Indonesia
NovelToon NovelToon
Kamu Adalah Semanis-Manisnya Kenyataan Pahit

Kamu Adalah Semanis-Manisnya Kenyataan Pahit

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Petualangan / Tamat
Popularitas:29.3k
Nilai: 5
Nama Author: fate zara

Melihat orang yang kita cintai, orang yang memiliki hati kita tengah tersenyum bersama orang lain. Matanya penuh oleh wajah orang lain, dan semuanya kamu saksikan tepat di hadapanmu. Rasanya sangat tidak menentu. Dilema. Ingin marah tapi tidak jelas sebabnya, ingin cemburu tapi tidak ada pantas-pantasnya.

“Dulu.. apa kamu sakit hati waktu kutolak?” tanpa sadar tanya itu terucap. Dari ujung mataku bisa kulihat tangan Awan yang memegang sendok berhenti di udara.

“Aku nggak sakit hati. Aku hanya marah pada diriku sendiri.”

Keningku berkerut, tidak mengerti. “Eh?”

Awan menghirup udara pelan sebelum menjelaskan. “Buat orang yang mencintai, melihat orang yang kita cintai bahagia adalah kebahagiaan yang tiada duanya,” kata-katanya sukses menohokku, “waktu kamu lari keluar kelas sambil nangis dulu, aku ngerasa jadi orang paling egois. Aku seenaknya ngungkapin perasaan di depan banyak orang tanpa memikirkan kalau kamu suka atau enggak.” Ya Tuhan, laki-laki di sebelahku ini bukannya menyalahkanku, malah menyalahkan dirinya sendiri.

“Oh ya, ngomong-ngomong kamu dulu nggak nolak aku loh, “celetuk Awan, “kamu lari.”

Awan benar. Dulu, aku melarikan diri. Tidak berani menghadapi masalah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fate zara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29 Pegakuan (End Season 1)

Malam merayap naik. Bintang bertaburan nyaris bagai pasir dari atas ketinggian bahkan bintang jatuh dapat dengan mudah dilihat. Udara juga jauh lebih dingin di malam hari, membuatku terpaksa mengenakan kaus tangan tebal dan kaus kaki berlapis dua.

“Soal Kak Andra, aku minta maaf Ndra.” Suara pelan Anggun memenuhi tenda. Kami bertiga sudah masuk ke tenda, bersiap-siap akan istirahat. Liana lebih dulu merebahkan diri.

Di luar, para lelaki masih asik memetik gitar dan bernyanyi melantur di dekat api unggun.

“Tidak apa An, aku udah nggak marah lagi kok. Aku nggak berhak marah sama kamu. Cinta sepenuhnya urusan Tuhan. Lagipula seseorang pernah bilang kalau orang yang kita cintai bahagia, kita juga harus bahagia. Meskipun kebahagiannya bukan karena kita.” Sahutku, mengutip kata-kata Awan walau susunannya tidak sama persis.

“Awalnya aku cuma mau bantuin, nyari tahu seperti apa perasaan Kak Andra sebenarnya ke kamu. Tapi bukannya fokus sama tujuan, aku malah suka sama dia.” Jelas Anggun. Kalimat terakhirnya masih terdengar sungkan, “kalau boleh tahu, kenapa kamu tadi nerima pengakuan Awan?”

Tanpa bisa kucegah bibirku terangkat menyungging senyum. Tadi selepas makan malam, kami berenam berkumpul mengelilingi api unggun, bercerita banyak hal mengenai apa saja. Seru sekali. Hingga Awan diam-diam menyodorkan segenggam bunga edelweis yang masih segar, tampak seperti baru dipetik. Sambil berbisik lirih, “aku sayang kamu, Diandra.”

Mata coklatnya bersinar penuh harap disiram cahaya api unggun. Tanpa bermaksud membuatnya menunggu lama lagi. Aku mengangguk, tersenyum. Bilang kalau aku juga sayang padanya.

