Indonesia
NovelToon NovelToon
Senja Terakhir

Senja Terakhir

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:127.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ollie Gaharu

Senja akan berusaha sekali lagi, kesempatannya hanya sekali ini saja karena senja tengah berjuang melawan mautnya, penyakit yang di deritanya bisa saja merenggut nyawanya kapan saja, "jadi....sebelum tuhan memintaku pulang kembali, setidaknya aku akan mewujudkan salah satu daftar impianku".

Jatuh cinta akan sekaligus patah hati pada Senja karena kehadirannya telah diatur sementara, dia akan pergi bersama datangnya gelap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ollie Gaharu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Doa disetiap Asa

"Kenapa belum tidur sih?", Suara dari seberang telepone membuat Senja meringis.

"Masih kangen", Cicit Senja manja

Meski tak terlihat oleh Senja tetapi diseberang sana Bara tersenyum tipis, rasa lelah yang menjalar di sekujur tubuhnya raib seketika hanya dengan mendengar suara Senjanya yang begitu manis. Oke katakan saja jika dia memang sedang bucin akut.

"Doakan segera selesai yah, setelahnya aku akan menjemputmu dan membuatmu selamanya disisiku sampai kamu bosan"

"Tapi aku ngga akan pernah bosan", akh sialnya rengekan  Senja membuat Bara gelisah, ingin sekali dia bisa mendekap wanita yang digilainya itu.

"Senja kumohon jangan manja begini yah?"

"Jadi kakak keberatan? ya udah aku ngga manja - manja lagi", saut Senja ketus

"Bukan begitu maksudku senja, akhhhh......aku pusing jadinya", Bara menggeram

"Sekarang aku malah bikin kakak pusing?", suara Senja bergetar hampir menangis

"Senja....senja bukan itu juga maksudku, dengerin yah sayang..... aku kangen sama seperti yang kamu rasakan, aku menahan diri untuk tetap fokus disini tapi rasanya sulit banget, kepalaku dipenuhi oleh bayanganmu Senja, saat mendengar suaramu aku makin menggila dan rasa rinduku sulit untuk aku tahan, apalagi kamu lagi sakit begini rasanya aku bersalah banget ninggalin kamu sendiri, kamu mau aku ninggalin pekerjaanku dan kembali ke Jakarta menemuimu malam ini juga hem?", Jelas Bara panjang lebar.

Senja tak menjawab, membuat Bara gemas sekali

"Sepertinya aku ngga bisa lama - lama jauh darimu sayang, kita akan selalu bertengkar karena jarak, padahal saat bersama kita bisa menjadi sangat manis berdua",

"Maaf yah kak.... benar katamu kak, kita ngga cocok dengan hubungan jarak jauh begini, jadi kakak harus semangat yah kerjanya biar bisa temui aku segera kesini, lagian aku ngga akan tahan kalo hidup sama cowok kere kak, aku butuh makan yang banyak, semangat kerjanya yah", Senja dan Bara tertawa bersama mendengar celotehan Senja

Bara tau Senjanya hanya bergurau, wanita itu sama sekali tidak matre meski hidupnya terbiasa bergelimang kemewahan. Setelah memaksa Senja lekas tidur demi pemulihan kesehatannya, Bara membuka galeri di ponselnya yang menunjukkan wajah Senja ternyum begitu ceria. "Tuhan hamba tau ini akan menyakiti banyak orang, tapi ijinkan hamba bersatu dengan wanita yang benar - benar hamba cintai", Bara memanjatkan doanya kepada Sang Pencipta.

Dan di atas ranjangnya Senja berguling - guling dan membenamkan dirinya pada selimut tebal, berusaha mengusir rasa rindunya pada Bara, ingin sekali dia bisa tidur di dekapan Bara. Tetapi sekelebat bayangan kakaknya Pijara melintas begitu saja di benaknya. "Mba....jika saatnya tiba dan Mba tau hubunganku dengan Kak Surya, aku mohon mba bisa memaafkanku, aku tak mengerti mengapa takdir membawa kita pada satu pusara yang begitu pelik mencintai laki - laki yang sama, aku menyayangimu Mba....tapi sungguh Kak Surya adalah satu - satunya lelaki yang aku cintai ",  bisik Senja sayup - sayup berharap permohonannya akan sampai pada kedalaman hati Pijara.

Sementara tepat di sebelah kamar Senja, Pijara berada di balkon kamarnya tengah menatap langit,  merasa dadanya sedikit berdenyut seolah tercubit. Mungkinkah akibat rasa sedih atau sedikit rasa cemburu tengah  menderanya. Sesekali tatapannya beralih pada ponselnya untuk memeriksa apakah Bara masih dalam mode online. siapakah yang dihubungi oleh mantan tunangannya malam - malam begini?. Tentu saja dia menghubungi wanitanya....siapa lagi?, Pijara mengusap - usap dadanya sendiri yang masih sesekali berdenyut nyeri, tatapannya sendu menyiratkan luka yang begitu dalam. "Mas....kamu boleh bimbang dan berpaling sebentar, tetapi aku akan selalu menunggumu  kembali datang padaku dan memberiku kesempatan untuk menunjukkan apa itu cinta sejati"

Pijara menangis seraya kehilangan kewarasan dan mengabaikan harga dirinya sebagai seorang putri dari keluarga Kalandra yang tentunya sangat mudah untuk mencari pengganti Bara. Tetapi dihadapan cinta apakah masih bisa menyombongkan martabat??

