Li Tianhui merupakan pemuda badung karena sering membuat kekacauan serta sulit mengikuti peraturan yang berlaku. Suatu hari, Tianhui menantang seorang pengembara untuk bertarung, alhasil dalam pertarungan itu, Tianhui kalah telak dengan sang pengembara, yang tidak diduga merupakan pemimpin dari salah satu sekte negeri Tianlong.
Merasa takut hidupnya akan diakhiri pemimpin sekte tersebut yang kemungkinan mengincarnya karena sering membuat kegaduhan, Tianhui lantas meminta ampun untuk hidupnya. Tanpa disangka, pemimpin sekte tersebut mengincar Tianhui untuk memberikan syarat yang terpaksa harus diterima menjadi salah satu murid pada sekte yang dipimpin olehnya.
Selama masuk ke dalam sekte, dan menjadi murid di dalamnya, Tianhui pada dasarnya memang memiliki sifat susah diatur semakin menjadi hingga membuat penghuni sekte tempatnya bernaung mendapatkan kerugian. Entah apakah Tianhui akan mengubah sifatnya tersebut ketika mendapatkan sebuah permasalahan pribadi menerpa hidupnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryan Lambert, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28 - Pewaris tahta negeri Tianlong
“Kalau begitu apa informasi selanjutnya? apakah hanya itu informasi yang ada?” Tanya sang kaisar.
“Mengenai ketua sekte pulau teratai…”
“Oh, Yilang… Ada apa dengannya?” Tanya sang kaisar kembali dengan ekspresi senang setelah mendengar informasi mengenai Yilang.
Sang prajurit kemudian menjelaskan bahwa perintah khusus yang diberikan kaisar kepada pemimpin sekte pulau teratai itu kini telah selesai dilaksanakan. Sang prajurit melaporkan bahwa kota Beixiong menjadi kacau akibat pemberontakan yang dipimpin oleh seorang pemuda, tidak lain merupakan Tianhui akhirnya telah kembali normal setelah World Venerate tersebut mengalahkan Tianhui.
“Sesuai dengan informasi bahwa pemuda yang memberontak dan menguasai kota tersebut telah ikut dengan tuan Lian Yilang menuju sekte pulau teratai,” ucap sang prajurit.
“Tentu saja Yilang dengan mudah bisa menangani masalah di kota itu,” respon kaisar, merasa senang mendengarkan bahwa permasalahan di kota Beixiong kini telah kembali normal.
“Mohon maaf sebelumnya Yang mulia, tapi ada sesuatu yang membuatku cukup bingung… Kenapa anda ingin tuan Lian Yilang untuk menangani masalah kecil seperti itu? Menurut informasi yang diberikan, pemberontak itu hanyalah Regional Venerate saja, sepertinya mengirim Land Venerate cukup untuk menanganinya.”
**
Disaat prajurit tersebut bertanya mengenai hal yang membuatnya cukup bingung, tiba-tiba seorang pria muncul, dan berhenti di depan pintu masuk ruangan tersebut ketika melihat bahwa sang kaisar tengah membincangkan sesuatu.
**
“Aku mengirim Yilang karena mendapatkan informasi mengenai teknik khusus dari pemuda itu… Hal itu yang membuatnya bisa menguasai kota Beixiong dan bahkan mengalahkan serta mengusir para Venerate yang sebenarnya lebih kuat dibandingkan dengannya,” ucap kaisar.
“Kudengar teknik itu disebut sebagai bangau bulan… Memangnya teknik macam apa itu?” Tanya sang prajurit, tampak penasaran.
“Teknik yang cukup merepotkan, karena itu aku sudah berpesan keapda Yilang untuk tidak menghabisinya… Pemuda pengguna teknik itu bisa saja berpotensi menjadi Venerate yang kuat…” Jawab kaisar, menjelaskan kepada prajurit tersebut, dimana tanpa diduga dirinya memerintahkan Yilang untuk tidak membunuh Tianhui, padahal sebelumnya Yilang sendiri hampir saja melakukan hal tersebut.
“Apa ada yang lain?” Lanjut kaisar, bertanya mengenai informasi yang lain.
“Hanya itu informasi untuk sekarang,” jawab prajurit.
“Baiklah… Terima kasih untuk informasi, kau boleh pergi sekarang.”
Setelah kaisar mempersilahkan prajurit itu untuk pergi, sang prajurit kemudian terlebih dahulu menundukkan kepalanya, lalu meninggalkan ruangan tersebut.
Saat berpapasan dengan seorang pria yang berada di depan pintu masuk, sang prajurit lantas memberikan hormat kepada pria tersebut.
Sang pria pun masuk ke dalam ruangan tersebut, menggantikan sang prajurit sebelumnya untuk menemui kaisar.
“Salam Yang mulia…” Ucap pria tersebut.
“Tianfeng…” Balas kaisar, memanggil nama dari pria tersebut.
“Kudengar kau baru saja mengetahui beberapa informasi lain… Dan salah satu diantaranya berhubungan dengan tuan Lian Yilang,” ucap pria bernama Tianfeng tersebut.
“Benar… Yilang baru saja menyelesaikan masalah mengenai pemberontakan di kota Beixiong.”
“Kota Beixiong…” Pria bernama Tianfeng itu sontak terkejut ketika mendengar nama kota yang diucapkan oleh kaisar.
