- - - - -
Bianca Rudy adalah gadis yang pandai dan mandiri. Ia selalu mendapatkan beasiswa sejak SMP, SMA dan sekarang mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di Singapore Institute of Management.
Bianca memiliki sahabat-sahabat dan juga memiliki cinta pertama yang sekaligus sebagai sahabatnya.
Di Singapore.. Ia menghabiskan hari-harinya dengan berkuliah dan bekerja part time disebuah Mini Market yang berada di dekat dormnya.
Selain itu, Bianca juga bekerja diapartemen milik seseorang yang tidak berprikemanusiaan. Ia belum pernah menemui pemilik apartemen itu sebelumnya. Ia hanya menerima tawaran dari seorang kenalannya yang beberapa kali ia temui.
Bekerja sebagai tukang bersih-bersih hingga memasakkan makanan untuk orang itu. Sayangnya setiap kali Bianca membuatkan makanan, orang itu tidak pernah sama sekali mencicipinya, dan akhirnya Bianca berhenti untuk memasak buat orang tersebut.
-
Bianca berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya Adriansyah Rudy adalah seorang apoteker senior yang bekerja di perusahaan Tans Farmasi.
-----
Bagaimanakah kisah Bianca selama berkuliah dan bekerja part time di Singapore.?
Rumah siapakah tempat Bianca bekerja selama disana.?
Simak kisahnya yaaa byee.!^ , ^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adella peg, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teman Sekamar
Keesokan harinya, Bianca dan Lea sedang sarapan bersama. Hari ini Lea akan menemani Bianca kekampusnya untuk mengurus beberapa berkasnya dan hari ini juga Bianca akan melihat asramanya.
Hari ini Lea akan masuk malam karena pergantian shift dari shift paginya selama tiga bulan kemarin.
"Jadii, hari ini kita akan ke asrama kamu jugakan.?" Tanya Lea sambil menyantap sarapannya.
"Iya kak. Semoga aja akuu dapet yang isi dua orang hihi."
"Kalau menurut kakak sih mending bertiga atau berempat. Kenapa.?? Kalau cuman berdua, kita gak tau yah amit-amit nih kali aja kamu dapatnya orang yang gak beres, jorok lah, panjang tanganlah atau ihh amit-amit dehh psikopat.!"
"Ihh kak Leaa.. ini nihh kak Lea mirip bunda deh.. dia ngomong gini juga kemaren loh. Malah dia maunya aku gak usah diasrama aja.. ihh haha."
"Haha tapi kan bener loh dek.! Ini kakak takutin yah kalau bakalan tinggal sama orang-orang baru haha. Yah gak suudzon yah.!"
"Haha udah deh kak jangan takut-takutin.!! Ya udah aku mau siap-siap dulu deh."
"Hahaha beberan dekk benerrr.!!"
"Hallaahhh hahaha" Bianca berlalu meninggalkan Lea yang masih sibuk meyakinkan Bianca.
"Hahaha.. dekk dekk dengerin napa dekk.!!"
Sebenarnya Lea sengaja berbicara seperti itu agar Bianca berubah fikiran untuk tinggal bersamanya dibanding tinggal diasrama.
Beberapa saat kemudian Bianca dan Lea sudah bersiap. Mereka turun dari gedung apartemen dan menuju parkiran. Lea melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Mereka mendengarkan musik kesukaan mereka. Ed Sheeren dan lagu-lagu lainnya.
Merekapun sampai diparkiran kampus. Lea dan Bianca menuju keruangan administrasi kampus untuk mengurus beberapa keperluan. Lea tidak ikut masuk kedalam, tetapi ia menunggu di depan SMart yang tepat berada didepan kampus.
Lea menunggu sambil mengerjakan beberapa pekerjaannya disana. Setelah Bianca selesai mengurus ini itu, ia segera menghampiri Lea didepan SMart.
"Kak.!" Sapa Bianca setelah sampai.
"Eh udah yah.? Tunggu yah kakak sebentar lagi selesai kok.!"
Bianca melirik layar tab Lea dan tersentak kaget dengan apa yang sebenarnya "pekerjaan" yang dimaksud Lea tadi.
"Hah.? Kak Leaa hahahaha aku fikir kak Lea benar-benar mengerjakan kerjaan kakak haha."
"Haha sorry dek ini salah satu hal penting dari pekerjaan kakak. Tunggu tunggu.!!"
"Hahaha sejak kapan kakak main game Maple Story begini.?"
"Haha sejak dikenalin sama si Angga tuh haha. Kata Angga ini tuh seru haha."
"Daan.????"
"Dan emang seseru itu hahahah.!"
"Hahaha ckck kak Leaa kak Leaa. Mau aja yah di ajarin main game sama kak Angga.!" Bianca mengambil foto diam-diam Lea dan mengirimkannya kepada Angga.
"8 menit lagi yah. Wait haha.!"
"Haha iya iyaa lanjut gih kak.!" Bianca hanya tertawa terbahak karena melihat tingkah Lea itu.
Namkanda, Kantor Angga..
Triing...
Angga yang sedang bekerja tiba-tiba mendapatkan pesan gambar dari Bianca.
Angga membukanya dan seketika raut wajah Angga yang sedang masam karena sebuah problem pada program yang dibuatnya mengalami kendala sedikit berubah menjadi senyum lebar.
