Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Juragan

Istri Juragan

Status: tamat
Genre:Komedi / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Cintapertama / Poligami / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:80k
Nilai: 5
Nama Author: mom alfi

"Dihemat! jangan boros, biar cepat kaya."

Begitulah kalimat yang diucapkan Sutris ketika memberi dua lembar uang pecahan berwarna merah kepada Tutik.

Uang itu adalah jatah belanja Tutik selama satu minggu kedepan, kerap kali Tutik harus memutar otak ketika uang sudah habis di pertengahan minggu. Mertuanya, Mamak Sri. Sering meminta uang kepada Tutik untuk sekedar membayar arisan atau sekedar jajan.

Mungkin Tutik masih bisa bertahan dengan nafkah 200 ribu pemberian suaminya, namun bagaimana jika Tutik tau, Rezeki yang seharusnya menjadi hak keluarga justru diberikan kepada wanita lain yang bukan siapa-siapa?

Titik tertinggi dalam mencintai adalah mengihlaskan, begitupun dengan Tutik yang memilih mengihlaskan Suaminya untuk Wanita lain.

Saat Tutik memutuskan pergi untuk menata Dunianya yang jungkir balik, Sutris justru baru menyadari betapa berartinya Tutik dalam kehidupanya.

Lantas apakah Tutik mau menerima Sutris kembali? Atau justru tetap dengan pilihanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom alfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nasib Mayang

Setelah menikah, Mayang tidak mau tinggal satu atap bersama mamak mertuanya.

Pasalnya Mayang memang tidak suka dengan sifat mamak Sri yang suka menindas dan semena-mena.

Akhirnya Sutris membawa Mayang untuk tinggal di rumahnya.

Sudah lebih dari satu tahun rumah itu kosong tidak berpenghuni.

Udara pengap langsung menusuk hidung saat pintu utama dibuka, Sutris dan Mayang bahkan sampai terbatuk-batuk.

"Kotor sekali rumah ini Mas? sudah macam sarang hantu saja, aku lihat."

"Ya memang lah Dek.. wajar kotor, sudah setahun lebih rumah ini kosong. Daripada banyak omong lebih baik kau bersihkan!" ucap Sutris sembari berjalan membuka seluruh jendela, perlahan udara pengap berangsur hilang.

"Apa tidak bisa besok saja Mas bersih-bersihnya? aku kan baru sampai." rajuk Mayang.

"Ya tidak bisa lah, memangnya kau mau tinggal di rumah kotor macam sarang jin ini?"

"Ya tidak.." lirih Mayang.

"Ya mangkanya kau bersihkan, cepat. Aku mau ke depan dulu."

"Loh! kok ke depan? ya bantuin aku lah Mas.. masa aku harus bersihkan semua ini sendirian?"

"Ya iya lah Dek... itu kan kerjaa perempuan, laki-laki itu pamali mengerjakan pekerjaan perempuan." Sutris melenggang pergi meninggalkan Mayang yang masih melongo di ruang tamu.

Dengan perasaan dongkol setengah mati, Mayang akhirnya mencari sapu dan mulai membersihkan rumah.

'Sabar Mayang.. tidak apa-apa kalau sekarang kau disuruh bersih-bersih. Toh rumah mewah ini akan jadi milik kau seutuhnya.' bisik iblis di telinga Mayang. Mayang pun akhirnya bersemangat membersihkan rumah.

Sudah hampir tengah hari, namun Mayang belum juga menyelesaikan pekerjaanya. Rambutnya sudah awut-awutan penuh debu, bahkan pakaian seksinya sudah berganti dengan daster.

"Dek..! kopinya mana?" teriak Sutris dari teras.

Sejak pagi tadi, laki-laki itu tidak sedikitpun membantu, melainkan hanya sibuk main game.

"Sudah tidak mau bantu, sekarang malah minta kopi pula?" Mayang ngedumel sambil terus mengepel lantai yang tak kunjung selesai.

"Dekk..!" Sutris kembali berteriak.

