Indonesia
NovelToon NovelToon
Sandiwara Cinta Yang Menggemaskan

Sandiwara Cinta Yang Menggemaskan

Status: tamat
Genre:CEO Amnesia / CEO / Diam-Diam Cinta / Teman lama bertemu kembali / Bullying di Tempat Kerja / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:104.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ambar Three

Tuan Dirga adalah CEO perusahaan besar sedang kehilangan cincin tunangannya di bassement kantor saat akan melamar kekasihnya. Seorang karyawannya yang bernama Niana, sekaligus teman waktu SDnya yang terkenal pendiam dan polos dan dulu sering ditindasnya, telah menemukan cincin itu dan tanpa sengaja memakainya.

Diam-diam kekasih Tuan Dirga akan melanjutkan studinya ke luar negeri. Saat perjalanan menemui kekasihnya, Tuan Dirga mengalami kecelakaan. Niana yang sedang mengikutinya untuk menggembalikan cicin milik bosnya, membawanya ke RS. Karena cincin tunangannya dipakai Niana, Tuan Dirga yang mengalami amnesia karena kecelakaan telah mengira Niana adalah tunangannya. Niana terpaksa harus melakukan pernikahan palsu dengan Tuan Dirga melalui perjanjian yang telah diputuskan oleh ibunya Dirga.

Apakah kekasihnya akan kembali pada Tuan Dirga? Ataukan cintanya pada Niana saat amnesia mengubah hati Tuan Dirga? Seperti apa akhir kisah hidup Niana dengan Tuan Dirga setelah ingatannya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ambar Three, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27 Setitik bagian hati saya tidak pernah ada rasa untuk anda

Saat meletakan buku yang paling atas Niana tidak bisa menjangkaunya. Lalu dia terpeleset karena high heelsnya licin saat menapak ditangga, Dirga yang melihatnya dengan sigap menolongnya. Dan mereka pun terjatuh karena posisi Dirga tidak seimbang. Niana jatuh di atas badan Dirga dan bibir Niana tidak sengaja mencium pipi Dirga.

"Maaf pak saya tidak sengaja" ucap Niana yang segera bangun dari atas tubuh Dirga dan mengusap pelan bibirnya

"Apakah anda ingin menggoda saya lagi? Jangan harap saya akan tertipu oleh kepolosanmu" ucap Dirga menegakan posisi berdirinya

"Maaf pak, Saya tidak menggoda Pak Dirga. Saya memang tidak bisa menjangkau rak buku yang atas lalu terjatuh" ucap Niana

"Anda sendiri yang menolong saya. Lebih baik saya jatuh saja tadi daripada di tuduh menggoda anda" batin Niana

"Bukankan anda dari dulu lihai mempengaruhi pikiran saya, seperti saat saya amnesia"

"Apa maksudnya? apakah dia ingat semuanya saat amnesia" batin Niana

"Saya tidak mengerti maksud Pak Dirga"

"Cih munafik, tak perlu berpura-pura lagi, selain menginginkan cincin dan uang ternyata anda juga ingin menggoda saya"

"Baguslah Pak Dirga sudah tahu semuanya jadi saya tidak perlu lagi menutupi semuanya. Tetapi apa yang semua Pak Dirga katakan pada saya itu tidak ada yang benar"

"Lalu dimana cincin tunangan saya?"

"Saya tidak tahu, bukankah anda sudah mengambilnya saat kecelakaan di Surabaya"

"Cih anda memang pandai berbohong"

"Maaf, permisi saya akan kembali ke meja kerja saya, semua buku ini akan saya rapikan setelah Pak Dirga pulang meninggalkan ruangan" ucap Niana dengan hati yang sangat kesal karena dari tadi dia hanya dipermainkan dan sekarang dia dituduh dengan tuduhan yang tidak benar. Lelah hatinya untuk menjelaskan karena Dirga pasti sulit untuk percaya padanya.

