Hidup terkadang susah di tebak, entah apa yang akan kita dapat dan entah takdir seperti apa yang akan kita jalani hanya tuhan lah yang tahu.
Pacaran bertahun tahun lamanya terkadang tak membuktikan bahwa dia adalah jodoh kita, terkadang kita bisa menikah dengan orang yang tak terduga.
Terkadang orang yang sehari hari kita anggap teman ternyata bisa jadi jodoh kita, bahkan terkadang kita bisa saja menikah dengan orang yang baru saja bertemu dengan kita.
Seperti Akhtar alby marvion seorang pengusaha muda sukses yang memperistri sekretaris nya Callandra Elvia Sheara,padahal dia berpacaran dengan seorang model cantik bernama syahira tapi ternyata syahira memang bukan jodoh nya Akhtar ..
Banyak halangan yang menghadang dalam rumah tangga mereka..
Yuk.. Kepoin kisah nya..Dan jangan lupa dukungan nya buat si aku penulis yang amatiran ini. Terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membahas Kerja Sama
Jangan lupa like, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya..
Dukungan mu adalah semangat bagi ku..
Happy Reading
...****************...
Setelah kepergian Syahira kini El dan Akhtar sedang asik bermesraan , tak berselang lama Kevin pun langsung masuk ke ruangan akhtar..
"Maaf bos,, tadi pak___"ucpaan Kevin menggantung saat melihat El dan Akhtar sedang berciuman
Kevin langsung membalik kan badan nya dan bersiap untuk kabur ,tapi sebelum itu terjadi akhtar sudah terlebih dahulu bangun dan menarik kerah baju kevin dari belakang..kini kevin sudah seperti anak kucing..
"Kebiasaan sekali kamu Kev,, apa kamu tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruk mu itu? "seru Akhtar
"Entah lah bos, tapi saya selalu lupa untuk mengetuk pintu.. "seru Kevin sambil nyengir kuda
"Keviiiiiin !!!!" teriak Akhtar
"Akan saya usahakan untuk mengingat nya bos,,lain kali saya akan mengetuk pintu sebelum masuk. "seru Kevin sambil menaikan tangan kanan nya membentuk huruf v
"Apa tujuan mu datang kemari? "tanya Akhtar
"Pak Narendra mengajak anda bertemu saat makan siang di restaurant xx.." seru Kevin
"un apa dia mengajak ku untuk bertemu?" tanya Akhtar
"un membicarakan tentang kerja sama yang akan kita lakukan dengan perusahaan dari inggris bos. "seru Kevin
"Baiklah,, bilang pada nya aku akan datang.." seru Akhtar
"Baik bos..akan saya sampaikan.. "seru Kevin
"Kembalilah ke ruangan mu, dan ingat ___" ucapan Akhtar langsung di potong oleh Kevin
"Selalu mengetuk pintu saat akan masuk ke ruangan anda.. "seru Kevin
"Bagus..cepat lah keluar.." seru Akhtar
Kevin pun keluar dari ruangan Akhtar dan kembali ke ruangan nya, Akhtar duduk kembali di kursi kebesaran nya. sedangkan El kembali ke meja kerja nya..
"Sayang,, aku kembali ke meja kerja ku dulu.. "seru El
"Iya sayang, ingat,, kamu tidak boleh terlalu lelah,," seru Akhtar
"Hmm.. "seru El sambil berlalu dari ruangan Akhtar
Saat waktu makan siang tiba Akhtar mengajak El untuk menemui Narendra, dia juga tak hanya mengajak El tapi juga mengajak asisten kesayangan nya Kevin.
Tak berselang lama mereka pun telah tiba di restaurant xx, mereka bertiga langsung mencari keberadaan Narendra, setelah melihat Narendra mereka pun menghampiri nya. Narendra pun berdiri untuk menyambut kedatangan mereka..
"Apa sudah lama menunggu?" Tanya Akhtar sambil menjabat tangan Narendra
"Lumayan,, 15 menit.. "seru Narendra sambil tersenyum kecut saat melihat El yang terus menempel pada suami nya itu
"Maaf ,telah membuat kamu menunggu .."seru El
"Tidak apa apa.. "seru Narendra
Mereka pun duduk dan sudah bersiap untuk membahas rencana bisnis.