"Haha cantik sekali.!" Ucap batin Angga yang melihat wajah Lea yang sedang asik bermain game Maple Story kesukaannya.
Angga membalas chat dari Bianca dengan emot saja " 🌹"
-
Singapore..
Setelah beberapa saat Lea pun selesai melakukan "pekerjaan" pentingnya itu. Mereka pun menuju parkiran dan berangkat menuju asrama tempat Bianca akan tinggal.
Jaraknya tidak terlalu jauh dari kampus dan apalagi dari rs tempat Lea bekerja hanya sekitar satu kilo saja.
...NUS...
...⬇️ 1KM...
... Cafe Book...
...⬇️ 1 KM...
...Apart.While'S ➡️Asrama➡️SMart➡️Cafe XX...
( di area yang sama )
...⬇️ 1 KM...
...RS Lea➡️Apart.Cosmo'S...
...( di area yang sama )...
...⬇️ 1 KM...
...SIM...
-
Mereka pun sampai diasrama Bianca. Letaknya yang berada dtempat strategis dan disekitar area apartemen While's dan dekat dari SMart.
"Wah kak lokasinya enak banget deh.. ada area jogingnya disana." Bianca melihat sekeliling area asramanya itu.
"Iya dek. Enak banget. Kakak seketika pengen tinggal di apartemen itu deh haha.!" Bianca menunjuk sebuah gedung apartemen yang menjulang tinggi itu.
"Pindah aja kak, kan biar kita deket.! Hihii"
"Haha iya juga yah.! Boleh deh kakak fikir-fikir nanti. Yuk ah kita masuk dulu.!"
Bianca dan Lea masuk kedalam asrama. Mereka berada di dalam lobby dan disambut oleh pengurus asrama yang sedang menyiram tanaman didaerah lobby.
"Permisi.." ucap Bianca.
"Ah iya.. ada yang bisa saya bantu nona.?" Jawab seorang lelaki umur sekitar 30an tahun itu.
"Saya calon penghuni asrama ini, kamar nomor 121 lantai berapa yah tuan.?"
Lelaki itu melihat Bianca dengan cermat dari ujung kaki sampai ujung rambut. Bianca yang merasa risih dengan tatapan pria itu segera bertolak pinggang sambil berdehem keras.
"Ekhem.!!"
Pria itu langsung melihat kearah Lea yang berada di samping Bianca.
"Ada apa anda melihat saya dengan seperti itu yah.?!" Ucap Lea dengan tatapan mengintimidasinya.
"Ohh kalian anak baru yah.?" Pria itu merubah tatapannya menjadi tatapan hangat dengan suara sedikit ramah.
"Iya.! Kami anak baru.! Tuan, kamar 121 lantai berapa yah.?" Lea bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama seperti Bianca tetapi dengan intonasi sedikit menekan.
"Di lantai tiga nona. Silahkan saya antar dilift.!" Pria itu mempersilahkan mereka masuk didalam lift.
"Ahh baiklah terimakasih tuan."
Merekapun menuju lift dan masuk kedalamnya. Menekan lantai tiga. Tak cukup waktu lama merekapun sampai dilantai tiga.
"Nona, sepertinya kamar yang anda sebutkan tadi berisi tiga orang. Dan sudah ada tadi satu orang yang menanyakannya juga.!"
"Ahh benarkah.?" Bianca melirik Lea sambil tersenyum.
"Lalu dimana orang itu.? Masih disini apa sudah pergi.?" Tanya Bianca lagi.
"Sepertinya masih ada. Dia juga belum lama datang kok. Nah itu dia.! Halo nona.!"
"Eh iya tuan ada apa.?" Ucap seorang wanita berambut panjang itu yang baru saja keluar dari kamar nomor 121.
"Ini.. sepertinya nona ini akan berada di kamar yang sama dengan anda." Ucap penjaga asrama itu.
"Hayy.! Apakah anda akan berada dikamar ini juga.?" Sapa Bianca memberikan senyum kepada wanita itu.
"Hay.!!! Iya aku bakalan dikamar ini. Kamu juga yah.? Wahh senangnya bisa ketemu secepat ini.!" Ucap wanita itu semangat.
Dari tampilan luarnya, wanita ini sepertinya orang yang jutek. Tapi dengan ia merespon Bianca seperti itu, Bianca merasa bahwa wanita itu adalah wanita yang sangat cerewet dan periang. Tapi Bianca belum bisa menyimpulkannya secepat itu.
"Hehe iya.! Kamu udah lihat-lihat kamarnya.?"
"Udah udah. Aku udah mau balik nih. Silahkan masuk untuk lihat-lihat dulu.!"
"Oh iya kalau begitu nona-nona ini silahkan melihat sendiri yah. Saya pamit kembali ke lobby dulu untuk bersih-bersih lagi. Kalau ada yang mau ditanyakan silahkan beritahu saya dibawah. Ok.!"
"Ok tuan. Thankyou.!" Ucap Bianca dan juga wanita itu.
Biancapun masuk kedalam kamar yang nantinya akan ia tempati bersama tiga orang selama tiga setengah tahun.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Thankyou atas kunjungannya. Semoga kalian suka yah. Dan jangan lupa berikan masukan ke kolom komentar dan votenya biar author semakin semangat menulisnya☺️💛✊🏻
Udah setahun Loh,,,,,,,,
Kemana aja loejangan bikin penasaran thorrrrrr
kogg lama up y