Indonesia
NovelToon NovelToon
KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mama Mia

🏆JUARA 2 YAAW PERIODE 1 TAHUN 2026.🏆

Anindya Maheswari, menikah dengan Raditya Wicaksono tanpa restu dari orang tua Radit karena Anindya hanya seorang yatim piatu dan besar di panti asuhan.

Cinta tulus dari Radit membuat Anindya bertahan, berjuang bersama, banting tulang, memeras otak dan keringat. Memulai segalanya dari nol hingga akhirnya sukses.

Namun, siapa sangka setelah sukses Radit malah berkhianat? Menjalin hubungan dengan gadis yang lebih muda, memiliki seorang anak, dan bahkan selingkuhan itu sedang hamil lagi.

Membawa amarahnya yang membara, Anindya bertekad mengembalikan Radit dan keluarga nya ke keadaan semula.

“Kamu lupa satu hal. Jika aku bisa membuatmu sukses, aku juga bisa membuatnu hancur!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

.

Akhirnya, seminggu waktu yang begitu dinanti-nantikan pun tiba.

Hari ini adalah hari penentuan tender proyek infrastruktur raksasa milik Tuan Purnama. Sejak pagi buta, Raditya sudah bangun dengan semangat yang membara. Wajahnya yang selama beberapa minggu terakhir terlihat pucat dan lesu, kini kembali penuh percaya diri.

Hari ini adalah titik balik. Setelah segala kesulitan dan tekanan yang mendera, mereka akhirnya akan mendapatkan setitik cahaya harapan.

Selama bertahun-tahun, Tuan Purnama selalu memberikan proyek-proyek besar ini kepadanya. Karena itu Raditya yakin, kali ini pun akan sama.

Dengan investasi triliunan rupiah dari Tuan Purnama ini, perusahaan pasti akan kembali bangkit lebih kuat dari sebelumnya!

"Darius! Siapkan mobil! Kita berangkat sekarang!" perintah Raditya pada asisten nya sambil merapikan jas mahal yang dikenakannya, memastikan penampilannya rapi dan sempurna. Gagah dan berwibawa, layaknya seorang pemenang.

Tiba-tiba ia teringat sesuatu. Ia berbalik menatap Rosita, asisten yang sangat setia pada Anindya, namun kini berada di bawah perintahnya. Setidaknya itulah anggapannya.

"Rosita!" panggilnya tegas.

“Iya,Tuan?"

"Hubungi Anindya! Sampaikan padanya, aku mengajaknya ikut ke kantor Tuan Purnama untuk ikut menyaksikan penentuan pemenang tender nanti," perintah Raditya dengan nada sombong.

Rosita terlihat ragu tapi kemudian mengangguk patuh. "Baik, Tuan."

Di sampingnya, Darius yang sedang memegang berkas juga ikut bertanya pelan, "Maaf, Tuan. Sudah beberapa waktu lamanya bahkan Bu Anindya tidak bersedia datang ke perusahaan? Apa mungkin Ibu Anin bersedia menerima ajakan untuk ke tempat Tuan Purnama?"

Raditya tersenyum miring penuh kesombongan. Kedua tangannya tersimpan di saku celana, dagunya ia angkat tinggi ke atas.

“Dia harus datang,” ucapnya namun penuh penekanan. "Aku ingin wanita itu melihat dengan mata kepalanya sendiri, bahwa tanpa bantuan dia sekalipun, kita akan tetap bangkit!"

“Tunggu saja, Anin. Hari ini kamu akan menyesal sudah meninggalkanku. Kamu akan melihat betapa hebatnya suamimu ini mendapatkan proyek besar!” Raditya tertawa kecil dalam hati.

“Proposal yang akan kita ajukan sudah siap kan?” tanyanya memastikan.

“Sudah, Tuan.”

*

Di tempat lain, Anindya sedang merapikan penampilannya di depan cermin rias. Wanita yang akhirnya memilih membeli apartemen daripada terus-menerus menginap di hotel itu tampak begitu anggun dan berkelas, jauh berbeda dengan sosok Anindya yang dulu sering terlihat lelah dan tertekan.

Tiba-tiba, suara dering ponsel memecah keheningan. Anindya melirik layar, nama Rosita tertera jelas di sana.

Dengan santai ia mengangkat telepon itu. “Ya, Ros?"