"Di sini saya bos anda, jadi bereskan buku itu sekarang" seru Dirga

"Saya akan membereskan sekarang tetapi kalau Pak Dirga masih di sini perdebatan ini tidak akan selesai"

"Baiklah, saya juga tidak ingin membuang waktu untuk berdebat. Bekerjalah dengan baik seperti anda memperalat saya saat tinggal di rumah anda. Dan anda harus patuh dengan perintah atasan anda"

"Tetapi saya tidak pernah memperalat Pak Dirga, semua yang Pak Dirga lakukan adalah keinginan anda sendiri"

"Iya benar, semua atas kemauan saya sendiri tetapi andalah yang telah mempengaruhi" tegas Dirga

"Jadi dia ingin balas dendam padaku atas apa yang dia lakukan sendiri" batin Niana

"Baiklah kalau itu yang Pak Dirga mau, saya akan bekerja dengan baik dan menuruti perintah anda"

"Dan ingatlah saya tidak pernah menyukai anda sama sekali, semua rasa itu hanyalah pengaruh dari anda"

"Saya juga tidak pernah berharap disukai oleh Pak Dirga, bahkan setitik bagian hati saya tidak pernah ada rasa untuk anda. Permisi" ucap Niana kembali bekerja

Ucapan Niana membuat hati Dirga seperti tergores piasu. Dia kesal lalu menghantam meja kerjanya dengan kepalan tangannya. Dia pun langsung bergegas meninggalkan ruangannya. Setelah Pak Dirga bisa mengingat semuanya kembali, hatinya malah selalu dibisiki rasa dendam kepada Niana. Dia ingin mempermainkan Niana seperti waktu Niana memperlakukan dia seperti pembantunya saat amnesia dan tinggal di rumahnya. Walaupun dia tahu dia melakukan semua itu karena keinginannya sendiri tetapi dia menganggap Niana yang telah mempengaruhi hati dan pikirannya ketika amnesia.

Air mata menetes membasahi pipi Niana. Ucapan Dirga mengiris hati dan menoreh luka. Tiada disangka belas kasihnya demi membantu kesembuhan Dirga waktu amnesia walau terpaksa dilakukan karena ancaman, kini dibalas dengan luka.

Lewat dua orang suruhan Pak Hadi, akhirnya kabar tentang Niana sampai di telingannya. Perkataan Aska pun tidak mampu membujuk Niana untuk berhenti dari perusahan Sanjaya Grub. Walaupun hidupnya kini terasa begitu berat, setiap hari ada saja masalah yang datang menerpa. Tuduhan, hinaan dan makian selalu menyakiti relung hatinya entah dari Dirga ataupun karyawan lainnya. Tetapi itu semua tidak menjadikannya menyerah dengan keadaan karena sejak kecil dia sudah dipaksa hidup oleh kenyataan, dibesarkan dengan kesederhanaan dan dikuatkan dengan penderitaan.

Ketika Niana membuka pintu rumah setelah pulang kantor, ada panggilan masuk di ponselnya. Niana membuka tasnya dan mengambil ponselnya. Dia menjawab panggilan telefon sambil melangkah menuju kamarnya. Rasanya ingin segera menghempaskan tubuhnya ke kasur setelah lelah dikerjai Dirga.

"Halo ayah, ada apa?"

"Niana, berhentilah bekerja di Sanjaya Grub, ayah tidak ingin putri ayah disakiti oleh penipu itu lagi" ucap Pak Hadi melalui ponselnya

"Ayah, tidak usah khawatir oke. Niana bisa mengatasi masalah Niana sendiri" ucap Niana sambil membantin "pasti om-om botak itu masih disuruh ayah mengawasiku"

"Tapi nak, si brengksek itu sudah memfitnah dan menghina lalu memecatmu. Sekarang kamu disuruh bekerja lagi pasti ada niat jahat pada mu"

"Niana baik-baik saja kok, Niana janji kalau butuh bantuan pasti akan menghubungi ayah"

"Baikalah, jaga dirimu baik-baik disana"

"Oke yah"

Mata Niana memandangi langit-langit kamarnya memikirkan esok hari yang akan dilakukan Dirga kepadanya. Perdebatan dengan Dirga siang tadi saat di kantor masih berkelana mengusik pikirannya. Dia menata hati dan mentalnya untuk besok pagi dan seterusnya entah sampai kapan. Hanya perlu bekerja dengan baik sesuai perintah Dirga, agar bisa menjalani hidup dengan tenang pikirnya.

"Selamat pagi Pak Dirga ada yang ingin saya bantu?" ucap Niana setelah dipanggil melalui telefon kantor

Semangat Niana sudah kembali lagi untuk melakukan segala perintah presdir Sanjaya Grub yang sedang duduk di kursi ruang kerjanya. Entah apa yang akan diperintahkan Bos Dirga hari ini. Yang jelas apapun perintahnya akan Niana lakukan meski tidak masuk akal dan terasa dipermainkan.

