Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM PINTAR MENJADI SUPERSTAR

SISTEM PINTAR MENJADI SUPERSTAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Stevan Alvaro kehilangan segalanya dalam semalam ketika sebuah konspirasi menghancurkan pita suaranya dan merenggut mimpinya menjadi penyanyi besar, yang disusul oleh pengkhianatan kekasihnya yang memilih pergi meninggalkannya di titik terendah. Namun, di saat dunia seakan runtuh, sebuah suara misterius dari Sistem Pintar bangkit di dalam benaknya, memberinya kemampuan absolut dalam komposisi, produksi, dan penguasaan alat musik meski tanpa suara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Malam babak final Festival Musik Nusantara terasa seratus kali lebih megah dan semarak dibandingkan babak sebelumnya.

Jutaan pasang mata di seluruh negeri sedang duduk di depan televisi mereka, menantikan lahirnya seorang legenda baru.

Di dalam auditorium raksasa, lampu-lampu kristal gantung menyala terang benderang menerangi tribun penonton.

Pak Surya duduk di barisan paling depan bangku VVIP, mengenakan setelan jas terbaiknya dan menyilangkan kaki dengan gaya arogan.

Ia menatap tajam ke arah Pak Barata yang duduk di tengah meja dewan juri.

Kedua pria korup itu saling bertukar pandangan penuh makna selama satu detik sebelum membuang muka.

"Bagus, Barata tahu apa yang harus dia lakukan malam ini," batin Pak Surya dengan senyuman licik di sudut bibirnya.

"Bahkan jika mereka menyanyi seperti malaikat turun dari surga, Barata akan mencari celah untuk mendiskualifikasi mereka."

Suara terompet megah tiba-tiba mengalun dari pengeras suara, menandakan puncak acara akan segera dimulai.

"Selamat malam, Indonesia! Ini adalah momen yang kita semua tunggu-tunggu!" teriak sang pembawa acara dengan suara yang sangat bersemangat.

"Mari kita panggilkan langsung peserta fenomena kita malam ini... The Zeros!"

Gemuruh sorak-sorai penonton langsung meledak memekakkan telinga.

Tidak ada lagi hujatan atau spanduk boikot seperti minggu lalu.

Yang ada hanya lautan manusia yang meneriakkan nama grup indie bertopeng tersebut dengan penuh pemujaan.

Krieeet...

Asap buatan berwarna putih mulai mengepul di lantai panggung saat pintu utama terbuka.

Clara melangkah keluar dengan mengenakan gaun panjang berwarna merah marun yang sangat elegan, dipadukan dengan topeng porselen putihnya.

Di belakangnya, Stevan berjalan dengan sangat santai, menenteng gitar elektrik dan sebuah seruling bambu kuno.

Para penonton mulai berbisik-bisik bingung melihat kombinasi dua instrumen yang sangat bertolak belakang itu.

"Seruling bambu dan gitar elektrik? Mereka mau main lagu campursari atau apa?" bisik seorang penonton.

Stevan meletakkan gitarnya di penyangga, lalu berjalan ke depan dan berdiri tepat di belakang Clara.

Ia mengangkat seruling bambunya dan menempelkannya perlahan ke bibir di balik masker.

Keheningan seketika menyelimuti seluruh gedung auditorium.

[TING!]

[Ventriloquisme Akustik diaktifkan secara maksimal.]

Tuuuut...

Tiupan pertama Stevan langsung menghipnotis jutaan pasang telinga yang mendengarkannya.

Suara seruling bambu itu tidak terdengar seperti tiupan manusia biasa.

Resonansinya berlapis-lapis, berputar, dan menggema mengelilingi seluruh penjuru auditorium seolah dimainkan oleh roh tak kasat mata.

Suara itu terdengar sangat magis, menyedihkan, dan kuno secara bersamaan.

Beberapa detik kemudian, Clara mulai membuka mulutnya.

"Haaa... aaaa..."

Bukan dengan lirik lurus, melainkan sebuah seriosa opera klasik tingkat tinggi yang melengking hingga mencapai oktaf kelima.

Perpaduan antara suara seruling gaib dan vokal malaikat itu membuat bulu kuduk semua orang berdiri seketika.

Tepat saat klimaks opera itu mencapai puncaknya, Stevan langsung menjatuhkan serulingnya.

Ia meraih gitar elektriknya dengan gerakan secepat kilat dan menghantam senar pertamanya.

Jreng... tet... tet!

Distorsi rock metal yang luar biasa gahar dan cepat seketika menabrak alunan opera klasik tersebut.

Transisi genre musik yang sangat brutal dan gila itu membuat seluruh penonton terlonjak kaget dari kursi mereka.

Clara tidak memberikan mereka waktu untuk bernapas.

"Waktu telah berhenti di ujung kebohonganmu!"

Gadis itu langsung melepaskan vokal resonansi dadanya dengan kekuatan penuh, menghantam gendang telinga penonton layaknya palu godam.

Aransemen lagu yang diciptakan Stevan benar-benar melampaui batas akal sehat manusia.

Di dalam satu lagu, terdapat kerumitan melodi tradisional, kemegahan opera, dan kebrutalan musik rock yang saling melilit dengan sangat indah.

"Lagu apa ini?! Genrenya terus berubah tapi tidak ada yang terdengar aneh sama sekali!" seru salah satu juri dengan mata terbelalak lebar.

"Ini mahakarya! Ini adalah evolusi musik!" teriak juri lainnya sambil mencengkeram kepalanya karena takjub.

Di kursi VVIP, senyum licik Pak Surya perlahan mulai pudar, digantikan oleh kerutan tegang di keningnya.

Meskipun ia sangat membenci Stevan, ia tidak bisa membohongi telinganya sendiri bahwa lagu ini terlalu luar biasa.

"Barata harus mencari alasan yang sangat jenius untuk menjatuhkan mereka setelah ini," batin Pak Surya dengan perasaan cemas.

Ketika nada distorsi terakhir berbunyi, dan tarikan napas opera Clara berhenti, panggung kembali menjadi hening.

Tiga detik kemudian...

PROK! PROK! PROK!

Ledakan standing ovation yang paling brutal dalam sejarah festival itu terjadi malam itu.

Orang-orang bahkan melompat kegirangan sambil menangis karena terbawa emosi magis dari lagu pamungkas The Zeros.

Empat orang juri di meja penilaian langsung berdiri dan menekan tombol hijau mereka secara bersamaan tanpa ragu sedikit pun.

Namun, di tengah hiruk-pikuk sorak-sorai itu, ada satu lampu yang menyala dengan warna berbeda di meja juri.

1
Rifqy Channel
nah gini dong 😭🙏🤣🤣
Rifqy Channel
tolong dong itu the zeros mereka harus ungkap identitas biar supaya mereka shock itu. jangan pelit dengan hadiah nya lah.
Nissa Safira: Sabar yaa kak🤣🙏
Aku mau mereka shocknya pas lagi di atas tahta, bukan pas masih di tangga. Tunggu final, hadiahnya bukan cuma identitas yang kebuka, tapi satu industri yang runtuh. Janji deh gak bakal pelit hadiahnya🤣🤣🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!