Indonesia
NovelToon NovelToon
My Momster In-law ( Body Swap)

My Momster In-law ( Body Swap)

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: R.angela

Dinda dan Dewa adalah sepasang suami istri yang pada awal pernikahan mereka sangat bahagia. Ternyata menikah muda tidak seenak yang dibayangkan Dinda. Hidupnya yang pada awalnya manja dan serba dilayani berubah drastis, terlebih karena harus tinggal satu atap dengan sang mertua, yang begitu cerewet dan suka ikut campur urusan rumah tangga mereka.

Malam sebelum pernikahan kedua Dewa dengan Gina, pria itu mengajak Dinda untuk bicara, menyangkut kebutuhan anak-anak mereka.
Dinda bersikeras meminta untuk membawanya ke bar, bicara dengan ditemani minuman. Frustrasi karena keadaan yang pada dasarnya keduanya masih saling mencintai, kini harus saling menyakiti itu pun minum hingga mabuk, dan ketika terbangun paginya, hal aneh terjadi, mereka bertukar tubuh. Hal terakhir yang mereka ingat, sebelum pulang dari bar itu, keduanya membuat permohonan di satu kolam air mancur yang ada di samping bar. Permohonan yang tidak biasa, berharap mereka bertukar tempat, dan hal itu pun terjadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semua lebih Baik

Tidak ada yang bisa dilakukan oleh Maya untuk menghalangi kepergian Dewa. Hanya bisa melihat anak yang sudah dia besarkan itu pergi meninggalkannya.

Sebisa mungkin Maya sudah menahan kepergian Dewa, tapi pria itu tetap pada pendiriannya. Maya hanya bisa melihat kepergian Dewa membawa semua barangnya.

"Kalau kau pergi dari rumah ini, jangan pernah kembali lagi ke rumah ini! Kau anak durhaka!" teriak Maya, tapi tidak dipedulikan oleh Dewa.

***

"Apa kau suka rumahnya?" tanya Dewa memeluk Dinda saat mereka melihat rumah yang sudah disiapkan Dewa untuk Dinda dan juga anak-anak mereka.

Kedua anak mereka bermain di taman yang sudah dibuatkan ayunan atas permintaan Dewa.

"Suka... Terima kasih, Mas" ucapnya mencium dada Dewa penuh rasa syukur karena sudah diberi kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki rumah tangga mereka.

"Habis ini kita pilih semua furniture yang kita butuhkan," ucap Dewa yang segera diangguk Dinda. Setelah pergi dari rumah, Dewa tinggal di rumah mertuanya.

"Mas," ucap Dinda menengadahkan wajahnya menatap suaminya yang memang sangat tinggi.

"Mmm...?"

"Apa perasaan baik-baik saja? Maksudku, kau meninggalkan Ibu dan memilih tinggal dengan kami," ucap Dinda. Dia merasa tidak enak kalau sampai Dewa menyesal nantinya setelah mereka bersama.

Sebagai istri dia tidak ingin memisahkan Dewa dengan ibunya. Dia juga ingin tinggal bersama dengan mertuanya dan menikmati hari-hari bahagia namun, apa hendak di, mertuanya lah yang tidak menyukainya.

Dewa mencium puncak kepala Dinda. Ingin sekali dia menceritakan mengenai rahasia ibunya dan kecurigaan Dewa mengenai rencana ibunya dan apa yang ingin diperbuat Maya terhadapnya.

Namun, rasanya hal itu belumlah penting untuk diceritakan pada Dinda. Dewa harus nunggu sampai semua bukti terkumpul dan kecurigaannya terhadap Maya benar adanya.

Hal yang paling menyakitkan jika semua terungkap adalah bahwa benar Maya bukan ibunya. Dia sudah sangat menyayangi Maya seperti ibu kandungnya sendiri tapi kenyataannya selama ini dia bohongi dan hanya digunakan Maya untuk mencapai tujuannya.

"Sudah seharusnya aku tinggal bersama kalian, melindungi dan juga berada di sisi kalian karena kalian bertiga adalah duniaku, orang-orang yang harus aku prioritaskan," ucap Dewa.