"Duduk" titah Dirga

"Baik pak"

"Saya ingin makan sup kepiting sebelum jam makan siang tiba, apakah anda siap bekerja?" ucap Dirga sambil memainkan ponselnya

"Baik pak, saya akan membelikannya" ucap Niana sambil memikirkan dimana resto yang menjual sup kepiting.

"Hemmm" Dirga menggeleng pelan kepalanya. Entah apa maksudnya hanya Ken dan Tuhan yang tahu

Nianapun segera beranjak dari kursinya setelah mengingat restoran segala seafood tetapi jauh dari kantornya "Permisi Pak, saya akan datang sebelum jam makan siang"

"Tunggu" ucap Dirga berdiri sambil memasukan ponselnya ke dalam saku belakang celananya. Niana yang sudah melangkah menoleh ke arah Dirga

"Tidak usah pak, pakai uang saya saja" ucap Niana cepat-cepat bergegas pergi dan menutup pintu

"Apa cih siapa yang mau memberimu uang, dasar bodoh" gumam Dirga lirih

"Nona Niana kepercayaan diri anda akan mempersulit diri anda sendiri" batin Mr Ken

Niana segera menuju resto yang menjual seafood.

Resto itu sepertinya berada jauh dari kantornya sehingga dia memilih naik ojek online karena dia sudah memperhitungkan jalanan akan macet. Dia harus segera kembali sebelum jam makan siang. Untungnya resto tidak terlalu antri saat itu. Setelah sup kepiting sudah ada ditangannya dia segera membayar di kasir dan menuju kantor dengan ojek onlinenya tadi yang disuruh menunggunya.

"Permisi pak, ini sup kepiting pesanan Pak Dirga" ucap Niana setelah sampai di ruang Dirga

"Siapa yang ingin memakannya" ucap Dirga

"Bukannya Pak Dirga tadi yang menyuruh saya membeli sup kepiting?"

"Dasar bodoh, apakah saya menyuruh anda membeli sup kepiting?" seru Dirga

"Nona anda terlalu percaya diri, lain kali tolong dengarkan dengan baik perintah Tuan Dirga" ucap Mr Ken

"Saya ingin anda memasak sup kepiting. Sekarang belilah kepiting segar dan masak di kantor"

"Baik pak, apakah ada yang lain?" ucap Niana lalu menarik sudut-sudut bibirnya sambil menahan kesal

"Pergi dan bekerjalah dengan baik" ucap Dirga

1
Ra~~~~~
si niana ini g bisa ngomong apa ya, heran
June
selali baca niana dengan naina

ngomong2, ayo kunjungi karyaku juga ya kakak kakak 😊
"Penyihir Dunia Tengah"
Ani Mak NitaAdelia
berarti Risti dalang dibalik semua kejadian itu 😔
Ani Mak NitaAdelia
itu Dirga donk😉
Bang arif
trus penculiknya gmn kk
a: udh diurusin sama polisi kan waktu kabur dikejar sama polisi 😄
total 1 replies
Rina
Selamat buat Aska dan Renata atas perbihakannya semoga samawa , juga buat Dirga dan Niana atas kelahiran baby twinnya semua sehat dan bahagia 🙏🏻
faridah ida
akhirnya lahir juga bayi kembar Dirga dan Niana ...😘😍🙏👍
faridah ida
kereen daah dua om botak ini ....😁😁😁👍👍👍
Bang arif
lanjut kk, gak sabar nich.....
faridah ida
sepertinya Risti nipu Dirga lagi ini ....kurang ajar bener sih Risti ....👊🤛🤛
Bang arif
kurang updatenya kk
faridah ida
baguuss ini Niana kasih kode dengan situasi tempat nya , .. untung penculiknya O'ON ....😜😁
Bang arif
lanjut kk
faridah ida
semoga Niana biacara dengan bahasa isyarat ,yang bisa Dirga mengerti ini dan bisa mengecoh penculik ....😁
Bang arif
seruuuu
Siti Rodiyah
naina kan pemberani....pasti bisa melawan kepada para penculik
faridah ida
semoga cepat sembuh dan bisa berkarya lagi ,semangatt thorr ...💪💪🙏
faridah ida
karyawan yang kamu pecat itu ,Dirga ... yang iri sama Niana ...
Rina
Jujurlah pam Yan dan ceritakan semuanya , supaya Dirga dapat melacak Niana 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
faridah ida
jadi tegang gini .. kasihan Niana ,semoga bayi nya gak kenapa2 ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!