Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Merubah Segalanya

Cinta Merubah Segalanya

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cinta Seiring Waktu / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:155.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tr_w

Rara anatha adalah gadis cantik yang baik hati dan penyayang. Rara adalah anak yatim piatu . Orang tuanya meninggal dunia sejak 4 tahun kemarin . Rara tinggal bersama pembantu yang setia pada keluarganya .

Rara adalah seorang dosen , dia sangat menyukai anak anak . Suatu hari Rara bertemu gadis cantik yang sangat kesepian , tanpa kasih sayang ayah maupun ibunya .

Dengan adanya gadis manis itu , membuat Rara bertemu dengan pria sombong dan angkuh . Rara menutup luka lama pria itu dengan kebahagiaan. Apakah pria itu akan berubah dengan adanya Rara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tr_w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

Malam harinya , Randi tengah berada di dalam kamar. Rara masuk dan merasa ada yang aneh , tapi apa?

''Randi , kau merasa ada yang kurang?'' Randi yang masih bergelut dengan pikirannya hanya diam.

''Randi , ada apa? Kau biasanya akan memulai sebuah pertengkaran sebelum naik ke atas tempat tidur. Tapi sekarang kau diam saja , apa terjadi sesuatu?'' Tanya Rara penasaran dan berdiri di sisi Randi. Randi hanya melihat sekilas lalu tangannya mulai menarik Rara dan membuat Rara terduduk di pangkuan Randi.

''Kenapa kau menarikku , sudahlah aku ingin bangun.'' Rara yang hendak bangun ditahan tangan Randi yang melingkar di pinggang Rara , membuat Rara tidak bergerak sekaligus menjadi gugup dan hantunya juga sudah bisa di kondisikan dan terus berdetak kencang.

Bukannya melepas pelukan , Randi sekarang malah bersandar di bahu Rara.

''Aku saat ini sedang khawatir jadi biarkan seperti ini dulu.'' Ucap Randi sambil memejamkan matanya.

Dari detik menjadi menit Randi masih tetap diam seperti itu , Rara mengusap lembut rambut Randi dan mendekap Randi ke pelukannya.

''Maaf ya Rara , aku tidak bisa membuat mu menjadi seorang istri yang sepenuhnya.'' Mendengar ucapan Randi , Rara mengernyit heran.

''Seharusnya kita melalui malam pertama yang indah , tapi karena kondisi ku , kau tidak ja- '' Ucapan Randi terpotong oleh Rara.

''Apa maksudnya yang kau katakan , dasar mesum , kau pikir aku menginginkannya.'' Sungut Rara sambil melepas dekapannya dan menatap Randi dengan kesal.

''Kenapa kau berfikir seperti itu?'' Ucap Randi dengan tersenyum.

''Senyum apa itu , hey! dari ucapanmu tadi seakan aku yang memaksa mu untuk melakukannya.'' Sungut Rara dengan mulut yang di kerucutkan , Membuat Randi gemas dan mencubit pipi Rara.

''Melakukan apa?'' Ucap Randi pura-pura tidak tahu.

''Is......kau menyebalkan.'' Rara hendak bangun tapi di tahan kembali oleh Randi.

Raya masuk kedalam kamar Randi lalu menghampiri Randi yang masih memangku Rara.

''Papa dan mama sedang bermain pangku-pangkuan ya , aku ingin ikut.'' Rara dan Randi saling melihat satu sama lain lalu tersenyum ke arah Raya. Raya di naikkan dan duduk di pangkuan Rara sedangkan Rara masih duduk di pangkuan Randi , jadi mereka saling memangku.

''Kenapa belum tidur Raya.'' Ucap Rara menatap intens anaknya itu.

''Aku ingin bicara dengan papa , bisakah papa datang besok karena besok adalah hari keluarga jadi , sekolah meminta semua murid membawa papa dan mamanya agar kesekolah.'' Raya mengucapkan dengan tertunduk.

''Kenapa kau sedih Rara?'' Tanya Rara sambil mengusap wajah putrinya itu.

