Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Permintaan Tak Terbatas

Sistem Permintaan Tak Terbatas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Alex hanyalah karyawan biasa—bekerja keras, sering diinjak, dan tidak pernah dianggap. Sampai suatu malam, hidupnya hancur dalam sekejap oleh orang-orang yang seharusnya dia percaya.

Di titik paling rendah dalam hidupnya, Alex menemukan sesuatu yang mengubah segalanya: sebuah sistem misterius yang bisa mengabulkan permintaan apa pun.

Tidak ada batas kekayaan. Tidak ada batas kekuatan. Hanya satu syarat—dia harus terus menyelesaikan misi untuk mendapatkannya.

Namun kekuatan tanpa batas punya harga yang tidak terlihat. Perlahan, pria yang dulu selalu menunduk itu mulai berubah menjadi seseorang yang bahkan tidak dia kenali sendiri.

Dan orang-orang yang pernah menghancurkan hidupnya akan segera tahu, bahwa yang mereka injak dulu... tidak akan pernah lagi bisa mereka injak sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Tiga minggu berlalu sejak laporan polisi diajukan, dan tidak ada gejolak baru yang muncul. Kantor Alex kembali berjalan normal—mesin produksi berdengung stabil, distributor rutin mengambil pasokan, dan nama Renata sudah tidak lagi jadi bahan gosip kontroversial di media sosial, melainkan sekadar merek skincare yang terus laris seperti biasa.

Sore itu, Alex duduk di ruang santai kecil yang baru saja dia tambahkan di sudut lantai delapan, tempat karyawan biasa beristirahat sejenak dari kesibukan kerja. Bima duduk di sofa seberangnya, memegang dua gelas kopi, salah satunya diserahkan ke Alex.

"Akhirnya bisa duduk santai juga, Pak," Bima berkata, menghela napas lega sambil menyandarkan tubuhnya ke sofa.

"Nikmati saja selagi bisa," Alex menjawab, menyesap kopinya pelan.

Bima tersenyum, matanya menerawang sejenak. "Ngomong-ngomong, semalam anak saya rewel banget, Pak. Gak mau tidur sebelum saya bacain dongeng sampai tiga kali."

"Anak perempuan?" Alex bertanya, sedikit tertarik.

"Iya, namanya Kirana," Bima menjawab, senyumnya melebar setiap kali membicarakan anaknya. "Baru lima tahun, tapi udah pinter banget ngatur saya. Persis kayak ibunya."

"Ibunya galak?" Alex bertanya, alisnya terangkat geli.

"Galak banget, Pak," Bima tertawa kecil. "Namanya Sinta. Cantik, tapi kalau udah marah, saya lebih milih diam daripada coba membela diri. Tapi ya, itu yang bikin rumah saya rame terus. Gak pernah sepi."

Alex tersenyum tipis, mendengarkan cerita itu dengan lebih serius dari yang dia sadari sendiri.

"Kedengarannya menyenangkan," Alex berkata pelan.

"Menyenangkan banget, Pak," Bima menjawab, menatap Alex sejenak sebelum melanjutkan dengan nada yang lebih ringan. "Bapak sendiri gimana? Udah lama saya kerja di sini, tapi belum pernah dengar Bapak cerita soal keluarga sendiri."

Alex diam sejenak, jarinya memutar gelas kopi di tangannya.

"Belum ada," Alex menjawab singkat.

"Nah, itu dia," Bima menunjuk Alex dengan gelasnya sendiri, seolah baru menemukan topik yang menarik. "Bapak kerja terus dari pagi sampai malam. Kapan mau punya keluarga kalau gak pernah keluar cari waktu buat diri sendiri?"

"Aku gak punya waktu buat itu," Alex menjawab, meski nadanya tidak seyakin biasanya.

"Justru itu, Pak," Bima melanjutkan, semangatnya semakin terlihat. "Coba deh sesekali ajak jalan-jalan. Gak usah muluk-muluk. Yang penting Bapak keluar, ketemu orang baru, atau... ya, orang yang udah deket juga boleh."

Alex terdiam, memikirkan kata-kata itu lebih lama dari yang dia duga. 'Orang yang sudah dekat, ya.'

Dia mencoba mengingat, siapa saja orang-orang di sekitarnya sekarang. Bima sudah berkeluarga. Bang Jarwo sibuk dengan anak buahnya sendiri. Reina—

Belum sempat pikirannya selesai menyusun nama itu, pintu ruang santai terbuka, dan Reina melangkah masuk membawa map berisi laporan produksi terbaru.

"Pak, ini laporan yang tadi Bapak minta," Reina berkata, berhenti sejenak melihat suasana santai di ruangan itu. "Eh, maaf, saya ganggu istirahat ya?"

Bima menoleh cepat ke arah Alex, matanya berkedip dua kali dengan senyum jahil yang sulit disembunyikan.

Alex menatap Reina sejenak, lalu tanpa berpikir terlalu lama, berkata dengan nada yang dibuat sesantai mungkin. "Reina, mulai besok kau libur beberapa hari."

Reina mengerutkan kening, bingung. "Libur? Ada masalah sama laporan saya, Pak?"

"Bukan soal laporan," Alex menjawab, berdiri dari sofanya. "Kau akan menemaniku jalan-jalan beberapa hari ke depan."

Ruangan itu hening sejenak. Bima menahan tawa dengan menutup mulutnya menggunakan gelas kopi, sementara Reina berdiri mematung, map di tangannya sedikit gemetar.

"J-jalan-jalan? Kemana, Pak?" Reina bertanya, suaranya mendadak lebih pelan dari biasanya.

"Belum tahu," Alex menjawab jujur, meski wajahnya tetap tenang seperti biasa. "Tapi siapkan barangmu. Kita berangkat lusa."

Pipi Reina perlahan berubah merah, dan dia buru-buru menunduk, berpura-pura merapikan map di tangannya agar Alex tidak melihat perubahan warna di wajahnya.

"B-baik, Pak," Reina menjawab, suaranya sedikit tercekat sebelum akhirnya berbalik cepat dan berjalan keluar ruangan dengan langkah yang sedikit lebih terburu-buru dari biasanya.

Begitu pintu tertutup, Bima langsung tertawa lepas, tidak lagi menahan diri.

"Wah, cepat juga Bapak mikirnya," Bima berkata sambil menggeleng-geleng kepala.

Alex hanya tersenyum tipis, tidak menjawab apa-apa, meski di dalam hatinya dia sendiri sedikit terkejut betapa cepatnya keputusan itu keluar dari mulutnya sendiri.

1
Israel
alah bct kwontol. tinggal minta semua kebohongan daniel terungksp di public apasusah nya sih. author alay bau kencur pmo otak isekai. halu 100%
Israel
tlol bet kenapa ga minta regenerasi tanpa batas?
Israel
Tlol
Leonardo Akob
Saya suka baca Novelton
Anonim
bodoh mc nya buat aja permintaan uang tidak terbatas unlimited
Israel: Bullshit
total 5 replies
Ria Gazali Dapson
kasian alex , bertubi² cobaan nya
Syahraman [Hiatus]
pergi ke isekai
Israel: bct lu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!