Sayang? Sesungguhnya aku belum begitu yakin apakah perasaan yang kumiliki ke Awan telah sampai pada titik menyayanginya. Sebab rasanya baru kemarin aku terpuruk, mengurung diri nyaris sebulan di rumah. PAtah hati, merasa dikhianati, kehilangan kepercayaan bahkan pada diri-sendiri. Rasanya baru kemarin aku mulai terbiasa mengunjungi tempat-tempat yang menyimpan banyak kenangan bersama Kak Andra. Rasanya baru kemarin pula aku dan Awan bertemu kembali. Tapi aku sudah berani bilang sayang padanya?

Tapi aku tidak bisa terus-menerus hidup di masa lalu bukan? Terus-terusan merasa paling berhak bersedih, merasa dikhianati padahal tidak pernah ada komitmen sebelumnya.

Kali ini aku ingin belajar menyayangi bersama Awan. Dia adalah satu-satunya yang selalu hadir meskipun kuhindari berkali-kali

Tanpa aba-aba, suara baritonnya menggema membuat pengumuman.

“Diandra baru saja bilang kalau dia juga sayang sama gue!”

Astaga! Wajahku tidak hanya panas karena suhu api unggun, tapi juga panas karena malu. Ingin langsung lari masuk ke tenda, menyelamatkan mukaku yang sudah merah seperti tomat matang di pohonnya. Tapi tangan kokoh Awan menggenggam tanganku erat-erat. Lewat tangannya dia menyampaikan pesan agar jangan lari lagi.

“Buat aku, mendapatkan Awan yang mencintaiku dengan seluruh hatinya adalah anugerah paling patut disyukuri. Terkadang wanita lebih baik tinggal bersama orang yang mencintainya dari pada tinggal dengan orang yang dia cintai, tapi malah mencintai orang lain.”

“Kamu beruntung banget ketemu Awan.” Sahut Anggun dengan senyum penuh arti.

“Kamu jauh lebih beruntung dapetin Kak Andra.” Balasku, sambil merentangkan tangan lebar-lebar. Menyunggingkan senyum penerimaan.

Kami berpelukan. Sama-sama meleburkan luka dalam dekapan masing-masing. Di luar bulan tidak tampak.

*Aahh... Akhirnya bisa ngubah status novel dari on going ke completed, butuh waktu sebulanan. Meskipun sebanrnya raw naskahnya sudah jadi tapi butuh waktu juga buat editing dan lain-lain. At least terimakasih untuk teman-teman pembaca setia. Kapanpun aku selalu butuh kritik dan saran bagi tulisan ini.

Oh iya, aku sempat mikirin perlu nggak ya kisah Diandra, Awan, Andra, Liana, dan Rangga dibuat serinya? semacam pendalaman karakter dan kisah selain tokoh utama. Tapi masih galau alurnya gimana (Hiks...). Kalau teman-teman ada saran boleh banget loh coret-coret di kolom komentar.

