Indonesia
NovelToon NovelToon
MENTARI TANPA EMOSI

MENTARI TANPA EMOSI

Status: tamat
Genre:Teen / Misteri / Contest / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:47.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adelia amanda

Teruntuk kamu yang membutuhkan teman senasib.

Cerita ini merujuk pada gadis berambut jingga, bermata safir serta wajahnya yang putih pucat.

Lucy ini memiliki gejala yang dinamakan kehilangan emosi. Sifatnya yang membosankan, hampa dan aneh. Membuatnya menjalani hidup yang begitu sulit.

Ia memiliki teman bernama Niki, mereka sudah berteman selama 1 tahun, dan Niki adalah salah satu teman yang paling bertahan sampai saat ini.

Suatu hari Lucy menerima surat yang berisikan tentang kebenaran yang selama ini ia lupakan. Lucy mencoba mencari tau seperti apa kebenaran yang ia lupakan itu? Dan siapa orang misterius yang mengirimkan surat tersebut?

Uniknya novel ini memiliki 2 Ending yang berbeda sesuai keputusan para pembaca.

Penasaran kan?

Jangan lupa votenya, komentarnya yang baik, ditunggu yak... 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adelia amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamar

'Tit'

Panggilannya ditutup dan meninggalkan teka-teki yang membuatku kebingungan.

"Eh? Bohong kan?" Tanpa sadar aku menjatuhkan handphoneku.

"Lucy!?"

Kalau begini terus, aku tidak dapat pulih dengan cepat. Apa yang harus aku lakukan? Pergi menyerahkan diri ke Polisi adalah cara terbodoh untuk menyelamatkan Master.

Haruskah aku pergi ke rumah sakit di hari yang begitu kelabu? Aku telah keluar dari rumah beberapa kali untuk mempertaruhkan segalanya demi kegembiraan seseorang yang bahkan tak dapat aku rasakan.

Aku tertekan disini. Rambutku setiap hari berguguran setiap aku menyisirnya.

Apakah aku sedang stress sekarang?

Aku mengepal tanganku dan menunduk putus asa. Mataku melihat ke segala arah, terjebak dalam permasalahan yang tak seharusnya diurus oleh anak remaja seumuranku. Ini semakin rumit jika tidak ditangani dengan baik.

Aku bangkit dari sofa dan beranjak pergi ke pintu rumah. Terdengar rintikan hujan deras diluar sana.

Aku membuka pintu itu lebar lebar, jalanan sudah dibasahi air hujan dan hanya ada payung yang berjalan di trotoar.

Aku melangkah keluar memandang awan abu-abu serta kilat yang menari-nari.

Aku memakai sepatuku dan berpijak pada tanah yang bearoma khas hujan,

entah kenapa aku tidak kebasahan ketika berada di tengah butiran air berjatuhan. Aku pun sadar dan menengok kebelakang, ternyata Niki memanyungi diriku.

"Jangan lakukan ini sendirian," ucap Niki.

Aku memegang gagang payungnya, Niki juga membuka payung lainnya. Wajahku selalu menunduk, tak ingin ada yang tau bahwa seberapa kecewanya diriku sekarang.

"Aku akan mengikutimu kemanapun kau berada," ujar Niki.

Aku hanya menatapnya diam. Lalu Kak Alvin yang berada diambang pintu melambai pada kami.

"Aku juga ingin ikut!!" Teriaknya.

"Tidak, tetaplah disana atau kau akan di pulangkan ke rumah!" bantah Niki.

"IIIH PELIT!"

Akhirnya Kak Alvin ngambek. Aku menghela nafas panjang dan berjalan menghampirinya.

"Kami akan kembali lagi, aku tak mau ada orang yang tak bersalah terluka lagi karena aku. Jadi tolong jaga rumah saja," ucapku memohon.

"Cih, cepatlah kembali. Jika kau tak kembali, aku tak akan memaafkanmu loh!" kesal Kak Alvin sambil melipat kedua tangannya.

"Baiklah, kami berangkat," aku langsung berlari pergi.

"Hati-hati dijalan!!" teriak Kak Alvin dari kejauhan.

Langkah demi langkah. Kami berlari walau hujan membasahi jalanan terus menerus hingga aku terpeleset berkali kali, meskipun begitu aku tak akan berhenti menyelamatkan orang orang yang telah tersenyum kepadaku.