"Selamat pagi, Bu Anin," suara Rosita terdengar dari seberang. "Sesuai dugaan Anda, Tuan Raditya menyuruh saya menghubungi Ibu dan meminta Ibu ikut serta ke tempat pelelangan tender di perusahaan Tuan Purnama.”

Mendengar itu, Anindya terkekeh geli. “Dasar pria sombong…’' gumamnya dalam hati. '’Apa dia pikir hari ini dia akan pulang dengan membawa investasi triliunan? Sungguh naif sekali pemikiranmu, Radit.'’

'’Kalau kamu berpikir selama ini Tuan Purnama memberikan semua tender pada perusahaan kita karena beliau begitu menghormati dan menyukaimu... ayo kita lihat bersama-sama hari ini supaya matamu terbuka!”

“Aku mengerti, Ros," jawab Anindya tenang. "Katakan pada Raditya, aku akan langsung pergi ke tempat pelelangan!"

"Baik, Bu Anin. Saya sampaikan," jawab Rosita lalu memutus sambungan.

Segera setelah menutup telepon, Rosita langsung melapor kepada Raditya yang masih menunggu di ruang kerjanya.

"Bagaimana? Apa katanya?" tanya Raditya tidak sabar.

"Iya, Tuan. Ibu Anindya bersedia datang. Tapi... beliau bilang akan langsung menuju lokasi di perusahaan Tuan Purnama, tidak mampir ke sini dulu," lapor Rosita hati-hati.

Wajah Raditya langsung memerah menahan kesal. Ia mendecakkan lidahnya dengan keras.

"Hemph! Dasar perempuan tua sombong!" umpatnya kesal "Apa dia pikir dia sudah paling hebat? Sok jual mahal! Awas saja kalau nanti merengek minta kembali ke rumah, aku pasti akan menyuruhnya berlutut lebih dulu!"

Kepala Rosita seketika terangkat mendengar kata-kata Raditya. "Bukan Bu Anin. Tapi kamu yang akan berlutut suatu hari nanti!" ucapnya dalam hati.

Raditya berdiri dari duduknya dengan tangan terkepal dan rahang mengeras. Berjalan ke luar ruangan dengan hati yang terasa mendidih.

"Lihat saja nanti!" geramnya. "Setelah aku pulang dengan membawa kontrak triliunan di tangan, kamu akan sangat menyesal pernah bersikap seperti ini padaku! Kamu akan menyesal sudah meninggalkanku dan meremehkanku!"

Darius yang berjalan di belakangnya, sama sekali tidak berani menyahut. Keduanya masuk ke dalam lift dan saling diam.

*

*

*

Di ruang pertemuan utama milik perusahaan Tuan Purnama, suasana terasa begitu panas dan penuh persaingan. Ada lebih dari dua puluh perwakilan perusahaan besar duduk memenuhi ruangan, masing-masing membawa tim andalan dan berkas tebal berisi proposal penawaran.

Mata semua orang saling beradu, napas tertahan, menanti siapa yang nantinya akan membawa pulang proyek raksasa bernilai triliunan rupiah itu.

Di tengah keramaian dan ketegangan itu, hanya Raditya yang terlihat tenang dan santai. Duduk dengan satu paha berada di atas paha lainnya, kedua tangannya bersilang di dada, wajahnya terlalu tenang bahkan terlihat pongah.

Matanya melirik sekilas ke samping, di mana Anindya duduk dengan wajah datar dan dingin.

'’Tunggu saja’' batin Raditya. '’Tanpa bantuan kamu pun, aku akan membuktikan pada dunia bahwa aku mampu menyelamatkan perusahaan dan mengembalikan kejayaannya seperti dulu.'’

"Kau lihat ini, Anin?" bisik Raditya dengan nada sombong. "Sejak dulu, selalu Tuan Purnama yang lebih dulu menawarkan kerjasama. Itu pasti karena Tuan Purnama menganggap aku mampu! Dan kali ini pun pasti akan sama."

Pria itu tersenyum penuh kemenangan bahkan sebelum pertarungan dimulai.

“Oh, ya?” Anin balas berbisik di telinga Radit.

“Tentu saja,” jawab Radit jumawa.

Anin menggeser kursinya hingga lebih dekat dengan Radit. “Lalu untuk apa Tuan Purnama bersusah payah mengadakan acara perebutan tender seperti ini? Bukankah lebih baik langsung diberikan ke perusahaan kita seperti biasanya? Itu akan lebih ih hemat biaya."

