Vony gadis lugu dari pedesaan, muda dan cantik. ia di jual oleh bibinya dan menikah dengan pria duda bernama Hades Prawira yang menderita impoten.
Setelah menikah Vony justru iba dan berjanji akan membantu Hades untuk sembuh. di tengah pernikahan Vony tahu jika yang membuat Hades impoten adalah mantan istrinya sendiri Kasandra. Wanita itu sengaja menyuntikan obat khusus berdosis tinggi pada Hades hingga menyebabkan ia menderita impoten.
Mampukan Vony mengembalikan keperkasaan Hades serta meluluhkan hati pria yang sedingin salju itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27 Kecemburuan Vony
Hades duduk diam di meja kerjanya di kantor. ia sedang memikirkan ucapan dokter Felix yang menyuruhnya untuk memberikan hasil laporan medis terdahulu.
"Itu artinya dokter Felix mencurigai sesuatu tuan?" tanya Aldo yang berdiri sejak tadi di dekat meja Hades.
Hades memang sudah bercerita pada Aldo soal tadi pemeriksaan dengan dokter Felix.
"Entahlah, sepertinya begitu"
Dugaan Aldo tentang Kasandra berseliweran di dalam pikirannya. hanya saja ia tidak berkata apapun pada Hades. ia masih menerka dan belum memiliki bukti untuk menuduh Kasandra menjadi biang keladi permasalahan hidup yang Hades derita.
Hades teringat sesuatu, ia meraih ponselnya dan menelpon seseorang.
"Sumi, apa Vony sudah makan?" tanya Hades di telepon.
Aldo tersenyum mendengar Hades masih memperhatikan Vony di saat dirinya sedang banyak pikiran.
"Apa? ke kampus?" Hades terlihat kesal, ia mematikan telepon.
"Gadis itu sungguh keras kepala! dia masih sakit dan sekarang pergi ke kampus!"
"Mungkin ada perkuliahan yang sangat penting dan nona tidak bisa absen" kata Aldo sambil menata berkas di atas meja Hades.
Hades berdiri dari duduknya, ia menatap dinding kaca, memandang kejauhan.
"Anda sangat cemas padanya, apa anda mulai menyimpan rasa padanya?" tanya Aldo dengan berani.
Hades menoleh terkejut ke arah Aldo, ia tidak marah dengan pertanyaan itu.
"Apa kau pikir aku bisa jatuh cinta dengan gadis berusia sembilan belas tahun, keras kepala, suka merepotkan dan ...." Hades tidak bisa melanjutkan ucapannya.
"Dan dia sangat manis, tulus dan cantik?" Aldo menebak dan melanjutkan kalimat Hades yang terhenti.
Dugaan Aldo benar, wajah Hades terlihat gugup. ia memalingkan wajahnya kembali menatap kejauhan.
"Maaf jika saya bertanya terlalu jauh tuan, apakah tuan serius dengan pernikahan ini? apakah anda tidak akan mengembalikan Vony pada Darti suatu hari nanti?"
Aldo mulai melihat kemajuan dalam hidup Hades sejak kedatangan Vony. ia merasa tidak rela jika Hades akan mengembalikan Vony pada bibinya yang serakah itu. bisa-bisa Vony di jual lagi ke pria lain. mengingat Vony adalah gadis yang manis dan baik, ia juga masih sangat muda, pasti pria pengusaha kelas atas pun akan terpikat padanya. mungkin bukan menjadikannya istri melainkan hanya untuk mengajaknya bersenang-senang.
Hades hanya menggeleng samar. tapi yang jelas ia tidak mungkin mengembalikan Vony pada Darti. kemarin saat Vony menghilang belum sampai satu hari saja, Hades panik setengah mati. ia tinggalkan semua pekerjaannya demi mencari Vony.
***
Kasandra menerima email resmi dari Hades Perwira, mantan suaminya yang sampai saat ini masih berhasil membuatnya berdebar. Kasandra membaca kalimat di email itu.
Aku ingin bertemu berdua saja, apa kau ada waktu?