"Aku yakin rumah sakitnya tidak jauh dari tempat kejadian," ujarku.

"Kalau begitu, pasti yang itu," tunjuk Niki yang berlari di sampingku.

Akhirnya kami sampai dengan tubuh yang agak basah kuyup, nafas kami tersenggal karena terus berlari. Aku langsung saja menanyakan seorang gadis yang bertugas sebagai Front Office di sana.

"Permisi, bisakah anda memberi tau nomor kamar pasien bernama Tuan Kendrik Kandela?" tanyaku.

"A-apakah kau kerabatnya?" tanya wanita itu dengan terbata-bata.

"Bukan, aku adalah muridnya," jawabku.

Wanita itu seperti mengambil sesuatu dari bawah meja. Ia menyerahkan secarik kertas kepadaku.

'Sudah kubilang serahkan dirimu pada polisi. Percuma saja kau pergi ke rumah sakit, Mastermu tidak akan ada disana.'

Aku meremas kertas itu hingga berbentuk bola dengan kesal.

"Beritahu aku dimana kamarnya?" tanyaku bersih keras.

"Ada di nomor 404 lantai 3," jawabnya ketakutan.

Kami langsung pergi ke tempat lift dan menaiki lantai 3. Setelah pintu lift terbuka.

Didepan kamar nomor 404 terdapat garis kuning polisi, serta bercak darah yang berceceran dilantai. Terlihat beberapa anggota tubuh keluar dari pintu itu.

Aku tak segan-segan melihat isi ruangan yang telah terbuka pintunya. Berdiri dua Polisi dan satu Detektif. Pupil mataku mengecil melihat beberapa Suster dan Dokter tergeletak bersimbah darah. Mereka dibunuh dengan sadis.

Niki sampai tak kuat melihatnya dan berlari menjauhi ruangan karena mual melihatnya.

Aku harus bertahan, mencari Master diantara para korban. pasti ada petunjuk untuk mencari master ke tempat selanjutnya.

Lalu seorang pemuda dengan topi berwarna coklat mendekatiku dengan kaca pembesarnya yang ia tunjukkan didepan mataku. Dengan senyuman tipis ia bertanya padaku.

"Kau sedang mencari apa?"

......

"Kau tak perlu mencarinya tetapi berusaha mendapatkannya. dikemudian hari yang kau cari-cari itu akan menghampiri dirimu sendiri."

1
Mentari.f.v
mampir thor, semangat thor 😊😊
Mentari.f.v
yuuhhuu aku mampir 😁
kee 🐢
Hai 👋
Adelia Amanda: Hai juga
total 1 replies
flowerbean
Lihat aku disini, pembaca yang selalu setia menanti‾‾
coastbycoast
Tuh kan bersambung :( aku nungguinnya kaya nunggu doi yang turun dari langit #Ea sehari berasa seribu tahun‾
TwilightQueenbee
thor up nya jan lama" yaaahhh 笂遺勅笂や銚笂竰シ竰カ笂 笂俄朕笂笂 櫨櫨
Grace Shower
Sesenang itu sih bacanya, bikin nagih banget huhuh
vanilla attack
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
girlganggoodies
makasih Thor udah up lagi makin seruu ceritanya
Mentari.f.v
parah ini thor sdh terjebak tertipu lagi 😊
Adelia Amanda: wkwkw iya
total 1 replies
Hustle Flyswat
aku rela begadang demi nungguin karyamu, thor!
Mentari.f.v
mampir, jika berkenan mampir di novel ku judulnya 3 Serangkai, terima kasih 🙏
CutieBun
Iiiii ditunggu kelanjutannya! *baru kali ini aku ninggalin jejak nih uwuwuwu
SecretGiggle
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
rowiethelabel
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
salt sand and smoothies
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
Jantung Taman
Aku baru baca dan ga berasa udah sampe bab paling baru. Ditunggu bab selanjutnya, ya!
Diambil Oleh Anggur
Crazy up dong thor kali-kali! boleh ya! boloh dong!! yah kalau gak boleh jangan marah thor‾ *ampun bang jago wkwkw
Manah Dabukke
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
Pin-Up Yang Elegan
Permisi thor izin bertanya.. kapan kiranya ceritanya bisa lanjut? Saya sudah menunggu.. tapi akan terus saya tunggu hingga ribuan purnama huhu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!