''Karena pasti papa akan menolak untuk datang.'' Ucap Raya dengan mata yang sudah mulai berair. Rara menatap Randi yang terlihat menghela nafas berat.

''Kau tau kenapa papa menolak datang Raya?'' Tanya Randi lalu di jawab gelengan kepala oleh Raya.

''Karena papa tidak ingin anak papa malu , memiliki papa yang lumpuh seperti ini.'' Ucap Randi yang mulai sedu.

Untuk pertama kali , Rara melihat begitu banyak kesedihan yang tersimpan Dimata Randi yang kasar itu. Sekarang Rara mengerti kenapa Randi sangat kasar , itu karena ia ingin menutupi semua rasa yang ia rasakan. Raya menatap Randi , lalu menangkupkan kedua tangannya di wajah Randi.

''Papa , Raya tidak malu mengakui papa adalah papaku. Kita harus mensyukuri apa yang di berikan oleh tuhan dan jangan pernah mengeluh. Jadi papa datanglah aku mohon , jika papa tidak datang aku akan sangat sedih.''

''Dari mana kau belajar kata bijak seperti itu?''

''Tentu saja dari mama.'' Ucap Raya sambil tersenyum pada Rara.

''Baiklah papa akan datang besok.''

''Yey!!! Papa datang besok." Seru Raya bahagia, Raya sangat bahagia karena ini pertama kali papanya mau ikut ke sekolah. Randi memeluk Raya dan Rara secara bersamaan , mereka seperti keluarga yang bahagia.

"Baiklah sekarang ayo tidur." Rara mengajak Raya tidur di kamarnya.

Ke esokan paginya , Rara , Randi dan Raya sudah bersiap akan pergi ke sekolah Raya. Demi memenuhi keinginan putrinya , Randi sampai mengatur jadwal rapatnya hari ini dan juga menyuruh sekretaris Lim agar tidak mengganggunya dengan pekerjaan.

Setelah semuanya siap mereka bertiga berangkat kesekolah Raya. Saking senangnya Raya , ia terus saja bercerita kegiatan di sekolahnya pada Rara dan Randi. Sampai di sekolahpun Raya terus bercerita.

Di sekolah mereka sudah di sambut oleh guru-guru dan di persilakan masuk.

Acara sudah akan dimulai , jadi mereka duduk di salah satu meja lalu menikmati acaranya. Meski Randi merasa acaranya sangat membosankan , tetapi demi melihat senyum putrinya ia rela.

''Baiklah , sekarang kita akan berlanjut ke acara selanjutnya , yaitu untuk para orang tua , menceritakan pertemuan pertama dengan pasangan masing-masing.'' Ucap MC.

''Acara apa ini , Apa mereka sudah gila.'' Sungut Randi. Rara hanya menggeleng kepala , untung saja Rara duduk di depan mereka jadi tidak mendengar ucapan Randi barusan.

''Baiklah kita mulai dengan papa dan mama Raya , silahkan.'' MC itu turun membawa mikrofon dan meletakkannya di atas meja.

''Kau saja , aku tidak mau.'' Kesal Randi , Rara tidak ingin berdebat dan membuat Raya malu jadi dirinya yang akan bicara sendiri. Semua orang bertepuk tangan saat Rara mengambil mikrofon itu.

''Saat pertama kali pertemuan kami , ia sangat baik dan ramah. Suamiku ini sangat hangat , hingga dengan berjalannya waktu kami saling jatuh cinta. Hahaha.......Bahkan suamiku ini adalah pria terbaik di dunia karena ia sangat menyayangi keluarga , ia sangat hangat pada keluarga. Saat kami bertengkar karena urusan kecil , ia akan mengalah agar tidak berdebat lagi. Intinya dia adalah suami dan papa yang baik bagi kami.'' Setelah Rara mengakhiri ucapannya , tepuk tangan kembali terdengar.

''Apa kau sedang menceritakan sebuah dongeng.'' Ucap Randi berbisik.