Sebaris kalimat yang membuat Sandra tersenyum senang. setelah dua tahun baru kali ini Hades mengirim email padanya. bahkan pria itu meminta bertemu. hanya berdua saja, itu artinya ada sesuatu yang sangat penting.
"Apakah Hades akan memintaku kembali padanya? aku sudah katakan bahwa dia tidak akan bisa hidup tanpa ku!" kata Kasandra percaya diri.
Kasandra dengan cepat membalas email itu dan mengirimkan pada Hades.
Besok siang jam dua, di Marion retoran, balas Kasandra.
Kasandra sudah selesai mengajar, ia keluar dari kelas dan berjalan menuju Fakultas Kesenian. ia ingin tahu apakah Vony ada di sana atau tidak.
"Aku ingin melihat gadis menyebalkan itu! apakah dia masih bisa sombong di hadapanku jika ia tahu Hades meminta bertemu dengan ku..."
Kasandra sengaja menunggu Vony keluar dari kelasnya. ia segera mendekati Vony mengajaknya perang kalimat seperti biasanya.
"Hai Vony" sapa Kasandra.
"Hai bu Kasandra, anda sengaja kemari menemuiku?" Vony jelas tahu, Kasandra pasti sengaja menemuinya kalau tidak untuk apa Kasandra pergi ke Fakultas Seni.
"Gadis pintar, aku hanya ingin tahu kabar mu dan pernikahan mu. apakah kalian masih baik-baik saja?" tanya Kasandra dengan nada mengejek.
Vony menatap wajah Kasandra, ia tidak mengerti apa maksud dari ucapan wanita itu.
"Baik, kau lihat sendiri aku masih berstatus sebagai nyonya Perwira?"
Kasandra tertawa, sekali lagi ia mencemooh Vony yang polos.
"Baiklah, aku hanya ingin bertanya itu saja dan memastikan jika kau masih menjadi istri Hades Perwira. setidaknya sampai detik ini"
Vony terdiam, ia menerka maksud ucapan Kasandra.
"Besok siang Hades meminta bertemu denganku dan kau tahu? hanya berdua saja. itu artinya ia akan biacara sesuatu yang sangat penting padaku" kata Kasandra.
Kasandra berhasil memantik rasa cemburu di hati Vony. terlihat raut wajah Vony tidak setenang tadi.
Kasandra melangkah pergi tersenyum penuh kemenangan kali ini. ia yakin, setelah ini Hades akan menendang Vony dari hidupnya dan merengek meminta Kasandra kembali padanya.
Malamnya Hades pulang bekerja, kebetulan Vony juga baru turun dari taksi. gadis itu menolak mobil dan sopir pemberian Hades karena itu ia masih setia dengan taksi online kemanapun ia pergi.
Hades menghentikan langkahnya berdiri di depan pintu menunggu Vony. Hades menatap jam tangannya untuk menyindir Vony yang pulang malam.
"Ada yang ingin kau jelaskan?" tanya Hades dingin, sedingin udara di halaman mansion malam ini.
"Aku ada latihan untuk pertunjukan jadi harus datang ke kampus" jawab Vony tanpa senyum dan tidak ramah seperti biasanya. ia teringat perkataan Kasandra tadi di kampus. Hades akan menemui wanita itu, tapi untuk apa. sayang sekaki Vony tidak berhak bertanya soal urusan pribadi Hades.
Vony memberanikan diri menatap lekat wajah tampan di hadapannya. ia sedang mencoba membaca dan menerka pikiran Hades. apakah ucapan Kasandra tadi siang benar, mungkinkah Hades akan menceraikan Vony dalam waktu dekat ini.
Hades cukup terkejut melihat Vony begitu berani menatap dirinya.
"Ada apa?" tanya Hades.
Vony tidak menjawab, ia berjalan begitu saja masuk ke dalam rumah tanpa mempedulikan Hades.
Hades mengerutkan keningnya melihat perlakuan Vony padanya.
"Kau lihat tingkah nya?" tanya Hades pada Aldo yang berdiri tak jauh darinya.