1
Nie Yha
thor ceritamu bagus. aku sebgai audio di novelmu kadang sampai ngerasa perih, sesak atau perasaan lainnya dalam menghayati isi dalam cerita novelmu. namun sedikit saran aku ya, alurnya lebih di atur lagi mau menceritakan bagian diandra dulu baru kembali ke masa lalu atau masa lalu dulu ke masa sekarang. jadi kesannya nggak membingungkan karena author sayang nggak pake kata flash back atau sejenisnya. dan pemilihan kata aku untuk diandra saja mungkin sebagai pemeran tokoh utama karena disini mengangkat luka di hatinya. jadi untuk anggun dan lainnya jangan pake aku ya thor. semangat revisi thor. bismillah kalau lebih tertata lagi bisa banyak pembaca yang suka🤗🤗🤗🙏🙏🙏
Nie Yha
semangat thor semoga q bs menjadi audio yg baik dlm novelmu
Nur Hayati
ku masih selalu bolak balik cek thor... koq ga pernah up lagi. semoga author nya sehat n semangat lagi buat up.. fighting💪💪💪
Syaiful Amri: setelah menghapus aplikasi ini bertahun tahun, sekarang kembali lagi, masih lihat ini.. ternyata emang ga lanjut ya.. apa kabar mu thor.. cerita mu bagus, semoga kembali bisa melanjutkan cerita ini.
total 1 replies
smithswift
menarik,walaupun saya baru beberapa kali mampir disini...
semangat selalu thor,salam sayang dari "sesakit inikah mencintaimu"🤗
fate zara
Terimakasih sarannya Kak Nur, kedepannya akan berusaha mengadaptasi sarannya Kak Nur. Terimakasih selalu menunggu updateanku Kak 🤗❤
Nur Hayati
thor..selalu di tunggu up nya..mau kasi masukan dikit ya tho,ini dr sisi pandang saya sbg pembaca,inti cerita ini kan tentang diandra,jadi klw bisa,pas mencerita kan tentang org lain jgn pakai aku ya thor,seolah nnti cerita nya di ambil alih pemeran lain.klw untuk yg lain bisa di buat seolah thor yg menceritakan,kecuali sedang berdialog..untuk part ini say merasa,seolah cerita ini jadi punya anggun..maaf ya thor..tapi saya sangat suka cerita nya thor,selalu menunggu dan bolak balik cek kapan up nya..semangat menulis n berkarya thor.
Istrinya Oppaijo
wah baru baca chap awal udh bikin pengen baca terus kak thor. karyamu 😍😍😍😍
fate zara: terimakasih kak Ayu, yuk baca terus karya author. Jangan lupa like dan komen ya 🤗
total 1 replies
Nur Hayati
saya suka thor..saya harap yg lain jg menyukai nya,moga makin seru ya thor,bab ini saya senyum2 sendiri thor,klw di tny knp,yg jelas saya suka...semangat menulis ya thor.😊😊😊
fate zara: terimakasih supportnya selalu Kak Nur 🤗
total 1 replies
fate zara
Terimakasih dukungannya Kak Nur
Nur Hayati
semangat ya thor.😊😊😊
Susi Yanie
visualnya dong
Nur Hayati
boleh Thor dibuat seru nya, di perjelas lagi perasaan Andra saat masih SMA bersama diandra. dan gimana pula jln cerita nya bisa Andra jadian sama anggun.. cerita nya bagus, tp klw bisa lbh di tonjolkan siapa sebenarnya yg karakter cowok utama nya, awan atau Andra.
Nur Hayati: iya thor,terima kasih pemberitahuan nya,,saya udah ke sana,syukaaaa syekali..semangat menulis,semangat up ya thor,di tunggu kelanjutannya☺☺☺☺
total 3 replies
smithswift
like meluncur untukmu thor😉
fate zara: terimakasih kak 🤗
total 1 replies
smithswift
hai thor,aku mampir
yuk mampir juga keceritaku
sesakit inikah mencintaimu
semangat!!!
Tukiyem Samudra
51
masih bingung???
smithswift: kak mampir ke karya aku juga yuk
"sesakit inikah mencintaimu"
langsung klik profilnya aja ya
terima kasih
total 1 replies
Rany Randut
lanjut Thor seri ny..msh seru ..penasaran persaan andra k diandra..blm ke ungkap..
fate zara: Hallo Kak Rany, yuk ikuti kisah Andra, Diandra dan awan di season 2 novel ini sudah up loh...
selamat membaca 😀💐
total 1 replies
Nur Hayati
serasa di profesional single 👍👍👍
Nur Hayati
ga ada visual kah Thor??
fate zara: Hi Kak Nur, untuk sekarang author belum menyediakan visual. Mungkin bisa jadi masukan yang bagus untuk selanjutnya
total 1 replies
off
deskripsinya detail banget... aku syukak 👍👍👍👍
off
masih tetap keren... 👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!