''Lalu aku harus bilang bahwa ayahnya kasar dan menyebalkan , itu akan membuat Raya malu nantinya. Dan ya , aku berharap itu menjadi kenyataan.'' Bisik Rara.

Setelah acara selesai , mereka bertiga pulang bersama. Raya mencium kedua pipi Randi dan Rara lalu mengucapkan terima kasih karena sudah mau datang ke acara sekolahnya.

Setelah mendengar ucapan Raya , Randi meminta sopir untuk mengantar mereka ke taman , karena setahu Randi , Raya sangat menyukai taman. Sesampainya di taman , rara dan Randi hanya melihat dari bangku taman , sedangkan Raya sudah bermain naik ayunan , naik perosotan dan naik yang lainnya secara bergantian.

''Apa kau bahagia melihat putrimu bahagia?'' Tanya Rara memecah keheningan.

''Aku bahagia melihat orang yang ku sayang bahagia.'' Ucap Randi melihat Rara saat mengatakan orang yang ku sayang lalu kembali melihat Raya.

''Kalau begitu jangan terlalu keras pada Raya , dia hanya anak kecil. Kau lihat , saat dia bermain di taman lebih ceria dari pada bermain dirumah , itu karena Raya takut kau memarahi dia. Kau selalu marah padanya karena masalah kecil , jadi ubah sikapmu walau hanya pada Raya.'' Ucap Rara sambil tetap menatap Raya yang bahagia bermain.

''Mungkin kau benar , hanya karena sikapku yang kasar membuat Raya menjauh dariku.''Ujar Randi dengan raut wajah yang sedih.

''Sudahlah , kau bisa merubah sikapmu itu. Jangan sedih , Raya sangat menyayangi dirimu lebih dari Raya menyayangiku.'' Ucap Rara sambil menepuk pundak Randi.

Sekitar 1 jam bermain , Raya sangat lelah. Lalu ia mengajak untuk pulang. Randi dan Rara mengikuti keinginan Raya dan mereka pulang.

...----------------...

Happy reading semuanya 🤗

1
Anonim
Maaf thor,aku unfavorit ya, cerita nya melebar kamana mana soalnya 🤣🤣😂😂😂.maaf
Anonim
Maaf thor,rara knapa dibuat munafik sih?
Yulianti Pesek
bagus
Hertin Liberti
biasanya kalau orang yang seperti itu gelagat nya..... berarti Rara sedang hamil muda......
Hertin Liberti
kalau pikiran sudah tidak pada logika.....yaaaa seperti sekretaris Lim lah jadinya
Nanik Puspitosari
ceritanya seru
White Rose
kumamlir beri 10 like thor, like ja dulu ya. bsk kubaca. dukung karyaku cinta buat kanaya thor. 🙏
halutiaphari: jangan lupa mampir di novel author yang lain😁
total 2 replies
Mbak Nung
lanjut, sudah lama menunggu
Mbak Nung
menungguuuuu
Mbak Nung
lanjut
White Rose
Hai, aku datang kasih 10 like buat karyamu, 10 like balik buat karyaku yaa 🙏🙏 Hati yang memilih karya Benni Anita
halutiaphari: iya kakak , terimakasih like nya🙏
total 1 replies
Mbak Nung
lanjuuut
Desy syaqila
lanjut
Shanty Andriyani
apa yg terjadi...
itu alia dan tanu kn detektif
randi jg bnyak anak buah.kok tidak bertindak
Diah Adi
lanjut Thor bikin tmbh penasaran
Bintang
Hai Thor, saya sudah tinggalkan jejak. Jangan lupa mampir di karya saya 🙂
Julita Lisapaly
gantung banget sih kak author.hehehe
sepertinya Raya bakalan punya adik ini.hehe
halutiaphari: nantikan lanjutannya ya , terima kasih telah membaca
total 1 replies
Astien S
gk d tau penghabisan crita
Astien S
lanjut thor
Astien S
cerita x seru deh..mudah2an rara baik2 sllu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!