mikir macem- macem , aku gak akan pergi kalau kamu gak ada " balas ludwighe.

" janji loh ya mas " ucap Bella

" hmm iya janji" balas ludwighe sambil mengusap rambut Bella pelan.

" nah ini baru suaminya Bella" timpal Bella sembari memeluk erat lengan ludwighe.

" loh ,jadi selama ini aku bukan suami kamu bell?" tanya ludwighe bingung.

" isss mas ini ya , selama ini kan mas dingin sama aku jadinya aku gak suka ,tapi sekarang mas kan udah mulai hangat sama aku jadinya sekarang aku udah suka" balas Bella dengan wajah kesalnya.

" ooo, iya - iya lain kali gak dingin lagi deh" timpal ludwighe sambil merangkul tubuh Bella ke dalam pelukannya yang hangat.

1
Anidya_i
smngat ya kakm😍
Yun Wangshu: makasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!