"Apa tujuan mu mengajak kami bertemu?" tanya Akhtar
"Ada perusahaan dari Inggris yang ingin bekerja sama dengan kita, mereka tertarik dengan produk yang kita luncur kan kemarin. dia juga meminta di bikinin iklan nya lagi,untuk dia promosikan di inggris. tentu nya dengan menggunakan bahasa inggris pula.. "jelas Narendra
"Ooohh,, jadi kapan kita akan bertemu dengan nya?"tanya Akhtar
"Dia sedang ada urusan bisnis di bandung, lusa dia bisa bertemu dengan kita. Tapi dia meminta kita untuk menemui nya di bandung, karna dia akan segera berangkat lagi ke inggris. jadi tak ada waktu untuk menemui kita ke sini.. "seru Narendra panjang lebar
"Dia yang butuh kenapa kita yang repot,," cela Akhtar
"Perusahaan nya sangat berpengaruh besar baik di inggris maupun di negara kita, jadi kalo kita bisa bekerja sama dengan perusahaan milik nya kita akan untung besar. "seru Narendra
"Benar kah? "seru Akhtar
"Tentu saja benar, kalo kalian bersedia. besok pagi kita berangkat ke sana, saat tiba di sana kita bisa istirahat dulu di hotel milik keluarga almarhum mertua ku." seru Narendra
"Baiklah,, aku setuju.. Kevin, tolong siapkan untuk keberangkatan kita besok.." seru Akhtar
"Sayang,, aku boleh ikut kan? "tanya El
"Boleh sayang.. "seru Akhtar
"Berangkat ke bandung nya naik pesawat ya.. Aku lagi pengin naik pesawat.." seru El
Akhtar melirik ke arah Kevin dan Narendra, sebagai tanda minta persetujuan.
"Aku setuju saja, yang penting El senang.. "seru Narendra sambil tersenyum manis
Akhtar tersenyum sinis melihat Narendra yang tersenyum manis pada El.
"Baiklah Kev, siapkan untuk keberangkatan untuk pukul sembilan.."seru Akhtar
"Baik bos.." seru Kevin
"Oiya kev, anak ku Cilla ikut juga .."seru Narendra
"un apa dia di ajak? Kalian anak mu masih sangat kecil.."seru Akhtar
"Apa kamu lupa? kakek Cilla orang bandung.. Tentu saja keluarga nya di sana banyak. "seru Narendra
"Baiklah kau boleh mengajak anak mu yang lucu itu.."seru Akhtar
Setelah acara pembahasan bisnis selsai, mereka pun memesan makanan dan makan siang bersama. kesempatan itu mereka gunakan untuk membicarakan rencana keberangkatan mereka besok.
Setelah semua selesai, Narendra dan Akhtar pun kembali ke perusahaan masing masing.
Selama di perjalanan menuju kantor, El terus bergelayut manja pada Akhtar. Akhtar sama sekali tidak risih, dia malah merasa sangat senang, karna kehamilan El membuat nya bisa terus bermanja manjaan dengan sang istri.
Sedangkan untuk Kevin jangan di tanya seperti apa, kini dia sedang jadi supir untuk ke dua insan yang sedang di mabuk cinta itu. Sesekali Kevin melirik perbuatan kedua bos nya dari sepion tengah, dia merasa iri karena dia belum pernah merasa kan yang nama nya pacaran.
Ya tuhan,, kapan aku bisa merasakan punya pacar? Kapan aku bisa bermesraan dengan pacar ku?
Aku iri sekali dengan si bos.. batin Kevin
Tak berselang lama mereka pun sampai di kantor, waktu sudah menunjuk kan pukul dua. Akhtar yang tidak mau El kelelahan akhir nya menyuruh Kevin untuk mengerjakan semua tugas El, sedang kan Akhtar kini sedang mengerjakan tugas nya.
Kalau El jangan di tanya,, tentu saja dia sedang tidur pulas di sofa akibat kekenyangan setelah makan siang tadi.
Akhtar begitu serius bekerja, sesekali dia melirik ke arah istri nya. El terlihat sangat menggemas kan saat dia tidur.
Akhtar dengan cepat menyelsai kan pekerjaan nya, dia sudah tidak sabar ingin segera membawa istrinya pulang.
Setelah semua nya selsai, Akhtar segera menghampiri istri nya dan membangun kan nya. Akhtar mengelus pipi El dengan lembut, tapi El hanya menggeliat kan tubuh nya.
Akhtar yang gemas pun langsung mencium lembut bibir El, El yang kaget pun langsung mendorong Akhtar dengan kuat hingga Akhtar jatuh terduduk.
"Aaaww,, sakit sayang.. "keluh Akhtar
"Maaf,, abis nya kamu ngagetin.. "seru El
"Iya iya, ayo bersiap, kita akan pulang.. "seru Akhtar
"Baiklah.. "seru El
Mereka berdua pun segera merapikan sisa pekerjaan nya, kemudian mereka bergegas untuk pulang.
-
-
-
-
Terimakasih sudah mampir
Jangan lupa tekan 💓untuk memfavoritkan..
bersambung..