“Kau pasti terkejut karena mendengar hal itu… Bagaimanapun juga kota itu adalah kota asalmu,” ucap kaisar, menjelaskan mengenai fakta dari pria tersebut yang tanpa diduga berasal dari kota Beixiong.
Kaisar kemudian menjelaskan mengenai hal yang terjadi dikota Beixiong kepada pria tersebut, dimana pada kota tersebut terdapat seorang pemuda yang baru saja menguasai sebuah teknik khusus, yang dijelaskan oleh kaisar kepada pria itu merupakan teknik bangau bulan.
Disamping ingin menangani masalah tersebut tanpa harus membuat pemuda yang memberontak itu kehilangan nyawa, maka sang kaisar menyuruh Yilang menangani dengan sebuah syarat untuk membawa pemuda itu hidup-hidup, karena bagi sang kaisar sendiri, teknik dikuasai oleh pemuda tersebut, yang tidak lain merupakan Tianhui, tidak bisa dibiarkan menghilang kembali setelah ratusan tahun lamanya telah lama menghilang.
Kaisar lanjut menjelaskan bahwa dia melakukan hal itu untuk sebuah alasan yang masih belum bisa dirinya katakana untuk saat sekarang.
“Teknik bangau bulan… Teknik yang dikatakan merupakan sebuah mitos, ternyata kini telah ada Venerate yang menguasainya,” respon pria bernama Tianfeng, tampak terkejut mendengar penjelasan tersebut karena dirinya salah satu orang yang memang tidak mempercayai mengenai keberadaan teknik tersebut.
“Tapi, jika mengirim seorang World Venerate seperti tuan Lian Yilang kesana, bukankah aku juga bisa melakukannya… Lagipula aku juga sudah lama tidak berkunjung ke kota itu.”
“Mungkin saja aku bisa mengirimmu, namun bukankah kau sedang sibuk membimbing Chang Sha…”
“Kau benar Yang mulia, mendengar kau mengatakan itu aku jadi teringat kembali tujuanku datang kemari… Ada yang ingin kukatakan mengenai pangeran muda kepadamu Yang mulia,” ucap Tianfeng.
“Ada apa dengannya? Apakah anak itu melakukan sesuatu yang buruk lagi?” Tanya kaisar sambil memasang ekspresi wajah cemas, karena merasa bahwa pria bernama Tianfeng tersebut akan menginformasikan sesuatu yang buruk mengenai seorang yang disebut sebagai pangeran muda bernama Chang Sha.
“Tidak Yang mulia, bukan hal seperti itu yang akan kukatakan… Pangeran muda kini telah berhasil naik ke tingkatan Land Venerate,” ucap Tianfeng.
“Jadi Chang Sha sekarang sudah berhasil menjadi land Venerate,” respon kaisar, nampak memasang ekspresi tersenyum ketika mendengar informasi mengenai salah satu keluarganya yang telah berhasil meningkat.
Akan tetapi ekspresi pria tua itu tiba-tiba berubah menjadi cemas ketika sedang memikirkan sesuatu.
“Yang mulia, tenang saja… Walaupun harus memakan waktu yang cukup lama, namun aku yakin bahwa pangeran muda bisa berhasil mencapai tingkatan World Venerate agar dirinya bisa menjadi pewaris negeri ini,” ucap Tianfeng, meyakinkan sang kaisar agar dirinya akan terus membimbing sang pengeran muda hingga menjadi World Venerate dan menjadi pewaris negeri Tianlong, karena sesuai peraturan yang ada seorang Venerate yang menjadi memimpin dari sebuah negeri harus berada pada tingkatan teratas, yaitu tidak lain merupakan tingkat World Venerate.
“Aku tahu bahwa itu adalah informasi yang bagus, aku hanya memikirkan suatu hal saja…” Ucap kaisar.
“Apa itu Yang mulia?” Tanya Tianfeng, penasaran mengenai apa yang sedang dipikirkan oleh pria tua tersebut sampai membuatnya terlihat cukup cemas.
Kaisar pun berjalan keluar dari ruangan tersebut, pergi ke sebuah balkon, kemudian menatap pemandangan yang berada diluar.
“Aku tidak bisa menjelaskannya sekarang, tapi tetaplah membimbing cucuku itu selama yang bisa Tianfeng,” ucap kaisar, enggan memberikan penjelasan yang detail mengenai hal yang dicemaskan olehnya.
“Aku mengerti Yang mulia…” Karena tidak mau memaksa sang kaisar mengatakan hal yang masih disembunyikan, pria bernama Tianfeng itu lantas hanya memberikan respon terhadap perintah yang diberikan kepadanya.
*
“Teknik bangau bulan… Selain merupakan teknik yang langkah, teknik itu sebenarnya hanya bisa dikuasai oleh orang tertentu…” Gumam kaisar dalam hati mengenai teknik bangau bulan.
“Bagaimanapun juga tahta negeri Tianlong memang hanya dititipkan kepada clan Chang kepada kaisar bangau bulan, Yue He,” lanjut kaisar berkata, membahas mengenai pengguna pertama teknik bangau bulan yang pernah diceritakan oleh Langang, dimana diduga merupakan seorang kaisar negeri Tianlong pada jaman dahulu.