"Tapi bagaimana dengan ibu? Dia akan tinggal sendiri di rumah itu. Setidaknya mintalah dia mencari pelayan," ucap Dinda masih menatap Dewa. Dia membayangkan wanita itu akan tinggal sendiri, pasti akan sangat kesepian terlebih setelah Dinda menjadi menantu di rumah itu, tidak lama setelahnya Maya memecat para pelayan di rumah itu agar semua pekerjaan diambil alih oleh Dinda.

Selama ini Dinda ikhlas melakukannya, tidak pamrih dan menganggap hal itu memang kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga namun, yang tidak bisa diterima Dinda hanya satu, perlakuan Maya yang tetap menganggapnya menjadi orang asing. Tidak sampai disitu, Maya juga ikut campur mengurus dan juga memutuskan apa yang baik dan tidak dalam rumah tangga mereka.

Dewa kembali diam. Bagaimana dia menceritakan mengenai kehadiran Ratna di rumah itu dan apa yang dia dengar tentang percakapan ibunya dengan seseorang yang tidak ia kenal malam itu.

"Tidak perlu khawatir, sekarang ibu sudah tinggal bersama anak bude dan beberapa hari ini aku juga sudah melihat ada pelayan yang bekerja di rumah, jadi ibu pasti akan baik-baik saja," ucap Dewa menenangkan hati Dinda.

Malamnya dengan penuh semangat Dinda membereskan semua barang mereka yang ada di rumah orang tuanya. Dia ingat masih banyak barang yang tinggal di rumah mertuanya, bagaimanapun bertahun-tahun lamanya mereka tinggal di sana.

"Mas, kapan kita ambil barang-barang dari rumah Ibu? Pakaian anak-anak dan juga pakaianku masih banyak tinggal di sana," tanya Dinda menoleh pada Dewa yang saat itu sedang berbaring di ranjang.

"Besok sore kita akan ke sana. Atau apa sebaiknya aku saja yang pergi mengambil? Aku takut ibu akan memarahi mu lagi," ucapnya yang tidak ingin membuat Dinda sakit hati atas perkataan ibunya.

Pasti Maya akan melimpahkan kesalahan kepada Dinda karena keputusan Dewa yang pergi meninggalkan rumah itu.

"Aku ikut saja Mas, tidak mengapa. Apapun yang dikatakan ibu, kita jangan melawan. Cukup diam, sebagai anak sebisa mungkin kita jangan melawan," ucap Dinda yang bangkit dari duduknya lalu berbaring di samping Dewa.

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
GeL
Amin makasih kakak cantik
Ririn Santi
thanks ya thor atas karyanya.
semoga sukses selalu
Ririn Santi
kok blm up lg thor?
Ririn Santi
menyentuh sih tp kok gak yakin sm dewa coz sifatnya yg plin plan
Haikal 127 FF karere: . lo
mk
total 1 replies
Ririn Santi
gitu dong dewa, pny prinsip dan tanggung jawab.
tp semoga aja bukan php
Ririn Santi
dewa tau gak sih klu maya ibu sambungnya thor?
Ririn Santi
malah dewa yg gak bijak melihat situasi yg ada
Tety Novianty
kepedean hahaha
Ririn Santi
seru
Ririn Santi
🙄semakin seru
Ririn Santi
mmg baiknya setelah menikah pisah rumah dg mertua terlebih jk mertua tdk menyukai menantunya, oleng kapal
Ririn Santi
sedikit binggung krn ada beberapa paragraf di akhir yg merupakan pengulangan dr bab sebelumnya.
oya dg tingkah apa william dg tanpa kaca mata bs mendeteksi keberadaan dinda di tubuh suaminya ya?
Ririn Santi
iya sih cakep. tp kamu jgn kecentilan ya dinda. aneh jd nampaknya nanti😂😂😂
Ririn Santi
dewa mah hrs nya bertanggungjawab dong atas kebohongannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!