*******

Subuh menjelang, Winaya merasa perutnya sedikit berat seolah tertindih sesuatu, dia meraba benda apa gerangan yang membuatnya merasa sesak. Saking kagetnya Winaya terlonjak menarik tubuhnya saat menyadari bahwa itu adalah seonggok tangan yang besar, lalu lekas dia menghidupkan lampu tidur di nakas sebelahnya. Winaya membekap mulutya sendiri saat menyadari bahwa Ajisakalah yang tertidur memeluknya. Dia semakin gugup dan salah tingkah tatkala Ajisaka mengernyit terganggu silaunya lampu tidur, yah...Ajisaka tak suka pencahayaan sekecil apapun saat tidur, cepat - cepat Wiaya mematikan kembali lampu tersebut.

Ditengah kebingungannya Winaya berusaha untuk turun dari ranjang.

"Gedubrakkkkk......"

Naasnya dia malah terjungkal karena menginjak benda yang berserakan di lantai ditambah lagi ruangannya begitu gelap.

Lampu tidur kembali menyala dan Winaya menutup matanya menahan campuran rasa malu dan pias di bokongnya.

Ajisakalah yang menyalakan lampu tersebut, lelaki paruh baya itu memandang istrinya yang masih melantai. Tak ada pilihan lain selain membuka mata dan menghadapi kenyataan, pandangan Winaya akhirnya bertemu dengan Ajisaka. Demi apa ingin rasanya di tenggelam saja, meski bukan lagi abg dan yang memandangnya adalah suami sahnya, dia tetap saja merasa amat sangat malu, tubuhnya telan jang terpampang tanpa penghalang sehelai benangpun.

"Bangunlah", Ajisaka mengulurkan tangannya membantu Winaya

Bukannya menyambut uluran tangan Ajisaka, Winaya malah sedikit melompat keranjang dan menarik selimut untuk menyembunyikan tubuh polosnya.  Ajisaka mendengus melihat kelakuan istrinya.

"Jangan salah sangka, semalam pakaianmu basah jadi aku melepaskannya", kata Ajisaka enteng

"Kenapa tidak menyuruh salah satu pelayan saja?" protes Winaya

Ajisaka menaikkan sebelah alisnya demi mendengar Winaya yang berani protes padanya, "Apa? kau menyuruhkan membuat keributan di tengah malam begitu?, lagi pula dimana letak salahku membantumu?"

Bolehkah Winaya memukul kepala Ajisaka saat ini?, sudah lupakah suaminya itu jika selama ini dia sendiri yang merasa jijik menyentuh Winaya? dia telah melampaui batasan yang dibuatnya sendiri !!!, Tentu saja Winaya hanya menyimpan perasaannya dalam hati tanpa berani protes lebih jauh lagi.

Melihat Winaya diam dengan wajah di tekuk, Ajisaka kembali merebahkan diri dan meringkuk mencari kenyamanan, menarik sedikit selimut yang melilit di tubuh Winaya. Sontak saja Winaya juga menarik selimut itu kembali, takut - takut tubuhnya terekspos lagi.

"Selimuti aku, ini masih pagi dan sangat dingin, kenapa kamu begitu malu sementara semalam kamu sendiri yang menempel padaku?", kata Ajisaka

"Mana ada, Mas yang memelukku dari belakang, aku terbangun karena merasa sesak terhimpit tanganmu Mas", sergah Winaya.

"Kamu kan semalam pinsan, jadi tidak sadar", sahut Ajisaka.

"Akh sudahlah....sudahlah, aku tidak tau siapa yang mendekat terlebih dahulu, tapi jelas Mas yang paling salah mengapa tidur dikamarku?", Winaya masih mencari pembenaran

"Kamu keberatan aku tidur disini", Pertanyaan Ajisaka membuat Winaya tersadar jika sisi gengsi suaminya tengah terusik.

"Bukan begitu maksudku mas, maaf", Winaya menunduk

"Jadi kamu suka atau tidak suka?", tanya Ajisaka menaikkan suaranya

"Suka...suka Mas", Jawab Winaya lantang tanpa tau malu, kali ini mulutnya tak menghianati hatinya, sesungguhnya dia  mendesir bahagia, perutnya mendadak terasa bergelombang dipenuhi kupu - kupu terbang.

Melihat Ajisaka kembali memejam, Winaya menyelimuti suaminya sementara dia sendiri berjalan ke arah walkin closet dengan tubuh polosnya. Dia mengira Ajisaka sudah kembali tidur tetapi kenyataannya Ajisaka sempat melihat Winaya berjalan cepat menampakkan siluet tubuh sintalnya meski tak muda lagi.