Raditya terkekeh kecil mendengar pertanyaan itu, lalu menjawab dengan nada acuh tak acuh dan penuh keyakinan.

"Itu hanya formalitas belaka, Anindya. Kamu sudah menjalankan perusahaan bersamaku selama sepuluh tahun. Tapi kenapa kamu masih juga belum paham dunia bisnis tingkat atas. Ini hanya untuk menutup mata para pesaing dan memenuhi prosedur biar terlihat adil," ucapnya santai.

"Tapi lihat nanti, pada akhirnya tender ini tetap akan jatuh ke tangan ku. Tidak ada yang bisa menggantikan posisiku."

“Wah, wah… “ Anindya menatap seakan takjub. “Baiklah, ayo kita tunggu dan lihat hasilnya. Aku pasti akan memberimu selamat dan bertepuk tangan paling keras,” ucapnya yang bagi telinga Radit terdengar penuh sanjungan.

Tanpa dia tahu dalam hatinya Anin berkata, “Aku akan bertepuk tangan paling keras saat melihatmu pingsan!”

1
Henny Rahmawattyy
makanya tinggal di indonesia aja kan arv gratis dr pemerintah 😄
мєσωzα
ceritanya seruuu.. tokoh utamanya jg keren, tegas, cerdas, tau apa yg harus dilakukan 👏🏻👏🏻👏🏻
мєσωzα
lagian datengnya pas hari-H banget sih? gak dari kemaren" gituuu.. kan terima kabar pernikahannya dah seminggu yg lalu 😅
kompiang sari
rasakan
kompiang sari
Mampir Thor
мєσωzα
aaah si adrian dipaksa pulang buat dijodohin toooh.. untung dia dah ngumpulin bukti kalau keluarga calonnya orang jahat.. mending sama anin aja, keluarganya baik-baik, konglo jg 🤭
мєσωzα
beberapa bab kebelakang banjir air mata mulu 😭😭😭
Tressye Nona Wawolangi
seruuuu lanjut Thor, biasa saya kalau baca novel cuman lewat2 GK serius baca tapi ini sudah 2 x saya baca dan TDK pernah lewat lagi tegang ini
мєσωzα
kalau tanya gugel, hasil paternity test paling cepet itu 24 - 48 jam thor.. rasanya kalau 4-6 jam itu sedikit gak make sense deh 😅
tapi yaaa ini dunia halu sih ya 🤭
мєσωzα
pengobatan ARV gratis ko dit
мєσωzα
beneran keluarga pengkhianat.. bapak ibu anak sama aja 🤮
мєσωzα
klo ada wanita lain sebelum sama sofia, berarti radit ini dah lama sering selingkuh diluar ya.. emang dah jadi habit selingkuh ini mah 🤦🏻‍♀️
мєσωzα
emang udah gila si radit ini 🤦🏻‍♀️
Evi Anggorowati
yah emang bodoh km Raditya mknya jadi org tu byk2 bersyukur uda punya istri baik dan setia mlh selingkuh alasan pengen punya anak pdhal istri nya kan ga mandul, sekalinya selingkuh eh ternyata dibohongi ma pelakor skrng mlh kena HIV jatuh miskin pula...
Evi Anggorowati
knp Raditya mlh pengen punya anak dr wanita lain ya pdhal kan bs punya anak dr anin istri nya sendiri, berarti emang Raditya uda g cinta ma anin krn kl cinta g mungkin selingkuh dan aku ga kasian sama sekali ma Raditya
Nek Arrirafa
👍👍👍👍👍👍👍👍
мєσωzα
bapak anak doyan selingkuh, emak main judol.. gak ada yg bener ini 🤦🏻‍♀️
мєσωzα
perusahaan yg baru ini apa nggak ikut masuk harta gono gini ya? kan meskipun belum pembukaan, tapi perusahaannya udah ada dari sebelum cerai🤔
мєσωzα
sebenarnya masalah pajak ini agak aneh sih.. biasanya kan perpajakan diurus sama bagian finance. tapi yaudahlah gpp, biar radit kelabakan hehe
мєσωzα
hmm, rasanya petugas pajak kalau nagih pembayaran yg nunggak gak begini deh 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!