"Heh! apa kau tidak lihat aku ini sedang apa? sudah tidak mau bantu, kerjaanya hanya main game.Sekarang minta kopi pula? kau pikir aku ini pembantumu!"

Mayang emosi hingga membanting kain dari tanganya, karena masih kesal, Mayang pun menendang ember berisi air kotor bekas pel, hingga tumpah dan membanjiri seluruh lantai.

"Loh, kok jadi marah kau Dek? membuat kopi itu kan juga pekerjaan istri?"

"Iya! semua pekerjaan istri. Terus pekerjaan suami apa! main game? iya!."

Mayang seketika terdiam ketika melihat Mamak Sri datang bersama dengan Endang.

Wanita tua dengan riasan tebal serta lipstik berwarna merah cabai itu, berjalan dengan angkuh saat melihat menantu barunya.

Mamak Sri mengulurkan tangan agar disalimi oleh Mayang, namun Mayang yang dasarnya tidak memiliki sopan santun, tentu saja tidak peka.

"Apa Mak? mau minta kain pel, Mamak?"

"Kain pel Mbahmu! salim! dasar manti gak punya sopan santun."

"Ohhh.. bilang dong Mak." Mayang akhirnya terpaksa menyalimi tangan Mamaknya dengan malas.

"Mayannnnnggggg....!" teriak mamak Sri ketika sampai di ruang tamu.

"Apa lah ini mak Lampir ini. Teriak-teriak sudah macam kehilnagan BH saja." rajuk Mayang.

"Apa kau bilang? kau ngatain mamakku macam mak Lampir ya? kau itu yang mak Lampir!" Endang emosi.

"Apa..! siapa yang bilang mak Lampir? dasar Grandong." Mayang tidak mau kalah, dan balas menghina Endang.

"Mayang..!"

"Iya Makk....!"

Mayang bergegas masuk kedalam rumah dan menemui mamaknya.

"Apa ini? belum ada sehari kau tinggal disini, rumah ini sudah macam kandang sapi saja, kau buat!"

Alamak..! mampus kau Mayang.

1
Amilia Indriyanti
bukak warung makan setahun langsung tumpasne Pajero. wong jeporo sisan.
panas jobo Jero Tah piye
fiksi si fiksi
logika tetap penting untuk digunakan
Sandisalbiah
wow.. jangan² si sutris nih yg gelapin hasil karet juragan Sugeng.. kerna utk memenuhin gaya hidup istru biduannya yg hedon... mulang sarak koe Tres...
Sandisalbiah
beneran si Endang, suaminya selingkuh... kualat tuh dia udah ngata² in si Tuty..
Sandisalbiah
dr sini bisa di tebak kalau dr. Sarah ada hati sama Sugeng a. k. a Putra...
Sandisalbiah
makan tanah kau Tres... punya istri berbakti si campain.. lah milih kacang rebus seribuan.. dasar begok...
Sandisalbiah
jangan bilang kalau mamak Sri itu naksir ama pak juragan..
Sandisalbiah
sutris dan mayang ini manusia apa jin jadi jadian.. ya..
Kartini Hafo
Biasa
Enung Yani
bgs bgt ceritanya
Abdul Aziz
Kecewa
LhyLynna
Kerennnn
Wili Hartini
cerita nya bagus,tdk berbelit dan fokus tdk melebar kemana-mana
Nur Adam
smgt untuk krya mu rhoor
Ryvq Alvin
bener" author ni,dr awal baca sampai bab ini ngk BS mingkem aq
Sriza Juniarti
suka...💕🥰
Sriza Juniarti
semangat kk..terus berkarya 🥰💕
Sriza Juniarti
bagus..ringan..real kehidupan kebanyakkan yh tak terlalu halu..tapi kenapa likenya sedikit ya 💕🥰
Lila Anggraini
thanx 4 a nice story
Lila Anggraini
sekarang saingannya dokter ya Tut, kmrn kan biduan dangdut, naik level itu 😆
Devi Ratna Sari
suka. bagus bgt ceritanya. Terima kasih Author... ❤❤❤❤❤
Alfi Zia: Masyaallah.. trimakasih banyak Kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!