Setelah berpakaian lengkap Winaya keluar kamar meninggalkan Ajisaka untuk berkutat di dapur yang menjadi tugasnya sehari - hari. Sementara Ajisaka yang ditinggalkan menggeram menahan sesuatu yang terbangun sendiri melihat kemolekan yang tempampang indah. "Sial...kenapa bisa bangun sih?", ucap Ajisaka.

*******

Tuh kan Ajisaka, salah sendiri ngga bisa menjaga matanya, nakal sih......, Jadi bingung sendiri kan gimana menuntaskannya?. Makanya yang halal jangan dianggurin pak.....hihihiihihihihii....selamat tersiksa yah Ajisaka....

Author tertawa puas.....

Dear readers.....Author dan keluarga akan menyambut hari raya Nyepi, Author mohon maaf jika ada kesalahn yang author perbuat tanpa disengaja, semoga tahun baru Caka 1946 membawa keberhakan dan kebaikan.

Rahajeng ngelaran catur bratha penyepian semeton.

1
MiAPat
Senjaaa si wanita tangguh selamat jalan /Sob//Sob//Sob//Sob/
Ollie Gaharu: Haiiiii...terima kasih yah
Bisa lanjut baca karya author yang lain
total 2 replies
Salim S
nanti bara jangan sama pijara ya thor...sudah banyak cerita seperti itu..biarkan pijara bahagia dengan renjana yg rela meninggalkan suku nya demi mengejar pijara ke kota...
Ollie Gaharu: Siappppp ditampung....
Baca karya author yang lain yah
silahkan cek
total 1 replies
Atik Atim
sedih nya... 😭
Ollie Gaharu: Sini author pelukkkk
Udahnyaman belom?
kalo udah bisa cuss baca karya author yang laen yah
total 1 replies
ummah
okeh semangat thor...
tetap berkarya ya thor
Ollie Gaharu: Terima kasih, Mohon maaf kalau ada kurang - kurang yah
Semoga author bisa perbaiki di karya berikutnya.
total 1 replies
Eka Fransiska
senja oh senja
Ollie Gaharu: Haiii readers....
mohon dukungannya di karya author selanjutnya
total 1 replies
Dian Puspita
selalu q tunggu update episode2 mu selanjutnya thor...
Ollie Gaharu: Terima kasih readers
total 1 replies
Nita Apsari
Sabar ya Alicia, nanti juga Mario menyadari perasaannya sama kamu
Ollie Gaharu: Hayooo kita buatkan satu karya lagi buat merekaaa
total 1 replies
Sri I
udah diajak terbang ke bulan akhirnya terhempas xixixixi
Ollie Gaharu: Emang yah, udah di ubun - ubun loh
total 1 replies
Salim S
jodohnya kurnia s jemmy...
Ollie Gaharu: Aaaa...boel bole bole
total 1 replies
ummah
mario nanti akan menyesal saat alicia pergi
Ollie Gaharu: Gimana kalau kita buatkan satu novel utk mereka heum?
total 1 replies
ummah
cemunguuut othorrr... senja sembuhlahhh
Ollie Gaharu: Terima kasih, tolong bantu vote yah.
Senja....senja pasti kuat.
total 1 replies
Wildan Nafir
biyadeiya bahagia..artinya penebar kebahagiaan..di panggil bee
Ollie Gaharu: Hai sayang, terima kasih atas partisipasinya dalam memberi nama.
Namun author putuskan bernama Beevarsha. semoga readers juga suka yah.
total 1 replies
ummah
berlian kalandra surya
Ollie Gaharu: Wahhh keren nih pake nama "surya"
total 1 replies
Salim S
Bening......
Ollie Gaharu: Bee...bening akhhhh masukkk
total 1 replies
Salim S
kenapa?apakah senja pingsan...semoga senja dan anaknya akan baik-baik saja...jangan sad ending dong biarkan senja dan bara bahagia, begitu pun pijara dan renjana dan mario sama alicia...bau bau mau end ini...ketegangan akan segera terjadi.../Casual//Casual//Casual//Casual//Casual/
Ollie Gaharu: Meskipun end tapi author akan tetap berkarya
total 1 replies
ummah
waktunya lahiran kali ya...secara paksa
Ollie Gaharu: Betulllll akhirnya baby lahir yahhhh
total 1 replies
Salim S
ayolah pijara masa bisa move on move on sih....jangan terlalu mendramatisir keadaan mu sendiri...kejarlah kebahagiaan mu lihat senja dan bara mereka bahagia walaupun penyakit mematikan menghantui kehidupan mereka...thor typo nih seharusnya pijara kenapa jadi senja yang sedang berbicara denga renjana...
Ollie Gaharu: Wahhh maafkan author yah, typo segera diperbaiki. Lagian Pijara udah dikasi tau loh, readers pasti marah - marah kan klo dia gagal move on terus, hikkkk
total 1 replies
ummah
aq tim renjana dg pijara
Ollie Gaharu: Siappppp kirim doa untuk mereka yah
total 1 replies
ummah
ini novel alurnya bagus lohh tp knp yg komen cuma dkit ya...
Ollie Gaharu: Bantu like dan vote yah readers
total 1 replies
Salim S
kapan renjana ketemu sama pijara...
Ollie Gaharu: Segeraaaa....siapkan rengginang yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!